You Are Only Mine

You Are Only Mine
you are only Mine


__ADS_3

bab 85


.


.


.


Makan siang itu dilalui dengan rasa bahagia dan penuh kehangatan. Herra yang cukup ceria membuat kelucuan berhasil membuat kedua pria dihadapannya tertawa bahagia.


Joy amat lega dan begitu bersyukur, keputusannya menjodohkan sang adik dengan bosnya sangatlah tepat. ternyata bosnya mampu membuat Herra bahagia.


" ahhh..akhirnya kenyang juga..."ujar Herra setelah selesai minum air putih guna mengakhiri acara makanannya.


" perutmu tidak meledak makan sebanyak itu ??" tanya Joy.


" sembarangan !! aku kan hanya makan sedikit. iya kak Naren ??" Herra mencoba mencari pembelaan.


" iya sayang.." balas Narendra dengan jelas.


Joy hanya memutar bola matanya dengan malas, ternyata dua anak manusia yang bersama dia sedang dilanda kasmaran. pantas saja sejak kemarin ia diabaikan.


" kak, kau kemana saja kemarin ?? tidak menghubungiku dan juga tidak menjemput kak Naren ??" tanya Herra setelah selesai mengusap mulutnya.


Joy melirik Narendra yang ada disisinya. dan Narendra berdehem lalu mengedipkan salah satu matanya. Joy sangatlah tau maksud bosnya itu.


" kakak harus menemui klien. suamimu kan sedang cuti kemarin.." balas Joy seraya melirik Narendra.


Herra mengangguk pertanda mengerti.


" apa kita tidak bisa kepantai itu ?? aku ingin kesana ??!!" rengek Herra dengan menunjuk Kearah pantai berada.


" tentu saja sayang.." balas Narendra dengan senyum.

__ADS_1


" apa harus sekarang ??" tanya Joy memperjelas.


" tentu saja kak !!" timpal Herra.


" kau pergilah dengan suamimu. kakak harus kembali kekantor.." terang Joy.


" apa kau tidak bisa cuti sehari saja ?? kasihan Herra.. lagian aku saja yang bosnya bisa cuti semauku ?!!!" timpal Narendra.


" Tuan bos besar. saya hanya asisten. dan akan kena imbasnya jika pekerjaan kita terbengkalai. " balas Joy dengan wajah datar.


Narendra memanyunkan bibirnya


joy tengah menyindir dirinya.


Segera pula Joy bangkit. "kakak kekantor dulu ya.." Joy beralih pada Narendra. "tuan tidak apa cuti dulu. anggap saja tuan sedang honeymoon." Setelah berkata demikian dan menunduk hormat, Joy melenggang pergi tanpa mendengar jawaban kedua anak manusia itu.


" sialan.joy.. mengejekku !!" gumam Narendra. namun saat teringat kata Honeymoon senyum Narendra langsung terbit.


" dia kakak ipar yang baik hati.. selalu mengingatkanku jika aku lupa.." kembali Narendra bergumam.


" ah.. tidak.. katanya mau kepantai ?? jadi tidak ??" Narendra berusaha mengalihkan pembicaraan.


" tentu saja !! ayo.." Herra buru-buru menarik lengan suaminya. dan Narendra pun segera bangkit. keduanya berjalan dengan bergandengan mesra dengan senyum bahagia diwajah mereka.


.


.


.


Dirya terbangun saat dering ponselnya berbunyi beberapa kali.


sayup-sayup mata Dirya menatap layar ponsel dan tertera nama kembarannya.

__ADS_1


" ada apa Draka ??" Dirya menempelkan benda pipih itu ketelinganya.


" ada apa ?? kau lupa atau bagaimana ?? kemana kau semalam tidak pulang tidak kekantor ??!! mamam menghubungimu sejak semalam ??!!" Draka memberondong Dirya dengan ribuan pertanyaan.


Dirya langsung tersadar dan meneliti sekeliling, ia masih didalam mobil dan ingatannya baru saja pulih,


" kemana wanita itu ??" batin Dirya.


" Hey Dirya ??!! kau masih disana ?? kau kenapa ?? sakit atau bagaimana ?? kau diapartemen ??" Kembali Draka bertanya.


" oh.. em..aku hari ini tidak kekantor. aku..sedikit pusing, tapi tidak apa-apa.. aku akan segera pulang.." Dirya langsung mengakhiri panggilannya, ia tak mau mendnegar pertanyaan lagi dari Draka.


" ya ampun.. pasti aku ketiduran sejak semalam.." gumam Dirya seraya melirik jam dipergelangan tangannya.


" tapi wanita itu kemana ?? jangan-jangan dia kejembatan lagi ??!!" terka Dirya.


namun saat hendak turun, dirya melihat Kertas diatas buku kecil miliknya.


ia pun segera meraih dan membukanya.


***Orang baik...


terima kasih atas bantuan dan nasehat dari anda, meski terdengar cukup kasar tapi kata-kata anda berhasil membuatku sadar mengakhiri hidup bukan akhir dari segala masalah, aku akan menghadapi masalah ini dengan restu Allah..


maaf sudah merepotkan anda tuan baik. bahkan anda rela menunggu saya yang tertidur hingga pagi. semoga anda selalu bahagia dan diberi panjang umur. terima kasih sekali lagi..


Qiara***...


" Qiara ?? nama wanita itu ??" gumam Dirya seraya menelisik kesekeliling berharap masih bisa menemukan wanita berhijab bernama Qiara itu.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2