You Are Only Mine

You Are Only Mine
Aku harus cepat


__ADS_3

bab 78


.


.


.


Mulut Zakia menganga saat mendengar penjelasan dari Draka. sementara Hasna menunduk diam. ia cukup takut saat Draka mengatakan sebenarnya hubungan mereka.


" lalu kenapa dirahasiakan sayang.." tanya Nada.


" aku kasihan pada dirya ma..kami membuat janji dulu sewaktu SMA. dan aku merasa tidak enak jika membeberkan hubungan kami didepan dia.." terang Draka.


" hubungan kalian terjalin sudah cukup lama, aku tidak menyangka kalian bisa sekuat ini ??!! dan kau Hasna,kenapa kau mau saja menyetujui hubungan rahasia seperti ini ??!!" Zakiaa memberondong pertanyaan pada Hasna.


" kak..-"


" aku bertanya pada Hasna Draka !! diamlah !!" ralat Zakia dengan tegas.


Draka tak berani menjawab, ia langsung diam dan menatap Hasna yang setia menunduk.


Hasna memberanikan diri mengangkat wajahnya, ia mengatur nafas agar bisa menjelaskan semuanya kepada Zakia dan mama Nada.


" maaf kak, Bibi... aku tau ini memanglah salah. tapi setelah mendengar penjelasan Draka aku bisa faham. ia sangat menyayangi kembarannya, dan aku akan setia menunggu Sampai Dirya mendapat pasangan."terang Hasna. meski detak jantungnya tak karuan, Hasna berusaha tetap tenang.


" aku tidak habis fikir, kenapa adik-adikku semua memiliki percintaan yang aneh-aneh !!" gerutu Zakia.


Nada berdiri dan beralih duduk disisi Hasna. memegangi kedua tangan hasna dengan senyum penuh kelembutannya. "bibi mengerti. dan terima kasih atas kebaikanmu Hasna, bahkan belum menjadi saudara saja kau sudah bisa memikirkan Dirya. draka dan Dirya memang selalu bersama dalam hal apapun, maafkan Bibi yang mendidik mereka menjadi seperti itu hingga membuat janji konyol yang menyulitkanmu.."

__ADS_1


" bibi bicara apa, Aku tidak merasa disulitkan kok.. Hasna menerima semua dengan iklas sungguh !!?" Balas Hasna sembari menatap mama Nada dengan wajah sendunya.


Nada mengangguk dengan cepat. "iya, dan aku bertambah bahagia, sebab salah satu putraku sudah mendapatkan pasangan lagi.."


" ma, lalu dirya bagaimana ?? bahkan selama ini aku tidak pernah melihat dia dekat dengan wanita ??" ucap Zakia.


" mama akan coba bicara dengannya nanti.." Nada menatap Hasna. "mama marestui hubungan kalian. bahkan jika kalian hendak mengumumkan hubungan ini mama sangat mengijinkan."


Hasna menerbitkan senyum dan langsung berhambur memeluk Mama Nada dengan erat. "terima kasih bibi.."


" sama-sama sayang.." balas Nada dengan penuh kelembutan.


Draka pun sedikit bernafas lega, setidaknya sang mama sudah mengetahui rahasia mereka. namun hatinya masih saja dilema, karna kefikiran kembarannya. "dirya..semoga saja kau bisa mengerti.." batin Draka.


.


.


Memikirkan kembarannya, Membuat Dirya memijit pelipisnya, betapa Draka sangat memikirkan dirinya hingga berpacaran secara sembunyi-sembunyi.


" aku harus cepat dapat wanita, aku tidak bisa membiarkan Draka berkorban terlalu lama.." gumam Dirya sendiri.


" tapi dimana ?? bahkan semua wanita yang aku temui tidak ada yang cocok denganku !! ya ampun.. kenapa saudaraku mudah sekali sih mencari pendamping !!!" gerutu Dirya penuh frustasi.


jalana cukup sepi malam itu, hingga mobil yang dikendarai Dirya melintasi jembatan pembatas jalan. Netra Dirya bisa melihat samar-samar seperti orang yang berdiri besi jembatan.


awalnya Dirya fikir itu hanya halusinasi, namun saat sudah dekat, Dirya sangatlah yakin itu adalah manusia dan benar, wanita itu seperti hendak mau bunuh diri.


Dirya buru-buru menghentikan mobilnya lalu menepi.

__ADS_1


Dirya masih diam dan hanya memperhatikan wanita berhijab yang merentangkan tangan dengan tangis yang masih bisa didengar oleh Draka.


" Ibu, Ayah.. Maafkan Qiara, Qiara harus menyusul kalian." kata wanita itu dengan terus menangis.


Dirya menautkan alisnya dan menunggu. saat Wanita itu hendak terjun Dirya dengan cepat meriah tubuh wanita itu dan menariknya hingga mereka berdua jatuh dijalan.


" aahhhkk !!"


" siapa kamu !!? lepaskan saya !!!" berontak Wanita berhijab itu dengan terus menangis meronta.


"kau sudah gila ya ??!!! masih muda tapi mau bunuh diri ??!! apa gunanya kau memakai hijab jika fikiranmu cetek begitu !!!" Dirya berusaha menenangkan wanita yang masih ia dekap.


" iya.. saya memang tidak pantas memakai hijab ini..!! saya ini wanita kotor !! sangat kotor !!! jadi biarkan saya mati !! lepaskan saya !!!"berontak wanita itu berusaha melepas tangan Dirya yang melingkat diperutnya dengan kuat.


"kau pasti akan mati nanti !!! tapi bukan dengan cara seperti ini !!!? Islam mengutuk keras orang yang melakukan bunuh diri ??!! sadarlah !!!" Bentak Dirya yang begitu kuwalahan dengan perlawanan wanita itu.


Wanita itu hanya menangis tersedu-sedu dengan tubuh lemah saat sudah menyerah melepaskan diri, sadar yang ia lakukan adalah kesalahan terbesar, ia terus merutuki dirinya dan memukul kepala tubuh dan semua anggota badannya.


" aku kotor !! aku wanita kotor !! aku tidak pantas !!! ya Allah.. musnahkan aku saja !!!!" rintih Wanita itu dengan penuh kepiluan. bahkan dirya yang berada disana merasa tergelitik hatinya saat mendengar rintihan wanita berhijab yang terduduk lemah dijalan itu.


.


.


.


Jodoh bang Dirya bukan ya ??


hayo.. jodoh bukan ??

__ADS_1


😊😊😊


__ADS_2