You Are Only Mine

You Are Only Mine
pesta malam


__ADS_3

bab 206


.


.


.


Semua tamu menatap kearah mc yang mengumumkan jika mempelai Akan segera keluar.


Nampak semua menanti pintu besar terbuka .k



Draka yang selalu cool


a



Dirya yang selalu ceria



Qiara yang begitu anggun


a



Hasna yang begitu manis.


.


.


.


Dengan menggandeng pasangan masing-masing Draka dan Dirya menapaki karpet yang telah disediakan, Draka dan Hasna berjalan lebih dulu dan diikuti Dirya yang menggandeng Qiara dibelakangnya.


Herra yang duduk bersama Narendra dan juga Zakia serta Rans begitu bahagia melihat kedua suadara suaminya itu.


" kak.. lihatlah mereka sangat serasi sekali ya ??" ucap Herra

__ADS_1


" iya. dan aku tidak menyangka mereka sudah dewasa."balas Zakia.


Zakia tak sengaja mengalihkan pandangannya, dan cukup terkejut saat melihat Candrika yang berjalan mendekati mereka dengan menggandeng lengan Asisten adiknya.


" Pa, bukannya itu Cand ?? dia.." Zakia memegangi tangan Rans memberi tau.


Rans mengikuti tatapan Zakia begitupun dengan Narendra yang bisa mendengar ucapan sang kakak.


" mereka memang pacaran" ucap Narendra.


" apa ?? sejak kapan ??" tanya Zakia begitu terkejut.


" sejak pertemuan pertama merekalah." balas Narendra.


" Kak Zakia.." sapa Candrika.


" hay.. " balas Zakia dengan giguk.


" kakak.." Sapa Herra saat melihat sang kakak sudah disana.


Joy hanya membalas dengan senyuman saja.


.


.


Dayra yang sadar Andika tengah memperhatikan seseorang langsung mengikuti kemana arah tatapan Andika.


Amara yang juga duduk bersama Dayra dan Andika ikut memperhatikan.


" kakak menyukai kak Cand ya ??" tanya Dayra tiba-tiba.


Amara langsung menyenggol lengan Dayra seolah memberitau wanita seusianya itu agar tidak salah bicara.


" kenapa kau tanyakan itu ??" tanya Andika yang berusaha biasa.


" sejak tadi kakak terus memperhatikan kak Cand, jika suka kenapa tidak bilang !!?" ujar Dayra.


" Dayra.. kau jangan ikut campur.." tambah Amara membisikkan ditelinga Dayra


namun dayra tak mau menurut, ia tetap kekeh menunggu jawaban Andika.


" Tidak. aku hanya merasa mereka sangat cocok." tutur Andika.

__ADS_1


" oh.. aku fikir sejak tadi kakak memandangi mereka karna cemburu." balas Dayra.


Andika menyunggingkan senyumnya. " kau tau apa anak nakal !!" Canda Andika yang mengusap rambut Dayra.


" kakak !! kau membuatku berantakan !!" protes Dayra dengan bibir mengerucut.


tawa Andika pecah seketika melihat hiburan dihadapannya itu.


" aku kan sudah bilang. jangan ganggu kak Andika.." ucap amara seraya membenahi rambut Dayra.


" awas saja kau kak !!" umpat Dayra yang kesal akibat ulah Andika.


.


.


.


Pesta terus berlanjut. para tamu bergantian bersalaman dengan dua pasang pengantin diatas pelaminan itu.


seakan tak ada habisnya, bahkan kedua pasang pengantin tak bisa duduk. saking banyaknya tamu undangan yang datang.


Dirya cukup kawatir pada Qiara. ia tidak mau Qiara sampai kecapekkan. begitupun dengan Draka yang juga cukup kawatir dengan Hasna.


" Sayang.. kau lelah ??" tanya Dirya yang sudah tak sungkan memegangi lengan Qiara


" tidak.." jawab Qiara singkat.


" kau yakin ?? tamu masih banyak ??" tanya Dirya lagi


" aku baik-baik saja." jawab Qiara dengan senyum manisnya. hal itu membuat Dirya begitu bahagia dan mengangguk pertanda mengerti


sementara Draka. "sayang, kakimu tidak pegal berdiri sejak tadi ??"


" tentu saja pegal. tapi aku tidak bisa mengecewakan para tamu." balas Hasna apa adanya.


" duduklah sebentar, biar aku yang menyalami mereka." saran Draka..


" itu akan memalukan !! biarlah, aku akan tahan. dan nanti setelah selesai aku bisa tidur dengan nyenyak." ucap Hasna.


Draka melongo dibuatnya. "tidur dengan nyenyak ?? apa dia tidak memikirkan malam pertama ?? ah, bisa diejek Dirya aku jika tidak membuka segelnya malam ini." batin Draka


.

__ADS_1


.


__ADS_2