You Are Only Mine

You Are Only Mine
Bertemu dia lagi


__ADS_3

bab 29


.


.


.


Dengan bersamaan Herra dan Narendra memasuki butik milik mama Narendra yang begitu terkenal dari kalangan manapun, meski sang mama sudah tidak sering datang kebutik itu. kini Butik mama Nada dikelola oleh Hasna, putri dari Samantha dan Abigal yang termasuk teman dan sahabat Revandra, sang papa.


Hasna yang memang sudah dihubungi Zakia segera berlari keluar saat pelayan mengatakan jika Narendra sudah tiba.


" selamat datang kak.. apa kabar ??" sapa Hasna penuh keramahan.


"kau Hasna kan ?? wah kau jadi desainer muda sekarang.." balas Narendra.


" masih banyak belajar kak.. oh ya.. ini.."Hasna mengulurkan tangannya menyalami Herra.


" dia Herra," ucap Narendra memperkenalkan.


" Hay kak, aku Hasna." Hasna memperkenalkan diri.


" halo..saya Herra. panggil Herra saja, sepertinya kau lebih tua dariku.." balas Herra dengan keramahannya juga.


" tetap saja, kau kan calon suami kak Naren. aku harus memanggilmu kakak ipar.." ralat Hasna.


Herra hanya membalas dengan senyuman saja.

__ADS_1


" ya sudah. ayo masuk. " ajak Hasna yang langsung menarik Herra dulu.


narendra hanya diam dan mengekor dibelakang.


Dari arah ruang ganti berlari wanita seksi kearah Narendra dan langsung memeluk Narendra dengan erat dari belakang.


" baby aku merindukanmu..." ujar Granda dengan suara sesensual mungkin.


Herra dan Hasna yang bisa mendengar suara Granda sama-sama menoleh.


keduanya terkejut saat Narendra dipeluk wanita lain dari belakang.


sementara Narendra langsung memegang tangan granda yang melingkar dipinggangnya da segera berbalik lalu menepis tangan itu.


" lepaskan tangan kotormu granda !!!" bentak Narendra.


" why baby ?? i'm so sorry.. aku benar-benar menyesal.. apa kau tidak mau memaafkan ku ??" Granda menatap memelas pada Narendra dengan mata yang berkaca-kaca. berharap Narendra akan luluh dengan semua itu.


"kau tau aku kan Granda ?? bahkan aku tidak akan segan membunuhmu jika kau terus mengganggu ku !!" ucap Narendra pelan namun penuh penekanan.


Tatapan tajam.yang begitu menusuk dilayangkan Narendra pada Granda. Granda sampai dibuat kesusahan menelan ludahnya, Ini bukan main-main lagi, Narendra sudah terlalu marah padanya.


Granda langsung terduduk dan bersimpuh dikaki Narendra dengan tangisannya.


" Naren.. maafkan aku.. aku mohon..aku tidak bisa hidup tanpamu baby..come on baby...maafkan aku..hu..hu..hu..," tangis Granda.


tangis Granda yang tersedu-sedu membuat para pengunjung Butik sampai melihat semua itu. mereka saling berbisik dengan pemikiran mereka.

__ADS_1


Sementara Herra yang melihat itu semua, entah mengapa merasa sesak didalam hatinya. suka tidak, cinta juga tidak, tapi kenapa hati Herra terasa terbakar ??


"sadarlah Herra.. kau menikah dengannya hanya karna ingin menolongnya jangan bermain hati..." batin Herra menyadarkan dirinya.


Narendra merasa jengah dengan drama Granda kali ini. Pasti menurut orang-orang, Narendralah pria yang jahat.


" bagunlah Granda.. kau tidak malu dilihat banyak orang ??!!" pekik Narendra dengan geram.


" aku tidak akan bangun sebelum kau memaafkan ku dan kita tetap menjalin hubungan.." balas Granda dengan cepat dan suara tinggi.


" Granda.. jangan pancing emosiku lagi !!" awas Narendra


" lakukan apapun padaku, kau boleh memukul dan melukaiku, asal kita jangan sampai berpisah.. aku sangat mencintaimu Naren..sangat..." Granda menengadah menatap Narendra dengan linangan air mata yang terus menetes.


" Granda !! kesabaranku sudah habis !!" Narendra hendak menarik Granda, Namun Perhatiannya teralih saat Herra berlari keluar melewati dirinya.


" Permisi.."ucap Herra yang merasa tidak sanggup melihat semuanya.


" Herra tunggu !!" cegah Narendra. namun nampaknya Herra tidak mau mendengarnya.


" kak Herra !!" panggil Hasna yang langsung berlari menyusul Herra.


" shhittt !!! semua karna kau wanita gila !!!" Narendra menendang Granda dan berlari mengejar Herra.


" siapa dia ??" gumam Granda sembari berdiri dan mengusap air mata lalu melangkah keluar juga.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2