You Are Only Mine

You Are Only Mine
Sudah sah


__ADS_3

bab 36


.


.


Tamu undangan yang dikhususkan keluarga besar sudah hadir dan duduk rapi ditempat masing-masing, Dimana acara akad nikah akan dilaksanakan.


Nuansa serba putih begitu menambah betapa sakral ijab kabul kali ini.


Narendra sudah duduk didepan penghulu dengan Revandra disisinya.


wajahnya yang datar tak menunjukkan perasaan Narendra yang sebenarnya cukup grogi dan nerveos.


Tak lama pintu berwarna merah terbuka, nampak cahaya putih terlihat dari sana bersamaan dengan Herra yang dituntun Joy memasuki Ruangan itu.


Seketika semua mata terfokus pada Herra yang begitu cantik dengan setelan kebaya yang begitu indah melekat ditubuhnya.


make up yang tidak terlalu tebal membuat dia semakin terpancar kecantikan alaminya.


Zakia segera berdiri dan menyambut Herra lalu menggandeng lengan Zakia membantu Joy.


Dari tempat duduk tamu, nampak sosok wanita cantik juga tengah memperhatikan Joy.


" pria itu ?? bukannya dia ??" gumam Candrika keheranan.


" ada apa kak ??" tanya Hasna saat melihat Candrika begitu serius saat menatap joy.

__ADS_1


" oh.. tidak..em..hasna, pria yang bersama pengantin wanita itu siapa ?? kau tau tidak ??" tanya Candrika.


Hasna melempat tatapannya kearah joy. " itu kakaknya kak Herra."


" benarkah ??" Candrika begitu terkejut. namun berusaha santai saja.


" aku hanya mendengarnya dari mama dan papa saja. selebihnya aku tidak tau."balas Hasna


Candrika mengangguk pertanda mengerti. sungguh suatu yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.


" dia tampan ya kak ?!!" tambah Dayra.


Candrika dan Hasna langsung menatap Dayra dengan bersamaan.


" he..he..aku kan bicara fakta.."ujar Dayra.


" selesaikan kuliahmu dulu.." ujar Candrika.


" aku tau !!" balas Dayra dengan memanyunkan bibirnya. ia memang lebih muda dari kedua wanita disisinya itu.


Dimeja para pria tampan berkumpul juga Dirya, Draka, Andika, Alvi dan Frans juga begitu fokus memperhatikan pengantin wanita yang sudah duduk sempurna disisi Kakak tertua mereka yakni Narendra.


Sementara Narendra jangan ditanya lagi. sedikit melirik Herra yang begitu cantik hingga Narendra tak mengenali calon istrinya, membuat Jantung Narendra semakin tak karuan.


" bagaimana. ?? apa semua sudah siap ??" tanya penghulu.


" silahkan dimulai pak." balas Revandra.

__ADS_1


Joy sudah siap disisi Penghulu, karna ia adalah wali dari Herra yang sekaligus akan menikahkan Herra dengan bosnya sendiri.


Joy menatap kedua mempelai yang ada dihadapannya. seakan menjelma menjadi orangtua, entah mengapa hati joy hampir runtuh dan tak kuasa. namun ia.tidak mau membuat Herra sedih atau berfikir macam-macam. Joy beberapa kali mengatur nafasnya menekan rasa haru yang ada dalam hatinya.


Atas arahan sang penghulu, Joy dan Narendra berjabatan tangan dengan mata saling tatap.


selama ini joy adalah asisten Narendra. dan mereka.bahkan selalu bersama dalam acara apapun. bahkan.Joy lah yang membantu Narendra merintis semua usaha Narendra selama ini..namun saat tangannya dijabat oleh joy hari itu, Entah mengapa Narendra merasa panas dingin dengan keringat yang keluar begitu saja. apalagi tatapan joy yang begitu masuk kedalam mata Narendra, seolah menandakan harapan besar yang ingin joy sampaikan.


" Silahkan pak Joy. seperti yang saya ajarkan tadi." ucap penghulu dengan sabar.


Joy mengangguk, lalu kembali menatap Narendra dengan intens.


" Narendra Satya Ambara, Saya nikahkan kau dengan adikku Syaherra Elleona Rasy dengan mas kawin uang sebesar 100 juta dibayar tunai." Joy mengucapkan dengan lantang dan jelas.


" saya terima nikahnya Syaherra Elleona Rasy dengan mas kawin uang sebesar 100 juta dibayar tunai." balas Narendra tak kalah lantang dan jelas.


" bagaimana para saksi ??" tanya sang penghulu.


" sahh !!!" ssuara bersahutan dari para saksi dan tamu undangan keluarga.


penghulu langsung memanjatkan doa dan diamini semua yang hadir.


Kelegaan bisa dirasakan Narendra, meski detak jantungnya tak bisa dikondisikan, namun ia berhasil mengucapkan kalimat ijab kabul dengan jelas dan benar.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2