You Are Only Mine

You Are Only Mine
direstoran


__ADS_3

bab 219


.


.


.


Pilihan dayra dan Tamara adalah sebuah mall luas mewah dan megah yang sedikit jauh dari rumah mereka.


Beberapa barang juga telah dibeli keduanya. senyum bahagia terlihat jelas wajah keduanya.


" kita kemana lagi ??" tanya Tamara.


" bagaimana jika kita makan ?? disini aku dengar ada restoran seefood yang enak dan berkelas." jawab Dayra penuh semangat.


" boleh. kau yang traktir ya ?? ini kan hari terakhir kita jalan-jalan bersama,entah kapan lagi kita bisa jalan-jalan berdua begini !!" terang Tamara.


" tenang saja. " Dayra mengeluarkan sebuah black card milik sang papa.


" what ?? sejak tadi kau memakai card papamu ??" Tamara begitu terkejut.


Dayra malah terkekeh tertawa. "biarkan saja. toh selama ini kebutuhanku paman Ken yang memberi, hari ini saja biarkan aku memakai uang papaku.."


"dasar anak nakal !!" umpat Tamara. yang terus berjalan sejajar dengan Dayra. keduanya bergandeng ria penuh bahagia.


Tujuan utama mereka adalah restoran yang sejak tadi mereka bicarakan.


Meski berdandan sederhana, Dayra dan Tamara menjadi pusat perhatian orang-orang yang berada disana. apalagi gaya pakaian mereka berdua cukup berani dan seksi.


tanpa memperdulikan tatapan orang-orang, Dayra dan Tamara memilih tempat yang dan duduk dengan tenang setelah meletakkan beberapa barang mereka.


segera pula Dayra memesan beberapa menu makanan pada pelayan.


dari jarak cukup jauh, Tak sengaja Andika bersama Dirya berada disana juga. mereka tengah menemui klien. Netra Andika yang tak sengaja menatap kearah lain melihat wanita yang sejak kemarin membuatnya uring-uringan.


"sedang apa mereka ??" batin Andika

__ADS_1


.


" Dayra..kau betah ya tinggal diAmerika. kau tau, temanku wanita disini kan hanya kau..kapan sih kau lulus ??" tanya Tamara.


" betah sekali.. pamanku orangnya baik dan sangat menyayangiku. papa bilang hidup paman diabdikan untuk mendiang istrinya, yaitu kakaknya papa dan bibi Nada. makanya demi membalas kesetiaan paman Ken, aku harus menemaninya juga." terang Dayra.


" tapi jika nanti kau menikah bagaimana ??" tanya Tamara lagi.


Dayra terkekeh dengan ucapan Tamara.


"bahkan aku belum lulus Tamara !! belum kefikiran kesana."timpal Dayra.


" ini kan misalnya Dayra," balas Tamara.


Dayra terdiam sesaat dan mulai mencerna. "ya aku akan mengajak dia mengurus paman Ken, jika dia tidak mau ya sudah, aku akan mencari pria yang mau saja."


" enteng sekali bicaramu !! kau belum.tau saja rasanya jatuh cinta.." ralat Tamara.


" memangnya kau sudah ??" tanya Dayra menimpali.


Pelayan datang menyajikan pesanan mereka.


Andika yang sejak tadi memperhatikan Dayra tanpa sadar tersenyum sendiri. entah mengapa melihat Dayra tersenyum bahagia cukup membuat hatinya ikut bahagia.


bahkan tanpa sadar, Andika tak memperhatikan Pembahasan mereka dengan klien dihadapannya.


.


.


Beberapa pemuda yang sejak tadi memperhatikan Dayra dan Tamara memberanikan diri mendekat.


" boleh gabung ??" tanya salah satu.


Dayra dan Tamara saling tatap.


" apa kau tidak lihat ?? yang kami pakai ini meja pasangan. dan hanya dua kursi saja."ucap Tamara.

__ADS_1


" jangan judes-judes dong. nanti kau cepet tua loh !!" goda salah satu teman pria itu.


nampak sekali mereka masih sangat muda, dengan penampilan yang memang rapi.


" boleh kenalan nggak ?? ya, siapa tau kita bisa berjodoh ??" pinta salah satu pria.


" maaf kami sedang makan. tolong jangan ganggu ya ?!" ucap Dayra.


" sombong !! penampilan kayak pelacur aja udah jual mahal !!" Ejek pria yang satu.


braakkk !!!


Tamara menggebrak meja saat hatinya seolah tak terima dikatakan seperti itu.


" oyyy !! marah ya ?? aduh, merasa seperti itu atau bagaimana ??!!" tanpa merasa takut pria itu malah mengejek Tamara.


Tamara menarik kerah baju pria itu dengan kuat. dayra berusaha menahan emosi Tamara. karna beberapa pengunjung menatap mereka.


" Tamara..ingat tempat, kau bisa dimarahi papamu !!"


" biarkan saja. aku akan menyumpal mulut sampah ini !!" Balas Tamara yang melayangkan pukulan tepat diwajah pria itu.


bukkk !!


" aahhhkk !!"


" sialan !! dasar wanita jadi-jadian !!" umpat pria yang dipukul Tamara. "apa yang kalian lihat ??!!! hajar mereka.!!!" bentak pria itu pada kedua temannya.


Andika yang melihat kedua wanita yang ia kenal dalam bahaya hendak berdiri. namun segera dicegah Dirya.


" lihatlah dulu. mereka bisa tidak. kau aka terkejut saat melihat aksi mereka."ucap Dirya lirih.


" Tamara memang pandai bertarung tuan. tapi Dayra ??" balas Andika.


" lihatlah dulu.. duduklah dan kita tonton dari sini.." Dirya menarik kembali Andika agar duduk dengan tenang.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2