
...Chapter 101: Kamu berubah....
..."Aku suka melihatmu marah" kata Hoshie....
..."Tidak mungkin" kata Dashie....
..."Sungguh" kata Hoshie....
..."Tidak lucu" kata Dashie....
... Berusaha menggoda adiknya Ghazi....
..."Kau lucu" kata Hoshie....
... Geleng-geleng kepala mendengar kata-kata yang diucapkan oleh temannya itu....
... Dia mulai membuka es krim rasa blueberry kesukaan....
..."Kau tidak mau rumah dariku" kata Hoshie....
..."Tidak mau yang lainnya juga" kata Hoshie....
... Sambil menggigit es krim mendekat kepada Dashie....
..."Atau kau hanya menginginkan ku?" tanya Hoshie....
... Menatap mata Hoshie....
... Semua datar suasana saat ini untuk Dashie....
... Mendorong Hoshie ke arah jaraknya semula....
..."Jangan bercanda terus" kata Dashie....
... Sibuk dengan sup yang belum dihabiskan....
... Dari arah yang berubah untuk Ghazi tersenyum-senyum sendiri mendengar percakapan diantara mereka berdua....
..."Aku pikir kau sangat sibuk" kata Dashie....
..."Aku tidak pernah sibuk untuk mu" kata Hoshie....
... Dashie jauh lebih merasa candaan yang dilakukan oleh teman kuliahnya itu berlebihan sekali....
... Menggigit es blueberry yang belum habis....
... Mobilnya di parkiran di sebelah toko terlihat oleh Hoshie....
... Keluar pangeran milik seseorang....
... Pangeran itu juga melihat ada Hoshie juga sudah ada disana lalu berjalan mendekat ke arah mereka....
... Hot datang dengan membawa banyak tas....
..."Semua tasnya juga berwarna-warni pula" kata Hoshie....
... Menyapa Hoshie....
..."Apa saja yang kau bawa?" tanya Hoshie....
... Berkata jujur....
..."Ini semua untuk Ghazi" kata Hot....
... Semua barang belanjaan ditaruh diatas meja....
... Hot mengambil bagian tempat duduk disebelah kanan Hoshie....
... Hoshie yang selalu usil dengan Hot memeriksa semua barang-barang yang dibawa oleh pacar sahabatnya, Ghazi....
..."Tas, baju dan perhiasan" kata Hoshie....
..."Kau berniat meninggalkan Ghazi" kata Hoshie....
... Marah dan menyingkirkan tangan Hoshie dari belanjaan untuk Ghazi....
... Dashie tidak tahu mereka berdua sudah sedekat ini untuk saling mengobrol satu sama lain....
..."Kalian sudah saling kenal?" tanya Dashie....
... Mengambil es krim yang tadi dibawa oleh Hoshie....
... Hot lalu membuka bungkus popsicle rasa coklat....
..."Ya. Sepertinya begitu" kata Dashie....
... Sup milik Dashie sudah habis beserta nasi juga acar lobak juga mentimun....
... Dia meminum ice lemon dingin....
... Duduk lima menit sebentar....
... Udara sore yang sejuk....
... Hoshie belum berhenti menatap Dashie sambil makan es krim sedangkan Hot menunggu Ghazi yang sedang berbicara dengan beberapa calon pembeli sambil melihat layar laptop....
... Tiba-tiba saja....
..."Kapan kalian jadian?" tanya Hot....
..."Aku hanya menunggunya berkata iya" jawab Hoshie....
..."Baguslah" kata Hot....
... Dia bertanya tapi dengan maksud lain ingin membuat kesal sahabatnya....
... Suara datar dingin tanpa emosi....
..."Kau sengaja?" tanya Hoshie....
..."Sengaja apa?" tanya balik Hot....
... Mengalah....
..."Lupakan" kata Hoshie....
... Setelah lima menit berlalu Dashie pergi ke tempat sampah untuk membuang tempat makanan yang digunakannya untuk makan barusan....
... Setelah pergi membuang sampah dia pergi ke dalam dapur toko untuk mencuci kedua tangan....
... Obrolan di antara para lelaki....
..."Kau sudah lelah dengan hidupmu?" tanya Hoshie....
..."Sama sepertimu, bukan?" tanya balik Hot....
..."Apakah ini Hoshie?" tanya Hot....
..."Kau menyakiti ku" kata Hoshie....
..."Hatimu tak pernah sakit" kata Hot....
... Mereka akan melanjutkan percakapan mereka tapi tertunda dengan datangnya Dashie setelah selesai mencuci tangan setelah makan....
... Dashie duduk ditempat semula....
... Keduanya menatap Dashie....
..."Kalian membuatku takut" kata Dashie....
__ADS_1
... Suara klakson mobil datang lagi kembali milik seseorang....
... Dia memarkirkan mobilnya di sebelah kiri mobil Oryn....
... Berjalan cepat....
..."Sepertinya dia sedang serius" kata Hoshie....
... Jarrel datang....
..."Just a minute" kata Jarrel....
... Jarrel menarik Dashie membawanya menjauh dari mereka sebentar....
... Hoshie tidak bisa mendengar apa yang mereka berdua bicarakan begitu juga Ghazi dan Hot....
..."Terlihat sangat serius" kata Hoshie....
... Calon pembeli yang tadi selesai dengan pilihannya menunggu coklat-coklat pilihan segera dibungkus setelah melakukan pembayaran....
... Ghazi memberikan struk pembayaran untuk pembeli yang ada di depan meja kasir....
..."Terimakasih. Jangan lupa datang lagi, yah" kata Ghazi....
... Pembeli dengan Tote bag cukup besar berisi barang belanjaan pergi meninggalkan toko melewati Hot dan Hoshie....
... Ghazi keluar dari meja kasir menuju Hot dan Hoshie....
... Duduk di meja sebelah Dashie tadi ada disana....
... Melihat ke arah dimana kedua orang yang ada di meja yang sama melihat ke arah luar toko....
..."Mereka seakrab itu?" tanya Ghazi....
..."Seperti yang kita lihat" kata Hoshie....
..."Kudengar kalian satu angkatan juga satu jurusan" kata Hot....
..."Ghazi. Pacarmu sedang cemburu" kata Hoshie....
... Menepuk kedua tangan mereka agar mendengarkan apa yang akan dikatakan oleh Ghazi....
..."Hoshie, Oryn!" panggil Ghazi....
... Berbalik ke arah sahabat mereka....
... Membuka satu bungkus es krim rasa semangka....
... Hoshie memberikan es krim untuk Ghazi....
..."Terima Kasih" kata Ghazi....
... Melihat Ghazi....
..."Kau sudah suka semangka" kata Hoshie....
... Melihat Hot....
..."Bukan aku yang memaksanya" kata Hot....
... Menggigit perlahan es krim semangka....
..."Jangan terlalu dipikirkan" kata Ghazi....
... Mereka bertiga mengobrol selama kurang lebih enam menit lalu Dashie datang sedangkan untuk Jarrel langsung beranjak pergi setelah mengajak ngobrol sahabat perempuannya itu....
... Melihat ke arah Jarrel....
..."Dia hanya sebentar?" tanya Hoshie....
..."Ya" jawab Dashie....
... Mengambil es krim rasa blueberry....
..."Aku minta satu" kata Dashie....
... Hoshie malah memberikan semuanya....
..."Apalagi ini" kata Dashie....
... Menerima es krim tapi tetap menaruhnya di tempat semula lagi....
... Duduk dalam satu meja yang sama berhadapan dengan Hoshie....
... Terdengar suara kakaknya yang sedang berbunga-bunga ketika dibelikan barang-barang yang tergolong cukup mewah untuk seorang wanita....
... Sedangkan untuk Dashie sedang fokus dengan masalah yang dihadapi yang baru saja dimulai dari sekarang....
..."Kau terlihat lesu. Kenapa?" tanya Hoshie....
..."Aku biasa saja" kata Dashie....
..."Dia tidak mungkin mengintimidasi mu kan?" tanya Hoshie....
..."Ya" jawab Dashie....
... Ghazi dan Hot merasa heran dengan sikap Hoshie yang bisa selembut itu kepada Dashie....
... Melihat keduanya yang tidak memihak kepada dirinya itu....
..."Kalian terlalu berlebihan" kata Hoshie....
... Hoshie yang belum mengetahui kalau Rio telah melakukan hal yang mengerikan bagi seorang wanita....
... Nawa yang tidak diketahui juga akan datang ditempat ada Dashie ada disana terlihat datang....
... Dia dengan jiwa empatinya datang....
..."Dia adikmu?" tanya Hot....
..."Bisa dibilang begitu" kata Hoshie....
... Nawa tidak tahu akan seramai itu tempat yang akan dikunjungi olehnya....
... Tidak biasa untuk Hoshie yang melihat seseorang yang juga tidak jauh berbeda sifat mereka hadir dengan ekspresi penuh rasa kasih sayang kepada orang lain....
... Dashie juga melihat Nawa....
..."Kau diam saja. Apa yang ingin kau katakan, apa kau sedang dalam masalah?" tanya Hoshie....
..."Apa orang ini berbuat salah padamu?" tanya Ghazi....
... Dari dua pertanyaan setelah lima belas menit tanpa kata yang keluar dengan mudah dari lisan remaja laki-laki ini....
... Permainan yang agak membuat orang lain bertanya-tanya....
..."Aku hanya ingin bicara dengan Kak Dashie" kata Nawa....
..."Orang lain akan salah paham padamu. Jika kau diam seperti tadi" kata Hot....
... Melirik kepada Hoshie....
..."Apalagi orang ini" kata Hot lagi....
... Dashie sedikit paham apa yang akan dikatakan oleh Nawa....
... Situasinya tidak memungkinkan untuk bercerita lalu dia langsung pergi dari hadapan mereka tanpa berpamitan....
... Hoshie tidak tahu apa yang ada didalam pikiran seseorang yang sudah dianggapnya sebagai adiknya sendiri telah menutup ingatannya sendiri dengan kekuatan yang ia miliki agar tak seorang pun bisa membaca jalan pikirannya....
__ADS_1
..."Tadi Jarrel dan sekarang Nawa mencarimu" kata Hot....
..."Kau yakin tidak apa-apa" kata Ghazi....
... Menolak untuk menjelaskan....
... Memakan es krim semangkanya lagi....
..."Kalian pemikir yang mendalam" kata Dashie....
... Sudah pasti mereka khawatir baik itu simpati atau empati sudah pantas diterima oleh Dashie. Baik itu siapapun selain mereka yang melihat kejadian mengerikan itu pasti akan bersikap tidak jauh berbeda dari mereka berikan kepada Dashie....
... Kini mereka bertiga melihat kedua orang yang tiba-tiba saja datang dan tidak ingin obrolan mereka melibatkan mereka bertiga secara bersamaan tentu membuat kecurigaan. Terlebih dengan sikap yang ditunjukkan oleh Dashie yang tidak biasa jauh lebih tertutup dari seorang Dashie yang mereka kenal....
... Alasan Dashie tidak bercerita kepada mereka hanya dia yang tahu alasan mengapa hanya Nawa yang boleh mengetahui adalah karena pada saat kejadian itu mereka ada disana menyaksikan secara langsung....
... Jarrel yang berada di dalam mobil di dalam perjalanan menuju ke kantor pusat bisnis perbelanjaan yang dipegang oleh ibunya....
..."Dia bahkan tidak ingin cerita padaku" kata Jarrel....
..."Padahal dia sedang dalam masalah" kata Jarrel....
... Berada di arah yang sama namun dengan jalur berbeda arah di sebuah tempat perhentian bus dalam kondisi mengendarai mobil dengan kecepatan sedang melihat sahabatnya menyambut seorang gadis remaja yang turun dari dalam mobil merah....
... Kondisi tepat di lampu merah jalan penyeberangan dari dalam mobil jelas melihat mereka bukanlah sekedar teman dekat saja tapi merupakan sepasang kekasih....
..."Apakah ini saatnya usil?" tanya Jarrel....
..."Aku seperti tidak ada kerjaan saja" kata Jarrel....
... Yang dia lihat adalah Ren yang menyambut dengan penuh kasih sayang pacarnya yang datang....
... Mobilnya melewati mereka berdua....
... Dia memeluk dan mencium keningnya terlihat oleh Jarrel juga dari kaca spion mobil sebelah kanan....
... Dia tersenyum dengan ekspresi tawa dengan apa yang dia lihat mengenai Ren....
... Ren masuk kemudian kedalam mobil yang dibawa oleh gadis yang ada di dekatnya itu....
... Jarrel melanjutkan perjalanan menuju dimana ibunya ada masih sedang bekerja....
... Memikirkan nasib dari teman kuliahnya, yaitu Aka....
..."Kenapa kali ini aku berpikir bahwa gadis itu perlu dikasihani" kata Jarrel....
..."Dia terlihat jauh lebih nyaman disaat bersama dengan gadis remaja itu" kata Jarrel....
... Jarrel berada semakin menjauh dari mobil yang sedang dikendarai oleh Ren yang saat ini bersama dengan kekasihnya....
... Ren dan kekasihnya....
..."Sayang. Kenapa aku tidak boleh ke rumahmu?" tanya Soft....
..."Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat" kata Ren....
... Bersikap manja kepada kekasihnya....
..."Tapi, aku hanya ingin kerumahmu" kata Soft....
... Ren dengan pendiriannya yang tidak ingin berubah....
..."Tidak hari ini. Ok" kata Ren....
... Mengalah dan menjadi patuh sesuai rencana dari Ren....
..."Baiklah" kata Soft....
... Alasan mengapa kekasihnya tidak boleh datang ke rumahnya karena disana ada Rio yang berencana untuk tinggal lebih lama yang mungkin bisa satu atau dua jam lebih jika dilihat dengan kondisinya saat ini bahkan bisa lebih untuknya tetap berada disana....
... Memperhatikan perubahan yang terlihat dari kekasihnya itu....
..."Tidak biasanya Kakak terlihat lelah begini?" tanya Soft....
..."Mungkin karena lembur kerja" kata Ren....
..."Yakin?" tanya Soft lagi....
... Memuji....
..."Aku tidak salah memilihmu menjadi pacarku" kata Ren....
... Di tempat sebuah event pameran dimana tempat Hot mengerjakan sebuah proyek kerjasama dengan beberapa stakeholder....
... Mereka menonton pertunjukan musik country dengan petikan gitar yang dimainkan oleh penyanyi yang sedang bernyanyi diatas panggung....
... Soft dan Ren saling ikut menyanyikan lirik lagu yang sedang dinyanyikan oleh si penyanyi wanita bersama juga berbarengan dengan para penonton yang lain....
... Dia merangkul Soft menjaganya tetap berada disisinya sesekali dia juga mendekatkan dagunya ada berada diatas kepala kekasihnya sambil bernyanyi bersama seperti yang ia lakukan saat ini....
... Dalam hati Soft....
..."Sejak kapan dia jadi seperti ini?" tanya Soft....
..."Aku tidak tahu dia bisa berubah" kata Soft....
..."Kenapa aku bisa seheran ini?" tanya Soft....
... Satu menit kemudian dengan sikap yang belum berubah dari Ren lakukan pada Soft....
..."Seharusnya aku senang dengan perubahan yang terjadi padanya tapi kenapa aku gelisah?" tanya Soft....
... Dia, Ren tidak bisa membaca isi pikiran kekasihnya seperti biasa sama halnya yang juga bisa dilakukan oleh Soft....
... Padahal saat ini Soft tidak menutup semua isi pikirannya agar tidak mudah terbaca oleh kekuatan bangsa Blacwhe tapi tidak ada respon yang ditunjukkan oleh Ren....
... Bukan tanpa alasan mengapa semua ini bisa terjadi kepada Ren itu karena dengan alasan yang sangat jelas bahwa kekuatan dari bangsa Blacwhe yang ia miliki terserap semua oleh Hoshie....
... Siapa yang tahu bahwa nasib pacarnya tidak jauh berbeda dengan apa yang akan dialami oleh Hoshie dan Ten yang sekarat secara perlahan terlebih lagi dengan kondisi kekuatannya yang telah habis diambil oleh seseorang....
... Mungkin akan ada sebuah tanda bahwa dia sekarat atau tidak ada sama sekali. ...
... Gadis ini tinggal menunggu waktu kapan Ren akan benar-benar pergi dari sisinya....
... Dia bisa saja pergi tanpa seizinnya tanpa memberikan pesan apapun kepada siapapun dia takkan bisa. Dia menghilang dengan mudah tanpa bisa terampuni dengan sisa kesempatan yang begitu terbatas tanpa disadari oleh siapapun bahkan dirinya sendiri....
... Menonton pertunjukan musik selama tiga puluh menit lalu pergi ke tempat-tempat lain yang masih didalam pameran....
... Mereka terlihat baik-baik saja tanpa sebuah pertikaian diantara sepasang kekasih....
... Membeli topi couple beruang untuk Ren dan kelinci untuk Soft....
... Hoshie ada disana dalam mode tidak terlihat oleh siapapun memperhatikan kedua pasang orang yang saling mencintai dengan tatapan dingin tanpa emosi kini kembali terlihat kejam jika siapapun bisa melihat mata indahnya lalu akan menangis ketakutan....
... Suaranya menggema hanya ada dalam dimensi yang ia lihat tanpa bisa didengar oleh orang lain....
... Melihat dari sisi Soft....
..."Jika dia dibiarkan bersama dengan kekuatannya. Mungkinkah kau juga selamat?" tanya Hoshie....
... Melihat dari sisi Ren....
..."Kau adalah dirimu sendiri dengan sisa waktumu sendiri" kata Hoshie....
..."Aku bahkan tidak bisa menolongmu" kata Hoshie....
... Terhenti segala pengawasan tentang dirinya oleh Hoshie yang menghilang di udara dengan jejak hitam aura hitam perlahan hilang di waktu pembuka malam....
... ...
__ADS_1
... ...