Call Me, You?

Call Me, You?
Chapter 39: Menjawab santai.


__ADS_3

...Chapter 39: Menjawab santai....


..."Kenapa kau tiba tiba ada disebelahku?" tanya Dashie....


... Dengan satu pertanyaan lagi....


..."Apakah aku sudah menghilangkan nyawa seseorang?" tanya Dashie....


..."Ada apa dengan diriku?" tanya Dashie....


... Hoshie memeluk Dashie mencoba menenangkan temannya yang belum juga reda dengan situasi perasaan paniknya sejak tadi....


..."Tenanglah" kata Hoshie....


...Hoshie sadar dan merasakan dampak dengan apa yang diperbuat jika terus bersama dengan Dashie kekuatannya semakin melemah tapi dia berusaha untuk tetap stabil untuk bisa berkomunikasi bersama gadis yang sedang ada disisinya sekarang ini....


..."Bugggg!"...


... Satu pukulan menimpa wajah Hoshie oleh Ved dihadapan Dashie jatuh tersungkur Hoshie di bawah kaki Dashie....


... Ved tidak mau memberi kesempatan untuk Hoshie apa yang baru saja dia lihat dari matanya sendiri dengan wujud asli Hoshie yang sudah diketahui sejak awal bertemu dengan wujudnya yang menggunakan wajah Veer disaat itu juga perubahan wajah itu dilihat oleh Callie mantan pacarnya dan juga tentu dirinya sendiri tidak mau berhenti Ved memukul Hoshie dengan luka di wajah yang diberikan olehnya berulang kali hingga detik ini sudah yang ke sepuluh kali....


... Berteriak keras di hadapan mereka berdua....


..."Hentikan!" kata Dashie....


... Namun, sayangnya kedua pemuda ini tidak ada yang mau mengalah ataupun menghentikan perkelahian mereka dengan saling membalas pukulan Hoshie sudah bangkit tidak mau dirinya dikalahkan oleh Ved....


... Adu jotos berjalan cukup menakutkan dengan luka luka berdarah keluar dari mulut keduanya dan wajah lebam membiru sudah pasti melukis wajah mereka di beberapa bagian wajah....


... ...


... Dashie lelah akhirnya menyerah tidak mau lagi melerai kedua sahabatnya itu yang tidak mau berhenti berkelahi berlari pergi dengan kenyatan sebuah kisah baru yang diketahui dari Ved dan Hoshie membuatnya merubah pandangannya kepada mereka berdua pergi meninggalkan mereka berdua dengan perasaan takut khawatir untuk diri sendiri bukan orang lain....


... Orang orang mulai berdatangan untuk melerai suatu perkelahian dua pemuda ini sedangkan Dashie sudah mulai semakin menjauh menjauh dari kedua pemuda itu dengan perasaan sangat takut dengan bayangan yang sudah datang terlihat didepan mata tadi....


... Kedua pemuda itu tersadar bahwa gadis ini pergi menjauh dari mereka lalu berdiri dari bawah lantai arah untuk pejalan kaki pergi untuk mengejar Dashie....


... Terjadi kejar kejaran di antara mereka bertiga....


... Dashie berkeringat pucat dingin seluruh bagian raganya ketika lari dari mereka ketakutan begitu sangat datang....


... Orang orang melihat aksi kejar kejaran ini melewati toko toko di sekitar pinggir jalan jalanan cukup ramai dengan kendaraan yang lewat di sisi kanan mereka yang sedang saling mengejar satu sama lain memanggil Dashie tapi gadis ini menolak untuk berhenti setelah mendengar panggilan dari Ved dan Hoshie....


... Jarak mereka sekitar empat langkah berjauhan jarak yang diinginkan oleh Dashie berbicara dengan nada suara cukup tegas....


..."Berhenti disitu!" kata Dashie....


... Mereka melakukan sesuatu seperti instruksi dari gadis ini yang sudah mulai kehilangan kepercayaan tentang karakter mereka berdua yang berubah berubah setiap waktu yang di setting oleh mereka membuat gadis ini ragu....


... Hening dalam lima detik saling melihat satu sama lain juga kedua pemuda ini yang berdiri di arah yang sama dan bersebelahan Ved ada di sisi kanan Hoshie....


..."Kalian sedang mempermainkanku" kata Dashie....


... Dua detik terlewatkan....


..."Tenangkan dirimu" kata Ved....


... Hoshie juga akan mengajak Dashie agar bisa jauh lebih tenang....


..."Benar kata Ved. Kau tenanglah, kami akan jelaskan padamu" kata Hoshie....


...Bingung dirasakan oleh Dashie ketakutan yang luar biasa juga datang secara bersamaan di waktu yang sama terlebih lagi dengan kenyataan yang baru saja melihatnya hal itu tentang sepenggal identitas mereka berdua yang membuat semuanya jauh lebih kacau dan tidak masuk di akal oleh pandangan seorang manusia normal umumnya sadar diri merasa nyawanya sedang tidak baik baik saja....


..."Apa yang telah kau nilai dari kami?" tanya Ved....


... Dashie masih dalam ketakutan dan dia sedang menunggu waktu kapan harus menjawab pertanyaan mereka yang lainnya lagi....


... Waktu mencekam dalam situasi kondisi yang keos seperti di waktu pukul sembilan lebih lima belas menit ini di depan sebuah toko barang barang elektronik yang akan segera tutup....

__ADS_1


..."Aku masih tetap Ved yang kau kenal" kata Ved....


... Hoshie juga berkata hal yang sama artinya juga dengan apa yang dikatakan oleh Ved....


..."Hoshie tidak melupakan Dashie" kata Hoshie....


... Langit disisi lain meledak sebuah kembang api sangat banyak mengisi langit malam terlihat dengan suara ledakan indah terdengar oleh mereka bertiga yang sedang tidak akur sebagai seorang sahabat ataupun teman bisa terbaca oleh orang lain bahkan di pertemuan pertama....


..."Apa yang kalian inginkan dariku?" tanya Dashie....


... Pertanyaan ini akhirnya didengar oleh Hoshie setelah mengetahui bahwa Dashie adalah musuh dari bangsa mereka yang memiliki sebuah misi yang sudah mereka ketahui sejak dahulu namun tidak dengan gadis yang ada di depan mereka yang sedang menggabungkan potongan potongan puzzle yang dia dapat....


... Panik sudah sedari tadi dirasakan olehnya setelah bayangan tentang sisi lain tentang kedua sahabatnya itu terasa mengerikan untuk bisa sampai dilihat oleh Dashie untuk menghadap berhadapan dengan keduanya dia paksakan agar tetap kuat menghadapi mereka yang kini didapat lagi potongan potongan puzzle milik mereka membuat Dashie membaca lagi siapa mereka sebenarnya di masa lalu....


... Memandang Ved....


..."Kau melakukan hal itu kepada seseorang?" tanya Dashie....


... Pertanyaan dari Dashie suasana menjadi lebih tidak bersahabat Ved sudah mulai insecure dengan diri sendiri yang mungkin sebuah kesalahan bagi pandangan seorang manusia seperti beberapa menit yang lalu siapa yang menghilangkan nyawa dari orang yang berpura pura menjadi Ren yang baru saja mengambil tiga aura sekaligus dari tiga orang secara acak dalam satu area yang sama dan akhirnya diketahui keberadaannya oleh Ved sehingga dalam satu kali tebasan senjata besi tajam panjang dari arah lain di sebuah toko makanan ringan disaat bersama dengan Callie yang sedang memilih makanan tanpa sepengetahuan gadis itu Ved melancarkan aksinya untuk mengakhiri petualangan orang yang sedang menyamar dengan menggunakan raga milik Ren yang memang sudah meninggal secara misterius yang pada saat itu juga ada Dashie dan Hoshie didalam bus yang baru saja dinaiki oleh orang yang menyamar sebagai Ren akan mendekat kepada Dashie lalu orang itu menghilang tanpa jejak pergi akibat serangan senjata Ved yang tepat tanpa bukti benda itu menjadi tidak terlihat ketika melewati menembus raga Ren benar benar pergi dengan menyisakan senyum ramah kepada Dashie....


...Semua sudah bisa terbaca oleh Hoshie ketika itu baru saja terjadi langsung dia pasang badan untuk melindungi Dashie dari senjata seseorang yang akan secara otomatis datang ketika ada salah satu dari kawan mereka menghilang pergi seperti pada saat kejadian ini menimpa Ren senjata dari kawan mereka yang berada dekat dari sekitar mereka akan merespon dan melakukan penyerangan kepada siapapun yang memiliki energi pemusnah nyawa rekan mereka itulah yang menyebabkan Dashie mendapatkan serangan dari Nawa sehingga Hoshie bertindak agar dia saja yang harus mendapatkan luka luka itu jangan sampai Dashie mendapatkan luka yang saat ini didapat oleh Hoshie yang sekarang ini darah darah itu menembus kaos abu abu berlengan pendek yang dikenakannya sebagai atasan celana jeans hitam dengan sepatu hitam sport luka luka itu tidak berhenti keluar dari atas dada sebelah kanannya....


... Ved menanyakan maksud dari perkataan Dashie tersebut....


..."Apa yang kau maksud?" tanya Ved....


... Dashie baru saja tahu tentang sisi lain dari sahabatnya itu bukan berarti juga Hoshie bisa terlepas dari realita yang belum semua diketahui olehnya tapi dia juga langsung merespon dengan jati dirinya yang belum sepenuhnya diketahui oleh dirinya sendiri ragu menjadi ragu dengan diri sendiri....


... Dia perlahan tahu bagaimana dia harus bersikap di detik selanjutnya....


... Menatap kedua sahabatnya itu dengan ide yang menguntungkan semua pihak itulah sedikit rencana yang akan di eksekusikan....


..."Menghajar orang orang hanya untuk melindungiku" kata Dashie....


... Memutar situasi agar tidak terjadi kesalahpahaman yang jauh lebih rumit dilakukan oleh Dashie saat ini membuat ketiganya juga memiliki jalan pemikiran yang berbeda saling menutup identitas mereka menimbulkan kesan untuk mempertahankan diri masing masing itu jauh lebih utama ketimbang memberitahu apa yang baru saja diketahui olehnya tentang Ved dan Hoshie....


... Isi kepalanya berkata tentang kedua sahabatnya itu....


... Dashie memegang perutnya dengan tangan kanannya tidak berpura pura melainkan benar apa adanya tentang kondisinya yang lapar....


..."Kalian tidak ingin makan" kata Dashie....


..."Aku sangat lapar" lanjut Dashie lagi....


... Dashie mendekat kepada Hoshie dan mengusap wajahnya yang lebam dengan darah diusap oleh jemari tangan kanan menyentuh wajah....


..."Arggghh!" ...


... Merintih kesakitan Hoshie....


..."Kamu jadi begini gara gara aku. Sorry" kata Dashie....


... Meraih kedua tangan mereka berjalan bersama kedua pemuda ini mengikuti kemana Dashie pergi menurut saja setelah berhenti berkelahi....


... Memandang Ved....


..."Terima kasih sudah melindungiku" kata Dashie....


... Ketiganya menjadi akur kembali tanpa mereka rencanakan semua ini terjadi begitu saja malam yang belum berakhir ini sedang mereka jalani....


... Dengan arah yang sama kedua pemuda ini juga sesekali menunjukkan sikap mulai akur selayaknya sesama teman yang berbaikan setelah berkelahi....


..."Wahhh. Disana ada tempat makan enak, ayo kita pergi kesana" kata Dashie....


... Hoshie merasa perilaku yang Dashie lakukan pada mereka tidak adil mengingat bahwa teman temannya tahu kalau gadis yang ada di sebelah kanannya adalah pacarnya sekarang....


..."Lepaskan tangannya" kata Hoshie....


... Melepas tangan Ved dari genggaman tangan Dashie ketidakrelaan terbaca jelas oleh Hoshie yang teringat akan hal ini....

__ADS_1


... Ved mau bilang apa kalau sahabatnya suka dia berpikir mungkin itu yang terbaik untuknya dan sahabatnya itu. Hoshie menggenggam erat tangan kiri Dashie dengan sangat erat dengan beberapa bagian kulit tangan terkelupas akibat berkelahi tadi....


... Merasakan darah yang menempel dari telapak tangan Hoshie di tangannya lalu Dashie sambil berjalan ke sebuah tempat makan menarik tangan Hoshie melihat bagian tangannya yang terluka....


..."Ini pasti sakit" kata Dashie....


... Menjawab Hoshie, dan berkata "Tidak"....


..."Mengelak lagi" kata Dashie....


..."Ini memang tidak sakit" kata Hoshie....


... Sepertinya mereka lupa kalau ada orang lain selain mereka berdua disana lirikan mata itu menyembunyikan kecemburuan yang sekian lama tersimpan kini hadir kembali....


...Hoshie sengaja memperlihatkan sikap perhatian Dashie yang membuatnya menyukai gadis ini sejak awal mengenalnya yang juga diketahui oleh Ved yang sudah mengenal sahabatnya jauh lebih lama dari Hoshie....


..."Dia memang baik tak perlu kau sebangga itu karena bisa bersamanya" kata Ved....


... Hoshie sengaja menjadi lebih mengesalkan sewajarnya sikapnya kepada Ved....


..."Kenapa, dia kan pacarku?" tanya Hoshie....


... Dengan sikap perhatian Dashie yang ditujukan untuk Hoshie tanpa sengaja itu membuat Ved bertambah cemburu....


... Bibir Hoshie memang jauh lebih terluka dari bibir Ved yang juga terluka akibat serangan balik pukulan dari Hoshie ...


..."Bibirmu berdarah" kata Dashie....


... Lirikan mata itu tajam melihat kedua orang yang semakin mesra saja....


..."Aku ada disini" kata Ved....


... Berjalan lagi beriringan dengan mereka berdua....


..."Mereka menganggapku ada tapi lihat mereka" kata Ved....


... Dashie mengambil ponsel lalu menggandeng kedua lengan sahabatnya berfoto bersama  dengan pose yang dilakukan yang awalnya masih menjaga gengsi mereka dipaksa oleh Dashie agar bisa memberikan pose ceria penuh semangat di pose pose unik di foto mereka selanjutnya....


..."Apakah dia belum mengingat tentang perubahan wajahku menjadi Veer?" tanya Hoshie....


... Rasa cemas tentu ada didalam isi pikirannya tentang Dashie yang tidak memberikan respon yang seharusnya diterimanya dari Dashie bukan hanya dia yang sedang menunggu tapi juga Dashie menunggu kelanjutan dari pertanyaannya tentang bayangan yang dia lihat tentang Hoshie dalam sikapnya yang seakan berjalan tanpa rasa curiga keduanya memerankan peran mereka masing masing dengan sangat apik....


... ...


... Dari arah lain dua orang melihat tiga orang yang sedang berfoto bersama tidak asing untuk keduanya meski kedua wajah pemuda di sisi kanan dan kiri gadis di antara mereka itu jelas jelas tidak bisa ditutupi mereka berdua mengenalnya dengan jarak lima belas langkah semakin berkurang semakin mendekat mereka berdua kepada ketiga orang yang menjadi akrab lagi....


... Masih berfoto bersama di depan kedai....


... Rasa curiga kepada Hoshie sebagai alasan dia tetap mengikuti mereka rasa curiga sekaligus takut kalau Hoshie akan bertindak diluar dugaan....


... Pose unik baru di pose yang kedelapan kali berfoto menatap kamera....


..."Bagaimana kalau orang ini akan mengambil aura Dashie?" tanya Ved....


... Selesai berfoto mereka masuk kedalam kedai diawali oleh Dashie lalu berebut keduanya untuk masuk kedalam kedai yang pada akhirnya masuk kedalam kedai secara bersama....


..."Apa kita juga perlu bergabung bersama mereka?" tanya Jarrel....


... Seakan bertemu dengan musuh lama Callie menatap terus wajah Hoshie ingin sekali memukul wajahnya berulang kali tanpa henti. Hal ini membuat orang orang yang ada dalam satu meja yang sama menjadi terdiam canggung untuk membuka obrolan satu sama lain....


... Sendok dan garpu dipegang erat oleh Callie ingin mematahkan peralatan makan itu dengan tangannya sendiri....


... Jarrel sedang menikmati daging sapi yang sudah  dipanggang diatas meja mereka yang juga sudah terpotong potong dibantu oleh Ved....


... Mengambil daging panggang yang akan diambil oleh Jarrel....


..."Ternyata dia masih pacarmu" kata Hoshie....


... Menjawab santai....

__ADS_1


..."Tentu saja" jawab Jarrel....


__ADS_2