
...Chapter 117: Pesan dari kakak....
..."Ada apa dengannya. Sepertinya, ia sangat berambisi untuk mengalahkan ku" kata Hoshie....
... Dia yang sedari tadi kehilangan poin kemenangan dari permainan bilyard yang mereka mainkan....
... Xie kembali mengambil poin menghabiskan sisa bola bilyard dan hanya menyisakan sedikit kesempatan untuk Hoshie menang....
..."Aku harus punya alasan untuk menang tapi dia merebut segalanya dariku" kata Hoshie....
... Tinggal lima bola tersisa dan kini giliran Hoshie untuk lawan mainnya mendapatkan poin kemenangan....
... Dia tidak memukulkan bola putih ke salah satu kelima bola yang ada diatas meja bilyard di depannya....
... Hoshie dengan tongkat biliar yang ada digunakan sebagai tempat penyanggah dagunya hanya melihat meja biliar....
..."Kau tidak mengambil poin lagi?" tanya Xie....
..."Kenapa aku kalah?" tanya Hoshie....
... Xie yang mengambil bir dari dalam kaleng di meja yang tersedia di ruang bermain billiard....
... Meneguk bir dari dalam kaleng silver....
..."Apa yang kau permasalahkan. Ini hanya permainan" kata Xie....
..."Tidak. Ini bukan sekedar permainan" kata Hoshie....
... Dia kembali untuk mengambil poin dengan sisa bola yang tersedia di meja bilyard....
... Satu bola merah berhasil dimasukkan kedalam lubang ujung bilyard di sisi kanan paling atas posisi Hoshie berdiri dekat meja biliar berada di ujung sisi paling kiri di sisi bawah meja....
... Dia yang selalu percaya diri....
..."Pasti kau ingin sesuatu dariku atau kau butuh bantuanku" kata Hoshie....
... Duduk di sofa merah maroon yang berada di sisi dinding dekat meja berisi bir....
... Hoshie yang belum menyentuh bir atau wine yang tersedia di meja sama sekali....
..."Kau tidak minum?" tanya Xie....
..."Kau jangan minum terlalu banyak. Nanti, dia akan marah padaku lagi" kata Hoshie....
... Tertawa ringan didepan Hoshie....
..."Kau takut sekali dengannya" kata Xie....
... Xie lalu minum lagi bir ditangan kanannya....
..."Sayang sekali. Dia sudah punya pacar" kata Xie....
... Dia tanpa basa-basi....
..."Aku harap mereka cepat putus" kata Hoshie....
..."Apa kau melihat hal yang tidak biasa yang terjadi kepada Dashie?" tanya Xie....
... Berpikir mencari hal unik yang terlihat akhir akhir ini terlihat kepada Dashie....
..."Dia tetap seperti biasa tak ada yang aneh" kata Hoshie....
... Menebak tapi benar apa yang dikatakan oleh kakak laki-lakinya ini....
..."Kau tak mungkin mengatakan bahkan jika tahu sesuatu tentangnya" kata Xie....
... Mode anak baik....
..."Tahu apa. Aku berkata jujur" kata Hoshie....
..."Kau serius sekali dalam berakting" kata Xie....
... Xie beranjak pergi....
..."Aku sudah selesai" kata Xie....
... Hoshie melanjutkan permainan lagi sedangkan untuk Xie memilih untuk keluar dari ruangan permainan....
... Dia memikirkan sesuatu hal tentang bagaimana dengan tindakan Xie yang langsung datang ke tempat permainan bilyard secara langsung dengan tujuan menanyakan beberapa pertanyaan tentang kedua adiknya yang membuat Hoshie lebih menjadi pemikir yang mendalam dalam beberapa menit terakhir....
... Dia mengambil poin lagi dengan memasukkan bola hijau di lubang meja billiard di sisi kanan atas ia berdiri di luar meja berada di tengah diantara kedua sisi....
... Tinggal tiga bola lagi yang harus menjadi poin miliknya....
... Dia kembali menyelesaikan permainan....
... Sedangkan diluar tempat bermain bilyard, Xie sudah ada masuk kedalam mobil dengan jendela sedikit terbuka kira-kira sekitar tiga sentimeter sebagai sirkulasi udara....
... Di luar dengan banyak orang juga termasuk para pengunjung tempat usaha Hoshie juga ada lumayan banyak bodyguard yang berjaga di luar tempat hiburan tersebut....
... Bodyguard Hoshie melihat Xie yang sudah tertidur di depan tempat permainan biliar....
... Bodyguard Ghazi datang setelah mendapatkan perintah pesan dari Xie untuk mengantarnya pulang ke rumah....
... Dia mendapati Xie yang terbangun dari kondisinya yang tertidur setelah sedikit minum bir ketika berada bersama dengan Hoshie sambil bermain biliar....
__ADS_1
... Pintu mobil dibuka oleh bodyguard Ghazi lalui ia masuk kedalam kursi kemudi....
... Xie memberikan kunci mobilnya kepada bodyguard Ghazi....
... Bodyguard Ghazi menerima kunci mobil lalu segera menyalakan mesin mobil untuk bersiap mengantar Xie pulang....
... Dia yang sudah berada di kursi penumpang sebelah kursi kemudi duduk dengan memakai sabuk pengaman menutup kembali matanya berniat ingin segera tidur....
... Xie sudah pergi dari halaman tempat bermain bilyard....
... Hoshie menutup tirai ruangan tempatnya sedang menyelesaikan permainan tadi saat bersama dengan Xie....
... Satu bola lagi berhasil menjadi point terakhir yang ia miliki dari permainan yang akan selesai....
... Bola terakhir berhasil dimasukkan kedalam lubang meja di sebelah bawah kanan ia berada diluar diantara meja....
... Menaruh tongkat hitam yang ia gunakan untuk bermain biliar barusan di atas meja....
... Ia duduk di sofa lalu berbaring di sofa dengan suasana lampu sengaja dibuat redup dengan lampu yang didesain seperti ini memberi kesan hangat dalam ruangan....
... Melihat layar ponsel sendiri berniat untuk melihat-lihat sebentar sosial media tapi dia langsung tertidur dalam dua menit ia berbaring diatas sofa....
... Tiga menit kemudian....
... Hoshie mendapatkan pesan dari Xie....
... Di dalam mobil yang masih bergerak dengan kecepatan yang tidak terkendali oleh kedua orang yang berada didalam mobil sedang berkelahi untuk mempertahankan diri bukan hanya Xie yang sedang berusaha untuk mempertahankan diri sedangkan pihak yang satunya lagi dengan niat jelas ingin menghabisi lawannya dengan senjata yang ia miliki....
... Dia berhasil menggores bahu atas Xie sebelah kiri lalu perlawanan masih dilakukan olehnya tanpa ingin kerugian diterima olehnya untuk selanjutnya ia memukul perut lawannya yang menyamar sebagai salah satu bodyguard adiknya tersebut. ...
... Dia berhasil menekan menahan tubuh bangsa Blacwhe itu tapi segera dengan cepat membalikkan situasi berbalik kepada Xie....
... Dia tanpa sebuah emosi dengan wajah pucatnya sebagai ciri ciri dari bangsa Blacwhe akan segera menusuk perut Xie dengan senjata yang dikeluarkan dari telapak tangannya lalu ditangkis dengan cepat oleh Xie....
... Satu dorongan kuat dari Xie membuat makhluk di depannya sedikit kehilangan kendali membuat mobil yang mereka naiki semakin bertambah tidak terkendali di jalanan yang sudah mulai terlihat lengang pukul setengah tiga pagi dengan sedikit kendaraan yang melewati sebuah kendaraan yang melaju tidak terkendali di sebuah jalan raya ini....
... Xie sedang mencoba menendang seseorang yang sedang berusaha untuk memukul saat itu juga pintu mobil sampai terbuka dengan semakin tidak terkendali dan akhirnya berhenti menabrak sebuah tiang lampu jalan hingga roboh kedalam area pejalan kaki....
... Langsung Xie menghajar orang yang berusaha melukai dirinya dengan pukulan bertubi-tubi tapi yang mengherankan adalah orang yang ia pukul seperti tidak merasakan rasa sakit dengan gerakan yang cepat Xie menendang orang tersebut agar keluar dari dalam mobilnya tapi tidak semudah itu ia menerima apa yang direncanakan oleh Xie....
... Dia berbalik memukul wajah Xie bertubi-tubi lalu menyeret lawannya agar keluar dari dalam mobil dengan satu tangan kanan....
... Xie jatuh tersungkur jatuh dari dalam mobil dengan mesin mobil yang masih menyala....
... Jalanan yang sudah terlihat sepi seperti sengaja untuk dipilih dalam melancarkan aksinya....
... Rambut kepala Xie dijambak lalu ...
... ia menyeret Xie tanpa rasa belas kasihan tubuhnya bertambah terluka dari goresan bahan keras yang terpasang sebagai jalan untuk pejalan kaki....
... Tidak akan menyerah untuk Xie yang sudah mendapatkan banyak pukulan dia berusaha melepaskan diri. Dia menggenggam tangan dari bangsa Blacwhe itu lalu membuat tangannya sebisa mungkin terlepas dari kepalanya yang masih terseret dengan kejam....
... Tangannya terlepas dari kepala Xie....
... Dia tanpa rasa sakit memegang tangannya yang bengkak akibat perlawanan dari targetnya....
... Melihat ke arah Xie....
... Dia sedang berusaha bangkit dengan luka-luka yang ia terima dari pukulan pukulan keras dari orang yang dengan tatapan tanpa emosi itu....
... Dari kejauhan Nora sedang bersama dengan Hot memantau perkelahian keduanya yang masih berlangsung sengit....
..."Dia kan pacarmu. Kau tidak ingin membantunya?" tanya Hot....
..."Untuk apa dia setiap hari berlatih bela diri" kata Nora....
... Dia dengan permen lolipop rasa melon....
..."Ini yang ku suka dari rekan kerjaku" kata Hot....
..."Aku ingin melihat seberapa jauh dia bisa bertahan" kata Nora....
..."Kau tidak takut jika pacarmu akan mati?" tanya Hot....
..."Kita belum melihat tanda-tanda dari kematian seseorang" kata Nora....
... ...
... Nora mengambil lolipop rasa yogurt yang tadi mereka beli dari sebuah minimarket sebelum menjalankan sebuah misi dengan informasi bahwa telah terjadi penyerangan di sebuah jalan raya oleh bangsa Blacwhe kepada manusia yang mereka tahu dari radar mereka yang merasakan energi manusia yang sedang bertarung dengan salah satu bangsa Blacwhe....
... Xie tidak melihat orang yang menjadi lawannya kali ini mengeluarkan senjata senjatanya lagi dari telapak tangan....
... Dia akan menghajar Xie tapi dalam sekejap lawannya menghilang bagai tak meninggalkan bayangan sama sekali....
... Xie berputar mencari dimana orang yang sejak tadi mengincarnya hilang di depan matanya sendiri....
... Mereka berdua mengubah situasi mereka ke dalam mode tidak terlihat lalu dalam satu genggaman tangan Nora salah satu dari bangsa Blacwhe tersebut lenyap dengan kekuatannya tanpa menyentuh sama sekali raga lawan mereka....
..."Dia sudah berapa puluh kali mengambil nyawa manusia disini dari pemantauan ku dia sudah bukanlah manusia hanya tersisa beberapa persen saja selebihnya adalah bangsa Blacwhe" kata Nora....
... Dia melihat layar ponselnya mengenai identitas diri dari bangsa Blacwhe yang baru saja dilenyapkan olehnya....
..."Dia masih mencari kemana targetmu pergi" kata Hot....
... Nora menghapus ingatan kejadian perkelahian yang dialami oleh kekasihnya barusan....
__ADS_1
..."Aku tidak tahu apa tugasku disini. Jika kau sendirian saja bisa menyelesaikan masalahmu sendiri" kata Hot....
..."Apa salahnya menjadi rekan kerja yang baik" kata Nora....
..."Dia akan baik-baik saja ketika melupakan kejadian ini" kata Nora....
... Xie yang baru saja kehilangan sebagian ingatan yang ia miliki bersikap seakan tidak pernah mengalami pertarungan sebelumnya yang ia alami yang diketahui adalah mobilnya baru saja menabrak sebuah tiang lampu jalan....
... Hoshie menghubungi nomor ponsel Xie....
..."Kakak, kau ada dimana. Aku akan segera datang?" tanya Hoshie....
... Dia menghela nafas sejenak setelah menerima kenyataan bahwa ia baru saja mengalami sebuah kecelakaan lalu lintas....
... Dia yang sudah dengan kunci mobilnya yang siap untuk pergi kemana Xie ada saat ini....
..."Kau tidak perlu khawatir. Aku sudah baik-baik saja" kata Hoshie....
..."Ok. Syukurlah kalau begitu" kata Hoshie....
... Mereka berdua mendengar obrolan keduanya yang berada disekitar Xie menunggu sampai pihak kepolisian datang untuk mencatat kejadian yang dialami oleh Xie adalah sebuah kecelakaan lalu lintas....
... Dengan CCTV yang sudah dikendalikan segera oleh mereka berdua hal ini setidaknya tidak akan menimbulkan sebuah kehebohan....
..."Apa Hoshie bisa kita ajak kerjasama?" tanya Nora....
..."Entahlah" kata Hot....
..."Kau kan sahabatnya?" tanya Nora....
..."Ini bukan Nora yang kukenal" kata Hot....
..."Aku memang mudah mengubah haluan" kata Nora....
... Nora pergi meninggalkan keduanya berjalan pergi semakin menghilang lalu menyusul juga Hot meninggalkan Xie dengan para petugas kepolisian yang baru saja datang dengan membawa mobil derek....
... Rio yang baru saja pulang setelah pergi ke luar kota dengan sebuah taksi untuk mengantarnya sampai ke tempat tujuan....
..."Berhenti sebentar" kata Rio....
... Dia keluar dari dalam taksi yang berhenti tidak jauh dari Xie yang sedang berbicara kepada dua orang polisi....
... Xie yang terheran dengan kondisinya yang tidak tercium bau alkohol sama sekali padahal jelas-jelas ia tadi minum beberapa teguk bir dan sudah membuatnya mabuk....
..."Kau baik-baik saja?" tanya Rio....
... Dia melihat Rio datang....
..."Ini hanya kecelakaan ringan" kata Xie...
... Mobilnya diderek oleh pihak kepolisian....
... Ia bisa mengambil mobilnya besok pagi setelah mendapatkan surat bukti dari kepolisian atas kecelakaan yang baru saja ia alami baru saja....
..."Bagaimana jika ku antar pulang?" tanya Rio....
... Tidak bisa menolak bantuan dari pacar adiknya itu lalu ia menerima bantuan dari Rio dengan menggunakan taksi yang sedang digunakan oleh Rio untuk membawanya sampai dirumah....
... Dia duduk di sebelah kiri Rio....
... Entah kenapa ia kembali dalam kondisi seperti sedang mabuk seperti saat sebelum mengalami kecelakaan. Dia memilih untuk memejamkan kedua matanya terlelap tidur di kursi penumpang bagian belakang taksi bersebelahan dengan Rio....
... Rio sedang mengubah alamat tempat dari alamat yang akan dituju dari aplikasi ponsel yang sedang digunakan saat ini untuk memesan taksi ulang yang ia dan Xie naiki....
... Melihat ke arah Xie....
... Dalam hatinya berbicara menebak kondisi Xie....
..."Sepertinya, ia baru saja minum" kata Rio....
... Taksi bergerak menuju ke arah rumah Xie....
... Rio juga bersandar di kursi belakang transportasi roda empat yang ia gunakan....
... Dia menghela nafas melihat ke arah luar jendela mobil yang tertutup di sisi kanan....
... Dia dengan kisah asmaranya yang sudah kandas....
..."Salahkah aku merindukannya?" tanya Rio....
..."Entahlah. Sudah tidak ada kata maaf untukku bagi Dashie" kata Rio....
... Dia menyilangkan kedua tangannya di bagian depan tubuhnya lalu menutup mata berusaha untuk merenungkan kembali apa yang sudah terjadi....
..."Seharusnya dia menjauh darinya tetapi itu tidak mungkin untuk mereka" kata Rio....
..."Siapa yang tidak curiga dengan kedekatan mereka yang seperti itu melebihi kedekatan ku bersama dengan Dashie" kata Rio....
... Hoshie yang sedang bersama dengan Hot di ruangan istirahat khusus untuk dirinya sedang berbaring berusaha tidur ditempat tidur sedangkan Oryn di sofa hijau gelap dengan santai bantal dibawah kepalanya menikmati masker yang ia pakai sebelum tidur. ...
..."Apa kau mendapatkan pesan dari Xie?" tanya Hot....
... Melihat ke arah Oryn yang sedang memakai sheet mask....
..."Ya. Memang kenapa, apa hubungannya dengan mu?" tanya Hoshie....
__ADS_1
..."Dia. Rahasia" kata Hot....
... Hoshie menerima pesan dari Xie dengan kondisi ponsel yang sedang di charger diatas meja....