Call Me, You?

Call Me, You?
Chapter 33: Dia telah kembali.


__ADS_3

... Chapter 33: Dia telah kembali....


... Pesta ulang tahun sedang diadakan di sebuah hotel mewah diselenggarakan oleh Aka di malam ini satu persatu teman teman dan sahabatnya datang....


... Aka menyambut mereka dengan ramah senyum sapa dari gadis yang sudah menginjak dua puluh tahun ini....


... Mereka yang hadir disana juga menanyakan kemana pacarnya yang belum datang dan gadis ini menjawab dengan manis kata kata untuk mereka padahal sejak kejadian tadi pagi itu ponsel mantan kekasihnya sudah tidak bisa dihubungi hingga malam ini pesta sudah dimulai....


... Tidak mungkin gadis ini berkata jujur bahwa mereka sudah putus di hari ulang tahunnya sendiri hal itu hanya akan membuatnya malu saja....


..."Dashie" kata Aka....


... Seseorang mengunggah love relationship dengan siapa saat ini di akun sosial media miliknya sendiri lalu notifikasi itu muncul terdengar di ponsel Aka....


... Aka melihat postingan dari Hoshie....


... Dashie datang dengan gaun putih yang diberikan dari Callie sengaja untuk bisa di pakai di pesta malam ini cantik bukan hanya gaun yang dipakai oleh gadis ini tapi seorang Dashie yang sebenarnya kecantikan yang diketahui oleh Hoshie terus di rahasiakan oleh pemuda itu yang sedang menunggu dengan masih memakai pakaian rumah sakit juga dengan mantra "Dugas" tidak bisa terlihat dengan orang orang disana menunggu sesuatu yang dia harapkan....


... Langsung Aka marah setelah melihat dan membaca postingan dari Hoshie yang menyatakan bahwa Hoshie sudah berpacaran dengan Dashie sengaja dilakukan oleh mantan pacarnya agar mereka benar benar putus tanpa harus banyak menjelaskan banyak penjelasan....


... Orang orang juga mendapatkan notifikasi yang sama seperti apa yang diterima oleh Aka....


... Suara itu terdengar keras menghentikan aktifitas di dalam pesta bahkan untuk Ved yang sedang berbicara bisnis dengan rekan lamanya yang berbeda sekolah menengah dulu yang sama sama suka bisnis....


... Membentak....


..."Kau merebut Hoshie dariku!" kata Aka....


... Dashie belum mengerti apa yang sebenarnya ada di pikiran temannya itu sampai tega menampar wajah sebelah kirinya memerah tampak setelah mendapatkan tamparan....


..."Kau?" tanya Dashie....


... Hoshie datang dengan pakaian masih menggunakan setelan biru pasien rumah sakit menghampiri kedua gadis yang sedang memanas itu cepat menggandeng tangan kiri Dashie....


..."Semua sudah jelaskan" kata hoshie....


... Semua melihat ini semua terkejut tapi semua juga tahu kalau sebelum Aka menjadi pacar dari Hoshie, Dashie lebih dulu dekat dengan Hoshie selama dua tahun lalu....


..."Dasar berengsek!" kata Aka....


... Aka ingin sekali menampar wajah mantan pacarnya itu lalu segera tangannya yang belum terangkat mengepal menahan marah di tahan Ved agar tidak melayang sekali lagi kepada orang lain....


..."Cukup" kata Ved....


... Hoshie tidak ingin semua akan berakhir jauh lebih buruk dari ini lalu pergi menarik tangan kiri Dashie agar mau mengikutinya tapi perjalanan belum melewati sebuah pintu keluar hotel itu gadis ini melepas genggaman tangan dari Hoshie....


... Menatap wajah dengan tegas....


..."Kau ingin tetap disini?" tanya Hoshie....


... Tidak mungkin untuk Dashie tetap disana di pesta itu. Akhirnya, dia memutuskan untuk pergi dari tempat itu berjalan di depan mendahului Hoshie yang kemudian tetap mengikuti kemana gadis di depannya pergi....


... ...


... Mengikuti jalan yang mengarah pergi meninggalkan arah pantai meninggalkan jauh makin jauh dengan langkah demi langkah dengan sepatu berhak tinggi indah yang sedang Dashie gunakan....


..."Kakimu sudah terluka lepaskan itu" kata Hoshie....


... Memandang Dashie kepada Hoshie....


..."Kau ingin putus dengannya tapi kenapa harus bawa bawa aku" kata Dashie....


... Pinggir jalan ramai dengan orang orang disana baik yang sedang membeli kerajinan kerajinan tangan di toko toko di sekitar mereka dan kendaraan kendaraan yang melintasi di jalan....


..."Kau sudah terbiasa kan dengan ini" kata Hoshie....


... Bertanya jauh lebih tegas ekspresi untuk pemuda didepannya....


..."Apa aku harus di tampar juga?" tanya Dashie....


... Ide itu muncul dari isi kepala Hoshie datang begitu saja....


..."Apa harus seperti itu?" tanya Hoshie....


... ...


..."Sorry" kata Hoshie....


... Hening dan Dashie kaget setelah Hoshie baru saja mencium pipi sebelah kiri gadis ini setelah tadi ditampar oleh mantan pacar Hoshie....


... Marah....


..."Kau!" kata Dashie....


... Ini luar biasa Hoshie tiba tiba saja jatuh pingsan setelah mencium pipi Dashie....


..."Aku tahu kau sedang berpura pura" kata Dashie....


... Melanjutkan arah kemana dia akan pergi beberapa langkah dia melangkah dan tak ada suara dari Hoshie yang terbangun yang dianggap sedang pura pura pingsan padahal beneran pingsan....


... Kembali kemudian Dashie kepada Hoshie membangunkan membantunya sadar tapi belum juga sadar. ...


... Meminta tolong kepada orang orang disekitar mereka....


... Dua puluh menit kemudian Hoshie dengan selang infus kembali menusuk jarum infus di bagian tubuhnya itu mengalirkan cairan obat lagi dan Dashie juga ada disana melihat kondisi Hoshie yang sedang tertidur....


..."Pipinya lucu tapi tidak orangnya" kata Dashie....


... Luc datang....


..."Dia pasti selalu merepotkanmu" kata Luc....


... Tak banyak percakapan setelah Luc datang lalu Dashie berpamitan kepada Luc untuk segera pulang....


..."Kau tidak memakai jaket diluar sangat dingin" kats Luc....


... Dashie memakai gaun dengan lengan terbuka dan itu cukup dingin jika beradai luar tanpa baju pelapis lain....


... Luc akan melempar jaket milik Hoshie yang dia bawa dari rumah dari dalam tas jinjing hitam....

__ADS_1


..."Aku memakai ini" kata Dashie....


... Sweater merah muda yang memang miliknya yang tadi pagi dipakai oleh Hoshie ketika tadi pagi baru datang ke rumah sakit....


..."Aku tahu itu milik siapa" kata Luc....


... Di bibir pantai....


... Aka ada bersama dengan Ved juga kakaknya yaitu Brees di depan gedung hotel jauh dari hotel tempat pesta berakhir lebih awal dari seharusnya ini sangat dan sesuai harapan dari kedua orang yang disayang oleh Aka....


..."Meski kau menangis darah dia tidak akan kembali padamu" kata Ved....


..."Ini jauh lebih baik untukmu tapi bagaimana dengan teman kalian tadi" kata Brees....


... Aka memukul pundak sebelah kiri kakaknya cukup keras....


... Dia terima terima saja....


..."Aku benarkan jika khawatir padanya" kata Brees....


... Ved minum kopi di kaleng dari tangan kanan duduk disana di bebatuan besar pantai....


..."Ternyata aku dan dia hanya sebatas sahabat" kata Ved....


... Pendapatnya mengartikan cinta bertepuk sebelah tangan itu memang adalah kisahnya bersama dengan Dashie hanya sebuah mimpi yang tidak bisa digapai suasana hati yang terasa aneh rasa sakit muncul membuat hatinya merasakan sesuatu hal yang selama ini ditolaknya berulangkali kisah cinta bertepuk sebelah tangan....


..."Dia berperang menembak segala arah tidak berdarah" kata Ved....


... Brees tertawa jahat mendengar betapa puitis tidak biasa untuk Ved....


..."Ha ha ha" ...


... Menambahkan rasa puas dengan keadaan mimpinya yang terkabul untuk adiknya....


..."Kau tidak perlu berkata jujur" kata Brees....


... Brees menawarkan senjata lain untuk membantu menghancurkan perasaan Ved....


..."Kau perlu bantuanku?" tanya Brees....


... Melirik kearah Brees....


..."Bantuan apa?" tanya Ved....


... Memberikan awalan bantuan dorongan semangat untuk Ved yang pura pura tegar dan baik baik saja....


... Brees menatap laut depan pantai dengan ombak ombak datang dan pergi hentakan hentakan pukulan pukulan menerpa pasir pantai....


... Jarrel yang baru saja datang heran kenapa pesta sudah berakhir sedangkan dia sampai terburu buru menyelesaikan pekerjaan jasa penyewaan rumah huni tadi setelah datang dia tidak menemukan kabar apapun mengapa pesta berakhir di sana tak ada siapapun selain para bodyguard dan para pelayan yang membereskan sisa pesta....


... Jarrel menghampiri salah satu pelayan yang membawa banyak piring yang belum terpakai diatas meja dorong....


... Mendapat jawaban dari pertanyaannya....


..."Pesta sudah selesai sejak tadi" kata pelayan wanita....


... Itu saja yang dia dapat dengan bertanya dari empat para karyawan hotel....


..."Lebih baik aku pulang dan langsung tidur" kata Jarrel....


... Di tempat dimana banyak orang disana dari berbagai usia di pukul delapan malam lebih tiga menit sedang makan malam di meja mereka masih masing ada seorang gadis dengan memakai gaun putih dan sweater merah muda duduk di salah satu meja cafe bertema kopi itu dengan meja terisi banyak sandwich berbagai varian diatas piring sajian bundar lebar diatas meja....


... Seorang pria tampan ikut bergabung dengan Dashie yang sedang makan malam sendirian di dalam kafe....


... Menyapa....


..."Kau disini?" tanya Dashie....


... Mulai memakan sandwich dengan isian ayam tepung crispy....


... Mengunyah menikmati gigitan pertama makan malam lalu meminum air soda di meja yang sama dengan yang Dashie gunakan....


..."Aku lapar" kata Jarrel....


... Memakan menu makanan yang sudah mereka pesan tanpa obrolan banyak di sepuluh meniit yang sudah berlalu untuk mereka duduk disana saling berhadapan di satu meja yang sama....


..."Tidak penting apa yang sudah terjadi tapi … aku baru tahu kau cantik memakai gaun itu" kata jarrel....


... Dashie sudah mau memulai percakapan diantara mereka lagi....


..."Aku sudah tahu kau selalu menarik perhatian dengan apapun yang kau kenakan" kata Dashie....


... Jarrel mengiyakan apa yang di katakan Dashie....


..."Itu berarti aku sangat tampan" kata Jarrel....


... Tawa mereka datang lagi ikut meramaikan ruang kafe....


... Jarrel melihat dengan teliti mengingat gaun yang di pakai oleh Dashie saat ini seperti gaun yang pernah dia lihat sebelumnya di suatu tempat....


... Menemukan jawaban dari pertanyaan yang ada dipikiran....


..."Gaun itu seperti karya desain ibuku" kata Jarrel....


... Memastikan lagi....


..."Sudahlah, aku sedang makan dengan Dashie" kata Jarrel....


... Dashie menawarkan sandwich miliknya kepada Jarrel memilihkan varian sandwich sesuai selera dari sahabatnya itu....


..."Kita bisa pergi ke tempat yang jauh. Apa kau lelah dengan semua ini?" tanya Jarrel....


... Dashie tidak menjawab dia melanjutkan makan tapi tetap mendengarkan apa yang dikatakan oleh Jarrel lalu dia berlari pergi dari kafe itu meninggalkan Jarrel yang sedang mengajaknya bicara. ...


... Butuh waktu lima menit untuk sampai di rumah sakit dia berlari menyimpan rasa sedih itu menuju tempat itu....


... Dia tiba membuka pintu itu....


... Luc ada disana di tempat Hoshie yang baru saja terbangun....

__ADS_1


..."Aku tadi mencarimu" kata Hoshie....


... ...


... Dari depan pintu ruang rawat Hoshie berkata cukup keras....


..."Bolehkah aku memelukmu?" tanya Dashie....


... Hoshie agak kaget sambil melirik pada sahabatnya yang jauh lebih kaget ada orang yang meminta izin ketika ada seorang gadis ingin memeluknya terasa agak canggung....


...Jawaban dari Hoshie....


..."Lakukan saja" kata Hoshie....


... Segera Dashie berjalan cepat pada Hoshie memeluknya membaca situasi ini Luc bergerak pergi meninggalkan mereka berdua di ruangan itu....


... Hoshie menerima pelukan Dashie dia juga memeluk Dashie....


..."Kau menangis" kata Hoshie....


... Dashie tidak berkata dalam pertanyaan pertama ini dan menenangkan Dashie yang sedang menangis terisak lagi dia mendengarnya lagi....


..."Akhirnya, kau sudah mau terbuka denganku" kata Hoshie....


... Dashie sudah duduk di sebelah Hoshie disebelah kanan tempat istirahat Hoshie dengan selang infus....


..."Jangan menangis lagi nanti aku bisa menciummu" kata Hoshie....


... Tertawa kecil tapi dia juga tambah nangis....


..."Kau selalu seperti ini" kata Dashie....


... Menjadi serba salah....


..."Aku tetap akan mencintaimu sekali ini percaya padaku" kata Hoshie....


... Mengusap air mata Dashie....


..."Apa kita bisa seperti itu" kata Dashie....


... Kata kata Dashie belum berakhir untuk Hoshie yang sedang mengusap air mata di pipi Dashie....


..."Menjadi seperti itu tidak mungkin" kata Dashie....


... Tertawa dan tidak marah....


..."Pipimu lucu sekali" kata Hoshie....


... ...


... Kedua tangan Dashi di genggam oleh Hoshie lalu dia seperti terkena sengatan listrik lagi seperti ini lagi terulang lagi perlahan melepas tangan Dashie dengan rasa sakit yang didapat....


..."Kau ingin aku mengusir Luc dan kamu tidur di sofa disana atau bagaimana?" tanya Hoshie....


... Luc datang dan membawa makanan manis dalam beberapa kotak....


..."Kenapa kalian melihatku seperti itu?" tanya Luc....


... Hoshie tetaplah Hoshie bagi Luc....


..."Apakah kau mau ku usir dari ruangan ini?" tanya Hoshie....


... Santai menaruh box box yang berisi makanan manis diatas meja sofa rumah sakit....


..."Aku ingin mengganggu kalian juga tetap disini" kata Luc....


..."Ya kan Dashie?" tanya Luc melihat Dashie....


... Tersenyum manis seperti biasa orang yang dianggap sebagai kakaknya sendiri....


..."Apa yang bisa ku bantu?" tanya Dashie....


... Luc dengan kemurahan hatinya kepada Dashie....


..."Kau bisa memilih kue kue ini untukmu sendiri" kata Luc....


... Semua yang Luc bawa adalah kue kue kesukaan  dari Dashie tidak untuk Hoshie sahabatnya itu tidak jadi kesal setelah kebaikan yang ia terima dari tadi sepulang kerja Luc untuk Hoshie....


..."Ketika kalian sudah berkencan sungguhan katakan padaku" kata Luc....


... Dia tidak salah menduga bahwa mereka berdua belum berkencan meski mungkin orang lain akan salah paham jika mereka terlihat bersama untuk saat ini....


..."Ini untuk mu" kata Luc melempar satu buah apel hijau dan Hoshie akan menangkap buah darinya....


... Apel itu jatuh di perutnya tepat disana membuat perutnya sedikit merasakan sakit....


... Hoshie menggigit apel di tangan....


..."Ini sudah dicuci?" tanya Hoshie....


... Senyum jahat....


..."Belum" kata Luc....


... Hoshie mengambil tisu basah yang tersedia di meja disebelah kanan ranjang mengelap apel dari Luc....


... Mengelap bagian luar apel lalu melempar tisu yang digunakan untuk mengelap apel ke tempat sampah kecil di ruangan itu kemudian  melanjutkan memakan apel lagi....


... Luc sedang mengajak ngobrol Dashie sedangkan Hoshie merasa bahwa dia tidak diperhatikan oleh mereka....


... Ngambek....


..."Kalian akrab sekali masih ada aku disini" kata Hoshie....


... Luc sengaja membuat agar Dashie tidak fokus terus dengan Hoshie....


... Berteriak lagi memanggil Dashie....


..."Dashie!" kata Hoshie....

__ADS_1


... Luc terus membuat agar Dashie tidak berpaling kepada sahabatnya....


__ADS_2