
...Chapter 175: Dia cantik bukan?....
..."Pergi dari sini" kata Jarrel....
... Hoshie berniat mencari Dashie tapi mengingat salah satu pekerjaan yang harus diperiksa sendiri jadi ikutan kaya teman kuliahnya itu Si Jarrel yang juga ada ditempat yang sama di pusat perbelanjaan tersebut....
... Dia memeriksa bagaimana reaksi peluncuran produk terbaru di perusahaan kecantikan yang ibunya tangani dengan brand ambassador seorang pria yang merupakan aktor sekaligus penyanyi itu....
..."Disini ada Beckett. Kau tidak kemari?" tanya Hoshie....
..."Aku hanya butuh Oryn Mason tidak yang lain" jawab Ghazi....
... Obrolan mereka berakhir....
..."Ghazi!" panggil Hoshie....
..."Ya, ditutup" kata Hoshie....
... Dia kembali dengan pekerjaannya saat ini dengan ditemani Jarrel yang juga sedang memeriksa kondisi situasi mall sejak pukul setengah tujuh malam ini sebelum Hoshie datang ke tempat ini....
..."Apa hidupmu selalu seperti ini. Membosankan" kata Hoshie....
..."Berhenti mengganggu pekerjaan orang lain. Kau masih perlu makan meski sudah kaya" kata Jarrel....
... Nawa yang melihat kekacauan ini....
... Dia menilai dengan pandangannya sendiri....
..."Tingkah mereka kaya bocah" kata Nawa....
... Namir ikutan merespon....
..."Apa obrolan orang kaya seperti itu?" tanya Namir....
..."Tidak juga. Jangan dengarkan orang-orang itu" kata Nawa....
..."Mereka sesat" kata Nawa....
... Remaja laki-laki ini melihat keriuhan para pengunjung mall yang membludak dengan waktu fan meeting yang akan berlangsung selama tiga puluh menit yang sudah dijelaskan oleh Jarrel yang didengar oleh keduanya dari obrolan yang mereka lakukan....
... Hoshie mendapatkan pesan dari Dashie bahwa dia akan tiba di mall tersebut....
... Di sebuah tempat makan di salah satu toko makanan di mall tersebut....
..."Kau suka sekali makan sandwich?" tanya Hoshie....
..."Ya" jawab Dashie....
... Dia yang lagi pengen tanya-tanya terus. ...
..."Apa nggak bosen?" tanya Hoshie....
..."Nggak juga" jawab Dashie....
..."Setiap hari?" tanya Hoshie....
... Mengangguk....
..."Hmmm" jawab Dashie....
... Menunjuk diri sendiri....
..."Aku?" tanya Hoshie....
... Sambil makan sandwich beef dan salad merah....
... Dia terlihat santai ketika mengatakan itu....
..."Aku suka bertemu Hoshie setiap hari" jawab Dashie....
... Antusias....
..."Sungguh?" tanya Hoshie....
... Mengangguk lagi sambil makan sandwich lagi....
..."Ehmmm" kata Dashie....
... Dashie terlihat lucu ketika mengiyakan pertanyaan dari Hoshie....
... Hoshie....
... Dia jadi senang dengan jawaban yang ia dapat....
... Mengambil sesuatu dari bawah dagu Dashie....
..."Ohhh. Makasih" kata Dashie....
... Wanita ini juga melakukan perhatian yang sama seperti apa yang dilakukan oleh Hoshie padanya....
..."Sudah" kata Dashie....
..."Makasih" kata Hoshie....
... Dia dan senyum menyejukkan hati pria yang sedang tergila-gila sekali lagi dengan wanita yang berada satu meja dengannya itu....
... Meja lain....
... Usil....
... Sebuah ide yang cukup menarik untuk Nawa....
..."Bagaimana kalau kita buat mereka putus?" tanya Nawa....
... Sambil makan sandwich chicken fillet....
... Serius....
..."Ide gila macam apa itu!" kata Namir....
..."Ini ideku" kata Nawa....
... Hati malaikat sahabatnya itu datang....
..."Jangan begitu. Nanti, salah satu dari mereka bakal nangis" kata Namir....
... Dia dengan kegilaannya tidak bisa ditebak....
..."Kita bisa membuat keduanya nangis malah" kata Nawa....
... Ekspresi tidak percaya....
..."Kau memang diluar nalar" kata Namir....
... Kembali dalam mode orang normal....
..."Hey. Santai saja, aku hanya membahas sesuatu yang tidak ingin semua itu terjadi kepada mereka" kata Nawa....
... Makin sadar....
..."Kalau dipikir itu ada benarnya" kata Namir....
... Melirik ke arah Dashie dan Hoshie....
..."Mereka selalu seperti ini?" tanya Namir....
..."Apa mereka sudah jadian?" tanya Namir....
... Menggelengkan kepalanya sebagai jawaban yang ia berikan atas jawaban yang Namir terima....
... Teringat sesuatu....
..."Kayaknya kita lupa sesuatu" kata Nawa....
..."Apaan?" tanya Namir....
..."Kita sering kemari berlima tapi besoknya lagi kita jarang banget kemari" kata Nawa....
... ...
... Merasa teringatkan kembali akan sesuatu yang membuat mereka tidak pernah lupa akan kehadiran orang itu....
..."Ingat nggak siapa diantara kita yang paling nyebelin" kata Namir....
..."Kayaknya aku" kata Nawa....
..."Yang lebih dari kamu" kata Namir....
... Dia ketawa....
... Lalu diam sejenak....
... Mode normal....
..."Aku ingat dia" kata Nawa....
..."Aku juga" lanjut Namir....
... Minum lemon soda....
... Selesai meminum minuman dalam gelas....
..."Kapan kita melihat Bloom lagi?" tanya Namir....
... Sedih....
__ADS_1
..."Aku harap dia bisa segera ditemukan" kata Nawa....
... Namir mengangguk untuk harapan Nawa....
... Di meja lain....
... Dari arahnya Hoshie sedang duduk menghadap ke arah barat berhadapan dengan Dashie melihat sebuah pemandangan yang tidak biasa juga terlihat lebih aneh untuknya melihat hal ini....
... Kembali melihat ke arah Dashie....
..."Dashie" panggil Hoshie....
..."Ya" kata Dashie....
..."Sebentar" kata Hoshie....
... Dia menutup mata Dashie dengan tangan kirinya ketika dua orang akan segera datang ke arah tempat mereka makan yang Hoshie kira hanya akan lewat saja tapi malah masuk ke dalam tempat yang sama....
..."Ada apa?" tanya Dashie....
... Hoshie melepas tangannya....
... Bisa dibilang kejutan atau apapun itu hanya Dashie yang bisa menyimpulkan dan memutuskan apakah tetap akan menghabiskan makanan yang ada dimeja atau pergi....
... Hoshie menunggu keputusan dari Dashie....
... ...
... Menelan sedikit selada berwarna merah yang ia makan di detik keempat sebelumnya lalu minum lemon soda iced dari dalam gelas....
..."Tidak apa-apa terus disini atau kita … " kata Hoshie....
... Wajah tenang....
..."Ayo kita habiskan makanan ini" kata Dashie....
... Seymour ada disana bersama dengan Rio....
... Hoshie agak merinding ketika melihat pemandangan ini terlebih lagi orang yang ada di sebelah mantan kekasih Dashie adalah mantan kekasihnya yang juga tidak juga ia setuju jika orang yang pernah dulu ia sayang bisa dekat-dekat dengan orang yang menyebalkan seperti Rio ini....
... Melihat bagaimana Seymour bersikap kepada Rio....
..."Wahhh. Ini sudah jelas" kata Hoshie....
... ...
... Tentang Rio....
..."Tapi, apakah dia tidak tahu kalau dia mantan pacarku" kata Hoshie....
..."Dia memang pintar memilih" kata Hoshie....
... Khawatir....
..."Dia selalu baik bahkan ketika diputuskan oleh ku tapi apakah ini berlaku untuknya?" tanya Hoshie....
... Melihat dunia....
..."Kita tidak pernah melihat sisi jahat dari orang baik seperti dia" kata Hoshie....
... Hoshie terlihat lebih pendiam ketika mantan kekasihnya datang bersama dengan mantan kekasih wanita yang ia sayang lebih pendiam dari Dashie terlihat dari sikapnya yang lebih tenang memakan sandwich dengan tangan kanannya itu dengan jarak waktu yang dipercepat dalam memakan makanan yang ia genggam erat saat ini....
... Tak bisa lepas dari perhatian dari Dashie....
... Perhatian....
..."Apa kau sakit lagi?" tanya Dashie....
... Natural....
... Meraih tangan kiri Hoshie....
... Agak kaget....
..."Ohh. Aku baik-baik saja" kata Hoshie....
... Melepas tangan Hoshie....
..."Oke" kata Dashie....
... Sedikit demi sedikit mengalihkan apa yang seharusnya tidak dilihat dengan mereka berdua tidak begitu memperhatikan dan mau melihat secara detail dua pasang kekasih sedang bermesraan di dekat mereka lebih kepada memfokuskan bagaimana mereka bersikap dengan kemajuan pertemanan mereka sendiri....
... Tapi, itu sulit....
... Dia dengan sifatnya yang mudah memberikan kasih sayang yang bukan berarti murahan sudah diakui oleh Hoshie....
... Dia agak takut kalau Dashie bisa salah paham kepadanya dan menanyakan hal yang bisa membuatnya tidak bisa menjawab pertanyaan yang tidak terduga dari wanita di depannya sekarang....
... Dia bersandar di pundak sebelah kanan Rio sambil menunggu pesanan mereka datang....
... Rio yang lebih fokus main ponsel....
... Seymour yang tidak suka dengan situasi ini....
..."Kau suka makan stroberi kan?" tanya Seymour....
... Melihat layar ponsel....
..."Emmmm" jawab Rio....
..."Apakah aku seperti stroberi?" tanya Seymour....
... Dia nggak terlalu fokus dengan pertanyaan itu....
..."Ya" jawab Rio....
... Dia terdiam lalu tersadar dengan jawaban yang ia berikan....
... Melirik ke arah Seymour....
... Dia dan tatapan kecantikan yang menakutkan....
..."Kau tidak bisa lepas dariku" kata Seymour....
... Dia jauh lebih penurut....
... Dia belum berakhir dengan kalimat selanjutnya....
..."Dulu aku tidak tega melakukan ini pada mantan pacarku" kata Seymour....
... Dia meremas wajah boneka beruang yang diberikan oleh Rio padanya tadi....
... Melirik ke arah Rio....
..."Bisakah itu berlaku padamu" kata Seymour....
... Menaruh ponselnya di atas meja dan lebih fokus dengan wanita yang ada disebelahnya itu....
... Dashie mendengar obrolan mereka bukan hanya dia tapi orang-orang disana juga tapi tidak mendapatkan respon lebih dari mereka berdua....
... Dashie....
... Suara pelan tapi membuat jantungnya berdetak agak naik turun....
... ...
... Hoshie....
... Panik....
... Menangkap tatapan mata Dashie....
... Ketakutan....
..."Kenapa lagi. Aku sudah putus dengannya?" tanya Hoshie....
... Berbisik....
..."Sepertinya aku tidak perlu tahu semua itu" kata Dashie....
... Justru kata-kata itu semakin mengikat Hoshie agar jangan sampai macam-macam dengan arti hubungan pertemanan mereka....
... Dia jadi serba salah....
... Dashie meraih tangan sebelah kiri Hoshie lagi....
..."Kenapa?" tanya Hoshie....
... Dia menggenggam erat tangan Hoshie lalu ia merasakan rasa sakit yang lumayan dari tekanan tangan Dashie....
... Menahan rasa sakit....
..."Apa aku berbuat salah lagi?" tanya Hoshie....
... Wajah cute....
..."Tidak" jawab Dashie....
... Melepas tangannya dari menggenggam tangan Hoshie....
..."Sorry. Sengaja" kata Dashie....
... Dia dan kesimpulannya....
..."Jelas-jelas kau menyukai ku" kata Hoshie....
__ADS_1
... Dia ngambek dengan aksinya memelas minta mereka berdua segera jadian....
..."Ayolah" kata Hoshie....
... Masih memohon....
..."Ayo terima aku" kata Hoshie....
... Dashie tidak menjawabnya lagi....
... Dia, Hoshie makin nggak mau nunggu lagi tapi harus dipaksa nunggu kalau nggak bisa sabar sudah alamat dia bakalan nggak bisa ketemu lagi sama orang yang dia sayang ini....
..."Bisa gawat" kata Hoshie....
... Dia mengajukan keinginan kepada Dashie tapi lebih tepatnya bendera putih sebagai tanda menyerah....
... Tangan kanan dinaikkan keatas....
..."Aku ingin cerita ini happy ending" kata Hoshie....
... Tiba-tiba di dalam ruangan itu hening....
... Menarik segera tangan Hoshie....
..."Oke. Oke" kata Dashie....
... Inisiatif....
..."Cium aku?" tanya Hoshie....
... Dia tak sadar....
..."O … " kata Dashie....
... Melepas tangan Hoshie segera....
... Jadi ngambek merubah suasana hatinya yang mulai luluh akibat kode bendera putih yang diberikan oleh orang didepannya saat ini....
..."Tapi tanganku sakit" kata Hoshie....
... Menunjuk ke arah tangan yang tadi digenggam erat oleh Dashie....
... Bicara realita....
..."Kau biasa dipukul. Ini tidak mungkin sakit" kata Dashie....
..."Oh ya. Aku lupa" kata Hoshie....
... Dia dengan keusilannya....
..."Tapi, kapan kita melakukanya?" tanya Hoshie....
... Dia dengan jawaban yang selalu ada saja....
... Melirik ke arah mantan kekasihnya yang juga disaksikan oleh Hoshie apa yang sedang dilakukan oleh Dashie....
... Mengalah....
..."Oke. Oke, aku tidak akan meminta itu lagi" kata Hoshie....
... Dashie mode self heart lagi....
..."Bisakah kita … . Ahhh, tidak jadi" kata Dashie....
... Penasaran....
..."Kita?" tanya Hoshie....
... Mendekat menatap ke arah Dashie lebih dari jaraknya sebelumnya berjarak lima puluh sentimeter kini mendekat sekitar sepuluh sentimeter....
..."Hmm?" tanya Hoshie....
... Pelan mendorong Hoshie ke belakang menjauh dari hadapannya sekarang....
... Menjauh sepuluh sentimeter lagi dari jarak sepuluh sentimeter sebelumnya kira-kira perhitungan itu....
... ...
... Hening....
..."Aku masih ingin bertemu denganmu lagi" kata Hoshie....
... Dashie menatap Hoshie sambil tersenyum manis....
... Menyentuh wajah sebelah kiri Hoshie....
..."Kau yang terbaik untukku" kata Dashie....
... Senyum cinta untuk Dashie dari Hoshie yang jadi tambah sayang kepada Dashie meraih tangannya dari wajahnya lalu menggenggam erat tangan kanan Dashie....
... Dia dengan pertanyaan selanjutnya....
..."Aku belum pernah bertanya ini sebelumnya" kata Dashie....
... Menunggu....
... Hoshie jadi penasaran....
..."Kau menunggu pertanyaanku. Pasti?" tanya Dashie....
... Mengangguk....
... Dia bukan penasaran ekspresi yang diperlihatkan kepada Hoshie....
..."Apa tipe wanita idealmu?" tanya Dashie....
..."Dashie" jawab Hoshie....
... Menggelengkan kepalanya merasa tidak percaya dengan jawaban yang ia terima....
... Dia sampai nyebutin nama lengkap gadis yang ia sayang ini....
..."Dashie Copeland" jawab Hoshie lagi....
... Masih menggelengkan kepala dengan jawaban yang ia terima....
... Balik tanya....
..."Apa Dashie sayang Hoshie Hartley?" tanya Hoshie....
... Melihat kedua mata Hoshie lalu mengangguk imut sambil makan tomat cherry....
... Hoshie menunggu kepastian....
... Santai....
..."Ya. Aku sayang Hoshie Hartley" jawab Dashie....
... Memastikan lagi....
..."Ayo kita jadian?" tanya Hoshie....
... Dia langsung menjawab dengan semangat....
..."Aku sayang Hoshie Hartley" jawab Dashie....
... Jawaban yang membuatnya senang tapi sedikit membuat hatinya tersiksa dengan kasih sayang yang diberikan oleh Dashie ini....
... Jadi, mereka saat ini lebih fokus menghabiskan makanan yang hampir habis di meja tempat mereka makan malam bersama....
... Di meja yang lain sudah habis dengan menu makanan yang mereka pesan tapi dua orang yang mereka tunggu belum juga datang....
..."Ayo kita temui mereka" kata Namir....
... Nawa minum lemon soda miliknya lagi....
... Mengangguk....
... Mengambil tas dan jaket hitamnya yang ada di kursi tempatnya bersandar barusan tidak ketinggalan juga tas ransel hitamnya ia pakai lagi....
... Mereka berdua pergi melewati dua orang yang memilih untuk menenangkan diri dari obrolan yang terkesan ringan tapi sebenarnya sangat berat untuk didiskusikan mengingat dari salah satu pihak selalu menghindar membahas tentang arah hubungan pertemanan mereka akan berakhir kemana belum diputuskan hingga kini....
... Makanan mereka sudah selesai habis disantap lalu memutuskan pergi dari ruangan restoran cepat saji tersebut....
... Melewati meja Dashie dan Hoshie....
... Kedua orang dari mantan kekasih dua orang masing-masing yang masih ada didalam tempat itu melihat keduanya tanpa ekspresi sedang bertengkar atau salah paham akan keluar dari dalam restoran....
... Seymour dan Rio masih memperhatikan mereka berdua dari dalam ruangan untuk memastikan seberapa dekat keduanya....
... Dari arah belakang keduanya melihat....
... Dashie meraih lengan Hoshie sebelah kanan lalu mendekatkan diri membisikkan sesuatu di telinga Hoshie dengan tangan kanan menutup sebagian wajahnya di sebelah kanan yang sedang berbicara sesuatu....
... Mereka berdua terlihat tertawa setelah itu....
... ...
... Setelah itu terlihat candaan yang saling dilempar oleh keduanya dengan menabrakkan sedikit siku mereka di lengan orang disamping mereka masing-masing....
... Pura-pura tidak tahu kalau Dashie adalah mantan kekasih dari Rio....
... Melihat ke arah Rio....
..."Dia cantik bukan?" tanya Seymour....
__ADS_1