Call Me, You?

Call Me, You?
Chapter 63: Tidak nyata.


__ADS_3

...Chapter 63: Tidak nyata....


... Hari terakhir ketika Ren masih terlihat....


... Melihat ke sekitar....


... Tidak seperti biasanya udara malam ini ikut bekerjasama menambah kesunyian di sebuah perhentian bus....


... Mengambil uang dari dalam saku celana jeans pendek biru muda lalu memasukkannya ke dalam kotak mesin minuman kaleng yang tersedia di depan sebuah penginapan dekat kota....


... Memilih minuman yang akan dibeli. ...


... Pria berkemeja biru lengan panjang dengan kancing tidak dipasang dan kaos putih ini mengambil minuman yang sudah keluar dari mesin minuman....


... Membuka kaleng soda lalu melihat ke arah sekitar sekali lagi....


..."Ini baru pukul delapan malam, kenapa sudah sesepi ini?" tanya Ren....


... Suara beberapa koin masuk kedalam lubang mesin minuman yang tadi digunakan olehnya melihat seorang remaja sedang memilih lalu kemudian mengambil satu kaleng kopi dingin....


... Membuka kaleng lalu meminumnya....


... Menyadari dengan keberadaan seseorang yang belum berhenti sedang memperhatikan lalu dia melihat pria di sebelahnya itu....


..."Ponselmu terus berdering" kata remaja perempuan itu....


... Ren menjawab panggilan dari seseorang....


..."Kita sudah menunggumu, kapan kau akan sampai?" tanya Dashie....


..."Aku segera datang, tunggu aku" kata Ren....


... Ren akan melangkah pergi meninggalkan mesin minuman di belakangnya namun tangan remaja perempuan itu mencegahnya....


... Dia mendekat gemetar ketakutan dengan tatapan terus melihat lurus tidak jauh dengan mereka....


... Belum sadar dan ikut melihat apa yang sedang disaksikan oleh remaja perempuan di sebelah kirinya....


..."Kenapa kau mendekat, kau tidak takut kalau aku penculik?" tanya Ren....


... Gadis ini bungkam dengan tangan gemetar ketakutan....


... Melihat dengan apa yang sedang dilihat oleh gadis di sebelah kirinya....


... Seseorang yang tidak mereka kenal sedang mengalami nasib buruk yang dilakukan oleh seseorang yang tidak mereka kenal juga mengambil sesuatu dari orang yang bernasib buruk itu yang tidak mereka berdua ketahui yang jelas orang itu terhisap seperti angin lalu perlahan hilang di dalam kendali orang tersebut....


... Orang itu sadar dengan aksinya sudah diketahui oleh orang lain menatap tajam mata merah bibir merah tersenyum menjadi lebih menakutkan kepada mereka berdua yang terdiam sulit bisa berkata syok luar biasa....


... Berusaha mengendalikan diri lagi....


..."Kakak apa dia hantu?" tanya Gadis remaja ini....


..."Ku rasa kita harus lari!" kata Ren....


... Ren menarik tangan kanan gadis berseragam hitam berlengan pendek dengan rok abu-abu itu yang tadi menggenggam lengan kirinya yang sedang memegang pinggang sebelah kiri....


... Orang yang dianggap mereka sebagai seorang hantu itu melempar tanpa ragu wanita yang bernasib buruk itu kebawah langsung seketika menghilang....


... Orang aneh itu mengejar mereka mengeluarkan sesuatu dari telapak tangannya tidak terlihat tapi yang pasti tepat mengenai raga mereka berdua menjadi tidak terlihat oleh manusia sengaja dilakukan olehnya dengan tujuan menghilangkan jejak keberadaan mereka tentunya....


... Suara langkah sepatu hitam gadis itu menyatu tidak beraturan bersama dengan sepatu sport putih milik Ren....


... Kejar kejaran terjadi seseorang yang dianggap mereka hantu berhasil mengambil aura dari orang yang tidak mereka kenal....


..."Kenapa kau membawaku juga?" tanya Rumy....


... Berteriak....


..."Kau ingin nasibmu sama seperti orang tadi!" kata Ren....


... Gadis yang memakai tas bergaya preppy ini lalu mengikuti saran dari Ren untuk terus berlari menjauh dari orang yang mereka anggap sebagai hantu....


... Nafas mereka mulai terdengar tergopoh-gopoh setelah berlari dan seakan tidak ada siapapun disana berlari selain mereka berdua benar benar suasana kota dalam keadaan sunyi dan sepi....


... Terus berlari....


..."Mengapa tak ada seorangpun ada disekitar sini?" tanya Rumy....


..."Itu yang menjadi pertanyaanku sedari tadi" kata Ren....


... Mengambil jalan lain memasuki gang kecil berpegangan tangan kanan pada besi dari anak tangga yang menurun menuruni anak tangga sedangkan tangan kirinya masih memegang erat tangan kiri Rumy....


... Sebuah gang menuju arah rumah sahabatnya yang sedang menunggunya di pesta perayaan ulang tahun salah satu dari sahabatnya itu....

__ADS_1


... Rencana mereka untuk bisa berhasil kabur dari hantu itu tidak semudah itu dan yang terjadi dengan mudah hantu itu mencegat mereka berdua datang dalam sekejap mata dibawah anak tangga....


... Berhenti menghentikan langkah keduanya merasa terpojok dengan gerakan hantu itu....


... Ren maju didepan Rumy melindungi remaja di belakangnya itu....


... Nafas mereka terdengar terengah-engah....


..."Apa yang kau inginkan?" tanya Ren....


... Ren mencari sesuatu yang bisa berguna untuk menjadi alat perlawanan melindungi diri mereka mengambil kayu panjang dari sekitar anak tangga....


... Tak ada tekanan apalagi rasa takut orang yang dianggap mereka sebagai hantu melangkah lagi mendekat ke arah mereka dan berpindah langsung didepan Ren darah mengalir berjatuhan dari senjata tajam yang menusuk perutnya di sebelah kiri lalu menusuk lagi menusuk lagi berpindah di perut sebelah kanan....


... Darah darah mulai berceceran jatuh dibawah kaki Ren membuat Rumy menjadi bertambah panik....


... Suaranya terdengar semakin lemah....


..."Lari!" kata Ren....


... Ren akan terjatuh dengan senjata dari tangan hantu tersebut masih menusuk perut lalu Rumy dengan tangan masih menggenggam tangan Ren tidak mungkin meninggalkan seseorang yang sedang terluka parah....


... Mengerang kesakitan....


..."Arghhhh" ...


... Senjata yang menusuk perut Ren diambil kembali tanpa rasa bersalah....


..."Pergi!" kata Ren....


... Dia menangis dalam ketakutan tidak ingin meninggalkan Ren dalam kondisi sekarat seperti ini....


... Melepas tangan Rumy dari tangannya....


... ...


... Rumy terjatuh ke bawah anak tangga....


... Ren lalu menendang dengan kaki sebelah kanan menendang kaki hantu itu....


... Hantu itu terjatuh akibat ditendang oleh Ren lalu segera bangun kembali berniat membalas tindakan yang dilakukan oleh Ren....


... Teriak Ren lagi....


..."Cepat lari!" kata Ren....


..."Cepat lari!" kata Ren....


... Benda tajam keluar dari telapak tangan hantu itu lalu satu tusukan kembali diterima oleh pemuda ini lagi....


... Perlawanan yang dilakukan oleh Ren kembali dilakukan memaksa serangan senjata itu berhenti menusuk bagian perutnya namun sia sia hantu itu tidak merasa iba kembali melakukan perbuatan kejam itu lagi kepada Ren....


... Tatapan mata itu tertuju kepada Rumy oleh Ren....


... Terbangun dari tidurnya....


... Dia bermimpi lagi bermimpi hal yang sama lagi entah sudah berapa kali tidak terhitung memimpikan hal ini yang dianggapnya sangat aneh sedangkan dia sama sekali tidak pernah mengenal pria yang ada di dalam mimpinya itu....


..."Kenapa mimpi itu sangatlah nyata?" tanya Rumy....


... Rumy tertidur dengan buku buku yang ada disekitarnya dan terbangun di pukul setengah dua pagi lalu melihat keluar jendela kamar yang tertutup memperhatikan situasi yang sedang terjadi tak ada yang aneh seperti apa yang dilihatnya di dalam mimpinya barusan....


..."Jelas tidaklah sama ini bukanlah dunia mimpi, ini dunia nyata" kata Rumy....


... Mengingat lagi siapa nama seseorang yang ada juga di dalam mimpinya barusan....


..."Siapa nama gadis yang disebut oleh pria itu?" tanya Rumy....


... Menyalahkan diri sendiri....


..."Ada apa denganku, kenapa aku sebodoh ini?" tanya Rumy....


... Membuka nama sebuah akun sosial media seseorang yang dikenalnya lagi melihat lagi foto orang yang sama dengan yang ada di mimpinya yang baru diketahuinya setelah mengenal seseorang yang dianggapnya sebagai kakak perempuannya sendiri....


... Memastikan dengan apa yang ada di dalam mimpinya adalah orang yang sama yang mereka panggil dengan nama Ren....


..."Ini bukanlah sebuah kebetulan kan?" tanya Rumy....


..."Dia benar-benar seperti orang yang sama seperti didalam mimpiku" kata Rumy....


... Melihat lagi kapan foto itu diambil oleh Dashie dan foto itu diambil sudah setahun yang lalu dan yang membuatnya heran adalah dengan baju yang dipakai oleh pria yang ada di sebelah kanan Dashie sama persis dengan semua yang dikenakannya yang dilihatnya di dalam mimpinya itu....


... Melihat lagi foto fotonya yang lain ketika berfoto bersama dengan Dashie....

__ADS_1


..."Dia baik baik saja dan sepertinya tidak terjadi hal buruk pada pria ini" kata Rumy....


... Menyimpulkan....


..."Mungkin hanya aku yang berpikir berlebihan sadarlah itu hanya sebuah mimpi" kata Rumy....


..."Orang lain akan menganggapku aneh tapi kenapa semua itu sangat nyata untukku?" kata Rumy....


... Toko sudah ditutup tinggal Ayah dan Ibunya Rumy yang terlihat tidur di ruang utama toko dekat etalase di dua bangku yang berbeda terlihat olehnya yang membawa air minum untuk minum karena haus setelah terbangun dari tidur....


... Kembali ke kamar untuk melanjutkan istirahat....


... Sebuah mimpi....


... Anggap saja itu sebuah mimpi untuk Rumy lebih baik dugaannya benar tidak dengan kebenaran sebenarnya bahwa itu bukanlah sebuah mimpi pernah terjadi kepada mereka berdua dengan kisah mereka yang tidak sama sedang mereka berdua terima....


... Malam itu raga Ren yang berlumuran darah masih mengalir deras ditarik paksa oleh orang yang mereka anggap sebagai hantu itu dengan darah darah belum menghilang dari tempat dimana benda tajam itu bertugas menjalankan perintah....


... Bukan hanya benda tajam yang diterima olehnya melainkan juga diambil aura miliknya oleh orang yang mereka anggap sebagai hantu itu tanpa belas kasihan dilempar ke arah sungai yang berada tidak jauh dari tempatnya menerima luka luka itu pergi terbawa hanyut aliran sungai yang sedang deras derasnya lalu orang yang dianggap mereka sebagai hantu itu pergi menghilang di udara....


... Orang yang mereka anggap sebagai hantu itu merubah diri menjadi Ren tak ada perbedaan sama sekali benar benar menjadi wujud Ren seperti biasa memeriksa isi ponsel Ren yang tadi diambil olehnya saat ini sedang terbaca pesan yang diterima oleh Ren....


..."Tunggu aku, aku segera datang" ...


... Satu pesan terkirim kepada nomor ponsel Dashie membalas pesan yang belum dibalas oleh pemilik ponsel yang asli....


... Dia berjalan tanpa sebuah beban meninggalkan area dekat sungai tanpa sebuah beban menuju sebuah pesta ulang tahun seseorang yang dianggap oleh Ren sebagai sahabatnya....


... Hari itu adalah hari ulang tahun Dashie yang diadakan di rumah Jarrel yang dihadiri oleh tentu sahabat sahabatnya seperti Ved, Jarrel, dan juga Rio membantu Dashie yang sedang menyiapkan makan malam bersama ibunya Jarrel di dapur sambil menunggu salah satu sahabat mereka yang belum juga datang sejak tiga puluh menit yang lalu....


... Dashie yang sedang menyiapkan ayam goreng kesukaan Ren mengambil waktu untuk menghubungi nomor ponsel Ren lagi....


..."Dia tidak mungkin tersesat kan lalu kenapa dia belum datang juga?" tanya Dashie....


... Ponsel Ren terus berdering namun orang itu terus membiarkan hal itu terus terjadi berdering di saku celananya dengan arah yang belum berubah menuju tempat pesta ulang tahun Dashie diadakan....


... Untuk Rumy yang pergi kabur menuruti perintah dari Ren yang menyuruhnya untuk pergi kembali lagi setelah berhasil bersembunyi dari kejaran orang yang mereka anggap sebagai hantu tadi berlalu pergi dari sekitar sungai....


... Rumy keluar dari tempat persembunyian pergi menuju arah tepi sungai untuk mencari dimana keberadaan Ren yang dilihatnya tadi diseret menuju arah sungai masih mencari keberadaan pria yang tidak dikenalnya itu....


... Menyeka air matanya yang belum ingin berhenti menangis....


..."Kakak, dimana kamu?" tanya Rumy....


... Rok abu abunya yang berlumuran darah Ren dan tangannya juga mendapatkan percikan darah dari orang yang sama belum mengering tercium bau darahnya....


... Berlari mengikuti arus sungai dan tidak mungkin untuk berlari terus menjauh dengan kondisi yang semakin gelap jika terus ikut mengikuti kemana arus sungai membawa Ren....


... Dia duduk terpaku tidak percaya dengan apa yang baru saja menimpa mereka....


... Dia pergi berhenti mengikuti arus sungai mencari kemana Ren pergi dengan pandangan kosong gadis dengan rambut terikat ke belakang pendek ini sangat sedih....


... Mengambil ponsel dan segera akan menghubungi polisi....


..."Ini jauh akan membahayakan nyawanya" kata seseorang....


... Orang itu membuat segala hal buruk yang terjadi malam ini bersama dengan Ren terlupakan dalam satu kali petikan jari tangan digerakkan didepan mata gadis ini lalu lenyap dengan sendiri ingatan beserta darah darah milik Ren yang mengenai baju dan raganya....


... Berpindah tempat gadis ini dengan kekuatan yang dimiliki oleh orang yang berbeda bukan orang yang dianggap mereka sebagai hantu itu memindahkan Rumy dengan celah waktu berpindah tanpa sepengetahuan orang orang disekitarnya saat ini berada disebuah tempat perhentian bus bersama dengan orang ini bersebelahan menunggu bus datang tanpa mengingat apapun yang baru saja terjadi kepadanya gadis ini bersikap selayaknya seperti biasa menunggu bus untuk pulang setelah mengikuti kursus di sebuah lembaga masih berada didalam kota seperti hari biasa....


... Orang itu pergi menghilang dalam celah waktu tanpa seorangpun tahu sudah pergi setelah Rumy mendapatkan bus untuk perjalanan pulang....


... Semua darah yang berceceran milik Ren tadi sudah menghilang dengan sendirinya setelah Ren mulai terbawa arus sungai....


... ...


... Dari setiap sudut saksi kejadian malang itu terdiam semua benda mati itu ingin bicara bahkan berteriak tidak menginginkan apa yang diinginkan oleh orang yang dianggap mereka sebagai hantu berhasil dengan segala rencana yang dibuat tapi apa daya mereka dalam kesunyian malam ini mereka menangis dan ketakutan tanpa bicara....


... Dia mulai menggantikan kehidupan milik orang lain memberikan sebuah hadiah kepada sahabatnya yang sedang merayakan ulang tahun....


..."Aku bawakan hadiah untuk mu" kata pengganti Ren....


..."Kau memang yang terbaik" kata Dashie....


... Dashie menerima hadiah ulang tahun dari pengganti sahabatnya yang sedang beradaptasi dengan cepat bagaimanapun caranya harus bisa berbaur dengan mereka yang ada di dalam sana tanpa sedikitpun rasa curiga dari semua orang yang ditemuinya saat ini dengan Ren pengganti....


... Rumy duduk didalam bus bersama dengan para penumpang yang lain dengan satu arah yang sama sesekali melihat ke arah luar jendela lalu merasakan sesuatu aneh dirasakan olehnya....


..."Aku seperti baru saja berlari sangat jauh?" tanya Rumy....


... Kakinya terasa sakit seperti habis selesai berlari tapi dia tidak merasa berlari jauh sebelumnya....


... ...

__ADS_1


... ...


__ADS_2