Call Me, You?

Call Me, You?
Chapter 203: Sorry.


__ADS_3

...Chapter 203 : Sorry....


..."Tetap disini. Jangan pernah menengok ke arah belakang mu" kata Ans....


... Dia melihat dua bangsa Blacwhe sedang mencari seseorang dan sejak tadi sedang mengikuti kemana wanita didepan Ans itu pergi karena sebuah rasa curiga dengan aura yang pernah mereka kenal milik seseorang yang mereka cari....


..."Siapa kau?" tanya Owen....


..."Apa kau mengenalku?" tanya dia lagi....


... Dia melihat dibalik tatapan mata milik seorang gadis remaja yang baru saja memberikan sebuah kode lalu pergi menjauh dari arahnya dengan berjalan mengambil arah lain dari banyak arah jalan di balik gedung-gedung dalam situasi ramai yang dikunjungi oleh banyak orang....


... Menebak tanpa kata terdengar keluar dari lisan gadis ini....


..."Apa dia salah satu bangsa Blacwhe?" tanya Owen....


..."Mereka mengincar ku lagi?" tanya Owen....


... Mengalihkan wajahnya dari gadis yang baru saja memberikan kode waspada dalam beberapa detik waktu yang dimanfaatkan untuk menyadarkan seseorang akan sebuah tanda bahaya....


... Ada didepan bangunan tinggi dengan jendela tinggi dan cukup besar terlihat aktivitas orang-orang di dalam sana dilihat oleh Owen....


... Tak butuh waktu lama dua orang yang gadis itu maksud telah berlalu dengan sangat cepat dua orang bangsa Blacwhe yang masih menggunakan mode tidak terlihat melewati dirinya yang bersikap seperti orang-orang disekitarnya dengan raut wajah tetap tenang tanpa merasa terancam akan kehadiran orang lain bergabung dengan banyak orang yang ada disekitar pinggir bangunan-bangunan toko....


..."Meski aku sudah memakai identitas lain tapi rupanya ini tidak bisa membuatku menyepelekan tindakan mereka semua" kata Owen....


... Dari arah timur tepat sebelah kanannya seseorang datang menghampiri berusaha untuk menyapa karena sebuah alasan....


... Terkejut anggun....


..."Pacar Jarrel!" panggil Hoshie....


... Berbalik ke arah orang yang baru saja menyapanya itu....


... Masih teringat olehnya meski bukan dengan identitas yang sama yang dia tahu itu adalah Veer....


... Membunyikan jari tangan sebelah kanan berusaha menyadarkan seseorang yang tampak melamun ketika dipanggil olehnya terasa aneh dengan reaksi ini terlebih mereka berdua tidak sering bertemu....


... Sekali lagi....


..."Kau benar kan pacar Jarrel?" tanya Hoshie....


..."Ku rasa aku tidak salah" kata Hoshie....


... Dia sudah mau diajak bicara oleh pria di depannya itu tapi lebih memilih untuk tidak menciptakan sebuah hubungan persahabatan lebih cepat bagi pemilik identitas barunya itu tapi seakan ada sesuatu yang membuatnya janggal dengan siapa orang diajaknya bicara....


... Hoshie melihat seseorang yang baru saja lebih memilih pergi dari sapaannya barusan seakan pernah meninggalkan rasa luka kepadanya terlihat dari segala yang dilihat dari Owen tanpa kata yang diterima semua sudah menggambarkan betapa jahatnya dirinya kepada gadis bergaun biru kristal yang selalu terlihat anggun ini....


... Untuk diri sendiri....


..."Kenapa aku merasa sangat jahat?" tanya Hoshie....


..."Siapa dia sebenarnya?" tanya Hoshie....


... Gadis yang dilihatnya semakin menjauh dengan jalan yang dia pilih tanpa berbalik ataupun menoleh sedikitpun untuk melihat ke arah belakang tentu kepada Hoshie....


... Dia dengan pakaian formal meski di hari libur kerja tapi lebih memilih untuk mencari customer di sekitar pusat kota dari beberapa tempat yang dikunjungi....


... Di tempat persembunyian keduanya melihat pemandangan dua orang yang seharusnya menjadi musuh bebuyutan baru saja saling bertemu dengan salah satu dari keduanya tidak mengenali siapa lawan bicaranya itu....


..."Bagaimana kalau akhirnya dia tahu siapa dia sebenarnya?" tanya Ans....


..."Kacau" jawab Gan....


..."Kita tidak tahu masa depan" kata Gan....


... Gan....


... Mode pendengar yang baik....


..."Satunya sangat membenci orang itu tapi yang satunya lagi …" kata Ans....


..."Entahlah. Dia seperti belum yakin dengan perasaannya itu" kata Ans....


... ...


... Fokus lagi kepada dua bangsa Blacwhe yang tadi mengikuti Owen terasa oleh gadis yang belum mengenakan helm lagi....


... Akan memakaikan helm itu kepada Ans....


..."Aku sudah selesai dengan pekerjaan ku" kata Gan....


... Nada suara memohon....


..."Kau harus tetap menjagaku" kata Ans....


... Tidak berdaya....


..."Oke" jawab Gan....


... Mereka dengan menghitung waktu tepat dua puluh satu detik dari arah keduanya....


... Dari arah mereka berdua Hoshie memilih jalan lain dari arah jalan yang sedang dipilih oleh Owen....


... Dia sedang berkata jujur....


..."Aku selalu membutuhkanmu" kata Gan....


... Tidak jadi menerima helm yang ada di tangan Gan lebih memilih berjalan ke arah Owen....


..."Ayo kita pergi!" kata Ans....


... Dia dan rencananya pergi berpisah sebentar dengan mencari tempat untuk melakukan mode tidak terlihat kembali....


... Sedangkan untuk Ans dia masih menggunakan mode tidak terlihat setelah bertemu dengan Gan barusan bergerak lebih cepat dari tempatnya semula menuju persis di sebelah kanan Owen yang sedang berjalan sebisa mungkin untuk tidak menimbulkan rasa curiga bahwa dia sedang melindungi dirinya sendiri dari kejaran orang lain....


... Tidak melirik ke arah Ans....


..."Aku tahu kau bisa melihatku" kata Ans....


..."Santai saja. Aku bukan di pihak mereka" kata Ans....


... Owen belum menanggapi percakapan ini....


..."Kau tidak tertarik dengan ku" kata Ans....


... Dia tetap bungkam....


... Gan datang dengan mode tidak terlihat juga menggenggam tangan kanan Ans memberikan peringatan agar tidak terlalu bersih keras dekat dengan seseorang yang belum ingin menjalin pertemanan dengannya saat ini....


... Bagi Callie mengenal lagi orang baru terutama berkaitan dengan bangsa Blacwhe lagi membuat sedikit trauma jika mengingat hal terakhir yang sudah dialami ketika masih bersama dengan Hoshie....

__ADS_1


... Dia tahu dan sudah merasakan perubahan pada diri setelah mereka berdua terpisah....


... Melihat ke arah Gan....


..."Apa aku terlalu memaksa orang lain untuk menerimaku?" tanya Ans....


... Gan mendengar pertanyaan itu tanpa memberikan tanggapan....


... Merajuk....


..."Jawab aku. Kenapa kau diam saja?" tanya Ans....


..."Ku rasa dia butuh waktu" kata Gan....


... Melihat tangan Gan....


... Sambil jalan beriringan dengan Owen yang belum ingin akrab dengan keduanya....


... Memeriksa telapak tangan remaja laki-laki yang juga seusia dengannya itu....


..."Ada apa dengan tangan ku?" tanya Gan....


... Masih dengan ekspresi penasaran....


..."Tangan mu halus sekali" jawab Ans....


..."Lalu mau kau apakan tanganku ini?" tanya Gan....


... Terlihat senang....


... Kembali melihat ke arah jalan lagi....


..."Aku senang tanganku digenggam olehmu" jawab Ans....


... Ekspresi yang sama ditunjukkan kepada Ans....


..."Sepertinya, aku harus melepas tanganmu" kata Gan....


... Beneran melepas tangan remaja putri di dekatnya itu....


... Geleng-geleng kepala sendiri....


..."Dia memang tidak romantis" kata Ans....


... Percaya diri....


..."Memang" jawab Gan....


... ...


... Hoshie...


... Bertemu dengan Seymour saat bersama dengan Rio....


... Dia dengan satu puntung rokok yang diambil dari bungkus rokok yang baru dibuka lalu ditaruh lagi kedalam saku celana depan sebelah kanannya itu....


... Rokok disematkan pada bibir lalu pemantik dinyalakan tapi membatalkan menyulut rokok menaruhnya kembali ke dalam bungkusnya lalu memasukkannya kembali kedalam saku lagi....


... Bersandar di sebuah dinding dengan orang-orang yang sedikit berlalu-lalang lewat disekitar jalan yang terbilang sepi ini....


... Menunggu seseorang....


..."Dia sampai sejauh ini" kata Hoshie....


..."Aku tidak pantas ikut campur tapi sudah sepantasnya aku marah" kata Hoshie....


... Dia pergi menuju tempat yang sama yang didatangi oleh Rio yang saat ini bersama Seymour ada dalam satu tempat yang sama....


... Hoshie sedang berjalan melewati pintu masuk dan mendapati orang yang dia cari sedang menunggu di depan loket sedangkan untuk Rio tidak terlihat disana ada didekat Seymour....


... Melihat kedatangan Hoshie....


..."Kau belum pergi?" tanya Seymour....


..."Kau tidak menjawab panggilan telepon dari ku" kata Hoshie....


..."Lalu kau mau apa kemari?" tanya Seymour....


..."Ikut denganku!" kata Hoshie....


... Dia membawa pergi Seymour tidak peduli dengan kemarahan yang akan ditimbulkan oleh pacarnya nanti yang terpenting dia bisa membawa pergi mantan kekasihnya itu jauh dari orang semacam Rio....


... Melepas tangannya dari tangan Hoshie....


..."Kita sudah berakhir!" kata Seymour....


..."Ya. Tapi, aku tidak ingin melihat ini" kata Hoshie....


... Marah....


..."Apa masalahmu?!" kata Seymour....


... Menunjuk ke arah dimana Rio ada didalam sebuah tempat....


..."Orang semacam dia menjadi pacarmu!" kata Hoshie....


... Tak saling bicara sepuluh detik....


..."Kau tidak mempertimbangkan itu?" tanya Seymour....


... Tegas....


..."Aku sudah menyukai orang lain" jawab Hoshie....


... Menekan pelan nada suara terdengar perhatian....


..."Kau tahu resiko yang kau pilih itu" kata Seymour....


..."Bagaimana kalau itu bisa terjadi?" tanya Seymour....


... Suara yang tidak keras dalam diskusi ini....


..."Aku sangat sayang padanya dan kau lebih tahu itu" kata Hoshie....


... Perhatian....


..."Aku lebih peduli padanya daripada kamu" kata Seymour....


..."Ini tidak benar. Hentikan itu" kata Hoshie....


..."Tidak akan" kata Seymour....

__ADS_1


... Perhatian....


..."Sorry. Aku sudah ikut campur dengan urusanmu tapi ini beda lagi" kata Hoshie....


... Menatap Hoshie....


... Ekspresi wajah marah dengan gerak tangan kanan menunjuk ke arah bawah dari tangan kanannya itu....


..."Kenapa kamu kesal?!" kata Seymour....


..."Kesal karena aku tidak mendapatkan pria lebih baik darimu!" kata Seymour....


..."Apa kau pernah bertanya, bagaimana perasaanku ketika kau pergi. Hah!" kata Seymour....


... Nada suara pelan terdengar kecewa....


..."Tidak sama sekali" kata Seymour....


... Nada suara ditambah lebih meninggi dengan reaksi kemarahan yang tetap sama....


..."Kau bahkan tak meminta maaf dan tak bisa ku hubungi" kata Seymour....


... Dia masih marah....


..."Tapi, aku dengan bodohnya terus mencarimu dan apa yang ku dapat?!" kata Seymour....


... Nada suara merendah....


..."Yah. Kau selalu ingin jadi pemenang dalam setiap permainan yang kau mulai" kata Seymour....


..."Lalu, aku?" tanya Seymour....


..."Dengan mudah kau membuangku begitu juga semua kenangan kita. Semua itu hanya kesenangan semata tak berarti apapun untukmu" kata Seymour....


... Udara semakin dingin di langit yang mendung belum turun hujan yang membuat mereka berdua saling melihat satu sama lain tapi dengan perasaan cinta yang sudah pergi dari salah satu dari mereka jika itu tentang kisah asmara yang sudah lama berakhir kini suasana canggung lebih bertambah lagi diciptakan dalam beberapa detik saja....


... Menghela nafas pendek melihat ke arah lain dan merasakan kehadiran orang lain akan segera tiba menuju ke arah keduanya....


..."Sorry. Aku memang salah" kata Hoshie....


..."Pergilah. Dia akan segera menemukan mu" kata Hoshie....


... Seymour juga merasakan akan kedatangan dari pacarnya sekarang yang akan keluar dari dalam sebuah bangunan bertingkat yang terdapat didalam sebuah komplek bangunan toko....


..."Kau tidak pergi?" tanya Hoshie....


... Dia menunggu agar mantan kekasihnya itu pergi lebih awal meninggalkan dirinya....


... Pacar Seymour baru saja keluar dari dalam toilet di penginapan itu tapi tidak melihat pacarnya ada disana lalu pergi ke arah pintu keluar untuk memeriksa dimana keberadaannya sekarang....


... Jelas terlihat Hoshie dan Seymour baru saja selesai bertengkar setelah itu Seymour lebih memilih meninggalkan Hoshie begitu juga dengannya yang mengambil arah lain tidak kembali kepada pacarnya yang menyaksikan sendiri mereka berdua yang bukan hanya sekedar akrab itu yang disimpulkan oleh pria yang mulai kesal karena pacarnya ternyata kenal dekat dengan Hoshie....


... Geram....


..."Dia juga ingin mengambil dia dari ku" kata Rio....


... Mendengar umpatan dari Rio yang berjarak sepuluh langkah dari arahnya sekarang....


... Hoshie melihat ke arah Rio lalu melewatinya tanpa ingin berdebat meski dia tahu tindakannya sudah salah....


... Dia sama sekali tidak peduli dengan orang ini....


... Rio bahkan tidak menghubungi nomor ponsel Seymour untuk menanyakan akan masalah ini lebih memilih mengambil kendaraan roda duanya lagi bergerak pergi dari sekitar penginapan....


... Pukul satu lebih lima belas menit....


... Di kafe ditempat Dashie dan Ghazi ada disana melihat kakaknya yang sedang istirahat datang seseorang terlihat oleh Dashie. Seseorang yang dia tahu adalah kekasih dari orang yang saat ini sedang dekat dengannya itu ada di depan kafe di bagian selatan menunggu dirinya untuk menyapa dilihat dari gestur tubuh dan tatapan matanya yang terus mengarah ke arah Dashie....


... Dia pergi untuk mengajaknya masuk ke dalam kafe....


... Ghazi dan Xie melihat keduanya sedang ngobrol serius di depan kafe....


... Tatapan kepedulian datang dari Seymour untuk Dashie....


..."Aku datang hanya ingin mengatakan ini" kata Seymour....


... Suasana akan menjadi lebih penuh emosional sudah terasa sejak kedatangannya langsung menemui gadis yang juga seusia dengannya itu....


..."Aku mencintai Hoshie" kata Seymour....


... Sebuah penjelasan yang juga membuat hatinya berat untuk menerima tapi juga membuatnya kasihan kepada wanita di depannya sekarang....


... Dia dan wajah anggun sedihnya tidak bisa ditutupi oleh siapapun terbaca dengan mudah....


..."Aku masih mencintainya" kata Seymour....


... Tambah membuat Dashie lebih sedih lagi....


..."Kau tahu itu kan" kata Seymour....


... Meraih pergelangan tangan Seymour sebelah kanan dan kiri dengan lembut....


..."Kau tidak sendirian. Jangan sedih lagi" kata Dashie....


... Dia dan nada suara ingin menangis....


..."Jangan hiraukan aku. Biarkan aku seperti ini" kata Seymour....


..."Yang terpenting sekarang adalah dirimu" kata Seymour....


..."Sorry. Jika kedatangan ku membuat mu ragu akan Hoshie" kata Seymour....


... Jeda waktu dua detik....


..."Tapi, … " kata Seymour....


... Apa yang seharusnya dikatakan oleh gadis yang sedang meraih tangan kanannya dengan lembut itu....


..."Jangan menangis" kata Dashie....


..."Kau tidak boleh sedih lagi" kata Dashie lagi....


... Nada suara yang tetap sama belum berubah dari Seymour....


..."Asal kau tahu dia sangat menyayangi mu tapi aku mohon padamu pertimbangkan hal itu" kata Seymour....


..."Aku tidak membenci kalian" kata Seymour....


..."Sorry" kata Seymour....


... Dia pergi setelah mengatakan semua itu kepada Dashie membuatnya bertambah berpikir ulang akan keputusan yang akan diambil olehnya setelah hari-hari yang telah berlalu dilewatinya bersama dengan Hoshie....

__ADS_1


__ADS_2