
Setelah cukup lama dirawat di rumah sakit, kini akhirnya Ciara bersama putrinya telah diperbolehkan untuk pulang karena kondisinya yang sudah membaik. Ya tentu saja Ciara tampak sangat senang saat ini, ia tidak sabar ingin menikmati waktu bersama putrinya yang telah diberi nama Cyra itu. Ia pun tiba di rumahnya dengan diantar oleh Libra, tak lupa Nadira serta Tiara yang ikut bersama mereka.
Biar bagaimanapun, Nadira ingin membantu Ciara untuk mengurus Cyra sementara waktu sampai nantinya Ciara bisa melakukan semuanya sendiri. Ini merupakan momen pertama Ciara mengurus bayi, untuk itu Nadira khawatir jika Ciara akan kesulitan. Lagipula, Nadira sendiri sedang tidak memiliki kesibukan sehingga ia bisa membantu Ciara saat ini dalam mengurus Cyra dan kebutuhannya.
"Ma, makasih banyak ya mama udah mau bantu aku sekarang! Padahal harusnya mama gak perlu repot-repot kayak gini, aku bisa kok urus Cyra sendiri!" ucap Ciara sambil tersenyum.
"Ah kamu pake segala bilang begitu ke mama, kayak sama siapa aja. Mama juga kan kebetulan lagi gak ada kerjaan nih, jadinya mama ikut kamu aja deh kesini. Lagian mama kan pengen main juga sama cucu mama yang cantik ini," ucap Nadira.
"Iya deh ma, sekali lagi makasih ya? Kalo gitu sekarang kita masuk aja yuk ke dalam, panas nih lama-lama disini!" ucap Ciara.
Nadira dan yang lainnya pun mengangguk, lalu sama-sama melangkah masuk ke dalam sesuai permintaan Ciara tadi. Libra dengan cekatan merangkul pundak istrinya, membantu Ciara dalam berjalan membawa putri mereka itu. Sontak Ciara pun tampak sangat senang, apalagi sikap manis suaminya itu selalu berhasil membuatnya terharu.
__ADS_1
Sesampainya di dalam, Libra segera membantu Ciara untuk duduk dengan perlahan supaya tidak terjadi sesuatu yang buruk padanya. Ciara pun tersenyum menatapnya, ia senang dengan perlakuan hangat Libra yang sangat manis itu. Apalagi, Libra tak henti-hentinya mengecup serta mengusap wajahnya dengan lembut.
Kemesraan yang ditunjukkan oleh Libra kepada istrinya itu, berhasil membuat Nadira serta Tiara merasa sangat bahagia. Mereka senang dengan momen hangat diantara pasangan suami-istri itu, terutama Nadira yang sangat ingin hubungan Ciara terus berlangsung seperti itu dan tidak ada masalah yang menimpa mereka nantinya. Terlebih, sebelum ini hubungan Galen dan Tiara hancur dibuatnya.
"Ututu, anak papa dilihat-lihat makin cantik aja sih ya! Malahan lebih cantik daripada mamanya," ucap Libra sambil tersenyum.
"Hm kebiasaan deh kamu, muji Cyra sambil jelek-jelekin aku huh!" ucap Ciara kesal.
"Oh ya, kamu apa gak mau istirahat langsung ke kamar sayang?" tanya Libra pada istrinya.
Ciara menggeleng perlahan, "Enggak ah, nanti kamu apa-apain lagi Cyra nya. Kamu kan suka iseng banget mas, aku takut aja!" ucapnya.
__ADS_1
"Yeh gak mungkin lah sayang, gini-gini kan juga aku ayahnya," ucap Libra.
Ciara terkekeh dan ikut mengusap lembut kening putrinya yang ada dalam gendongan sang suami, awalnya semua terasa baik-baik saja dan tidak ada yang mencurigakan. Namun, tiba-tiba saja terdengar suara teriakan dari arah luar yang membuat mereka terkejut sekaligus penasaran siapa yang datang dan mencari gara-gara itu.
"HEY KELUAR KALIAN!"
Deg
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1