Hasrat Liar Pamanku

Hasrat Liar Pamanku
Bab 70. Cintanya aku


__ADS_3

Kini Ciara sudah berada di dalam mobil bersama Libra, mereka tengah menempuh perjalanan menuju rumah setelah tadi sempat berdebat sejenak dengan Davin di lokasi kedatangan bus. Ya Ciara merasa sangat bahagia saat ini, sebab ia mendengar langsung dari mulut Libra yang mengatakan bahwa pria itu amat menyayanginya. Bahkan Libra juga sangat serius mengatakannya, dan membuat hati Ciara berbunga-bunga akibat mendengar itu.


Berkali-kali Libra pun terus mencuri pandang ke arah gadis itu, menurutnya Ciara terlihat lebih cantik saat sedang tersenyum bahagia seperti sekarang ini. Maka dari itu, Libra berjanji pada dirinya sendiri kalau mulai hari ini dan seterusnya ia akan terus membuat Ciara bahagia. Bagaimanapun caranya, Libra tak akan membiarkan siapapun melukai gadis itu, termasuk Davin yang merupakan pamannya.


Setibanya di rumah, Libra membantu Ciara membawa tasnya turun dari mobil. Mereka kini memasuki ruang tamu dan tampak beristirahat di sofa karena kelelahan, terutama bagi Ciara yang memang baru pulang dari berkemah. Tampak bik Vita langsung menyambut kedatangan mereka, tak lupa ia membawakan minuman untuk keduanya yang sudah disiapkan sejak tadi.


"Silahkan diminum den, non!" ucap bik Vita sembari menatap gelas di atas meja.


"Makasih ya bik!" ucap Libra lirih.


"Sama-sama, den. Oh ya, den Libra tuh kemana aja dua hari ini? Kok gak pulang ke rumah sih? Disini kan jadi sepi, bibik gak ada temannya tau deh," ucap bik Vita tiba-tiba bertanya seperti itu.


"Eee iya bik, saya ada urusan soalnya," ucap Libra menjawab dengan gugup, ia khawatir jika Ciara akan curiga padanya setelah mendengar itu.


"Oalah kirain kenapa, yaudah kalo gitu mah bibik balik ke dapur dulu ya den, non? Selamat beristirahat!" ucap bik Vita bangkit dari posisinya dan beranjak pergi.


Setelah bik Vita tak terlihat lagi, benar saja Ciara pun beralih menatap Libra seolah hendak mengintrogasi pria itu. Ya tentu Ciara ikut penasaran sebenarnya kemana saja Libra kemarin selama ia ada di lokasi kemah, apalagi ponsel pria itu sulit sekali untuk dihubungi dan membuatnya curiga. Ciara kini bergerak mendekat ke arah pamannya, membuat lelaki itu kebingungan kali ini.


"Om, jadi selama aku pergi, om itu gak pulang ke rumah? Terus om tidur dimana dong?" tanya Ciara.


"Eee iya Ciara, aku emang gak tidur disini. Aku tuh main ke rumah teman aku, lagian bosan lah kalau aku sendirian disini. Kamu kan lagi pergi, jadinya aku gak punya teman deh," jawab Libra berbohong.


"Masa sih om? Kok aku gak percaya ya sama jawaban om? Bukannya om mampir ke rumah pacar om itu ya?" ujar Ciara mencurigainya.


"Hah? Kamu bicara apa sih Ciara? Aku sama Bella kan udah gak ada hubungan apa-apa, kenapa kamu masih aja bilang kalau Bella itu pacar aku? Oh atau jangan-jangan kamu cemburu ya kalau aku dekat sama Bella?" ucap Libra menggoda.


Deg!

__ADS_1


Sontak Ciara terkejut mendengarnya, jantung gadis itu seakan berhenti berdetak saat Libra mengatakan hal itu. Ia langsung memalingkan wajahnya yang bersemu merah karena malu, tak bisa dibayangkan betapa merahnya wajah Ciara saat ini karena Libra yang terus saja menggodanya. Bagi Libra, gadis itu memang terlihat lebih menggemaskan saat sedang menahan malu seperti sekarang ini.




Ciara melangkah menuju suatu tempat bersama Libra yang menggiringnya, ya mata gadis itu ditutupi oleh kain merah sehingga ia tidak bisa melihat apapun saat ini. Ciara juga hanya bisa pasrah menuruti kemauan pamannya, meski ia tak tahu mau dibawa kemana dirinya oleh sang paman. Namun, Ciara yakin kalau Libra tak akan berbuat macam-macam padanya walau ada kesempatan.


Lalu, Libra menghentikan langkahnya saat mereka tiba di lokasi yang diinginkan olehnya. Ciara pun tampak sangat penasaran dan ingin sekali mengintip untuk melihat mereka ada dimana saat ini, tetapi Ciara tak berani melakukan itu karena pamannya pasti akan kecewa nanti. Akhirnya Ciara hanya bisa meraba-raba di sekitarnya, dan ia begitu kaget saat berhasil memegang sebuah meja.


"Nah kita udah sampe nih Ciara, aku tuh mau bawa kamu kesini!" ucap Libra tersenyum lebar.


Ciara memiringkan kepalanya penuh tanda tanya, "Ini kita dimana om? Buka ikatan mata aku dong om, aku kan pengen lihat juga tempatnya! Katanya kalau udah sampe, aku boleh ngeliat?" ucapnya memelas.


"Ahaha, kamu penasaran ya sayang? Iya ini aku mau buka kok, tapi pelan-pelan ya biar kamu makin penasaran?" ucap Libra sengaja menggoda gadis itu.


"Ih om mah buruan!" sentak Ciara.


"Om, ini semua om yang siapin? Maksudnya apa sih om bawa aku kesini dan ada meja disini? Om mau ajak aku makan bareng gitu? Kenapa mesti disini coba?" tanya Ciara keheranan.


Libra tersenyum dan mendekati Ciara lalu memeluknya dari samping, "Iya Ciara, aku sengaja bawa kamu kesini untuk kita nikmati makan bersama sambil melihat pemandangan yang indah. Pasti kamu belum pernah kan?" ucapnya santai.


"Belum sih, dan disini juga emang indah. Tapi, kenapa kita gak ke cafe aja?" ujar Ciara.


"Sayang, disini lebih enak kok dari cafe. Aku udah sewa chef terbaik di kota ini untuk masak makanan buat kita sekarang, kamu gak perlu khawatir ya Ciara!" ucap Libra.


"Om, terus tadi katanya om mau omongin sesuatu juga. Sekarang aja om bicaranya, aku udah penasaran banget tau!" ucap Ciara.

__ADS_1


"Duduk dulu aja biar santai!" pinta Libra.


Ciara manggut-manggut menurut, kemudian duduk di kursi itu bersama pamannya. Terlihat di atas meja itu sudah tersedia cukup banyak makanan yang merupakan kesukaan Ciara, namun ia tidak ingin langsung memakannya karena Ciara amat penasaran pada apa yang hendak dibicarakan pamannya itu saat ini. Apalagi tadi Libra begitu serius ketika mengatakan ada sesuatu yang ingin dia bicarakan bersamanya, itulah yang membuat Ciara ingin tahu sekarang juga dan sangat penasaran.


"Ini aku udah duduk, sekarang om gak ada alasan lagi buat nunda-nunda yang om mau bicarain sama aku! Ayo om bicara sekarang!" ucap Ciara.


"Iya iya, ini aku juga mau bicara kok. Kamu diam dulu makanya, dengerin!" ucap Libra.


Ciara menganggukkan kepalanya, "Iya om, yaudah cepetan om ngomong!" ucapnya tak sabaran.


"Sabar dong sayang!" ucap Libra terkekeh.


Libra pun meraih satu tangan gadis itu dan menggenggamnya, ia usap lembut punggung tangan Ciara sambil sesekali mengecupnya. Ciara yang diperlakukan seperti itu seketika gugup dan jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya, apalagi pandangan mereka sangat dekat hingga hembusan nafas satu sama lain saling terasa di kulit mereka masing-masing.


"Ciara, kamu mungkin bukan cinta pertama aku. Tapi aku selalu berharap, kalau mulai hari ini dan selamanya kamu jadi cintanya aku!" ucap Libra dengan serius.


Deg!


Ciara terdiam mendengar kata-kata yang diucapkan pamannya itu, ia benar-benar tak menyangka jika Libra bisa berbicara seperti itu. Namun, semua itu tampaknya belum usai karena Libra justru bangkit dari duduknya dan berlutut di hadapan Ciara saat ini. Satu tangannya merogoh saku baju dan mengambil sesuatu dari dalam sana, sedangkan tangan yang lain masih terus menggenggam telapak tangan mulus milik Ciara seolah tak ingin melepasnya.


Mata Ciara terbelalak lebar melihatnya, ya itu adalah sebuah kotak cincin yang indah. Libra membuka kotak tersebut, terlihatlah sebuah cincin yang bersinar disana membuat Ciara tambah terkejut. Gadis itu sangat tak menyangka Libra akan melakukan ini, ia sampai harus menutupi mulutnya yang terbuka dengan satu tangannya karena amat syok dengan semua yang dilakukan Libra.


"Maka dari itu, aku mau kamu terima cinta aku dan kita mulai sekarang akan menjadi sepasang kekasih! Jadi, bagaimana Ciara? Apa kamu mau menerima aku?" ucap Libra.


"Eee...." Ciara sungguh tak tahu harus menjawab apa, ia masih belum bisa mencerna semuanya saat ini.


Paman yang selama ini ia kagumi, rupanya juga memendam rasa suka yang sama seperti yang dirinya rasakan. Ciara sungguh senang, karena ternyata cintanya tak bertepuk sebelah tangan. Tapi, apakah mungkin dirinya dan Libra bisa bersatu dan menjalin ikatan cinta? Apalagi yang ia tahu, Libra merupakan adik dari mamanya dan akan sulit tentu bagi mereka untuk bisa bersama.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2