
Bella tampak masih terus bersedih hingga kini setelah putus dari kekasihnya, Libra. Jujur Bella sebetulnya tidak ingin semua itu terjadi, dirinya juga tak menyangka kalau Libra akan datang dan memergoki semuanya secara langsung. Padahal selama ini Bella berhasil membohongi pria itu tanpa ketahuan, tapi tiba-tiba kemarin semua kebohongan yang ia lakukan harus terbongkar di depan Libra.
Kini gadis itu tiba di halte bus dan duduk disana menunggu bus yang akan datang, ia berniat pergi ke suatu tempat untuk menghibur diri setelah kejadian buruk yang menimpanya. Sejak kini Bella memang masih sulit untuk melupakan Libra, terlebih Libra merupakan sosok pria idamannya yang sudah lama menjalin hubungan dengannya dan tidak akan mungkin Bella bisa moveon begitu saja darinya.
"Hiks, aku gak nyangka kamu akan putusin aku gitu aja Libra. Padahal aku kira kamu itu sayang loh sama aku, tapi nyatanya sekarang kamu masih bisa putusin aku dan gak perduli sama aku," gumamnya.
Tak lama kemudian, bus yang ia tunggu pun tiba dan dengan segera Bella beranjak dari tempat duduk lalu bersiap menaiki busnya. Ia masuk ke dalam bus itu, kondisinya cukup ramai dan banyak penumpang yang sudah berada disana. Untungnya masih ada sisa satu kursi untuknya, Bella pun terduduk disana meski ia sedikit takut karena di sebelahnya ada seorang pria misterius yang duduk menggunakan hoodie sampai menutupi wajahnya.
"Permisi," Bella mengucapkan itu pada si pria, tetapi tak ada balasan apapun darinya.
Bella menghela nafas singkat sembari menggeleng pelan, lalu ia mengeluarkan earphone miliknya dan memasangnya di telinga untuk mendengarkan musik. Bella langsung menyetel musik dari ponselnya, tentu lagu yang ia dengarkan adalah lagu galau karena saat ini ia sedang merasa sedih akibat berakhirnya hubungan dengan Libra.
Sembari mendengarkan musik, gadis itu juga melihat isi di galeri ponselnya dan mengingat kembali berbagai kenangan yang ada disana. Ia menitikkan air mata saat melihatnya, beragam foto dirinya dan Libra saat masih menjalin hubungan berhasil membuat hatinya makin bersedih. Bella masih tak percaya jika saat ini ia dan Libra sudah tidak ada hubungan apa-apa.
"Aku masih belum terima ini semua terjadi sama kita, Libra. Aku gak mungkin bisa lupain kamu, aku akan terus berusaha untuk membuat kamu kembali jadi milik aku! Aku memang salah, tapi aku tetap cinta sama kamu!" batin Bella.
"Ehem ehem!" tiba-tiba, pria di sebelahnya berdehem cukup keras sampai membuat Bella terkejut meski sudah mengenakan earphone.
Sontak Bella menoleh ke sampingnya, dan ia makin terkejut kala ternyata pria di sebelahnya sudah menatap ke arahnya dengan tatapan dingin. Wajah pria itu tertutup masker, sehingga ia hanya bisa melihat sekilas mata serta sedikit dahi dari si pria. Sungguh misterius menurutnya, namun Bella berusaha tetap tenang agar tak memancing keributan. Lagipula di dalam bus itu terdapat banyak orang yang tentunya bisa membuat ia merasa aman.
"Sedang ada masalah? Itu kamu keluarin air mata, sepertinya kamu memang sedang memiliki masalah berat ya?" ujar si pria.
"Eee i-i-iya, saya baru putus dari pacar saya. Makanya saya sedih karena saya sebenarnya gak pengen putus sama dia," jawab Bella gugup.
"Oh begitu, cinta emang terkadang suka bikin kita sakit hati. Oh ya, perkenalkan nama saya Davin!" ucap pria itu yang tiba-tiba mengenalkan dirinya dan mengulurkan tangan ke arah Bella.
"Bella." gadis itu menyambut uluran tangan Davin dan mereka pun bersalaman disana.
Davin melirik sekilas layar ponsel Bella yang kebetulan mengarah padanya, ia dapat melihat kalau yang ada di foto itu adalah Libra dan emosi Davin semakin meluap dibuatnya. Ya Davin ingat betul saat Libra membantu menyelematkan Ciara dari tempatnya berada, tentunya Davin pun tidak terima dan berniat membalasnya.
"Itu pacar kamu yang kamu maksud?" tanya Davin menunjuk ke arah ponsel.
__ADS_1
Bella melepas tangannya dari posisi bersalaman, "Ah iya, dia pacar saya namanya Libra. Saya sayang banget sama dia, tapi dia sepertinya sudah tidak mencintai saya lagi karena ada wanita lain di hidupnya," jawab Bella pelan.
"Wanita lain? Oh artinya pacar kamu ini selingkuh ya? Waduh, itu tidak bisa dibenarkan! Kamu yang sabar ya, jangan sedih!" ucap Davin.
Bella hanya bisa menganggukkan kepalanya, lalu menyimpan ponsel berisi foto Libra itu ke dalam tasnya. Sedangkan Davin terus memandangi wajah Bella dari samping, ia memiliki rencana untuk bisa menggunakan wanita itu demi memuluskan semua yang ingin ia lakukan nantinya.
•
•
Ciara kini tengah bersama Galen dan Tiara di sebuah restoran yang sangat mewah, rencananya malam ini Galen memang ingin mengadakan acara dalam rangka menyambut bayi yang ada di dalam kandungan Tiara, istrinya. Tentu sebagai seorang adik, Ciara diundang untuk hadir disana dan gadis itu tampak sangat bahagia mendengar kabar tersebut.
Sebenarnya tadi Ciara dan Galen juga mengajak Libra bergabung dengan mereka, tetapi entah karena apa Libra menolak dan malah memilih pergi dari sana seusai mengantar Ciara. Akibatnya, kini mereka hanya bertiga di restoran tersebut dan sedikit membuat Ciara kurang bergairah. Mungkin Ciara ingin bersama Libra selalu dalam keadaan apapun.
"Kak, selamat ya atas kehamilannya! Aku senang deh dengarnya, sebentar lagi aku bakal punya ponakan yang lucu dan imut. Terus aku juga bakal dipanggil tante deh nanti," ucap Ciara.
Tiara terkekeh mendengarnya, "Hahaha, bisa aja kamu Ciara. Makasih juga ya kamu udah mau luangin waktu buat datang kesini!" ucapnya.
"Halah, gak ada mama papa atau karena om Libra tadi gak mau ikut?" sela Galen menggodanya.
"Ih apa sih kak? Kenapa jadi bawa-bawa om Libra? Aku serius tau, kalau ada mama papa disini kan suasananya jadi tambah rame!" kesal Ciara.
"Iya, tapi tambah rame juga kan kalau ada om Libra?" goda Galen sambil terkekeh.
Ciara menggeleng sambil menghela nafasnya, "Terserah kakak aja, aku males ngomong sama kakak!" ucapnya kesal. Lalu, gadis itu pun beralih menatap Tiara dan tersenyum. "Eh kak, ini kok Nindi gak diundang juga sih?" ucapnya heran.
"Udah kok, tadi aku udah minta Nindi buat ikut. Ya tapi aku gak tahu deh dia dimana sekarang, soalnya belum datang juga nih. Malah keduluan sama kamu," ucap Tiara juga bingung.
"Eee mungkin aja kan Nindi masih di jalan, kita tunggu aja dulu sampai dia datang!" ucap Ciara.
"Iya betul, paling sebentar lagi dia nyampe. Lagian makanannya kan juga belum disediain," ucap Galen menyahuti ucapan adiknya.
__ADS_1
Tak lama kemudian, seseorang yang ditunggu mereka akhirnya datang. Ya Nindi yang merupakan adik kandung dari Tiara itu muncul disana, namun yang membuat mereka heran adalah Nindi datang bersama Leon alias asisten pribadi Galen. Sontak ketiganya pun berdiri secara bersamaan menatap ke arah Nindi serta Leon, semuanya tampak kebingungan melihat kebersamaan dua orang itu.
"Hai kak! Maaf ya aku lama, kayaknya juga aku telat datang ya? Soalnya tadi itu ojek yang aku naikin tiba-tiba kempes ban," ucap Nindi.
Tiara tersenyum menatap adiknya, "Gak masalah, kamu gak telat kok Nindi," ucapnya.
"Ah Leon, kenapa kamu bisa ada disini? Terus datang sama Nindi lagi, memangnya hubungan kalian sudah sedekat itu ya?" sela Galen bertanya.
"Eee..." Leon kebingungan menjawabnya.
"Udah mas, gausah ditanya-tanyain dulu pak Leon nya! Sekarang kalian berdua duduk aja, kita nikmati malam ini barengan ya!" ucap Tiara.
"Iya kak, makasih." Nindi tersenyum singkat, sebelum akhirnya duduk di sebelah Ciara.
"Kalo gitu saya permisi ya pak, bu? Gak enak kalau saya ganggu acara pak Galen sama bu Tiara," ucap Leon pamit.
"Eh jangan! Kamu ikut juga aja, pak Leon! Aku yakin mas Galen gak masalah kok, ya kan mas?" ucap Tiara menahannya.
"Ah terserah kamu aja sayang, aku mah ngikut apa kata kamu," jawab Galen.
"Tuh kan, udah yuk duduk sini! Lagian kalau ada kamu juga, acara kita bisa makin seru dan ramai nantinya!" ucap Tiara.
"Umm, baik bu!" ucap Leon lirih.
Dengan senang hati, Leon pun ikut duduk disana berdekatan dengan Nindi. Tentunya Leon sangat senang karena bisa kembali bersama Nindi, ya meski gadis itu masih saja bersikap cuek padanya. Walau tadi mereka datang ke tempat itu bersamaan, hanya saja itu terjadi lantaran Nindi terpaksa dan tidak memiliki pilihan lain.
"Huft, pada sama pasangan semua. Terus aku sama siapa dong ini?" keluh Ciara.
"Hahaha..." sontak mereka semua disana kompak menertawakan ucapan Ciara, sedangkan gadis itu sendiri hanya cemberut meratapi nasibnya.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...