
Setelah berhasil lepas dari dua sahabatnya di sekolah tadi, kini Ciara bersama Libra masih berada di dalam mobil dan tengah menuju rumah gadis itu. Tampak Ciara juga terus terkekeh kecil akibat mengingat kejadian saat sahabatnya menggoda Libra, sungguh Ciara tak habis pikir mengapa bisa Anin dan Cleo sampai harus berebut hanya untuk berkenalan dengan Libra tadi.
Padahal menurut Ciara, pamannya itu sama sekali tidak menarik dan malah seringkali membuatnya kesal. Hanya saja memang benar kalau rupa dari Libra itu sangat tampan dan idaman bagi semua wanita yang melihatnya, tetapi tentu kecuali dirinya karena Ciara tidak mungkin tertarik pada sosok Libra yang selalu membuatnya emosi dan kesal.
"Ehem ehem, hey!" tiba-tiba saja, Libra menegur ponakannya itu karena dianggap sudah terlalu lama dia terus terkekeh di dalam mobil.
Sontak Ciara terkejut lalu menoleh ke arah pamannya dengan wajah cemberut, "Apa sih om? Mau omelin aku lagi karena tadi aku keluarnya lama pas di seolah?" ujarnya dengan nada ketus.
"Enggak, saya cuma tegur kamu karena daritadi kamu senyum-senyum terus kayak orang gak waras tau!" ucap Libra.
"Ih ya ampun, tega banget sih om ngatain aku gak waras! Aku ini ponakan om sendiri loh, emang dasar paman gak punya perasaan!" cibir Ciara.
"Loh kok ngamuk? Saya kan cuma bicara apa adanya, memang kamu kelihatan seperti orang yang gak waras karena kamu senyum-senyum terus begitu. Paham kan maksud saya?" ucap Libra.
"Iya paham kok, udah deh om gausah ajak aku ngobrol lagi kalau cuma mau bikin aku kesel!" sentak Ciara memanyunkan bibirnya.
"Ya okay, btw itu jaket punya siapa yang kamu pake? Pacar ya? Hayo saya bilangin mbak Nadira loh, kamu masih sekolah tapi udah pacaran!" goda Libra.
"Hah??" seketika Ciara baru menyadari kalau saat ini ia masih mengenakan jaket milik Terry yang tadi diberikan pria itu untuknya.
"Ini kan punyanya pak Terry, duh gimana ya cara balikinnya nanti? Aku cuci dulu apa enggak ya?" gumam Ciara dalam hati.
Terry yang merasa dicuekin, kembali menegur gadis itu dengan lebih keras. Kali ini tangannya juga bergerak menyentuh bahu Ciara yang membuat sang empu sangat terkejut sampai tubuhnya terangkat sedikit, ya Ciara pun memandang ke arah Libra dengan tatapan sinis penuh emosi.
"Heh! Bukannya dijawab malah diem, bener kan itu jaket punya pacar kamu!" tegur Libra.
"Apaan sih om? Bisa gak, gausah kepo sama urusan orang? Kalau emang ini jaket pacar aku, terus kenapa hayo?" ucap Ciara menantang.
"Ya gapapa sih, tapi saya nanti akan bilang ke mama kamu kalau ternyata kamu sudah punya pacar dan gak bilang-bilang sama dia," ucap Libra.
"Dih, ngapain juga om harus bilang ke mama? Dasar pengadu!" ujar Ciara.
__ADS_1
"Bukan pengadu, saya cuma mau kasih tahu aja supaya mama kamu tahu," elak Libra.
"Ih ya sama aja kalo gitu mah, lagian ini bukan jaket punya pacar aku kok om. Ini tuh jaket guru aku tadi di sekolah," ucap Ciara menjelaskan.
"Masa sih? Saya gak percaya kalau itu punya guru kamu, ngapain coba kamu pake jaket guru kamu?" heran Libra.
"Iya beneran om, tadi tuh aku kedinginan terus dikasih jaket ini sama dia," jelas Ciara.
Libra pun mengernyitkan dahinya karena heran dengan penjelasan Ciara barusan, ia tak mengerti bagaimana bisa seorang guru memberikan jaketnya pada murid jika tidak ada maksud tertentu. Pria itu yakin kalau guru yang dimaksud Ciara barusan tengah menyimpan rasa pada gadis itu, seketika ia langsung tersenyum dan memalingkan wajahnya.
Ciara yang menyadari itu sontak heran dan terus menatap ke arah pamannya, "Ada apa om? Kok om ketawa gitu, emangnya ada yang lucu ya?" tanyanya keheranan.
"Hahaha, jelaslah Ciara. Pasti kamu lagi disukai tuh sama guru kamu," kekeh Libra.
"Apaan sih om? Disukain gimana maksudnya?" tanya Ciara terheran-heran.
Libra terkekeh sambil menggelengkan kepalanya, "Ya artinya guru itu suka sama kamu Ciara, masa gitu aja gak ngerti?" jawabnya.
"Apa??" Libra sontak terkejut bukan main dan nyaris saja tidak fokus dalam menyetir mobilnya, akhirnya ia pun memilih berhenti sejenak ke pinggir.
"Kamu kok bisa dikunciin di kamar mandi sih? Siapa pelakunya? Kurang ajar banget tuh orang, siswa macam apa yang berani berbuat seperti itu?" geram Libra tampak sangat khawatir.
Ciara terus mengamati wajah pamannya saat ini, ia heran mengapa bisa Libra sampai secemas itu setelah mendengar pengakuannya. Ada rasa senang juga bangga di dalam hatinya karena ternyata Libra sangat perduli padanya, namun tetap saja ia masih tak percaya dengan itu semua.
•
•
Disisi lain, seorang wanita cantik tengah merapihkan barang-barangnya ke dalam sebuah koper besar yang telah ia siapkan sebelumnya. Lalu saat ia mengambil bingkai foto dari atas meja dan hendak memasukkannya ke koper, ia menatap sejenak foto tersebut sembari mengusapnya dan tersenyum lebar bermaksud melepas kerinduannya.
"Libra, sebentar lagi aku bakal susul kamu ke Indonesia. Tunggu aku ya baby? Nanti disana kita bisa senang-senang lagi deh seperti disini," gumamnya lirih.
__ADS_1
TOK TOK TOK...
Tiba-tiba saja pintu kamarnya diketuk dari arah luar, yang membuat wanita itu tersentak kaget lalu spontan menaruh bingkai tersebut di meja dan bangkit dari duduknya untuk membukakan pintu. Meski tampak jelas kalau ia sangat geram dengan seseorang yang datang itu, karena dia sudah mengganggu momennya tadi.
Ceklek
"Eh bibik, ada apa bik?" tanya wanita itu setelah membuka pintu dan menemukan asisten rumah tangganya ada di depannya.
"Eee iya non, ini baju yang non minta tadi sudah selesai saya setrika non. Sekarang bajunya jadi rapih dan wangi lagi, bisa non pakai untuk berangkat ke Indonesia," jawab sang maid itu.
"Ohh, iya terimakasih ya bik? Kalo gitu sekarang bibik boleh balik kerjain yang lain," ucap si wanita.
"Sama-sama non Bella, saya permisi dulu ya non?" pamit sang maid.
"Iya." wanita bernama Bella itu tersenyum seraya menganggukkan kepalanya, lalu ia pun berbalik dan masuk kembali ke kamarnya setelah maid tadi juga pergi dari sana.
Tampak Bella terus memegangi baju kesayangannya yang merupakan pemberian dari sang kekasih, ia menatap dirinya di depan cermin dengan baju tersebut yang akan ia kenakan nantinya. Bella sungguh tidak sabar ingin segera menemui kekasihnya dengan pakaian tersebut, karena ia yakin kekasihnya itu akan menyukainya.
"Duh, aku jadi gak sabar buat ketemu kamu Libra! Pasti kamu suka deh lihat aku pake baju ini, see you soon ya baby!" ucap Bella di depan cermin.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
...•...
...•...
__ADS_1
Ini Bella ya guys, mau tahu siapa Bella? Baca terus dong jangan kendor dan jangan lupa pencet like sama komen ya semua!♥️🥰