Mama Muda

Mama Muda
MENYESAL


__ADS_3

"Ya Allah ampunilah hamba mu ini yang sudah banyak salah kepadamu, Ternyata begitu berat yang dihadapi oleh sahabatku setelah kehamilannya pada saat itu. Sekarang aku sendiri yang merasakan nya bagaimana sakitnya ditinggal sang kekasih dengan memberikan luka yang paling dalam." ratap Aira


Sambil mengumpulkan barang dagangannya untuk kembali dibawa pulang ke kost.


penyesalan selalu Datang terlambat itulah yang dialami oleh Aira saat ini. Seandainya Aira menerima apa masukan dari Yuli, pasti ia tidak akan merasakan seperti ini. Sama seperti yang dirasakan oleh Maya empat tahun yang lalu.


Hari demi hari Aira menjalani hidupnya, penuh dengan beban berat yang ia pikul saat ini.Yang diciptakan oleh David kepadanya. Tetapi ia harus terpaksa menjalaninya. Sejujurnya Aira sudah merasa tidak sanggup hidup sendiri bersama bayi yang ada di rahimnya. Tetapi karena pandangan dan masukan yang diberikan Maya terhadapnya, sehingga dia memiliki kekuatan dan keyakinan bahwa dia akan mampu menjalani kehidupannya sendiri.


Setiap hari Aira Harus berjualan di sekolahan anak-anak TK dan juga SD yang ada di sekitaran tempat kosnya. Ia sengaja kost disana agar akhirnya bisa lebih dekat untuk berjualan.


"Alhamdulillah hari ini jualan ku kembali lumayan laris. Terima kasih ya Allah atas PertolonganMu buat hamba."doa Aira dalam hati merasa mendapat pertolongan dari allah subhanahu wa ta'ala. Karena diberikan rezeki yang halal untuknya.


"Ternyata menikmati hasil jerih payah itu lebih nikmat. Daripada aku hidup mewah sewaktu bersama David tetapi hidupku terasa hampa. kelihatannya happy , tetapi aku melakukan dosa yang sangat besar bersamanya david.


Sungguh dosa yang tidak bisa diampuni oleh siapapun. Bahkan aku mampu menyakiti hati sahabatku sendiri yang notabennya wanita yang sangat baik kepadaku. Bahkan Maya selalu membantuku dalam segala hal. Tetapi karena gelap mata dengan iming-iming harta kekayaan yang diberikan oleh Ibu Maria membuatku gelap mata.


"Adakah pengampunan untukku? Aira meratapi segala perlakuannya selama ini kepada Maya dan juga orang lain Yang selalu merendahkan orang lain.


Ketika Aira berjalan menyusuri trotoar ingin kembali ke kostnya. Mobil milik surya yang ditumpangi oleh Maya dan Surya melintas hingga Maya pun melihat Aira kesusahan membawa barang dagangannya kembali ke kosnya. Melihat itu semua, Maya meminta Surya Untuk menghentikan mobilnya.


Surya langsung menghentikan mobilnya ketika istri yang sangat dicintai memintanya untuk menghentikan ia berniat untuk membantu Aira.


"Aira tunggu!"teriak Maya


mendengar suara familiar memanggil dirinya Aira langsung menoleh kearah suara itu. yang ternyata tebakannya benar Mayan lah yang memanggilnya.

__ADS_1


"Maya!"


"Iya saya, kamu habis dari mana Ra?


"Ini gue baru pulang ini jualan ke sekolahan anak TK dan anak SD di situ.


"Kamu sekarang jualan?


"Iya iya gue Sudah dipecat dari tempat kerjaan mau tidak mau gue harus memutar otak untuk membiayai kebutuhan hidupku dan bayi ku kelak.


"Gimana jualannya laris tidak?


"Alhamdulillah lumayan!"


"Kamu sekarang tinggal dimana Ra?


"Ada di ujung jalan dekat sini!"


"Oh ya udah kita bareng saja ucap Maya sembari membantu aira mengangkat barang dagangannya.


"Sayang pelan-pelan, sini Mas bantu."ucap Surya sambil langsung meraih barang dagangan Aira yang ada ditangan Maya. melihat perhatian dan rocker romantisan Maya dan Surya hati Aira bahagia tetapi ia juga sedikit bersedih karena ia juga merasakan hal yang sama mendapat perhatian dari suami apalagi dirinya sedang hamil.


"Oh ya Aira Tunjukkan nya gimana kosan kamu. soalnya saya belum tahu kamu ngekos gimana ucap Surya kepada Naira tanpa menatap sedikitpun fokus menyetir dan memandang ke depan.


Sekitar 10 menit kemudian mereka tiba tempat di tempat kos.

__ADS_1


"Kalian tidak mampir?


"Maaf ra Lain kali aja ya Soalnya kami sudah ditunggu Bintang bersama Papi dan ibu." ucap Maya menolak secara halus karena ia tidak ingin menyakiti hati Aira.


"Oh ya tidak apa-apa terima kasih atas tumpangannya yang kalian berikan."


"Sama-sama Ra, kami pamit ya ucap Maya sembari langsung melambaikan tangannya kepada Aira.


Kemudian Surya melajukan mobil miliknya ke arah jalan raya menuju kediaman Alberto dan juga Ibu Nurhayati. Yang mana Bintang sudah menunggu kedatangan mereka karena sebelumnya mereka sudah berjanji untuk menjemput bintang ingin pergi ke rumah utama keluarga Dirgantara menemui Mami Yolanda.


Aira menatap kepergian mobil sahabatnya itu, Ia bersyukur ternyata kehidupan Maya sekarang sudah bahagia tidak seperti 4 tahun yang lalu. Penderitaan Maya Maya yang diciptakan oleh Aira dan juga ibu tirinya


membuat dirinya benar-benar menyesali perbuatannya kepada Maya yang sangat baik hati.


bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


jangan lupa like coment yang.


dan mampir ke karya baru


ko


__ADS_1


__ADS_2