
Membuat Surya Dirgantara semakin sayang dan cinta kepada Maya, walaupun di luaran sana banyak wanita-wanita yang menggodanya. Apalagi Surya Dirgantara memiliki harta kekayaan yang banyak. Sehingga setiap wanita ingin saja menggodanya dan memiliki Surya. Tetapi Surya Dirgantara tetap setia kepada Maya walaupun banyak wanita wanita yang menggoda surya di luar.
"Mas air mandinya sudah Maya siapin mandi ya, nanti telat loh masuk kantor." ucap Maya sambil membangunkan suaminya dengan memberikan kecupan hangat di kening dan bibir Surya. Membuat surya langsung menarik tangan Maya kepelukannya.
Tiba tiba suara ketukan pintu terdengar di telinga Maya dan Surya, Sontak Maya langsung bangkit dari pelukan Surya.
"Shitttttt siapa lagi sih yang ganggu? gerutu Surya yang merasa dirinya terganggu dengan suara ketukan pintu dari luar.
"Sudah mas, tidak boleh begitu!" mungkin ada yang penting Sehingga mereka mengetuk pintu kamar kita." ucap Maya sambil berlalu meninggalkan suaminya berniat membuka pintu kamar.
Semetara Surya terlihat masih kesal mendapat gangguan. Padahal Surya masih ingin bercanda gurau dengan Maya istri yang sangat cintai. Ketika Maya membuka pintu kamar, ternyata mami Yolanda yang mengetuk pintu dan langsung nyelonong masuk kedalam kamar menemui Surya.
"Kakak macam apa kamu ini, ternyata putraku berbaring dirumah sakit karna kecelakaan kenapa kamu tidak memberitahu mami hah????? mami Yolanda sangat emosi kepada Surya karna Surya dan Maya sama sekali tidak memberitahu kalau Zidan saat ini berada dirumah sakit, Akibat kecelakaan lakalantas yang menimpa Zidan.
Mami Yolanda mengetahui Zidan dirumah sakit akibat kecelakaan yang menimpa Zidan dari layar kaca sehingga mami Yolanda emosi kepada Surya karna Surya sama sekali tidak memberitahu kepada mami Yolanda kejadian yang menimpa Zidan.
Mami Yolanda sudah menganggap Zidan selama ini seperti putra kandungnya sendiri. Hal itu yang membuat mami Yolanda sangat emosi. Seolah Surya menutupi kejadian yang menimpa Zidan dari mami Yolanda.
"Kamu sangat keterlaluan!" cepat, antarkan mami sekarang juga kerumah sakit. Mami ingin melihat Zidan putraku " pekik mami Yolanda membuat Surya terdiam tak berani berkata apa apa.
Sementara Maya hanya melihat interaksi antara mami Yolanda dengan Surya.
__ADS_1
"Sebentar mom, Surya mandi dulu." sahut Zidan sambil langsung berlalu masuk kekamar mandi.
"Cepat mami tunggu lima belas menit, kalau belum siap awas kamu." pekik mami Yolanda sambil berlalu dari kamar Zidan dan Maya.
"Kamu jangan terlalu manjain suami kamu itu, dia itu kalau dimauin dia akan semakin ngelunjak. Pagi pagi saja terus ingin dimanja." gerutu mami Yolanda sambil berlalu meninggalkan Maya di kamar. Maya hanya tersenyum mendengar umpatan mami Yolanda. Yang mengatai suaminya lelaki manja terhadap istrinya.
"Maafin Maya mom, gimana juga maya menyukai sikap manja suami Maya." gumam Maya setelah mami Yolanda berlalu dari hadapannya. Maya benar benar menyukai sikap manja suaminya ia mengembangkan semuanya ketika dirinya membayangkan tingkah konyol suaminya yang selalu ingin bermanja-manja dengannya.
"Mami....mami....panggil Bintang sambil langsung masuk ke kamar untuk mencari keberadaan Surya dan Maya.
"Ada apa sayang? jangan lari lari." ujar Maya
"Mami......,memangnya benar ya kalau om Zidan kecelakaan? dan sekarang dirumah sakit!. soalnya Oma di bawah sudah menangis. Dan ketika Bintang tanya, Oma mengatakan kalau om Zidan saat ini mengalami kecelakaan." tanya Bintang
"Iya mom..... dari tadi semenjak Oma menonton televisi dan mendengar kalau on Zidan mengalami kecelakaan, Oma sudah menangis. Katanya om Zidan mengalami kecelakaan dan keadaannya cukup parah. Oma menonton di televisi dan mendapat kabar dari sana." ucap Bintang memberitahu kepada Maya mengenai apa yang ia lihat di layar televisi bersama mami Yolanda.
Sementara surya baru selesai melakukan ritual mandinya, ia langsung keluar dari kamar mandi dan menggunakan pakaian yang sudah disediakan Maya sebelumnya. Surya tidak ingin mami Yolanda lebih lama menunggu. Karena dirinya tahu bagaimana sikap asli Mami Yolanda jika sudah marah dan kesal kepadanya.
Surya juga merasa bersalah karena tidak memberitahu kepada Mami Yolanda mengenai kecelakaan yang menimpa Zidan. Karena bagaimanapun Mami Yolanda Pasti sangat terkejut mendengar pemberitaan yang ada di layar televisi. Sementara Surya sendiri tidak memberitahu Mami Yolanda tentang kejadian yang menimpa Zidan.
Hal itu yang membuat Mami Yolanda emosi kepada Surya. Karena Mami Yolanda terlebih dahulu mendapat kabar dari siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta. Ketika Surya sudah selesai menggunakan pakaiannya dan sudah terlihat rapi, Maya surya, dan Bintang pun langsung berlalu meninggalkan kamar menemui mami Yolanda yang sudah sedari tadi menunggu surya di ruang makan.
__ADS_1
Surya mendapat tatapan tajam dari Mami Yolanda. Hal itu membuat Surya tidak dapat berbicara apa-apa. Ia sudah merasa bersalah karena dirinya tidak langsung memberitahu kepada mami Yolanda.
" Cepat habiskan sarapanmu sekarang juga antarkan Mami ke rumah sakit. Kamu memang kakak tidak berguna." celetuk Mami Yolanda karena dirinya sangat kesal kepada Surya.
Surya hanya menganggukkan kepalanya. sambil langsung menyantap sarapan pagi yang sudah disediakan Maya sebelumnya, dibantu oleh asisten rumah tangga yang bekerja di rumah utama keluarga Dirgantara.
Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga mereka yang ternyata pagi itu juga Pak Alberto telah menonton siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta. Dan mereka mendapat kabar Kalau Zidan mengalami kecelakaan sehingga pagi itu juga Pak Alberto dan ibu Nurhayati berniat langsung mencari tahu kabar tersebut ke rumah keluarga Surya Dirgantara.
Ketika pintu sudah dibuka, salah satu asisten rumah tangga yang bekerja di rumah utama keluarga Dirgantara, Pak Alberto langsung masuk dan ibu Nurhayati mencari keberadaan Maya dan juga Surya. Tetapi pak Alberto langsung berhenti begitu saja. Karena melihat menantu, Maya, Bingung dan besannya sedang menikmati sarapan pagi.
"loh ada Papi!" ucap Maya sambil langsung bangkit dari tempat duduknya memberi salam kepada Pak Alberto dan juga Ibu Nurhayati. Begitu juga dengan Surya Dirgantara mengikuti Maya memberikan salam kepada Pak Alberto dan ibu Nurhayati.
"Pa..... ma.....sarapan dulu yuk!" ajak Maya kepada Pak Alberto dan juga Ibu Nurhayati. Pak Alberto menolak. Karena kebetulan Pak Alberto dan ibu Nurhayati sudah terlebih dahulu sarapan pagi dari rumah. Dan mereka hanya ingin memastikan kejadian yang menimpa Zidan. Karena menurut pemberitaan yang ada di layar televisi kalau Zidan salah satu petinggi perusahaan Dirgantara mengalami kecelakaan.
Ketika pak Alberto menanyakan hal itu kepada surya dan Maya, Surya dan Maya pun membenarkan berita yang ada di layar televisi itu. Dan sekarang Zidan dirawat di rumah sakit Dirgantara.
Hal itu membuat Pak Alberto dan juga Ibu Nurhayati sangat terkejut mendengar berita kecelakaan Zidan ternyata benar adanya.
"Papa ingin melihat kondisi Zidan Bagaimana kondisinya sekarang Apa dia sudah baik-baik saja?" tanya Pak Alberto karena dirinya penasaran dengan kondisi Zidan saat ini.
Menurut pemberitaan yang ada di layar televisi kalau kerusakan mobil milik Zidan saat ini cukup parah. Itu berarti kondisi Zidan juga pasti parah. Itu menurut prediksi Pak Alberto dan ibu Nurhayati, Begitu juga dengan Mami Yolanda sehingga mereka sangat mengkhawatirkan kondisi Zidan saat ini.
__ADS_1
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏