Mama Muda

Mama Muda
GOSIP TETANGGA


__ADS_3

Aira benar-benar bersyukur memiliki Washington yang mau menerima dirinya apa adanya. Ia tidak menyangka kalau Washington benar-benar melakukan seperti yang ia katakan sebelumnya. Awalnya Aira tidak percaya kalau Washington sangat mencintainya.


Tetapi Ketika Washington memberikan perhatian penuh dan menjelaskan kepada Aira, membuat Aira yakin kalau Washington adalah lelaki yang dikirimkan Allah Untuk menjadi pendamping hidupnya.


Acara resepsi pernikahan telah usai dilaksanakan di kediaman keluarga Aira. Aira dan Washington terlihat bahagia ketika acara pernikahan mereka berjalan dengan lancar tanpa kekurangan sesuatu apapun. Apalagi dengan kehadiran surya dan nyonya Yolanda di sana. Membuat Washington merasa bahagia karena bos besarnya menyempatkan waktu untuk menghadiri pesta pernikahannya.


Sejujurnya kedua orang tua Aira sudah mendengar gosip para tetangga karena Aira baru melangsungkan pernikahan setelah Aira melahirkan. Berita tentang kehamilan Aira diluar nikah terdengar jelas di telinga para tetangga keluarga Aira. Membuat kedua orang tua Aira merasa sedikit malu akan apa yang terjadi di kehidupan buah hatinya.


Tetapi di satu sisi mereka bahagia karena ada seorang lelaki yang menerima Putri mereka apa adanya. Mereka dapat melihat kasih sayang yang dilakukan oleh Washington terhadap Aira Dan juga sandiago yang merupakan Putra Aira.


Apalagi dengan hadirnya Sandiago di tengah-tengah keluarga Aira membuat kedua orang tua Aira begitu bahagia walau para tetangga mencibir Aira. Tetapi mereka tidak peduli akan hal itu. Semua orang pernah melakukan dosa asalkan ada pertobatan. Allah akan memelihara umatnya jika umatnya menyadari kesalahannya dan memohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta'ala.


Sementara Nyonya Yolanda dan Surya pun berlalu dari kediaman keluarga Aira berniat ingin segera kembali ke Jakarta. Tetapi mami Yolanda meminta Surya untuk menemani dirinya sekedar bertamasya di daerah Manado. Karena tempat itu adalah tempat yang belum pernah ia kunjungi. Nyonya Yolanda merasa tertantang ingin mengetahui lokasi tempat wisata yang ada di kota Manado.


"Kamu bisa temanin Mami dulu tidak bertamasya sekeliling Kota Manado ini." mohon mani Yolanda kepada Surya.


"Tapi Surya tidak memiliki banyak waktu Mom!" karena pekerjaan Surya menanti di Jakarta.


"Cuma satu hari saja kok kamu menemani Mami di sini. Habis itu Mami janji deh kita langsung pulang ke Jakarta." ucap Mami Yolanda kepada Surya.


"Ya sudah kalau begitu kita akan jalan-jalan hari ini dan besok. Tetapi Mami harus berjanji besok sore kita langsung pulang ke Jakarta. Karna Surya sudah sangat merindukan Maya dan anak-anak Surya mom!" ucap Surya kepada Mami Yolanda.


"Iya Mami juga merindukan mereka. Tetapi Mami penasaran dengan objek wisata yang ada di sekitar Manado ini karena teman Mami pernah cerita kalau daerah sini ada tempat wisata yang indah.


"Ya sudah kalau begitu Surya nurut aja sama mami. ucap Surya sembari masuk ke kamar hotel yang sudah diregistrasi sebelumnya. Berniat untuk istirahat mengingat aktivitasnya satu harian ini cukup melelahkan.


****


Di tempat lain Maya terlihat sibuk mengurus baby Jupiter dan juga Bintang. Walau dirinya dibantu oleh baby sister. Tetapi Maya tidak membiarkan Baby sister saja yang merawat Jupiter. Karena dirinya ingin merawat putranya sendiri sama seperti merawat Bintang saat masih bayi.

__ADS_1


" Mom!" Papi kok belum pulang kerja sih mom? tanya bintang kepada Maya karena Maya mengatakan kalau Surya pergi bekerja bukan untuk menghadiri pesta pernikahan Washington. Karena jika Maya memberitahu kalau Surya pergi jauh maka Bintang pasti tidak akan mengizinkan Surya pergi kesana dan Bintang akan rewel satu harian.


Bintang begitu menyayangi Surya. Begitu juga dengan Surya sangat menyayangi Bintang. Bintang tidak bisa berjauhan dengan Surya selama ini. Apalagi jika Bintang ingin tidur selalu ditemani oleh Surya terlebih dahulu membuat bintang selalu mencari keberadaan Surya.


"Lebih baik kamu tidur saja Sayang!" nanti Papi akan pulang kok." ujar Maya kepada Bintang. Tetapi Bintang tak kunjung tidur juga karena Dirinya belum ditemani oleh Surya.


"Tapi bintang tidak bisa tidur mom kalau tidak ada Papi di sini." ucap Bintang sembari terus mencari-cari keberadaan Surya.


Ia pun terus bertanya kepada Maya. Di mana Surya berada.


"Mami pasti berbohong Papi tidak di kantor Tapi pasti pergi jauh makanya papi sampai sekarang belum pulang ucap Bintang sembari meneteskan air matanya.


"Sudah kalau begitu Mami saja yang nemenin kamu. Mami akan bacakan dongeng ya sayang." ucap Maya kepada Bintang. Tetapi Bintang menggelengkan kepalanya pertanda dirinya tidak setuju jika Maya yang menemaninya tidur malam itu. Hingga Maya sedikit kewalahan untuk membujuk Bintang.


Jurus pamungkas pun dilakukan oleh Maya melakukan sambungan telepon video call kepada Surya agar Bintang dapat berbicara langsung kepada Surya.


Surya langsung meraih ponselnya yang ada di atas nakas.


"Hello istri mas yang cantik!" sapa Surya dari Manado.


"Kapan Mas pulang? Maya sudah sangat merindukan mas. Apalagi Bintang sedari tadi sangat rewel karena Bintang ingin mas yang menemani Putri kita tidur."ucap Maya kepada Surya membuat Surya merasa bersalah kepada putrinya. Karena Surya tidak terlebih dahulu berpamitan kepada Bintang kalau dirinya pergi ke Manado untuk menghadiri pesta pernikahan Washington dan Aira.


"Sayang ini Papi mau bicara sama kamu. Kamu rindukan sama papi." ucap Maya sembari memberikan ponselnya kepada Bintang.


"Papi di mana? Hua..... hua....Hua."


" Papi di mana? Hua......hua .....hua.... hua." tangis Bintang semakin menjadi ketika melihat Surya di dalam Sambungan telepon videonya.


"Putri Papi yang cantik jangan menangis dong Papi lagi berada di luar kota. Ada pekerjaan yang harus papi selesaikan. Maafkan papi ya sayang, tidak berpamitan dulu kepada putri Papi yang cantik ini." ucap Surya kepada Bintang.

__ADS_1


"Pokoknya papi harus segera pulang kalau sudah selesai pekerjaannya. Bintang menunggu lalu di rumah." ucap Bintang mengultimatum Papinya agar segera kembali ke Jakarta. Esok harinya.


"Iya sayang!" Papi akan segera kembali ke Jakarta. Kamu tenang saja, sekarang kamu tidur dulu Nanti kalau kamu sudah bangun Papi pasti sudah ada di rumah." Bujuk Surya kepada bintang di dalam sambungan telepon video membuat bintang sedikit lega karena sudah mendengar suara Surya


****


Di tempat lain Pak Alberto dan juga Ibu Nurhayati terlihat sedikit khawatir dengan kondisi kesehatan Pak Alberto yang akhir-akhir ini sudah semakin menurun.


"Mas Apa tidak sebaiknya kamu dirawat inap di Rumah Sakit?" tanya Bu Nurhayati kepada Pak Alberto.


"Mas tidak suka dengan aroma Rumah Sakit. lebih baik Mas dirawat di rumah saja." ucap pak Alberto memohon kepada istrinya kalau dirinya tidak ingin dibawa ke rumah sakit.


"Ya sudah kalau begitu Mas Lebih baik makan dulu habis itu makan obat." ujar Ibu Nurhayati dibalas anggukan dari Pak Alberto. Bu Nurhayati sangat khawatir dengan kondisi kesehatan Pak Alberto. Padahal pak Alberto hanyalah Demam biasa. Tetapi akhir-akhir ini Pak Alberto sering demam membuat Ibu Nurhayati merasa ada sesuatu yang tidak diketahui oleh ibu Nurhayati.


Pak Alberto Sebenarnya bukan hanya sakit demam biasa. Tetapi ia sengaja menyembunyikan penyakitnya dari ibu Nurhayati. Karena pak Alberto tidak ingin membuat istrinya bersedih karena mengetahui penyakit yang diidap oleh Pak Alberto.


Maya sendiri juga tidak mengetahui tentang kondisi kesehatan Pak Alberto yang sudah semakin menurun. Tetapi Bu Nurhayati pernah pemberitahuan kepada Maya Kalau Pak Alberto mengalami demam. Tetapi ketika Maya sudah menghampiri Pak Alberto kondisi Pak Alberto semakin membaik saat itu.


"Mas tolong jujur pada Nur, Apa yang sebenarnya Mas sembunyikan dari Nur?" tanya ibu Nurhayati kepada pak Alberto karna Bu Nurhayati merasa pak Alberto menyembunyikan sesuatu darinya.


"Memangnya apa yang Mas sembunyikan dari kamu istriku sayang?" sahut pak Alberto sembari berusaha mengembangkan senyumnya ke arah Bu Nurhayati.


"Kamu jangan pernah membohongiku mas. Karna sebelumnya Mas sudah berjanji untuk tidak akan pernah berbohong kepada nur. Jadi tolong berterus terang kepada Nur.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


jangan lupa like coment dan votenya ya

__ADS_1


__ADS_2