Mama Muda

Mama Muda
MAMI YOLANDA DAN BINTANG KESAL


__ADS_3

Maya mengelus kepala suaminya dengan penuh kasih sayang. Ia tau persis Suaminya ingin mendapatkan perhatian lebih darinya. Karna Maya sangat mengetahui akhir akhir ini surya begitu sibuk dan kelelahan mengurus perusahaan Dirgantara dan juga Alberto Group.


"Sayang, kalau merasa pegal bilangin ya." ujar Surya sembari memainkan tangannya dibagian gunung kembar milik Maya. Maya hanya mengangguk kepalanya sambil menikmati gerakan tangan Surya. Sesekali Surya membuka baju yang digunakan Maya, yang kebetulan baju yang digunakan Maya sedikit longgar.


Sehingga Surya dengan mudah mengangkat baju Maya dan sesekali ia mengecup gunung kembar Maya. Membuat Maya sedikit merasa geli. Tetapi ia merasakan sensasi yang luar biasa dengan tingkah konyol suaminya. seolah Surya seperti baby Jupiter yang sedang bermain main dengan gunung kembar Maya saat minum ASI milik Maya.


"Mas, Auh....de$@h Maya karna mulai merasakan gerakan jahil suaminya.


"Mas menginginkanmu sayang " ucap Surya


"Tapi jangan disini juga kali mas," ucap Maya sambil mengebangkan senyumnya.


Surya langsung bangkit dari pembaringanmya dan langsung menggendong tubuh Maya berniat langsung menuju kamar untuk menuntaskan apa yang mereka lakukan di Gazebo.


Setelah Tiba di kamar, Surya langsung membaringkan tubuh istrinya yang sudah candu baginya. Tampa memberikan aba aba, Surya langsung mengecup bibir manis Maya dan melahapnya. Lidah mereka saling beradu disana. Hingga Maya dan Surya sudah tidak sadar kalau mereka sudah sama sama tidak menggunakan sehelai benangpun.


Terlihat pakaian dua insan yang sedang memadu kasih di atas ranjang sudah berserakan di lantai. De$@han demi de$@han sudah beradu disana membuat ruangan itu penuh dengan gairah yang luar biasa.


"Mas Auh.....Auh.." de$@h Maya yang terlihat menikmati gerakan demi gerakan yang dilakukan suaminya. Surya menuntun Maya untuk memainkan adik kecilnya yang sudah lancang depan. Maya berusaha mengimbangi permainan suaminya. Agar suaminya merasa puas dengan pelayanannya.


Maya langsung melahap adik kecil Surya layaknya melahap eskrim yang begitu lezat membuat Surya semakin merasakan sensasi yang sangat luar biasa. Ia tidak dapat mengungkapkan rasa nikmat yang ia rasakan saat ini.


"Sayang..... Auh.....sayang.... please lagi sayang, Auh.... nikmatnya." de$@h Surya membuat Maya Semakin melancarkan aksinya. Maya benar benar membuat Surya mabuk kepayang terbang ke langit ketujuh. Sungguh permainan yang sangat luar biasa.

__ADS_1


Surya kembali memimpin permainan, hingga mereka sama sama menikmati permainan Meraka yang begitu menikmati indahnya Surya dunia. Hingga satu jam dalam permainan, mereka sama sama menikmati indahnya Surga dunia.


"Ah ....ah" de$@h Surya pertanda dirinya sudah mengalami pelepasan.


Surya langsung mengecup kening Maya.


"Trimakasih sayang." ucap Surya sambil mengecup kening Maya.


"Sama sama Suamiku sayang." sahut Maya sambil mengebangkan senyumnya.


Tiba tiba ketukan pintu terdengar jelas ditelinga Maya dan Surya. Hingga Maya dan Surya saling pandang .


"Mas mungkin mami yang mengetuk pintu. Kita kan belum makan malam." ucap Maya membuat Surya langsung menepuk jidatnya karna dirinya lupa kalau mereka belum makan malam sebelum mereka melakukan gempuran yang sangat luar biasa.


Ketika Maya membuka pintu kamar yang mereka tempati, ternyata memang benar mami Yolanda yang mengetuk pintu. Berniat untuk mengajak mereka makan malam. Karna jam sudah menunjukkan pukul 19.30 malam


"Eh mami, ada apa mom? tanya Surya yang terlihat masih ngos-ngosan dan berkeringat.


"Kamu ini Sore sore sudah olah raga saja." ucap mami Yolanda sambil langsung menjewer telinga Surya .


"Mami apa apaan sih?sakit tau." gerutu Surya


"Mana menantuku? pasti dia sudah kelelahan kamu buat kan? tuduh mami Yolanda membuat Surya langsung tertawa cengengesan.

__ADS_1


"Kamu ini menggempur istri kamu,tidak mengenal Waktu. Masa Magrib pun istri kamu gempur. Sudah shalat Magrib belum? tanya mami Yolanda. Surya menggelengkan kepalanya pertanda mereka melewatkan shalat Magrib saat itu.


"Menggempur istri kamu ingat, Tapi shalat Magrib tidak kamu ingat. dasar kamu. cepat mami sudah lapar kita makan malam." ucap mami Yolanda sambil berlalu meninggalkan Surya disana.


Semetara Maya baru selesai melakukan ritual mandinya langsung memakai pakaian yang biasa ia gunakan di rumah. Ia sedikit kelelahan setelah melayani suaminya dengan nikmat yang luar biasa.


"Mas, tadi siapa yang ngetik pintu?


"Mami, mau ngajak makan malam." sahut Surya sambil berlalu masuk kekamar mandi untuk membersihkan Diri


Setelah selesai melakukan ritual mandinya, Surya langsung menggunakan pakaiannya yang sudah disediakan Maya. Kemudian pasangan suami istri itu, langsung turun ke bawah tepatnya keruang makan.


Terlihat mami Yolanda dan Bintang sudah menunggu mereka disana dengan muka ditekuk. Karna sudah terlalu lama menunggu pasangan suami istri itu.


" Mami dan papi kok lama bangat sih? ucap Bintang terlihat cemberut.


"Maaf ya sayang, mami dan papi membuat kamu menunggu. Papi yang salah ngajak mami kamu main main." ucap Surya membuat mami Yolanda langsung kembali menjewer telinga Surya.


"Kamu mau memperpanjang cucuku bertanya sesuatu sama kamu sehingga kamu menjawab seperti itu?" gerutu mami Yolanda membuat Surya tertawa cengengesan.


Sementara Maya hanya diam dan tersenyum melihat interaksi mami Yolanda dan Surya. Sambil menyendok nasi ke piring Surya dan menyediakan lauk pauknya langsung di piring Surya dan Bintang begitu juga dengan mami Yolanda.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2