Mama Muda

Mama Muda
KEKAWATIRAN LAURA


__ADS_3

Ketika Ibu Rosita memberitahu kalau Antonio adalah putra dari Pak Adrian Laura tidak percaya begitu saja . Ia kembali bertanya kepada ibu Rosita kalau apa yang didengar ibu Rosita itu tidak benar adanya.


"Tidak mungkin Antonio itu putra dari Pak Adrian. Karena Laura mengenal Pak Adrian itu orang yang bertanggung jawab walaupun Laura baru mengenal Pak Adrian. Dari pola bicara Pak Adrian kepada Laura. Itu dapat Laura nilai Kalau Pak Adrian orang yang berwibawa dan bertanggung jawab. Bukan seperti Antonio lelaki pecundang. ucap Laura kepada Ibu Rosita.


Tetapi Ibu Rosita berusaha menjelaskan kepada Laura, kalau yang ia katakan benar adanya. Agar Laura benar-benar percaya kalau Antonio itu merupakan Putra kandung Pak Adrian. Yang merupakan pengacara kondang di kota ini dan langganan tetap di Rosita Florist.


Ibu Rosita berusaha menjelaskan kepada Laura, hingga Laura langsung terdiam seolah dirinya tidak percaya akan kenyataan Itu. Padahal sebelumnya Laura sudah berniat ingin memakai jasa kuasa hukum Pak Adrian, jika suatu saat nanti Antonio mengetahui bahwa anak yang dalam kandungannya itu adalah anak Antonio, dan ingin merebutnya dari Laura. Laura ingin meminta bantuan perlindungan hukum dari Pak Adrian.


Tetapi ketika Laura mengetahui kalau Pak Adrian itu merupakan ayah kandung Antonio membuat dirinya semakin kuatir. Kalau Antonio pasti akan merebut anaknya kelak.


"Apa yang harus Laura lakukan Bu? pasti mereka akan berusaha untuk merebut anak yang ada di dalam kandungan Laura. Jika anak yang di dalam kandungan Laura ini sudah lahir mereka pasti merebutnya dari Laura." ucap Laura merasa khawatir


"Kamu jangan mengkhawatirkan hal itu. Dihukum manapun, walaupun Pak Adrian merupakan pengacara kondang di kota ini dia tidak bodoh. Kalau anak di bawah umur 17 tahun, jika ibunya mampu menafkahi anak tersebut. Maka anak tersebut tetap di bawah asuhan ibunya.


Jadi kamu jangan khawatir. Ibu akan berusaha membantumu dan Ibu tidak akan membiarkan Antonio merebut anak itu darimu." ucap Ibu Rosita membuat Laura sedikit lega.


Ibu Rosita paham betul Apa yang menjadi kekhawatiran Laura saat ini. Setelah Laura mengetahui kalau Pak Adrian itu merupakan ayah kandung Antonio. Ia mengira Kalau Pak Adrian akan membantu Antonio untuk merebut anak yang ada di dalam kandungan Laura.


****


Di tempat lain, terlihat Aira sedang bermain dengan putranya. Yang umurnya masih sekitar 5 bulan. Terlihat baby sandiago sudah mulai aktif dan sudah mulai dapat berinteraksi dengan Aira. Apalagi ketika Washington sudah pulang dari kantor terlihat baby Sandiago ingin langsung bersama Washington.

__ADS_1


"Mas udah pulang?" tanya Aira sembari langsung memberi salam kepada suaminya. Washington memberikan kecupan hangat di kening Aira. Terlihat keluarga kecil Aira dengan Washington sangat bahagia.


"Bagaimana urusan kantor Mas apa semuanya berjalan dengan lancar? tanya Aira kepada suaminya sambil membantu Washington membuka dasi yang dipakai Washington.


"Alhamdulillah pekerjaan dan urusan di kantor berjalan dengan lancar sayang. Walau ada sedikit kendala, Tetapi sudah bisa ditangani." ucap Washington sambil mengembangkan senyumnya.


Washington pun ingin langsung meraih putranya yang ngoceh ngoceh khas suara bayi yang berbaring di atas tempat tidur.


"Jangan dulu Mas!" lebih baik Mas mandi dulu deh, baru main sama Putra kita." ujar Aira agar Washington segera membersihkan diri.


Washington pun langsung tertawa cengengesan. Ia pun berlalu meninggalkan Aira dan baby sandiago, masuk ke dalam kamar mandi. Berniat untuk membersihkan diri. Sementara Aira mempersiapkan pakaian yang akan digunakan Washington. Dan ketika Washington menyelesaikan ritual mandinya. Aira memberikan pakaian Washington Nyang biasa ia gunakan.


"Loh mas kok bajunya belum di pakai? kan sudah Aira sediakan?" tanya Aira karna melihat suaminya tak kunjung menggunakan pakaiannya.


Washington hanya menatap Aira dengan tatapan penuh arti. Ia meraih ponselnya duduk di atas sofa yang ada di dalam kamar dengan tetap menggunakan handuk yang dililitkan di pinggangnya.


Washington sudah melihat baby sandiago tertidur pulas di dalam boxnya kemudian kuasa menghampiri Aira yang sedang sibuk membenahi bekas mainan putranya.


"Sayang ....., Mas menginginkannya. boleh ya? ucap Washington sambil memeluk Aira dari belakang.


Aira memutari tubuhnya agar Aira dapat melihat sosok wajah suaminya yang begitu tampan menurutnya. dengan wajah yang memelas Washington kembali memohon kepada istrinya, agar istrinya dengan sukacita mau melayaninya malam itu.

__ADS_1


Aira mengembangkan senyumnya ia merasa tidak tega melihat suaminya yang sangat menginginkan pelayanan dari Aira.


"Mas Aira istri mas, sudah sewajarnya Aira melayani Mas dengan sepenuh hati. Mengapa Mas harus bertanya terlebih dahulu kepada Aira? ucap Aira sembari mengalungkan tangannya di leher jenjang Washington.


Washington langsung mengecup bibir manis Aira. Perlahan ciuman itu semakin dalam dan Aira mulai merespon kecupan Washington hingga Aira merasakan sensasi yang sangat luar biasa. Ia benar benar merasakan desiran yang lain dari tubuhnya.


Washington kembali mematut bibir manis Aira. Hingga Aira mengeluarkan suara merdunya. Aira sudah mulai mende$@h membuat adik kecil milik Washington sontak lancang depan. Hingga Washington sudah mulai mempercepat gerakannya. lidah mereka bersahutan. Membuat Washington semakin melancarkan aksinya. Tangannya mulai masuk ke balik baju tidur milik Aira.


Ketika Washington memainkan gunung kembar milik Aira, Aira kembali mende$@h. Hal itu membuat adik kecil Washington semakin lancang depan. Washington menuntun tangan Aira agar Aira memainkan adik kecilnya. Ada sensasi yang luar biasa jika Aira selalu memainkan adik kecil Antonio dengan menggunakan tangan Aira.


Hingga Washington sama sekali tidak dapat mengendalikan dirinya lagi. Kemudian Washington menuntun Aira naik ke atas tempat tidur yang berukuran King size itu. handuk yang ia lilitkan di pinggangnya pun langsung terlepas begitu saja.Membuat adik kecil milik Washington terlihat jelas di mata Aira.


Aira langsung melahap adik kecil Washington dengan menggunakan mulutnya. Ia melahapnya bagai melahap es krim yang begitu lezat. Hingga suara merdu Washington terdengar jelas di telinga air. Sehingga Aira semakin melancarkan aksinya. Agar membuat Washington merasa puas dengan pelayanannya.


Aira tidak dingin Washington kecewa kepadanya. Sehingga ia berusaha untuk membuat Washington merasa puas dengan pelayanannya. Washington merasakan sensasi yang sangat luar biasa dengan permainan yang dilakukan Aira.


Hingga Washington begitu bersemangat. Dan ia pun langsung menggendong tubuh Aira naik ke atas tempat tidur. Dan dengan sekejap ia langsung membuka pakaian milik Aira, dan melemparkannya ke Sembarang arah. Hingga bagian sensitif milik Aira terlihat jelas di mata Washington.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2