Mama Muda

Mama Muda
JAHIL


__ADS_3

Setelah Yuli selesai melakukan ritual mandinya, Ia berniat untuk memakai pakaiannya. Tetapi ia lupa membawa pakaiannya kedalam kamar mandi. Sehingga Yuli harus keluar dengan menggunakan handuk kecil yang dililitkan ditubuhnya.


" Ah jadi lupa kan bawa baju ganti,"


" Semua ini gara gara mas Zidan " gumamnya menyalahkan Zidan sehingga Yuli lupa membawa baju ganti ke kekamar mandi.


Dengan terpaksa Yuli keluar dengan menggunakan handuk kecil yang dililitkan ditubuhnya.Ia melihat tidak ada zidan disana


"Kemana dia?" gumamnya. Tanpa Ia sadari kalau Zidan sudah ada dibelakangnya.


Zidan langsung memeluk Yuli dari belakang. Sehingga Yuli pun sangat terkejut karna Zidan tiba tiba memeluknya dari belakang.


" Aduh mas buat Yuli terkejut aja" gerutu Morina. Tetapi Zidan tidak memperdulikan ocehan Yuli, justru Zidan semakin menjahili istrinya.


" Mas jangan dulu, sana gih mandi badan mas sudah bau tau" gerutu Yuli sambil mengendus tubuh Zidan dan langsung menjepit hidupnya pakai jari tangannya.


"Uek bau" Ucap Yuli yang sama sekali tidak merasakan bau.


Yuli hanya ingin agar Zidan langsung membersihkan tubuhnya dan melepaskan pelukannya dari Yuli. Merasa kurang percaya diri, karna istrinya mengatakan dirinya bau, Zidan langsung melepaskan pelukannya dan masuk kekamar mandi.


Sementara Yuli yang sudah merasa Menang karena dirinya berhasil menjahili suaminya, tertawa kecil dan berniat memakai baju tidur yang sudah disediakan Zidan.


Tetapi ketika ia melihat baju yang ada hanya baju lingerie yang cukup tipis.


" Hah......... baju apa ini? sudah seperti saringan kelapa" Gumam Yuli dalam hati sambil kembali mencari pakaian yang lain. Tetapi sialnya tidak ada pakaian yang lain disana. Ia hanya melihat dalaman dan lingerie seksi yang ada disana. Dengan terpaksa Yuli harus memakainya daripada hanya menggunakan handuk kecil yang ia lilitkan ditubuhnya.


Sementara Zidan yang sudah selesai melakukan ritual mandinya, Ia pun keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang di lilitkan di bagian pinggang. Sehingga dada bidang milik Zidan terlihat jelas dimata Yuli

__ADS_1


" Huh.....segar" gumamnya sambil berjalan menghampiri Yuli.


Zidan yang melihat istrinya memakai lingerie yang sudah disediakan nya sebelumnya, Ia mengembangkan senyumnya.


"Cantik banget kamu sayang memakai baju ini" ucap Zidan sambil memeluk dan mencium bibir manis Yuli.


" Pasti ini ulah Mas kan mengganti pakaianku dengan saringan kelapa ini"gerutu Yuli menuduh suaminya yang mengganti pakaiannya.


" Kamu terlihat seksi memakai pakaian ini Sayang Mas suka banget" jawab Zidan jujur kepada istrinya bahwasanya dirinya senang melihat istrinya memakai lingerie yang ia sediakan sebelumnya.


Tetapi karena Zidan merasa sudah tidak tahan lagi ingin langsung melahap istrinya. Zidan pun langsung meraih tubuh Yuli kepelukannya. Zidan langsung memeluk dan mencium bibir manis Yuli perlahan ciuman itu semakin dalam.


Yuli pun semakin menikmati sikap manis Zidan terhadapnya. Perlahan ia mulai membalas kecupan yang dilakukan suaminya. Yuli mulai membuka mulutnya, agar Zidan dapat leluasa memainkan lidahnya di rongga mulut Yuli.


Dengan sigap Zidan pun memainkan lidahnya di rongga mulut Yuli merasa Yuli kekurangan oksigen Ia pun melepaskan pagutannya. Setelah ia rasa Yuli sudah menghirup oksigen yang cukup, ia Kembali mengecup bibir manis Yuli


Zidan menuntun Yuli ke atas ranjang yang berukuran king size yang berada di kamar hotel president suite yang disewa khusus untuk mereka berdua.


Sehingga membuat adik kecil milik Zidan langsung lancang depan.


Ia langsung mengecup dan mencium bagian gunung kembar Yuli dan membuat tanda merah di sana pertanda kepemilikannya.


Perlahan Kecupan itu semakin dalam, Begitu juga dengan Yuli. Ia sudah mulai merasakan nikmatnya Kecupan yang dilakukan suaminya terhadap. Merasa mendapat respon dari istrinya Zidan pun meminta haknya sebagai seorang suami.


"Sayang..... Mas bolehkan meminta hak mas sebagai seorang suami?" tanya Zidan kepada Yuli untuk meminta persetujuan dari istrinya melakukan apa yang menjadi hak suami terhadap istrinya.


Yuli menganggukkan kepalanya sembari tersenyum kearah suaminya. Pertanda Yuli setuju dan mengizinkan suaminya melakukan haknya sebagai seorang suami.

__ADS_1


" Mas boleh melakukannya. Tetapi tolong yang lembut dan pelan pelan ya mas, karena ini yang pertama bagi Yuli. Mas tahu sebelumnya kita belum melakukan sampai ke sana." Ucap Zidan kepada suaminya agar suaminya melakukannya dengan lembut.


" Kamu tenang saja sayang mas akan melakukannya dengan selembut mungkin." ucap Zidan sambil langsung mencium bibir manis Yuli. Perlahan Kecupan itu Turun ke bawah mulai dari gunung kembar milik Yuli sampai ke bagian sensitif Yuli


Merasa dirinya sudah tidak bisa mengendalikan diri lagi, Zidan langsung memasukkan adik kecilnya ke bagian sensitif milik Zidan, satu kali meleset kedua kali juga meleset. Entah karena masih terlalu sempit dan atau Zidannya yang sudah lupa Gimana caranya author tidak tahu.


Zidan gagal memasukkan adik kecilnya beberapa kali ke area sensitif milik Yuli. Penuh perjuangan Zidan pun akhirnya berhasil memasukkan adik kecilnya ke area sensitif milik Yuli.


"Aou.....aou sakit mas" teriak Yuli tetapi dirinya sangat menikmati Apa yang dilakukan suaminya terhadapnya.


Ia pun semakin merekatkan pelukannya kepada suaminya. Seolah-olah dirinya tidak mau dilepas atau Yuli sangat menikmati surga dunia malam pertama mereka "Mas.....ah ....mas.....mas" suara merdu Yuli terdengar jelas di telinga Zidan sehingga Zidan semakin melancarkan aksinya.


Ia semakin mempercepat gerakannya. Merasa kurang puas dengan dirinya di atas tubuh Yuli, Ia pun menuntun Yuli agar Yuli yang memimpin permainan.


Kemudian Yuli pun berada di atas tubuh Zidan. Yuli mulai melancarkan aksinya agar memberikan pelayanan yang berkesan kepada suaminya.


"Auh .....sayang.....Auh...sayang" suara merdu Zidan terdengar jelas di telinga Yuli sehingga Yuli semakin melancarkan aksinya.


Perlahan Yuli kembali melakukan permainannya agar Zidan menikmati segala apa yang dilakukan Yuli terhadapnya. "Auh....Auh...Auh...sayang nikmatnya" suara nyaring Zidan terdengar di telinga Yuli sehingga ia mempercepat gerakannya.


Kemudian Zidan pun merubah posisi Yuli menjadi dibawah. Ia kembali memimpin permainan. Ia memasukkan adik kecilnya yang sudah sedari tadi ingin mengeluarkan keringatnya di bagian area sensitif milik Morina.


" Auh ....mas...Auh mas" suara merdu Yuli terdengar jelas di telinga Zidan hingga bercak darah keluar dari area sensitif milik Yuli. pertanda bagian sensitif Yuli belum disentuh dengan laki-laki lain selain Zidan yang sudah menjadi suaminya. Setelah kurang lebih satu jam melakukan permainan akhirnya zidan dan Yuli pun mencapai puncak.


"Ah......ah..." suara merdu Zidan pertanda dirinya sudah mencapai puncaknya dan adik kecilnya sudah mengeluarkan keringat keringat nya. Ia langsung mencium kening Yuli dan mengucapkan


"Thanks my wife I love you" ucap Zidan kepada Yuli

__ADS_1


"I love you too my husband" jawab Yuli sambil mengembangkan senyumnya kepada suaminya. Pertanda Ia juga menikmati apa yang mereka lakukan. Hingga zidan dan Yuli pun tertidur pulas tanpa memakai pakaian. Hanya dibalut dengan selimut yang ada di atas ranjang.


hai hai readers yang baik author istirahat dulu Yach nanti kita lanjutkan lagi, dukung terus karya author dengan beri like coment dan votenya ya. kalau boleh di share juga agar rame yang baca 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏💓💓💓💓💓💓💓


__ADS_2