Mama Muda

Mama Muda
TANGIS AIRA


__ADS_3

"Ibu..... Ayah..... ada sesuatu yang ingin kami bicarakan kepada ibu dan ayah." ucap Aira sedikit gugup.


"Ada apa nak? Sepertinya kamu terlihat kwatir" tanya Pak Alton kepada Aira.


Aira tidak langsung menjawab. Ia menatap Washington dengan tatapan penuh tanya.


"Ada apa nak bicara saja jangan sungkan-sungkan." Ucap Pak Alton kepada Aira sembari menatap Washington juga.


"Begini Ayah..... Ibu..... Washington dan Aira ingin berterus terang kepada ayah dan ibu. ada sesuatu hal yang belum ayah dan ibu ketahui yang sebenarnya.


"Ada apa nak jangan membuat ayah dan ibu semakin penasaran." ucap Pak Alton kepada Washington.


"Tetapi sebelumnya kami meminta maaf kepada ayah dan ibu. Sebenarnya kami tidak ingin membohongi ayah dan ibu dan juga keluarga besar yang ada di sini.


"Jujur menjalani kebohongan ini tidaklah mudah bagi kami. Tetapi dengan pertimbangan yang cukup berat membuat kami harus melakukan hal itu.


"Kami ingin berterus terang kalau antara saya dan Aira belum ada ikatan pernikahan sama sekali. Awalnya saya hanya diperintahkan oleh atasan saya untuk menghantarkan Aira sampai ke tanah kelahirannya. Karena ada sesuatu masalah yang Aira hadapi.


Tetapi karena Ayah dan ibu sudah menduga kalau saya adalah suami Aira sehingga kami sepakat untuk berpura-pura menjadi pasangan suami istri. Dulunya Saya tidak mengenal Aira sama sekali. Saya mengenalnya setelah atasan saya memerintahkan saya untuk menemani Aira ke sini.


Saat itu saya hanya ingin menjalankan perintah dari atasan saya yang ada di Jakarta.

__ADS_1


Tetapi seiring berjalannya waktu, mungkin karna kami sudah mengenal satu sama lain, sehingga kami saling mencintai dan saya berniat untuk menikahi Aira secara resmi di depan agama dan negara. Setelah kelahiran Putra kami Sandiago.


Walaupun sandiago bukan putra kandung saya. Karena saya sangat sayang dan cinta sama Aira dan Saya sudah menganggap sandiago seperti Putra kandung saya sendiri."


ucap Washington membuat Pak Alton dan istrinya sangat terkejut dengan pernyataan Washington kalau Sandiago itu bukanlah darah dagingnya Washington.


"Jadi kalau sandiago itu bukan darah daging kamu jadi siapa yang menjadi Ayah biologis sandiago Aira? emosi Pak Alton sudah mulai terlihat di wajahnya. Karena ia merasa malu melihat Washington putrinya hamil di luar nikah.


"Saya tahu siapa Ayah biologis sandiago tetapi itu tidak perlu kita bahas ayah. Karena bagaimanapun Washington sudah menganggap sandiago itu menjadi anak kandung Washington sendiri. Sekarang saya ingin meminta restu kepada ayah dan ibu untuk memberikan restu kepada hubungan Washington dengan Aira.


Pak Alton dan istrinya tidak langsung menjawab akan apa yang dikatakan oleh Washington kepada mereka. Karena amarah sudah menyelimuti Pak Alton dan juga istrinya yang merasa dibohongi selama ini.


Mereka tidak menyangka kalau Aira hamil diluar nikah. Karena Pak alton Dan istrinya selalu mengajarkan Aira untuk melakukan ajaran agama yang mereka anut. Tetapi entah mengapa setelah Aira berada di kota metropolitan, Ia lupa akan nasihat kedua orang tuanya yang selalu mengingatkannya untuk menjalankan aturan norma dan agama.


Padahal hubungan Maya dengan Aira cukup dekat. Tetapi karena tawaran yang menggugurkan membuat Aira lupa akan nasihat kedua orang tuanya. Ketika Aira bekerja disebut salah satu cafe yang ada di kota metropolitan, yang pemiliknya adalah salah satu rekan bisnis David, membuat Aira jatuh cinta kepada David.


Padahal Aira belum mengetahui sikap David yang sebenarnya selama ini. Sampai Aira hamil dan dibuang begitu saja oleh David. David memilih menikah dengan wanita lain. karena David melihat kekayaan yang dimiliki wanita yang dikenalkan oleh kedua orang tua David


"Apa yang ada di pikiran kamu Aira sampai kamu tega membohongi ayah dan ibu seperti ini? apa ayah dan ibu pernah mengajarkanmu untuk melakukan di luar ajaran agama? tanya Pak Alton kepada Aira berusaha untuk meredam emosinya.


Aira hanya tertunduk terdiam ia tidak sanggup melihat wajah ayahnya. Penyesalan penuh dosa membuat Aira tidak mampu berkata-kata.

__ADS_1


"Maafkan Aira Ayah ibu yang tidak menjalankan amanah kalian." hanya itu kata-kata Aira yang keluar dari mulutnya. lalu Aira menangis sesungguhkan dan bersujud di kaki ayah dan ibunya meminta pengampunan dari mereka.


Washington pun ikut menangis melihat Aira calon istrinya meraung menangis meminta pengampunan dari kedua orang tuanya, atas kesalahan yang dilakukan saat berada di kota metropolitan.


"Maafkan Aira ayah.... ibu Aira khilaf. Aira juga tidak menyangka kejadiannya sampai seperti ini. Tetapi yang dikatakan Mas Washington itu benar adanya. Kami sekarang sudah saling mencintai entah kapan rasa cinta itu timbul diantara kami. Aira juga tidak menyadarinya yang pasti Aira sudah merasa nyaman hidup bersama Mas Washington.


"Apa yang harus kami lakukan Aira sekarang. kami sudah tidak memiliki muka lagi melihat nak Washington ini." Ucap pak Alton dan istrinya kepada Aira.


"Jangan seperti itu Ayah, Washington sudah sangat mencintai Aira dan Washington sudah merasa nyaman hidup bersama Aira selama ini. Jadi Washington mohon Restui hubungan kami ini." ucap Washington kepada Pak Alton dan istrinya.


Pak Alton menghela nafas panjang iya tidak dapat berkata apa-apa pun. Karena rasa amarah yang dimiliki Pak Alton kepada Aira .


"Tolong restui kami ayah!" mohon Aira kepada Pak Alton.


"Pak Alton menghela nafas berat. Ia pun akhirnya menganggukkan kepalanya. Ayah dan ibu merestui hubungan kalian. Tetapi satu hal yang harus kalian Ingat. Jangan pernah kalian mengungkit-ungkit masa lalu saat ada perselisihan Di Antara Kalian.


Di dalam hubungan satu rumah tangga, tidak ada yang mulus begitu saja. Pasti ada pertengkaran. Tetapi jika suatu saat kalian ada masalah, jangan sampai mengungkit-ungkit masa lalu karena itu cukup menyakitkan."ujar Pak Alton kepada Washington dibalas anggukan dari Washington.


Aira pun bernapas lega karena kedua orang tuanya akhirnya merestui hubungan mereka. Walaupun awalnya Pak Alton dan ibunya sangat marah kepada Aira. Tetapi rasa sayang dengan yang dimiliki oleh kedua orang tua Aira membuat Pak Alton dan istrinya tidak tega melihat Aira menangis meminta pengampunan.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2