
Zidan yang mendapat perintah dari mami Yolanda untuk menangkap Dokter Sandra, langsung mengarahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan dokter Sandra. Dengan sekejap dokter Sandra sudah berhasil di bekuk oleh anak buah Zidan dan membawanya ke suatu tempat. Agar mami Yolanda dapat memberikan pelajaran kepada Dokter Sandra terlebih dahulu, baru diserahkan kepada pihak kepolisian.
Mami Yolanda sudah mendapat kabar kalau dokter Sandra sudah berhasil dibekuk oleh anak buah Zidan, ia sudah ingin sekali menghajar dokter Sandra. Tetapi mami yolanda masih meredam emosinya. Karna acara pernikahan putranya dengan Maya masih berlangsung.
Banyak dari kalangan pebisnis sukses yang hadir di pesta pernikahan pernikahan Surya dan Maya, apalagi Surya salah satu pebisnis muda yang sukses membesarkan nama perusahaan Dirgantara group. Begitu juga dengan pak Alberto perusahan yang dikelola oleh pak Alberto sangat berkembang. Hingga memiliki anak perusahaan di berbagai propinsi.
Aira dan Anisa tidak menyangka kalau mereka mengerjakan proyek dari atasan mereka, bahwa yang mereka menangani pesta pernikahan Maya wulandari mantan sahabat mereka. Yang telah mereka khianati tiga tahun silam.
Mereka tidak menyangka Maya memiliki keberuntungan menikah dengan seorang pengusaha muda yang terkenal di dunia.bisnis. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sangat berkembang.
"Kenapa sih hidup Maya selalu beruntung? padahal kita sudah berusaha agar membuat hidup dia menderita." ucap Aria kepda Anisa sambil memicingkan matanya melihat kearah pelaminan. Yang mana disana Maya sedang mengembangkan senyumnya menyalami para tamu undangan yang ingin mengucapkan selamat atas pernikahan Mereka.
"Ia gue jadi kesal lihat Maya yang selalu lebih beruntung daripada kita. Padahal aku sudah berharap hidupnya menderita setelah kita mempermalukan dirinya ditempat kost milik Tante." ucap Aira
"Heh kalian disuruh kerja malah ngerumpi disini!" perintah atasan mereka yang merupakan pemilik perusahaan EO yang disewa khusus oleh Surya dan Zidan untuk menangani pesta pernikahan Surya dan Maya.
"Eh...." maaf pak, kami hanya salut dengan kedua mempelai. Yang satu cantik dan yang satu tampan dan sama sama dari keluarga terpandang." ucap Aira berbohong.
"Ya sudah silahkan kalian bekerja lagi. Saya tidak ingin pesta pernikahan sahabat saya tidak merasa puas dengan pelayanan dari perusahaan saya, karna ulah kalian." ucap salah satu sahabat Surya pemilik dari perusahan EO yang cukup berkembang.
"Baik pak!"
"Awas jika kalian tidak bekerja dengan bagus, kalau kalian masih seperti tadi, maka saya tidak akan segan segan memecat kalian."
__ADS_1
"Paham......"
"Paham pak!" sahut Aira dan Anisa sambil langsung mengerjakan tugas yang diberikan bosnya.
Sore harinya pesta pernikahan Surya dan Maya berjalan dengan lancar. Semua para tamu undangan, satu persatu berpamitan pulang ke kediaman masing masing.
Sementara Surya dan Maya masih berada di lokasi pesta resepsi pernikahan mereka Samapi tamu undangan benar benar sudah meninggalkan lokasi resepsi pernikahan mereka.
"Sedangkan Bintang sepertinya mengerti kalau Maya tidak bisa diganggu. Sehingga Bintang terus saja bersama Bu Nurhayati dan juga pak Alberto.
"Kamu sudah capek?tanya pak Alberto kepada Bu Nurhayati.
"Menangnya kenapa mas?
"Kalau kamu sudah capek, lebih baik kamu istirahat dulu, biarkan Bintang bersama mas!" ucap pak Alberto kepada Bu Nurhayati
"Ya sudah habis ini kita pulang ya!" kasihan Bintang sudah capek." ucap pak Alberto
"iya mas!"
Ketika pak Alberto dan Bu Nurhayati sudah pulang kerumah, Surya meminta Maya agar lebih baik istrihat di hotel saja dulu baru besok paginya mereka pulang.
Akhirnya Maya dan Surya memutuskan untuk menginap di hotel tempat mereka resepsi.
__ADS_1
Sementara Mami Yolanda langsung menuju tempat Dokter Sandra disekap oleh anak buah Zidan. Ketika mami Yolanda sudah melihat keberadaan dokter Sandra, langsung tersenyum sinis kepda dokter Sandra. Kemudian mami Yolanda langsung melayangkan tangannya mendarat ke wajah wanita berhati iblis itu.
"Dasar wanita tidak tau diri." ucap mami Yolanda sambil menghajar Dokter Sandra habis habisan.
"Apa yang Tante lakukan sama Sandra?"
"Tutup mulutmu itu......!" kamu sudah berani mengambil tindakan sendiri.
Saya tidak akan tinggal diam, kalau kamu berniat untuk membunuh putraku satu satunya. Saya tidak akan kasih ampun bagi siapa saja yang berniat menghabisi nyawa putra saya. Termasuk kamu ." ucap mami Yolanda sambil terus menghajar dokter Sandra habis habisan.
Hal itu membuat dokter Sandra meringis kesakitan dan meminta mami Yolanda segera melepaskan ya.
"Lepaskan aku....."
"Apa salahku?" teriak dokter Sandra pura pura tidak mengetahui kesalahan yang ia lakukan.
"Tidak perlu kamu pura pura tidak tau!" kamu kira saya tidak tahu apa yang ingin kamu lakukan terhadap putra saya?.
"Saya tidak pernah meminta kamu menghabisi Maya ataupun Surya, saya hanya memintamu untuk membuat Maya menjadi tidak betah menjadi istri Surya dan akhirnya meninggalkan Surya begitu saja." ucap mami Yolanda
"Tapi Sandra kesal!" berkali kali Surya menolak Sandra Tante, makanya Sandra melakukan hal itu, jadi tolong lepaskan Sandra.
"Kamu tidak akan saya lepaskan!"ucap mami Yolanda sambil meminta kepada anak buah Zidan meyerahkan dokter Sandra kekantor polisi. Agar segera diproses sesuai hukum yang berlaku.
__ADS_1
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏