Mama Muda

Mama Muda
KEMBALI KE TANAH AIR


__ADS_3

Dan Laura juga menginginkan kesetiaan dari Mas. Karena setiap wanita tidak pernah ada yang mau dikhianati seorang suami." ucap Laura sambil menatap David dengan tatapan penuh arti. David meraih tubuh Laura kepelukannya iya tidak dapat berbicara Apalagi, setelah Laura mengatakan apa yang ada di dalam isi hatinya.


David merasa bersyukur Laura menerima dirinya apa adanya, walaupun David tidak akan bisa memberikan keturunan kepada Laura. Laura juga demikian ia merasa bersyukur David menerima Laura apa adanya walaupun Laura saat ini sudah memiliki anak yang bukan darah daging David sendiri melainkan darah daging Antonio.


Sementara ditempat lain, tepatnya di kota San Diego California terlihat Zidan dan Yuli bersiap untuk segera kembali ke tanah air. Zidan dan Yuli akan segera melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai salah satu petinggi perusahaan Dirgantara group. Apalagi masa cuti bulan madu mereka telah usai.


Sesuai dengan apa yang mereka janjikan kepada surya dan juga Mami Yolanda. "Sayang kita hari harus segera kembali ke tanah air, kasihan bos Surya menangani perusahaan pasti sedikit kewalahan. Tanpa kehadiran mas di sana. Apalagi sebentar lagi David dan Laura akan melangsungkan pernikahan. Tinggal menunggu 2 hari lagi David dan Laura akan menikah.


Mungkin Avena dan juga bos Surya sudah kewalahan untuk membantu David mempersiapkan acara pernikahan David dan laura saat ini." ucap Zidan kepada Yuli. Yuli menganggukkan kepalanya pertanda ia paham akan apa yang dikatakan suaminya. sehingga ia pun langsung bergegas bersiap agar mereka segera kembali ke tanah air.


Tetapi sebelum mereka kembali ke tanah air Zidan dan Yuli terlebih dahulu berbelanja beberapa buah tangan untuk mereka bawa ke tanah air. Apalagi sebelumnya Avena mengatakan kepada Yuli, Ia menginginkan sesuatu buah tangan khas California.


Setelah selesai berbelanja buah tangan untuk mereka bawa ke tanah air, Zidan dan Yuli pun mempersiapkan diri segera berangkat ke bandara San Diego yang lokasinya tidak jauh dari hotel tempat mereka menginap. Hanya memakan waktu tidak terlalu lama jika melakukan perjalanan dengan menggunakan mobil sekitar 30 menit.


Ada rasa bahagia di hati Yuli, ketika mereka akan segera kembali ke tanah air. Ia benar-benar menikmati perjalanan bulan madunya bersama Zidan. Setelah beberapa bulan tertunda. Bukan Zidan yang tidak menginginkan bulan madu dipercepat. Tetapi karena kondisi kesehatan Pak Alberto sehingga Surya Dirgantara untuk sementara pada saat itu mengelola perusahaan yang dipimpin oleh Pak Alberto. Sementara perusahaan Dirgantara dikelola oleh Zidan dan juga Washington.


"Mas tidak terasa Ya sudah dua minggu kita berada di negara ini. Entah kapan lagi kita dapat bepergian lagi mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di negara ini. Jujur Yuli saat ini sangat bahagia ternyata impian Yuli selama ini ingin mengadakan bulan madu ke negara yang Yuli impikan ternyata tercapai. Itu semua berkat Mas dan juga Mami Yolanda.


"Maafkan mas, sudah menunda liburan bulan madu kita sayang. Tapi kamu tahu sendiri kan kalau setelah acara pernikahan kita selesai dilaksanakan Bos Surya sangat sibuk sekali." ucap Zidan kepada Yuli sambil meraih tubuh Yuli ke dalam pelukannya.

__ADS_1


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit, mereka tiba di bandara San Diego. Setelah melakukan check in Yuli dan Zidan pun masuk ke ruang tunggu berharap perjalanan mereka berjalan dengan lancar.


****


14 jam kemudian mereka sudah tiba di Bandara Soekarno Hatta. Setelah melakukan perjalanan dari bandara San Diego transit ke Singapura Kemudian mereka pun melakukan perjalanan lagi setelah transit ke Singapura ke bandara Soekarno Hatta.


Mereka sengaja tidak memberitahu kepada Avena kalau saat ini mereka sudah tiba di tanah air. Zidan dan Juli memilih menaiki taksi online yang sudah mereka pesan sebelumnya. Daripada harus mengganggu waktu dokter Avena meminta dokter Avena menjemput mereka.


Beberapa menit kemudian, mereka melakukan perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta menuju rumah yang selama ini menemani mereka, akhirnya Yuli dan Zidan pun tiba di rumah. Terlihat asisten rumah tangga antusias untuk menyambut kedatangan mereka. Karena sebelumnya Zidan sudah memberitahu kepada asisten rumah tangga yang bekerja di rumah mereka, Kalau hari ini mereka akan segera kembali dari California.


Tampak asisten rumah tangga sudah mempersiapkan menu makanan agar Yuli dan Zidan dapat menyantapnya setelah Juli dan Zidan tiba di rumah. Asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman Yuli dan Zidan memberi salam kepada Zidan dan juga Yuli.


Terima kasih Bi, Bibi sudah menunggu kami ternyata ." ucap Yuli sambil mengembangkan senyumnya menatap asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman mereka.


"Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab bibi, melayani Nona Yuli dengan Tuan Zidan di rumah ini." ucap asisten rumah tangga itu sambil mengembangkan senyumnya.


Zidan kembali meraih tubuh Bi Mirna.Bibi jangan pernah menganggap kami sebagai tuan atau nyonya. lebih baik Bibi menganggap kami seperti putra dan putri Bibi saja." ujar Zidan sambil memeluk Bi Mirna membuat Mirna benar-benar merasa bersyukur memiliki majikan sebaik Yuli dan juga Zidan sungguh kebahagiaan tersendiri bagi Mirna yang selama ini Zidan selalu menganggap dirinya sebagai orang tua kandung Zidan sendiri.


Sementara di tempat lain, dokter Avena yang belum mengetahui kalau Zidan dan Yuli sudah tiba di tanah air.Ia berniat menghubungi Zidan dan Yuli membicarakan mengenai acara pernikahan David tinggal menunggu 2 hari lagi. Ia khawatir kalau Zidan dan Yuli merupakan acara pernikahan David dan juga apena.

__ADS_1


kring ....


kring ...


kring....


Zidan melihat layar ponselnya yang sudah berdering. Ia melihat yang menghubungi dirinya merupakan nomor ponsel milik Avena kepada Yuli agar diam tidak bersuara supaya Avena tidak mengetahui kalau mereka sudah kembali ke tanah air.


Setelah mendengar deringan ponsel milik Zidan beberapa kali akhirnya,.Zidan menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya.


"Hallo assalamualaikum adikku yang cantik." sapa Zidan di dalam ujung telepon.


"Waalaikumsalam Kak, Bagaimana kabar kakak dan Yuli apa semuanya baik-baik saja?" tanya Avena kepada Zidan yang ingin mengingatkan mereka kalau dua hari lagi Laura dan David akan melangsungkan pernikahan.


"Ada apa adikku sayang, mengapa kamu tiba-tiba menghubungi mas mu yang tampan in?" i ucap Zidan kepada Avena membuat Avena langsung tertawa cengengesan di dalam sambungan telepon selulernya.


Avena hanya ingin mengingatkan Kakak kalau dua hari lagi kak David dan Laura akan melangsungkan pernikahan. Avena harap kakak harus segera kembali ke tanah air ujar Avena.


Bersambung....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏


__ADS_2