Mama Muda

Mama Muda
KECUPAN HANGAT


__ADS_3

"Terima kasih Aira!" kamu sudah hadir di acara pertunangan kami. Terima kasih juga kamu sudah mengizinkan saya untuk memeluk dan mencium sandiago.Jujur ini merupakan kado terindah dari kalian bagi ku."ucap David kepada Aira dan Washington. Air bening mengalir begitu saja di pelupuk wajah David. David merasa terharu melihat kehadiran sandiago di sana menyaksikan acara pertunangannya dengan Laura.


Di hari pertunangan David dengan Laura David merasa bahagia. Selain David sudah bertunangan dengan Laura, Ia juga dapat bertemu dengan sandiago. Dokter Avena mengembangkan senyumnya. Melihat rona Bahagia di wajah David. Avena bersyukur Avena dapat mempertemukan Sandiago dengan David.


"Maya menghampiri Laura ia memberikan pelukan hangat kepada Laura. Walaupun Maya belum mengenal Laura sepenuhnya. Maya merasa langsung dekat kepada Laura. entah karena Maya pernah mengalami hal yang sama seperti yang Laura rasakan saat ini.


"Trimakasih mbak Maya!" mbak Maya sudah hadir di acara pertunangan kami. Jujur Laura bahagia dapat bertemu dengan mbak Maya." ucap Laura sambil mengebangkan senyumya. Laura benar benar bangga dapat bertemu langsung dengan keluarga Dirgantara. Karna Laura tau, tidak sembarang orang yang dapat bertemu dengan keluarga Dirgantara.


Ada kebanggaan tersendiri dihati Laura dapat bertemu dengan keluarga Dirgantara. Yang selama ini ia ketahui kalau Keluarga Dirgantara adalah orang terpandang di negara ini. Ibu Rosita yang baru datang ke acara pertunangan Laura, langsung memeluk dan mengecup kening Laura.


"Maaf ya sayang!" ibu terlambat datang ke acara pertunangan kamu. Soalnya ada pekerjaan penting yang harus ibu kerjakan di toko, sebelum berangkat ke sini." ucap Ibu Rosita sambil memberikan rangkaian bunga cantik nan indah kepada Laura. Sebagai tanda ucapan selamat atas pertunangan Laura dengan David.


Laura sangat bahagia melihat kehadiran Ibu Rosita di acara pertunangannya.Padahal Ia mengira kalau Ibu Rosita tidak akan hadir di acara pertunangannya. Laura sudah menunggu kehadiran Ibu Rosita semenjak acara pertunangan mereka dilaksanakan. Tetapi Ibu Rosita tak kunjung datang. Laura sempat merasa kecewa karena Ibu Rosita tidak hadir di acara pertunangannya.


Tetapi kekecewaan Laura sirna begitu saja ketika Ibu Rosita sudah hadir di acara pertunangannya. Laura mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Rosita karena Bu Rosita sudah hadirnya di acara pesta pertunangannya.


Sore harinya acara pertunangan Laura dan David telah usai. Terlihat tamu undangan yang datang sudah berpulangan termasuk keluarga surya, Washington dan juga Zidan. dokter Avena menghampiri Laura.


"Terima kasih kak!" Kakak sudah bersedia bertunangan dengan kak David. Besok Avena akan segera berangkat ke California. Mohon dukungan doanya agar segera urusan Avena cepat selesai dari sana." ujar dokter Avena kepada Laura.


Laura mengembangkan senyumnya. Tanpa dokter pinta Laura selalu mendoakan yang terbaik untuk bu dokter. Semoga bu dokter juga segera mendapat jodoh."ucap Laura sembari tertawa cengengesan.

__ADS_1


"Bagaimana mendapat jodoh kekasih saja tidak punya kak." ucap dokter Avena sambil terkekeh.


Dokter Avena sudah melihat Laura terlihat kelelahan. Hingga dokter Avena meminta kepada Laura, agar segera istirahat. Avena takut terjadi sesuatu kepada laura. Karena usia kandungan Laura saat ini sudah jalan 6 bulan. Itu berarti tidak lama lagi Laura akan melahirkan.


Keesokan harinya dokter Avena berpamitan kepada David dan juga Laura. Karena pagi itu Avena harus segera berangkat ke bandara menuju bandara sandiago yang ada di California. Setelah selesai sarapan pagi dokter Avena langsung berpamitan kepada David dan juga Laura.


David menawarkan agar David menghantarkan Avena ke bandara. Avena menolak karena komunitas kedokteran sendiri yang menjemputnya ke rumah. Karena dokter Avena berangkat ke California bukan hanya sendiri. Tetapi ada beberapa dokter yang berangkat ke sana utusan dari negara ini.


Suara klakson mobil terdengar jelas di telinga mereka. Itu pertanda mobil jemputan dokter Avena telah datang. Dokter Avena langsung memberi salam kepada David dan memberikan pelukan hangat kepada Laura. Sebelum Avena masuk ke dalam mobil jemputannya.


Ketika dokter Avena sudah berada di dalam mobil dan David membantu Avena memasukkan barang bawaannya. Dokter Avena langsung melambaikan tangannya ketika mobil itu sudah berlalu dari rumah keluarga David.


"Mas Berapa lama dokter Avena di California?" tanya Laura kepada David.


Kemudian David pun berpamitan untuk segera pergi ke kantor. Karena hari ini ada pekerjaan penting yang harus segera diselesaikan David di Kantor Hamdan Group.


"Mas sebelum Mas berangkat ke kantor, Laura Bisa nebeng tidak antarkan Laura terlebih dahulu ke Rosita Florist? karena ada pekerjaan Laura yang harus Laura selesaikan di sana ." mohon Laura kepada David.


" Memangnya kamu tidak capek sayang,"nanti kamu kelelahan loh, kalau harus bekerja apalagi acara pertunangan kita semalam membuat kamu pasti kelelahan." ucap David kepada Laura.


"Tidak Mas!" Lagian pekerjaan Laura di sana juga tidak berat-berat banget kok. Hanya merangkai bunga saja."ucap Laura kepada David. David pun menganggukkan kepalanya dan langsung merangkul tubuh Laura masuk ke dalam mobilnya.

__ADS_1


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih sepuluh menit, mobil David sudah tiba di Rosita Florist. Laura tidak menyadari kehadiran Antonio di Rosita florist. Entah dari mana Antonio mengetahui Laura bekerja di sana.


"Mas Laura turun dulu ya, nanti kalau Mas sempat tolong jemput Laura di sini sekitar pukul 05.00 sore. Tapi kalau mas tidak sempat tidak perlu dipaksakan. Karena Laura bisa naik taksi online." ucap Laura kepada David.


"Mas akan jemput kamu sayang, jadi jangan pergi dulu sebelum Mas menjemput kamu." ucap David Sambil langsung mengacup bibir manis Laura. Laura memberi salam kepada David. Kemudian Ia turun dan berjalan masuk ke toko bunga milik Ibu Rosita.


Sementara David berlalu dari sana menuju kantor Hamdan Group. David dan Laura sama sekali tidak mengetahui kehadiran Antonio di sana.


"Assalamualaikum Ibu......," sapa Laura sembari langsung memberi salam kepada Ibu Rosita.


"Waalaikumsalam anak ibu yang manis.," sahut Ibu Rosita penuh dengan senyuman.


Ibu Rosita sama sekali tidak mengetahui hubungan antara Antonio dengan Laura. Yang Ibu Rosita ketahui kalau Antonio hadir di tempatnya hanya untuk memesan bunga dari toko miliknya. Ibu Rosita tidak mengetahui maksud dan tujuan Antonio sebenarnya.


"Laura sayang tolong kamu rangkai bunga pesanan Pak Adrian ya." ucap Ibu Rosita kepada Laura. Laura mengembangkan senyumnya


"siap ibuku yang cantik dan kece badai." sahut Laura sambil mengangkat tangan kanannya ke udara. Laura sama sekali belum menyadari kehadiran Antonio di sana.


Karena kebetulan Antonio membelakangi Laura. Dengan telaten Laura langsung merangkai bunga pesanan Tuan Adrian sang pengacara kondang yang terkenal di kota ini. Ayah kandung Antonio sendiri. Laura sama sekali tidak mengetahui hal itu, kalau Tuan Adrian adalah ayah kandung Antonio.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


jangan lupa like coment vote dan hadiahnya ya Trimakasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2