
Sementara pak Hasan hanya memperhatikan interaksi anak anaknya terhadap David dan menyantap makanan yang ada dihadapannya. Ia tidak ingin ikut campur dengan urusan anak anak muda sekarang. Ada rona bahagia melihat Interaksi antara anak anaknya cukup dekat, walau Bambang sempat mengungkapkan rasa kecewanya terhadap laura.
Setelah selesai acara makan malam, Laura dan Lita langsung membereskan piring bekas Makan mereka. Semetara Bambang dan David, langsung duduk di kursi lusuh yang terlihat sudah tua tapi masih kokoh. Untuk sekedar menikmati siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta.
Walau televisi yang dimiliki keluarga Laura hanya televisi jadul. Tetapi masih bisa dimanfaatkan untuk sekedar mengetahui berita terbaru yang tayang di televisi . Dan terkadang Lita juga memanfaatkan televisi jadul itu untuk menikmati sinetron yang tayang disalah satu televisi swasta.
David merasa mendapat keluarga baru yang begitu hangat menyambutnya. Selama hidup David, David tidak pernah merasa mendapat perhatian seperti yang dilakukan keluarga Laura terhadapnya. Hal itu membuat kebahagiaan tersendiri bagi David.
Sementara di tempat lain, Antonio menghempaskan segala barang barang yang ada dikamarnya untuk meluapkan kekesalannya. Seolah dirinya tidak terima Laura menolak lamarannya. Padahal jelas jelas anak yang di kandung Laura adalah darah dagingnya sendiri.
Antonio bertekad kelak akan merebut Laura dari David. Antonio sama sekali tidak terima dengan kekalahannya. Hingga dirinya mengatur strategi untuk merebut Laura dari pelukan David.Pak Adrian ayah kandung Antonio sama sekali tidak mengetahui rencana yan kan dilakukan Antonio terhadap Laura dan David.
Sementara David sendiri, menjalin hubungan kerja sama dengan perusahaan yang baru dirintis oleh Antonio. Agar dirinya dapat memantau gerak gerik Antonio. Antonio belum mengetahui kalau perusahan yang di pimpin yang bekerja sama dengan Antonio itu merupakan perusahan yang di kelola David. perusahan milik Zidan, Avena dan David semuanya memiliki saham masing masing.
Sejujurnya David sudah mengantisipasi, jika suatu saat Antonio berniat untuk merebut anak yang dikandung oleh Laura. Walaupun David mengetahui kalau Pak Adrian merupakan pengacara kondang yang ada di kota ini. Banyak dari kalangan artis dan juga para pejabat yang memakai jasa Pak Adrian dalam menangani kasus mereka masing-masing.
Tetapi David tidak gentar sedikitpun, ia sudah berkonsultasi kepada dokter Avena sebelumnya, mengenai masalah anak yang dikandung oleh Laura. Apalagi dokter Avena bukanlah wanita yang bodoh. Dia wanita yang sangat bijak, sebelum ia melakukan sesuatu ia sudah sudah terlebih dahulu memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya.
****
__ADS_1
Malam itu David dan Laura menginap di rumah kontrakan keluarga Laura. Laura tidur bersama Lita di satu kamar yang sama sedangkan Bambang dan David tidur di ruang tamu dengan menggelar tikar dilapisi dengan ambal yang tipis. Tetapi itu tidak menjadi masalah bagi David.
Pak Hasan menghampiri David. Ia meminta maaf kepada David tidak bisa memberikan tempat yang layak untuk istirahat bagi calon menantunya.
"Nak David, maaf kami tidak dapat menyediakan tempat yang layak untuk nak David." ucap Pak Hasan merasa bersalah.
"Tidak apa-apa Pak begini saja tidak apa-apa pasti tidur David akan nyenyak. Karena hati keluarga di sini begitu terbuka menerima David di rumah ini. ucap David sambil mengembangkan senyumnya.
Kemudian Pak Hasan berpamitan kepada David, agar dirinya berlalu ke kamar berniat untuk istirahat. Mengingat kondisi kesehatan Pak Hasan akhir-akhir ini semakin menurun. David menganggukkan kepalanya Setelah Pak Hasan berpamitan kepadanya untuk berlalu ke kamar.
Sementara Laura datang menghampiri David. "Mas Memangnya mas tidak apa-apa tidur begini? Kalau mas tidak betah atau tidak bisa tidur di tempat seperti ini, lebih baik mas cari hotel terdekat yang ada di sini." ujar Laura kepada David.
Bambang hanya melihat interaksi keduanya dengan senyuman. Itu pertanda David benar-benar sayang kepada Laura. Bambang sedikit khawatir jika suatu saat nanti hati David akan berubah kepada Laura. Apalagi setelah mengetahui kondisi keluarga Laura seperti sekarang ini.
Tetapi kekhawatiran Bambang itu ditepisnya ketika melihat David terlihat benar-benar menyayangi Laura. Entah karena faktor kecapean, Bambang akhirnya tertidur pulas mengarungi alam mimpinya. Melihat Bambang sudah tertidur, Laura pun berpamitan kepada David agar dirinya juga segera istirahat di kamar bersama Lita.
"Mas Hari sudah larut lebih baik kita istirahat. besok Mas harus segera ke kantor lagi."ujar Laura kepada David. David menganggukkan kepalanya kemudian ia memberi kecupan hangat di kening Laura. Sebelum Laura berlalu meninggalkannya masuk ke kamar.
Tanpa mereka sadari Lita menyaksikan interaksi keduanya. Hal itu membuat lita mengembangkan senyumnya melihat kedekatan Laura dengan David itu pertanda keduanya saling mencintai.
__ADS_1
"Melihat interaksi antara Laura dengan kak David. "sepertinya Memang mereka benar-benar saling mencintai. Semoga hubungan mereka kelak langgeng sampai kakek nenek ." gumam lita dalam hati sembari langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Sebelum Laura melihatnya memperhatikan Laura dengan David.
Laura masuk ke kamar dan langsung membaringkan tubuhnya di samping lita. Lita Langsung angkat bicara kepada Laura yang menyaksikan interaksi keduanya begitu romantis.
"Kak Apa Kakak benar-benar jatuh cinta kepada kak David? atau Kakak masih mencintai kak Antonio? tanya Lita penuh selidik
"Kamu Kenapa bertanya seperti itu? Laura balik bertanya kepada adiknya Lita. Karena ia penasaran pertanyaan adiknya itu merupakan pertanyaan orang dewasa.
"Kakak tinggal jawab saja kakak mencintai kak David atau tidak? karena Lita khawatir jika Kakak memberikan harapan yang tak pasti bagi kak David. Lita melihat kak David itu lelaki yang baik dan tulus." ucap Lita sambil menatap Laura dengan tatapan penuh tanya.
"Awalnya Kakak sama sekali tidak mencintai Mas David. Tetapi seiring berjalannya waktu, ketika kak David benar-benar memberikan perhatian penuh kepada kakak. Apalagi melihat kondisi Kakak, Saat Kakak mengidam bayi yang ada di dalam kandungan Kakak. Mas David lah yang selalu ada di samping kakak.
"Hal itu yang membuat Kakak semakin sayang dan cinta kepada kak David. apalagi dengan adiknya Avena, dia dokter kandungan yang begitu baik dan perhatian kepada kakak. Sejujurnya Kakak belum pernah bertemu dengan dokter Avena sebelumnya. Kakak mengenal dokter Avena sewaktu Kakak berniat untuk menggugurkan bayi yang ada di dalam kandungan Kakak ini.
Tetapi dokter itu melarang kakak melakukan dosa besar itu. hingga Dokter Avena berjanji untuk membiayai kehidupan Kakak sehari-hari dan juga membiayai biaya bersalin Kakak di kemudian hari karna kakak takut dan malu pulang kerumah kita.
Dokter Avena yang membuat Kakak bertemu dengan mas David. Hingga sekarang kami sama-sama saling mencintai." Terang Laura kepada Lita membuat Lita begitu terpaku mendengar cerita dari Laura.
Bersambung....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏