Mama Muda

Mama Muda
DAVID PANIK


__ADS_3

Zidan mengembangkan senyumnya menatap pasangan suami istri itu yang terlihat menikmati tidur siang mereka. Setelah Surya membaringkan tubuh Maya di ruang istirahatnya, Surya kembali menghampiri Zidan.


"Ada apa kamu menemui ku di sini ada sesuatu yang penting yang kamu sampaikan?" tanya Surya Dirgantara kepada Zidan. Zidan pun memberikan berkas yang ada di tangannya kepada Surya. Agar Surya segera menandatangani berkas persetujuan kontrak kerja sama dengan salah satu perusahaan. Yang akan mereka kerjakan dengan perusahaan ternama di salah satu kota yang letaknya tidak jauh dari kota Jakarta.


****


Dua bulan kemudian usia kandungan Laura sudah genap 9 bulan. Itu berarti Laura akan segera melakukan persalinan. Ketika dokter Avena memeriksa kondisi kesehatan Laura dan bayi yang ada di dalam kandungannya, Avena begitu bahagia karena melihat pergerakan anak yang ada di kandungan Laura begitu aktif. Itu berarti kondisi kesehatan bayi yang ada di dalam kandungan Laura baik-baik saja.


Malam itu Laura sudah tidak dapat tidur dengan tenang, ia sudah terlihat gelisah karena perutnya terkadang sudah memulas. Tetapi ia tidak ingin merepotkan dokter Avena malam itu. Karena hari sudah larut malam ketika Laura mengalami rasa mules di perutnya.


Sehingga ia memilih untuk menahan rasa mules yang ia rasakan. Sesekali ia masuk ke kamar mandi. Karena ia merasa kalau dirinya ingin buang air besar. Tetapi ketika Laura masuk ke dalam kamar mandi, ia sama sekali tidak mengeluarkan kotoran sedikitpun.


Membuat Laura merasa penasaran Mengapa dirinya mengalami seperti itu. Tiba-tiba air keruh mengalir begitu deras dari ******** Laura. Hingga Laura panik dan berteriak memanggil dokter Avena. dokter Avena langsung berlalu mendengar teriakan Laura dari dalam kamarnya.


Ia melihat Laura sudah meringis kesakitan, dan menatap air ketuban yang sudah mengalir begitu saja membuat dokter Avena langsung memanggil David agar mereka segera membawa Laura ke rumah sakit untuk melakukan persalinan. David panik melihat Laura yang meringis kesakitan. David langsung mempersiapkan mobil agar Laura segera dibawa ke rumah sakit.


David merasa tidak tega mendengar suara rintihan dari Laura karena menahan rasa sakit yang ia rasakan saat ini. Sungguh perjuangan wanita yang sangat luar biasa Hal itu membuat David semakin bersalah kepada setiap wanita yang telah Ia sakiti terutama Aira yang sudah mengandung darah dagingnya sendiri. Aira yang menjadi istri Washington saat ini.


Tanpa David sadari, air bening mengalir begitu saja di wajah tampannya. Ketika mendengar suara rintihan kesakitan Laura. Ia membayangkan betapa menderitanya Aira ketika Aira melahirkan baby sandiago yang merupakan Putra kandung sendiri. Yang dirawat oleh Washington dan Aira.

__ADS_1


"Ya Allah selamatkanlah Laura dan anaknya yang ada di dalam kandungannya, ya Allah. aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada mereka. Mereka adalah orang yang penting di kehidupan David saat ini. Sungguh aku tidak dapat berkata apalagi jika terjadi sesuatu kepada mereka. bantu Laura ya Allah. dalam melakukan persalinan ini." doa David di dalam hati sambil terus menyetir mobil yang ia kendarai menuju Rumah Sakit Dirgantara.


Di sepanjang perjalanan David terus merasa khawatir mendengar rintihan dari Laura. David merasa tidak tega melihat Laura yang kesakitan. Sehingga ia pun meminta kepada dokter Avena agar segera menanganinya Setelah tiba di rumah sakit.


"Tolong kamu tangani dengan sebaik mungkin nanti Setelah tiba di rumah sakit Dirgantara." ujar David kepada Avena. Tanpa Kakak minta pun, Avena pasti akan menangani Kak Laura dengan baik. mudah-mudahan kak Laura bisa melahirkan secara normal.


Tetapi menurut pemeriksaan Avena sebelumnya, Kalau kak Laura pasti bisa melahirkan secara normal. Karena kondisi kesehatan Kak Laura dan bayi yang ada di dalam kandungannya baik-baik saja." ucap Avena kepada David sementara Laura terus merintih kesakitan.


Membuat David sedikit panik menyetir mobil yang ia kemudian. Ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, berharap mobil yang ia kendarai segera tiba di rumah sakit.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit, Mereka pun tiba di rumah sakit Dirgantara. Avena berteriak minta tolong agar suster dan dapat membantu dirinya membawakan Branker agar tubuh Laura dapat dibawa ke ruang bersalin.


Setelah merasa sudah lengkap, Avena kembali memeriksa kondisi dan posisi bayi Laura. Ketika dokter Avena memeriksa posisi bayi Laura yang ternyata sudah bukaan ke-7 membuat dokter Avena yakin kalau Laura dapat melahirkan secara.


"Aduh sakit dokter..... ,rintih Laura. sementara David yang sebelumnya tidak diizinkan masuk ke ruang bersalin, sudah terlihat gelisah dan berkomat-kamit memanjatkan doa agar Laura dan anak yang ada di dalam kandungannya dapat selamat. Dokter Avena meminta kepada Laura agar mengumpulkan tenaganya .


Dokter Avena kembali meriksa posisi bayi Laura Yang ternyata laura sudah pembukaan sempurna.


"Wah pembukaannya sudah sempurna kita akan segera lakukan persalinan segera persiapkan semua." ucap dokter Avena kepada suster. lalu dokter Avena membantu persalinan Laura dan memandu Laura untuk mengedan sewaktu ada reaksi bayi ingin keluar.

__ADS_1


"Ayo nyonya ejan terus satu......dua.....tiga"


Laura dipandu oleh dokter Avena untuk mengejan, Tapi belum juga berhasil. Hal itu membuat Laura kekurangan tenaga.


"Ayo kakak kamu pasti bisa kamu wanita yang paling kuat dan mami the best buat anak kakak kelak." Dokter Avena untuk menyemangati Laura


Laura kembali bersemangat untuk mengejan agar bayinya segera lahir. "Satu ......dua.....tiga"dokter Avena dan suster kembali memandu Laura mengejan. Sampai beberapa kali dokter memandu Morina mengejan, Tetapi belum juga lahir.


" Kakak harus kuat kepala bayinya sudah kelihatan kasian bayinya terjepit, kakak mengejan jangan setengah-setengah. mengejanya dengan napas panjang." ujar dokter memberitahu trik mengejan agar segera berhasil.


Lauda melakukan instruksi dari dokter dan suster. Akhirnya perjuangan Laura tidak sia sia. "oek.... oek ....oek " tangis bayi laki laki terdengar jelas ditelinga David membuat David sangat bahagia akan kehadiran putranya. "Selamat ya kak bayi anda laki laki." ucap dokter Avena memberitahu kalau bayi Laura berjenis kelamin laki laki.


Ketika David mendengar suara bayi dari ruang bersalin, Ia pun mengembangkan senyumnya pertanda persalinan itu berjalan dengan lancar. Dokter Avena memberitahu kepada David kalau persalinannya berjalan dengan lancar. Setelah melewati rasa sakit yang dirasakan Laura sebelum bayi yang ada di dalam kandungan Laura lahir ke dunia.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏


sambil menunggu novel ini up kembali yuk mampir ke karya baru emak

__ADS_1



__ADS_2