
Bintang menggerutu, ternyata si mbak yang melempar kulit mangga dari tadi ya!" gerutu Bintang ketika melihat asisten rumah tangga itu turun, sambil membawakan beberapa buah mangga yang sudah ia petik sebelumnya.
Asisten rumah tangga itu pun langsung tertawa ngakak melihat mimik wajah Bintang begitu ketakutan dan menganggapnya seorang hantu. Asisten rumah tangga itu pun langsung memeluk Bintang. Karena Bintang selalu mengatakannya seorang hantu atau manusia jadi-jadian.
2 Minggu Kemudian
Laura dengan telaten mengurus bayi Ahsan dengan segenap hati, Dokter Avena juga selama ini selalu membantunya dalam mengurus baby Ahsan. David yang sudah tidak sabar lagi ingin menikah dengan Laura, Ia pun meminta kepada Avena agar membantu dirinya untuk mempersiapkan pernikahan David dengan Laura.
David menghampiri Avena, ia mengatakan maksud dan tujuannya saat itu Ingin melamar Laura secara resmi ,Kepada keluarga Laura. Berharap Pak Hasan merestui pernikahan mereka. David tidak ingin menunda-nunda pernikahan mereka. Karena selama ini David sudah lama menunggu momen pernikahan bersama Laura.
Ia sudah berusaha menahan diri tidak menikahi Laura saat itu. Karena Laura sedang hamil. Menurut agama yang dianut oleh David, menikahi seorang wanita yang sedang hamil itu tidak diperbolehkan bagi kepercayaan yang mereka anut. Sehingga David berusaha menahan diri pada saat itu, sampai Laura melahirkan baby Ahsan.
Ketika David membicarakan masalah keinginannya kepada Avena, Ia mendapat dukungan penuh dari adik angkatnya Avena. Apalagi itulah yang selama ini di inginkan Avena selama ini, mempersatukan Laura dengan David,dalam satu hubungan pernikahan.
Bahkan Avena juga bersedia membantu untuk mempersiapkan segala sesuatu yang akan diperlukan dalam proses acara pernikahan Laura dan David.
Setelah selesai berbicara dengan Avena, David kembali menghampiri Laura dan. ia pun ingin berbicara kepada Laura dengan serius mengenai niat hatinya yang ingin segera melamar Laura. Ketika David membicarakan hal itu kepada Laura, Laura mengembangkan senyumnya dan menatap David dengan tatapan seksama.
__ADS_1
Laura benar-benar bahagia ketika David memberitahu niat baiknya untuk melamar Laura secara resmi Kepada keluarga kecil Laura. Sungguh kebahagiaan tersendiri bagi Laura ketika lelaki yang bertanggung jawab dan dapat membahagiakan dirinya ingin langsung melamarnya.
Laura memeluk David dan memberi kecupan hangat di wajah tampan David. Ia sangat bersyukur bertemu dengan seorang lelaki seperti David. Walaupun masa lalu David yang begitu kelam. Tetapi seiring berjalannya waktu pasti setiap orang akan mengalami perubahan yang lebih baik,Jika ada kemauan. itulah yang dilihat Laura selama ini dari David apalagi David benar-benar memperhatikan Laura selama tinggal di rumah keluarga David .
Sebelumnya David sudah memberitahu kepada Zidan dan Surya mengenai rencana pernikahannya dengan Laura. Hal itu membuat Zidan dan Surya mendukung segala keputusan yang dilakukan David. Mereka juga bersedia untuk membantu dalam rencana pernikahan David dengan Laura. apalagi dengan Zidan, Ia benar-benar bahagia mendengar David akhirnya menemukan wanita yang akan menjadi pendamping hidup David. Wanita yang baik dan sederhana seperti laura.
Laura dan David pun membicarakan tanggal pernikahan mereka. Laura menurut saja apa yang menjadi pendapat David. ia mengatakan Lebih baik membicarakan terlebih dahulu kepada orang tuanya untuk menentukan tanggal pernikahan mereka.
Siang harinya David, Avena dan keluarga Dirgantara datang ke rumah orang tua Laura untuk melamar Laura secara resmi. Ketika David ,surya dan Avena memberitahu niat baik mereka yang ingin melamar Laura secara resmi kepada Pak Hasan. Pak Hasan pun begitu bahagia ia tidak sanggup berkata apa-apa. Ia hanya dapat mengucap syukur karena Laura akhirnya akan memiliki pasangan hidup yang baik dan perhatian seperti David..
Siang itu Pak Hasan pun memberikan Restu kepada David dan Laura. Mereka pun sepakat akan melangsungkan pernikahan 3 minggu kedepan. Segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan matang, bapak tenang saja kami yang akan mengurus acara pernikahan ini. Bapak jangan khawatir semuanya Kami yang akan mengurusnya." ucap dokter Avena kepada Pak Hasan.
Karena keadaan ekonomi keluarga Pak Hasan membuat dirinya enggan memberitahu kepada Avena dan David kalau mereka tidak mampu melakukan pesta pernikahan secara mewah.
"Bapak tidak perlu mengkhawatirkan mengenai segala biaya untuk acara pernikahan ini. Ini sudah menjadi tanggung jawab Kami." ucap Avena yang mengerti mimik dari wajah Pak Hasan yang begitu gelisah.
Pak Hasan pun berusaha mengembangkan senyumnya. di dalam lubuk hatinya yang paling dalam, ia merasa khawatir jika suatu saat nanti David dan Avena akan merendahkan Laura jika Pak Hasan tidak dapat memberikan sesuatu yang begitu berarti untuk Laura di hari pernikahannya.
__ADS_1
Saya paham apa yang ada di dalam pikiran bapak, jangan pernah Bapak meragukan kami. Kami benar-benar menyayangi Laura dan baby Ahsan."ucap David meyakinkan pak Hasan. Setelah berbicara dan sekaligus meminta restu dari Pak Hasan, David, avena dan keluarga Dirgantara pun berpamitan dari sana. Agar mereka dapat segera mempersiapkan acara pernikahan David dan Laura 3 minggu kedepan.
Sementara di tempat lain ,Zidan dan Yuli yang sedang liburan bulan madu, sesuai dengan rekomendasi dari mami Yolanda,mereka mengadakan bulan madu di kota Sun Diego California. kota yang memiliki cerita Cinta mami Yolanda dengan Raditya Dirgantara almarhum suami Mami Yolanda.
Ada rona bahagia di hati Yuli mendapatkan perhatian penuh dari mami Yolanda. Hingga Mami Yolanda benar-benar mengeluarkan kocek yang lumayan besar untuk perjalanan bulan madu Yuli dengan Zidan.
Hal itu membuat Zidan semakin sayang dan berbakti kepada keluarga Dirgantara. Karena keluarga Dirgantara sudah menganggapnya sebagai Putra kandung mereka. Mami Yolanda dalam bersikap tidak pernah membedakan Zidan dengan Surya Dirgantara.
Apalagi umur Surya Dirgantara dengan Zidan tidaklah jauh berbeda. Perbedaan usia sekitar 5 tahun itu tidak masalah bagi surya dan juga Zidan dalam melakukan sesuatu hal yang positif.
"Yuli sangat bahagia saat ini. jujur Yuli tidak menyangka dapat berbulan madu ke negara yang selama ini Yuli impikan. Yuli seakan tidak percaya dapat melakukan perjalanan bulan madu sampai ke negeri orang. Apalagi mendapat fasilitas sebaik ini, membuat Yuli sangat bersyukur atas apa yang Yuli dapatkan saat ini." Terima kasih Mas sudah membuat Laura dapat menginjakkan kaki di negara impian Yuli
Zidan mengembangkan senyumnya menatap istrinya dengan tatapan cinta. Sebenarnya tanpa Mami Yolanda juga memberikan fasilitas itu kepada mereka Zidan juga yuli Zidan sudah mempersiapkan dana untuk perjalanan bulan madu mereka, hasil kerja keras Zidan semenjak bekerja dan mengabdi di perusahaan Dirgantara. Tetapi karena mami Yolanda yang ingin memberikan kado spesial untuk pernikahan Zidan dan Yuli. sehingga Zidan pun tidak dapat menolak pemberian dari mami Yolanda.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1