Mama Muda

Mama Muda
VONIS HUKUM UNTUK DOKTER SANDRA


__ADS_3

"Heh.....kamu pikir kamar ini milik nenek moyang lo?".teriak seorang wanita paruh baya yang sudah lama menghuni kamar lapas tempat Dokter Sandra dihukum. Nyali dokter Sandra menciut, karna sebelumnya wanita itu sudah pernah menghajar dokter Sandra hingga babak belur. Ketika dokter Sandra tidak mengikuti peraturan yang berlaku di kamar lapas tepatnya di blog G.


Sontak Dokter Sandra langsung terdiam, ia tidak berani menatap wanita paruh baya itu yang sudah pernah menghajarnya sampai babak belur.


"Kalau jahat, jahat saja tidak perlu berteriak-teriak di sini, Kalau kamu tidak ingin berada disini Kenapa kamu melakukan kesalahan yang melanggar hukum?" bentak Ibu paruh baya itu sembari langsung menjambak rambut dokter Sandra.


Kondisi Dokter Sandra pada saat itu tidak baik jiwanya terguncang karena mendapat vonis dari hakim Kalau dokter Sandra dihukum selama 5 tahun, dan profesinya sebagai dokter dicabut secara tidak hormat oleh pihak terkait.


Sementara kedua orang tua Dokter Sandra berusaha untuk mencari pengacara yang dapat meringankan hukuman dokter Sandra. Tetapi tak seorangpun yang bersedia untuk membantu mereka.


Karena para pengacara sudah mengetahui lawan dari dokter Sandra. Apalagi ketika pengacara melihat bukti-bukti kejahatan dokter Sandra, sehingga mereka tidak ingin mempertaruhkan reputasi si profesi mereka dengan membantu dokter Sandra. Karna bukti bukti kejahatannya sudah sangat kuat dan jelas jelas bersalah


"Kenapa sih orang-orang pada takut sama Surya? gumam kedua orang tua dokter Sandra.


Kedua orang tua dokter Sandra memutuskan untuk menemui Mami Yolanda. Mereka berniat untuk meminta maaf agar mami Yolanda mencabut tuntutan nya. Tetapi ketika mereka tiba di rumah utama keluarga Dirgantara, mami Yolanda sama sekali tidak bersedia untuk menemui mereka.

__ADS_1


Hal itu membuat kedua orang tua dokter Sandra sangat kecewa mereka pulang dari sana dengan tangan kosong.


"Apa yang harus kita lakukan untuk Putri kita Mas? tanya Amora kepada suaminya.


"Mas juga sudah tidak tahu apa yang harus kita lakukan untuk membebaskan Putri kita. Segala cara sudah kita tempuh.


Jujur mas sangat bingung entah mengapa Putri kita sampai melakukan hal senekat itu kepada Surya dan istrinya. Papa tidak habis pikir."ucap pak Anggara kepada ibu Amora


"Semua ini bersumber dari Yolanda


"Karena memang sebenarnya Yolanda lah yang memiliki niat jahat kepada Putra dan menantunya. Yu Yolanda pura-pura merestui hubungan putranya dengan Maya. Tetapi dibalik itu semua ada niat jahat terselubung dihatinya. Ia ingin memisahkan Surya dengan Maya. Hingga Yolanda meminta Putri kita bekerjasama dengannya untuk memisahkan Maya dengan Surya.


Tetapi karena dibakar api cemburu, hingga Putri kita nekat melakukan hal seperti itu. Kalau tidak karena janji janji yang dikatakan Yolanda kepada putri kita. Pasti Putri kita tidak akan melakukan kejahatan itu Pa." ucap Ibu Amora kepada suaminya.


Kedua orangtua dokter Sandra benar-benar putus asa mereka sudah tidak mengetahui bagaimana caranya untuk membebaskan Putri mereka. Selain hanya minta maaf kepada surya dan memohon kepada Surya untuk mencabut dilaporan surya dan Zidan.

__ADS_1


****


Teriakan dokter Sandra pun terdengar jelas di telinga Riska. Bagaimana tidak, Riska masih satu ruangan dengan Sandra.


"Bagaimana putusan sidang kamu?


"Aku dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dan profesi ku dicabut sebagai seorang dokter ucap dokter Sandra kepada Riska dengan suara parau.


"Kamu tenang saja, aku akan berusaha bebas dari sini. Aku yakin aku bisa bebas dari sini, karna belum ada putusan dari hakim hukuman untuk aku. Aku sudah meminta kepda salah satu pengacara untuk membebaskan aku dari sini. Karna tidak ada bukti bukti yang kuat untuk memberatkan hukumanku. Tetapi kalau ibuku mungkin akan lama disini, Karna ibu ku benar benar terbukti bersalah. Dan bukti bukti itu ada di tangan pihak kepolisian dan juga Maya.


Kalian Tenang saja jika aku bebas dari sini, aku akan membuat mereka menyesal seumur hidupnya, Aku tidak akan tinggal diam." ucap Riska sambil mengepalkan tangannya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2