
Suara baby Jupiter dan Bintang yang begitu keras membuat Tidur panjang pak Alberto terbangun.
Ia mulai membuka matanya, dan melirik ke kanan dan ke kiri untuk melihat isi ruangan itu.
Maya begitu terkejut melihat Pak Alberto yang sudah mulai membuka matanya.
"Papi.....
"Opa... teriak Bintang kegirangan karna melihat Pak Alberto sudah mulai membuka matanya. Walau Pak Albert tidak dapat berbicara karena alat medis yang terpasang.
"Papi sudah Bangun!"
"Ayo papi pasti bisa
"Papi pasti kuat demi Maya dan cucu papi." ucap Maya sibuk terisak. Tetapi pak Alberto hanya melirik Maya. Ia tidak dapat berbicara, pak Alberto hanya meneteskan air matanya karna melihat putri dan cucunya menangis karna berharap pak Alberto akan kembali berkumpul bersama mereka. Keinginan pak Alberto ingin sembuh cukup Tinggi membuat Pak Alberto mampu bertahan.
Maya langsung memanggil Mami Yolanda dan Ibu Nurhayati. Maya juga memanggil Dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan Pak alberto. Mereka berharap kedatangan Maya dan cucu-cucunya akan membuat pak Alberto semakin bersemangat ingin sembuh.
Dokter Benhard langsung berlari menghampiri pak Alberto di ruang ICU. Karna mendapat panggilan dari keluarga pak Alberto. Dokter Benhard dan perawat langsung masuk keruang ICU untuk melihat kondisi Pak Alberto. Kemudian dokter Benhard langsung memeriksa pak Alberto.
Dokter Benhard begitu terkejut melihat Pak Alberto yang sudah mulai sadarkan diri.
"Amazing.....! ini suatu keajaiban untuk pak Alberto. Jujur saya sebagai dokter ahli di bidang penyakit yang dialami oleh Pak Alberto,saya sangat khawatir Kalau Pak Alberto tidak dapat bertahan. Tetapi karena semangat dan berkeinginan cepat sembuh sehingga pak Alberto dapat bertahan. Dan dengan doa tulus dari seluruh keluarga dan orang-orang yang menyayangi pak Alberto.
Kemudian dokter Benhard sudah mulai melepaskan sebagian alat medis yang terpasang di tubuh pak Alberto. Karena menurut pemeriksaan dokter Benhard, Pak Alberto sudah tidak perlu menggunakan alat itu lagi. Karena kondisi bakal saat ini sudah mulai stabil.
"Bagaimana kondisi kesehatan suami saya dokter?
"Puji Tuhan kondisi Pak Alberto saat ini sudah stabil. Ini semua berkat doa keluarga dan orang-orang yang menyayangi pak Alberto. sebentar lagi pak Alberto akan dipindahkan ke ruang rawat inap. Karena tak libur tuh masih memerlukan Penanganan yang intensif.
__ADS_1
"Lakukan yang terbaik kepada suami saya dokter!"
"Iya dokter lakukan yang terbaik kepada papi saya. Saya tidak ingin terjadi sesuatu kepadanya.
"Saya yakin dan percaya kalau Pak Alberto dapat sembuh."asalkan Pak Alberto memiliki semangat untuk sembuh dan rajin mengkonsumsi obat yang saya berikan.
Kuncinya tetap semangat dan selalu rutin memakan obat yang sudah saya berikan resepnya kepada Pak Alberto.
"Terima kasih Dokter Benhard Kamu Memang luar biasa." ucap Bu Ibu Nurhayati sembari menatap dokter Benhard dengan tatapan penuh arti.
Dokter keturunan Indo dan Jerman itu mengembangkan senyumnya. Kamu tidak perlu berterima kasih kepadaku Nur. Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawabku sebagai seorang dokter. Kamu tahu sendiri kan Bagaimana perjuangan saya untuk meraih gelar dokter ini?"
Karena saya tidak ingin yang dialami ibu saya dialami orang lain. Saat itu saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan kesehatan ibu saya. Tetapi dari situ saya bertekad untuk menjadi seorang dokter yang ahli di bidang penyakit yang dialami oleh ibu kandung saya sendiri.
"Semoga dengan penelitian saya selama ini Pak Alberto dapat selamat dari penyakit yang menyakitkan ini. Karena saya dapat merasakan betapa sedihnya ditinggalkan orang yang kita sayangi.
Dokter keturunan indo Jerman itu sudah lama berteman dengan Ibu Nurhayati. Saat mereka masih duduk di bangku SMA. Hingga ketika dokter Benhard mendapat telepon seluler dari Nurhayati bahwa suaminya mengidap penyakit sama seperti yang diderita ibu kandungnya sendiri. Dokter Benhard bertekad berusaha untuk menyembuhkan Pak Alberto. karena dirinya benar-benar ingin menolong orang-orang yang membutuhkan pertolongannya.
"Terima kasih Dokter Benhard, kau memang sangat luar biasa. Kalau tidak ada dokter entah apa yang terjadi kepada Papi saya." ucap Maya kepada dokter Benhard sambil mengembangkan senyumnya.
"Jangan berterima kasih kepadaku. aku hanya jalan untuk memberikan pertolongan kepada Pak Alberto tetapi bukan saya yang menyembuhkannya. Tuhan yang menyembuhkan pak Alberto."ucap dokter itu kepada Maya.
Walaupun dokter Benhard berbeda kepercayaan dengan ibu Nurhayati dan Pak Alberto, tetapi dokter Benhard dengan tulus menolong mereka sama dengan prinsipnya. "Hidup adalah kesempatan menjadi berkat untuk orang-orang yang membutuhkan."
"Sekali lagi kami berterima kasih Dokter, Semoga kamu diberikan kesehatan agar kamu dapat menolong orang-orang yang membutuhkan pertolonganmu." timpal Mami Yolanda sambil mengembangkan senyumnya.
Setelah berbicara panjang lebar dengan keluarga Pak Alberto, Dokter Benhard meninggalkan ruangan itu dan meminta kepada perawat untuk memindahkan Pak Alberto ke ruang VVIP yang ada di rumah sakit itu.
Agar fasilitas yang didapatkan Pak Alberto selama berada di rumah sakit Changi Singapura tidak kekurangan apapun. Ia tidak ingin mengecewakan sahabat lamanya yang pernah membantunya saat duduk di bangku SMA.
__ADS_1
Apalagi hubungan keduanya sangat baik. mereka berpisah karena dokter Benhard memilih untuk melanjutkan kuliahnya di salah satu universitas yang berada di Jerman. dulunya hubungan Dokter Benhard dan ibu Nurhayati cukup dekat.
Setelah Pak Alberto dipindahkan ke ruang rawat inap VVIP yang ada di rumah sakit, Maya langsung menghubungi Surya untuk memberitahu kondisi kesehatan Pak Alberto yang saat ini sudah sadarkan diri dan mulai stabil.
Kring
Kring
Kring
Suara ponsel Surya terdengar jelas di telinganya yang terletak di atas meja kerjanya tepatnya di kantor Alberto Group. Ia sengaja menangani langsung perusahaan milik Pak Alberto agar orang-orang pesaing bisnis Pak Alberto yang ingin berbuat curang kepada perusahaan Pak Alberto, tidak dapat berkutik karena mereka mengetahui sikap tegas yang dimiliki oleh Surya dirgantara.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓🙏
Sambil nunggu novel ini up yuk mampir ke karya teman outhor, ceritanya seru loh
Burld
Demi kebahagiaan saudara kembarnya, Raya rela menerima permintaan Mahen untuk menikah malam itu juga dan tanpa sepengetahuan orang terdekat.
Selama menjadi suami-istri, kehidupan mereka tak ada manis-manisnya, pertengkaran serta kekonyolan selalu membuat kedua orang tua mereka geleng-geleng dan khawatir hubungan kedua anaknya akan kandas di tengah jalan.
"Jangan pernah kamu merubah batasan kita, Mahen! Lihat saja, jika kamu melanggar semua, maka saat itu juga aku akan minta cerai!"
Apakah Raya akhirnya bisa menerima Mahen sebagai suaminya atau Raya akhirnya memilih untuk bercerai, setelah semua masalah saudara kembarnya selesai?
__ADS_1