
Maya langsung memeluk suaminya perlahan tangan Maya sudah mulai menjalar di bagian area belut milik suaminya.
Hal itu membuat Surya langsung mengeluarkan de$@hanya dan meminta Maya untuk kembali melakukan hal yang sama. Bahkan ia pun meminta lebih dari apa yang lakukan Maya terhadapnya.
"Sayang lagi dong." Pinta Surya memelas agar Maya melajutkan aksinya untuk memainkan belut milik suaminya. Perlahan Surya larut dalam permainan Maya. Sehingga Surya dengan gerak cepat memainkan bagian gunung kembar milik Maya. Hal itu membuat mereka benar benar terbuai dengan suasana.
"Apalagi Surya benar benar menikmati gerakan demi gerakan yang dilakukan Maya terhadapnya. Surya yang tidak mau kalah kepada Maya langsung mengimbangi gerakan yang dilakukan Maya terhadapnya. Membuat mereka benar benar menikmati indahnya malam itu.
"Sampai tiga ronde ya sayang." bisik Surya tepat ditelinga Maya sembari terus mengecup jenjang leher Maya, dan memberikan tanda merah disana pertanda kepemilikannya.
Malam itu malam yang begitu menggairahkan untuk pasangan Maya dan Surya. Hingga mereka sama sama mencapai puncak sampai beberapa kali.
Surya langsung mengecup kening Maya.
"Thanks my wife I love you!" ucap Surya kepada Maya sembari langsung berbaring di sebelah Maya
"I love you too my husband."sahut Maya sambil mengembangkan senyumya.
Entah karena faktor kecapekan sehingga Maya dan Surya pun Langsung tertidur pulas mengarungi alam mimpinya.
Keesokan paginya Mami Yolanda tampak antusias untuk memasak makanan kesukaan Putra dan menantunya. Padahal bisa saja mami Yolanda meminta para asisten rumah tangganya untuk memasak makanan buat keluarga mereka. Tetapi itu tidak dilakukan oleh Mami Yolanda karena dirinya ingin benar-benar memasak untuk putra dan menantunya.
Maya terbangun dari tidurnya ia melihat suaminya masih tertidur pulas. Maya tahu kalau suaminya masih membutuhkan istirahat. Apalagi gempuran yang mereka lakukan malam itu begitu melelahkan dan menguras tenaga.
Sehingga Maya merasa tidak tega langsung membangunkan suaminya. Perlahan Maya turun dari tempat tidur. Iya pun langsung masuk kedalam kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Tetapi ketika Maya mengingat bahwasanya baju ganti untuknya tidak ada di sana. Karena semua pakaian Maya sudah berada di rumah milik pribadi mereka.
"Aduh gue harus pakai apa nih?" gumam Maya dalam hati. Ia pun memutar memutar otaknya sehingga dirinya pun memutuskan untuk membersihkan diri terlebih dahulu. Dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya, Ia pun keluar dari kamar mandi.
Setelah selesai melakukan ritual mandinya. perlahan Maya mencari-cari pakaian yang cocok ia gunakan di lemari milik surya. Ia pun memilih kaos oblong berwarna putih yang ada di sana. Tetapi baju yang ia dapatkan tidak ada yang pas untuknya. Sehingga Maya pun terpaksa tetap menggunakan baju milik Surya.
Kemudian Maya pun turun kebawah untuk menghampiri Mami Yolanda. Alangkah terkejutnya Mami Yolanda melihat Maya menggunakan pakaian Putra kesayangannya.
"Sayang kamu kok pakai baju Surya?
"Maaf mom..... soalnya Maya tidak ada baju ganti di sini. Mau tidak mau Maya harus memakai ini, kan tidak mungkin juga Maya memakai baju Maya semalam mom!".ucap Maya kepada Mama Yolanda membuat mami Yolanda langsung terkekeh.
Mami Yolanda pun mengajak Maya pergi ke kamarnya untuk mengambil pakaian yang cocok untuk Maya.
__ADS_1
"lebih baik kamu ikut mama deh, masih banyak baju-baju Mami yang pas untuk kamu. Apalagi postur tubuh kamu dan postur tubuh Mami tidak jauh berbeda. Jadi sepertinya pakaian-pakaian Mami masih bisa kamu gunakan.
"Serius mam?
"Serius dong Sayang..... Mana mungkin Mami membiarkan menantu kesayangan Mami memakai pakaian seperti ini. Bisa-bisa Surya bakalan mengomel tujuh hari tujuh malam sama mami." ucap mami Yolanda kepada Maya.
Mami Yolanda pun memberikan beberapa pakaian yang cocok digunakan Maya.
"Ya sudah kamu pakai yang ini aja deh Sepertinya kamu cocok memakai ini." ucap Mami Yolanda sambil memberikan dress cantik berwarna maroon untuk Maya.
Setelah menggunakan pakaian yang dipilihkan oleh Mami Yolanda terhadapnya. Maya melihat pantulan tubuhnya di depan kaca rias milik mami Yolanda dan ternyata pakaian itu pas untuk Maya.
Sementara surya yang baru bangun dari tidurnya mencari-cari keberadaan istrinya Ia pun melihat pakaian istrinya masih berada di sana. Sehingga Surya langsung bangkit dari tidurnya untuk mencari keberadaan Maya. Karena ia takut terjadi sesuatu kepada Maya.
"Sayang........
"Sayang..... panggil Surya setengah berteriak membuat seluruh penghuni rumah utama keluarga Dirgantara langsung berhamburan keluar melihat arah suara Surya.
"Ada apa Nak kamu kok berteriak-teriak? tanya Mami Yolanda kepada Surya.
"Istri aku mana mom?
"Tidak mungkin Maya terus kemana.Ada tuh di kamar Mami lagi ganti pakaian. Habis kamu tidak menyediakan pakaian ganti untuk istri kamu di rumah utama ." ucap mami Yolanda mengomel sama putranya.
Surya pun menepuk jidatnya, iya lupa kalau Maya tidak membawa pakaian baju ganti ke rumah utama.
Surya langsung berlari masuk ke kamar milik Mami Yolanda.
"sayang Panggil Surya sembari langsung memeluk Maya
"Kamu kenapa sih mas? sampai ngos-ngosan seperti itu ?" tanya Maya karena dirinya penasaran suaminya berlari menghampirinya dan langsung memeluknya.
"Mas kira kamu kemana sayang,
"Mas sudah panik sedari tadi mencari kamu." ucap Surya sambil nyengir
"Memangnya Maya mau ke mana Mas? tidak mungkinlah Maya pergi tanpa pamit sama Mas." ucap Maya sembari langsung mencium wajah tampan suaminya.
__ADS_1
Melihat interaksi Putra dan menantunya Mami Yolanda begitu bahagia. Ia pun mengembangkan senyumnya sembari menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah konyol putranya.
"Kamu ini seperti tidak melihat Maya bertahun-tahun saja." ucap Mami Yolanda sambil menepuk jidat putranya.
"Ahhhh.... Mami seperti tidak pernah muda saja, dulu saja Mami sama papi lebih dari sini." omel Surya kepada Mami Yolanda.
"Sok tahu aja kamu!
"Iya tahu lah, Surya saja udah gede Mami sama papi masih kayak anak ABG.
"Kamu ini ya Kalau ngomong tidak pernah kalah selalu saja menang." ucap mami Yolanda sembari langsung meninggalkan Putra dan menantunya.
Mami Yolanda menata makanan yang sudah dia masak sebelumnya. Ia benar-benar ingin membuat Putra dan menantunya mencicipi masakan sendiri.
"Ayo mau ngapain Lagi kalian di situ?
" lebih baik kita sekarang sarapan. Kalian tidak ingin menjemput Bintang?
"Mami ingin bertemu dengan Bintang." ucap mami Yolanda kepada Surya.
Surya melihat menu makanan yang di meja begitu banyak langsung heran.
"Mom ini makanan untuk siapa Kok banyak banget?
"Ini masih sarapan pagi mom bukan makan siang.
" Mami bisa saja."
"Tidak apa-apa, makan lah sepuasnya. Nanti di California Mungkin kalian tidak bisa menikmati makanan seperti ini. Jarang loh ada makanan seperti ini di California ." ucap mami Yolanda kepada surya dan Maya.
"Oh iya Mami juga sudah membuat makanan untuk kita bawa ke rumah Pak Alberto.
"Mami masak juga untuk Papa sama Mama?"
"Iya kan sekalian masak, agar Bintang juga mencicipi masakan Omanya." ucap Mami Yolanda Sambil mengembangkan senyumnya
Bersambung.......
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏