
Aira meminta Avena agar segera kembali lagi ke kediamannya dan tidak mengusik kehidupannya lagi. Padahal tujuan Avena ingin sekali membantu Aira. Tetapi Aira tidak menerima bantuan dari Avena. Avena Melakukan hal itu, karena kedua orangtuanya yang meminta. Orang tua David mengetahui kalau David tidak akan bisa memiliki anak lagi.
Setelah berbicara kepada Avena, Aira kembali membereskan barang dagangannya. Ia berniat untuk kembali ke kosnya. Tetapi ia sedikit ragu untuk kembali ke kosnya sebelum Avena meninggalkan dirinya. Ia takut Avena mengetahui tempat tinggal Aira.
Wanita itu benar-benar menunggu Avena pergi dari sana. Tetapi Setelah menunggu beberapa menit, Avena tak kunjung meninggalkan tempat itu hingga Aira sedikit gelisah. Padahal dirinya ingin sekali beristirahat. Mengingat tubuhnya hari ini sudah cukup lelah.
Naira pun masuk ke dalam sekolah. Ia berniat untuk istirahat terlebih dahulu di sana sebelum Avena meninggalkan tempat itu. Setelah beristirahat beberapa menit di sana . Aira yang tak kunjung keluar dari sekolah itu pun membuat avena sedikit bosan hingga dirinya pun akhirnya meninggalkan lokasi sekolah tempat Aira jualan.
Setelah Aira memastikan kalau Avena sudah tidak ada lagi di sana ia pun berjalan menelusuri trotoar menuju kamar kosnya. Ia tidak menyangka kalau Avena mengetahui kamar kosnya yang ternyata Avena sudah lebih dulu di sana.
"Wanita itu lagi?
"Dia kok bisa tahu tempat kosku?
"Darimana dia mengetahuinya? pertanyaan demi pertanyaan timbul di benak Aira. Ia tidak mengetahui dari mana Avena mengetahui tempat kosnya.
"Kamu lagi....kamu lagi, gak capek apa ngikutin gue melulu!"
"Tolong jangan usik kehidupan ku, karena aku tidak pernah mengusik kehidupan kalian. Aku ingin hidup tenang dan jauh dari orang-orang yang ingin menghancurkan kehidupanku. Jadi tolong tinggalkan saya. Jangan pernah kamu menunjukkan diri lagi di hadapanku. Karena aku tidak akan membiarkan kalian mengusik kehidupanku. ucap Naira sembari menatap Avena dengan tatapan tajam.
__ADS_1
"Apa salahku, sehingga kamu membenci saya juga. Padahal aku tidak pernah membuatmu sakit hati. Bahkan aku belum mengenalmu Mengapa kamu sangat membenciku? tanya Avena dengan tulus.
"Maaf saya tidak mudah bergaul dengan orang asing. Dan tolong sampaikan kepada David saya sudah melupakannya dan Saya sudah menganggap Dia mati. Tolong Tinggalkan tempat ini, Jangan pernah kamu kembali lagi."ucap Aira penuh penekanan membuat wanita itu sedikit kesal kepada Aira.
Akhirnya Avena pun memilih Untuk Kembali ke kediaman orang tuanya. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam, Avena tiba di rumah orang tuanya. Melihat kedatangan Avena kedua orang tua avena langsung menyambut dengan senyum sumringah.
"Bagaimana, Apakah kamu berhasil menemui wanita itu? Tanya Kedua orangtua David.
"Avena berhasil menemui Aira, tapi sepertinya Aira tidak ingin berurusan dengan kita. Dan Dia mengatakan dia tidak membutuhkan bantuan dan belas kasihan Dari kita.
"Apa kamu sudah mengetahui tempat tinggal wanita itu?
"Berjualan?
"Ia Bu, Aira berjualan jajanan anak anak di salah satu SD dan TK yang ada di kawasan tempat kostnya." Ucap Avena memberitahu kepada kedua orangtuanya.
"Pantau terus wanita itu, Mami tidak ingin cucuku jauh dariku. Karna Itu adalah satu satunya cucuku dari kakak kamu David." ucap nyonya Canada.
"Tapi mom....!" ka David sudah sangat mengecewakan Aira. Dia meninggalkan Aira saat Aira membutuhkannya." ucap Avena merasa tidak tega melihat Aira.
__ADS_1
"Nanti kita akan bicarakan sama kakak kamu, yang pasti wanita itu baik baik saja kan?"
"Kesehatannya sih sepertinya baik, Tapi kasihan dia harus berjuang sendirian untuk mencari nafkah kepda anak yang ada di rahimnya dan juga dirinya.
"Aku sangat kasihan melihat Aira mom!" ucap Avena, karna dirinya merasa tidak tega melihat kondisi Aira. Entah rencana apa yang direncanakan nyonya Canada sehingga dirinya Ngotot untuk memantau keadaan Aira.
Sementara Aira, sudah sangat kwatir, jika keluarga David akan mengincarnya. Sehingga Aira berniat untuk menceritakan tentang kedatangan Avena kepada Maya dan juga Surya. Ia benar benar kwatir jika mereka menginginkan bayi yang ada di kandungan Aira, dan setelah mendapatkannya maka Aira akan dibuang begitu saja.
Melihat kedatangan Aira, ke kantor Dirgantara, Maya sangat terkejut. Sehingga dirinya meminta Aira beristirahat sejenak dan memberikan segelas minuman kepada Aira agar Aira sedikit tenang. Kemudian, setelah memastikan Aira sedikit tenang, Barulah Maya bertanya kepada Aira.
"Sebenarnya ada apa kamu tiba-tiba datang kemari dengan wajah yang sangat kwatir gitu?
"Lalu Aira menceritakan tentang kedatangan Avena menemui dirinya.
mendengar hal itu, Maya sangat emosi. Ia meminta kepda Aira agar Aira jangan pernah meminta bantuan kepada keluarga David sebelum dirinya tau apa tujuan mereka sebenarnya.
"Aku dan mas Surya pasti akan melindungi kamu. Untuk itu, lebih baik kamu tidak tinggal di kamar kost mu itu lagi, nanti Aku akan memberikan tempat yang nyaman untuk kamu tempati." ucap Maya kepda Aira. agar Aira sedikit tenang.
Bersambung......
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏