
At Hotel
"Kau pelit sekali jadi seorang CEO, seharusnya kau pesan dua kamar. Untukmu satu, untukku satu." Protes Jion saat melihat Pharrel baru saja selesai mandi.
"Berisik sekali kau ini. Sudah untung kau bisa tidur di ranjang bersamaku. Apa kau mau tidur di mobil sendirian? Lagi pula ranjang ini berukuran King Size, yang tentunya cukup untuk kita berdua." ucap Pharrel sambil mendekati Jion.
"Cih, menyebalkan. Tahu begini aku tak perlu ikut denganmu. Walaupun ranjang ini berukuran King Size, aku tetap tak nyaman tidur bersama seorang pria." ucap Jion.
"Bagaimana bisa kau tak ikut denganku? Kau adalah sekretarisku, tentu saja kau harus ikut kemanapun CEO mu ini pergi. Dan apakah kau baru saja mengodeku untuk di pesankan seorang wanita malam?" tanya Pharrel sambil membawa bawa jabatannya.
"Ya .... ya, presdir. Dan jangan bahas wanita malam sekarang. Aku lelah dan butuh istirahat." ucap Jion malas. Pharrel hanya tersenyum puas.
__ADS_1
"Hei! Aku juga lelah, dan aku tak akan membiarkanmu tidur." ucap Pharrel.
"Apa? Apa maksudmu?" Tanya Jion was-was.
"Memangnya apa yang sedang kau pikirkan?" tanya Pharrel.
"Bisa saja, kau tiba-tiba gila. Dan kau memintaku memuaskan nafsumu? Dengar Pharrel! Aku masih normal. Jika kau ingin cepatlah menikah dengan tunanganmu itu." ucap Jion yang sudah berburuk sangka pada Pharrel.
"Ah, jadi bukan itu? Hehe ... lalu apa?" Tanya Jion sambil terkekeh.
"Dan mengapa kau tak ingin menikahi gadis itu? Pikirkanlah baik baik Pharrel. Jika kau sudah menemukan Jenna dan anakmu, belum tentu mereka menerimamu. Ingatlah, apa yang kau lakukan pada Jenna sudah sangat keterlaluan. Dan kau lihat sendirikan? Jenna menghindarimu saat kau mengejarnya tadi." Ucap Jion.
__ADS_1
"Aku ingin bercerita sedikit. Saat kau ke toilet restoran tadi, aku menanyakan tentang Jenna pada pemilik restoran itu. Dan pemilik restoran memberitahuku bahwa Jenna adalah anaknya. Tapi aku tak mungkin salah orang, Ji. Aku yakin tadi itu Jenna teman sekolah kita dulu, bukan anak pemilik restoran itu. Dan pemilik restoran itu bilang, Jenna memiliki seorang anak perempuan bernama Ella yang sekarang berumur 9 tahun, Ji. Aku sangat yakin bahwa tadi itu adalah Jenna. Jenna Rachelya yang kucari. Wajahnya masih sama seperti dulu. Cantik. Dan aku juga yakin, bahwa Jenna tak mungkin menggugurkan kandungannya saat itu. Dan untuk masalah menikahi Luna, sampai kapanpun itu takkan kulakukan. Aku tak mencintainya, Ji, jadi, Tolong jangan bahas Luna atau pernikahanku dengan Luna." ucap Pharrel.
"Besok, kau pulang saja ke Las Vegas sendiri. Aku akan tinggal di sini untuk beberapa hari lagi. Dan, aku mempercayakan perusahaan padamu selama aku berada di sini." lanjut Pharrel.
"Kau akan mencari alamat rumah Jenna?" Tanya Jion
"Hem, tentu saja. Aku ingin memastikan jika foto yang terakhir kali kulihat di sosial media itu adalah anakku." ucap Pharrel.
"Jika bisa, aku ingin membawa mereka kembali ke Las Vegas. Aku ingin menikahi Jenna, agar pertunanganku dengan Luna batal. Tapi, bukan hanya karena aku karena aku ingin membatalkan pertunanganku dengan Luna saja .... melainkan menebus kesalahanku pada Jenna dan anak kami." Lanjut Pharrel.
Bersambung
__ADS_1