Mama Muda

Mama Muda
RUANG OPERASI


__ADS_3

Setelah tim Dokter Benhard selesai berdoa dokter Benhard langsung melakukan tindakan operasi terhadap Pak Alberto. Selama kurang lebih tiga jam di ruang operasi, kondisi Pak Alberto saat ini sangat kritis. Tetapi dokter Benhard berusaha untuk melakukan tindakan operasi agar operasinya itu berjalan dengan lancar dibantu dengan transfusi darah agar Pak Alberto dapat bertahan.


Di depan ruang operasi ibu Nurhayati sangat gelisah ia tak henti-hentinya berdoa agar operasi suaminya berjalan dengan lancar. Ia juga memberitahu kepada surya dan Maya melalui sambungan telepon seluler Kalau Pak Alberto hari itu juga dilakukan tindakan operasi pengangkatan sel kanker yang ada di tubuh pak Alberto.


"Bertahanlah Mas demi Nur dan orang-orang yang menyayangimu Nur sangat sayang dan cinta sama kamu Mas. Nur sudah pernah kehilangan orang yang Nur cintai Nur tidak ingin mengalami itu kembali Mas bertahanlah sayang." Gumam Ibu Nurhayati memohon agar suaminya tetap bertahan dalam menjalankan operasi itu.


Setelah kurang lebih 4 jam dalam ruang operasi, dokter Benhard pun keluar dari ruang operasi.


"Bagaimana keadaan suami saya dokter?" tanya Ibu Nurhayati kepada dokter Benhard karena dirinya sangat mengkhawatirkan kondisi Pak Alberto.


"Operasinya berjalan dengan lancar walau tadinya kondisi Pak Alberto sangat kritis tetapi semuanya sudah teratasi. Mudah-mudahan dengan tindakan ini pak Alberto dapat pulih kembali." sahut dokter Benhard.


"Apa saya dapat melihat suami saya dokter?


"Maaf Nur!" kamu belum bisa melihat suami kamu. Karena kondisinya belum stabil dia juga belum sadarkan diri. Kondisinya masih kritis. Tetapi kamu tenang saja itu biasa dialami oleh orang yang baru melakukan tindakan operasi pengangkatan sel kanker yang ada di tubuh pasien.


Lebih baik kamu berdoa saja agar Pak Alberto dapat melewati masa kritisnya. Dan sebentar lagi pak Alberto akan dipindahkan ke ruang isu agar Pak Alberto dapat dipantau secara intensif." ucap dokter Benhard kepada Ibu Nurhayati membuat Ibu Nurhayati semakin gelisah karena dokter Benhard mengatakan kalau Pak Alberto dipindahkan ke ruang ICU. Itu pertanda kondisi kesehatan Pak Alberto saat ini tidak baik.


"Tolong sembuhkan suami saya. Saya tidak ingin dia kenapa-kenapa ." mohon Ibu Nurhayati sembari bersujud di kaki Dokter Benhard


"Nur kamu jangan seperti ini. Saya hanya bisa berusaha menangani penyakit suami kamu. tetapi yang berkehendak hanyalah yang maha kuasa. Saya juga sudah berusaha untuk melakukan yang terbaik kepada suami kamu karena bagaimanapun saya tidak ingin melihat kamu sedih seperti ini." ucap dokter Benhard.


"Apakah ada kemungkinan suami saya akan sembuh dokter?


"Kemungkinan sembuh pasti ada. Tetapi saya tidak bisa memastikan semuanya karena saya hanyalah seorang dokter." ucap dokter Benhard kepada Ibu Nurhayati. Sejujurnya dokter Benhard tidak tega melihat ibu Nurhayati yang meraung raung memohon kepada dokter Benhard untuk segera menyembuhkan Pak Alberto. Karena bagaimanapun Ibu Nurhayati adalah sahabat lama dokter Benhard.


Di tempat lain Maya dan Surya sudah sangat gelisah menunggu kabar dari rumah sakit yang berada di kota changi Singapura mengenai kondisi kesehatan pak Alberto yang melakukan tindakan operasi pengangkatan sel kanker yang ada di tubuh Pak Alberto.

__ADS_1


"Mas Maya tidak bisa konsentrasi pemikiran Maya hanya pada Papi Bagaimana kalau kita mengunjungi Papi di Singapura mas?" ujar Maya kepada Surya.


"Mas juga ingin langsung melihat kondisi Papi Sayang tapi bagaimanapun kita tidak bisa meninggalkan tugas dan tanggung jawab kita di sini. Apalagi kamu tahu sendiri Papi memberikan wewenang kepada kita untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai presiden direktur di Alberto group. Mas tidak ingin membuat Papa kecewa kepada kita setelah Papa kembali dari Singapura." ucap Surya kepada Maya.


Tapi Maya tidak tenang sebelum Maya melihat keadaan Papi mas!"


"Kamu tenang saja Sayang!" lebih baik kita berdoa meminta kesembuhan kepada Alloh subhanahu wa ta'ala, agar papi dapat sembuh seperti sedia kala.


Kemudian Maya pun meraih ponselnya yang ada di tas Sandangnya berniat untuk menghubungi Ibu Nurhayati karena dirinya merasa tidak tenang mengingat Ibu Nurhayati memberitahu Kalau Pak Alberto hari ini melakukan tindakan operasi pengangkatan sel kanker.


Kring


Kring


Kring


"Hallo assalamualaikum nak!" Sapa ibu Nurhayati dari rumah sakit di kota changi Singapura.


"Waalaikumsalam Bu!" Bagaimana keadaan Ibu apa Ibu baik-baik saja? tanya Maya


"Alhamdulillah keadaan ibu di sini baik-baik saja tetapi..... Ibu Nurhayati Langsung menangis sesungguhkan membuat Maya semakin gelisah mendengar suara tangis Ibu Nurhayati.


"Ada apa Bu? tolong beritahu kepada Maya yang sebenarnya. Apa papi baik-baik saja?


Ibu Nurhayati terdiam. Ia tidak mampu menjawab pertanyaan Maya. Karena dirinya tidak ingin membuat Maya menjadi bersedih mendengar kabar jika kondisi Pak Alberto saat ini sedang kritis. Tetapi tindakan operasi yang dilakukan dokter Benhard berhasil.


"Kenapa Ibu diam tolong jawab pertanyaan Maya Bu. Maya sangat khawatir kepada Papi dan juga Ibu di sana." ucap Maya memohon kepada Ibu Nurhayati agar ibu Nurhayati memberitahu keadaan kondisi kesehatan pak Alberto yang sebenarnya.

__ADS_1


"Operasi pengangkatan sel kanker di tubuh tapi berhasil dilakukan dokter Benhard dan timnya. Tetapi papi saat ini sedang kritis. Ia belum sadarkan diri pasca operasi itu dilakukan." ucap ibu Nurhayati kepada Maya.


DUG...


Jantung Maya langsung berdebug kencang ketika mendengar kabar mengenai Pak Alberto Kalau Pak Alberto saat ini sedang kritis. Maya Langsung menangis histeris mendengar kabar dari Ibu Nurhayati.


"Ada apa Sayang kenapa kamu menangis?" tanya Surya sambil meraih tubuh maya


kepelukannya.


"Sekarang Papi sedang kritis. Pasca pengangkatan sel kangker dari tubuh papi." ucap Maya sambil terisak membuat Surya terkejut dengan apa yang dikatakan Maya kepada Surya.


"Apa sayang Papi kritis?


"Iya Mas!" Ibu Nurhayati yang memberitahu kepada Maya kalau Papi sekarang kritis. Tetapi operasi pengangkatan sel kangker yang ada di tubuh Papi berhasil dilakukan. Tetapi saat ini papi belum sadarkan diri." ucap Maya kepada Surya membuat Surya pun merasa khawatir akan kondisi kesehatan Pak Alberto.


"Sudahlah sayang jangan menangis lebih baik sekarang kita memohon kepada Allah subhanahu wa ta'ala agar Papi segera pulih kembali dan Papi bisa sadar dari kembali' ucap Surya kepada Maya.


"Ya Allah mengapa ini semua terjadi di kehidupan Maya?" Maya tidak ingin terjadi sesuatu kepada Papi." gumam Maya dalam hati sembari terus terisak.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


jangan lupa like coment dan votenya ya


__ADS_1


__ADS_2