
Setelah Zidan memberitahu apa yang didengarnya bahwasannya Dokter Sandra dan mami Yolanda memiliki rencana untuk menghancurkan kehidupan pernikahan Surya dengan Maya. Yang ternyata Mami Yolanda menyetujui pernikahan antara Surya dengan Maya karena mami Yolanda tidak ingin kalau Surya tidak menjalankan perusahaan milik keluarga dirgantara.
Dengan terpaksa Mami Yolanda harus menyetujui dan merestui Pernikahan Surya dengan Maya Wulandari.
"Sampai kapanpun aku tidak akan bisa menerima anak Maya sebagai cucuku. Karena aku tidak ingin memiliki cucu yang tidak darah daging dari Putraku." gumam Mami Yolanda. tetapi masih bisa didengar oleh sopir pribadi Mami Yolanda dan juga asisten pribadinya.
Sementara Maya yang tidak mengetahui rencana jahat dari mami Yolanda dengan dokter Sandra, Ia tampak biasa aja. Bahkan dirinya sangat bahagia Ketika iya mendengar kalau mami Yolanda sudah merestui hubungan mereka. lain halnya dengan Surya membuat Maya bertanya-tanya dalam hati.
"Mas apa kamu tidak bahagia dengan rencana pernikahan kita?
"Mas bahagia sayang!"
"kalau mas bahagia, mengapa raut wajah mas agak berbeda sekarang?" dan sepertinya mas memiliki beban pikiran yang berat." ucap Maya kepada Surya.
Surya menghela napas panjang, sejujurnya Surya enggan memberitahu apa rencana Sandra dan juga mami Yolanda!" karna ia takut kalau Maya akan membatalkan pernikahan mereka .
"Mas tidak apa apa!"
"Mas hanya kecapean saja, tadi banyak kerjaan dikantor." ucap Surya berbohong.
"Mas jangan bohong!" karna Maya tau mas itu lagi berbohong sama Maya.
"Tidak sayang!" percaya sama mas."
__ADS_1
Maya menganggukkan kepalanya. Sebenarnya Maya belum puas dengan jawaban dari mulut Surya karna Maya mengetahui kalau Surya berbohong kepadanya. Hingga Maya ingin mencaritahu sendiri apa penyebab calon suaminya tiba tiba berubah dan tampak kurang bahagia."Padahal acara pernikahan mereka tinggal menghitung hari.
Maya menghubungi Zidan dan meminta Zidan untuk menemui dirinya rumah makan sederhana miliknya.
"Ada apa?"
"Ini kak Zidan!" ada sesuatu yang ingin Maya tanyakan sama kakak. Tapi tolong jawab dengan sejujur-jujurnya karena saya tidak ingin ada kebohongan di sini.
"Ia Maya kamu katakan saja apa yang ingin kamu pertanyakan kepada kakak?" selagi kakak mampu menjawabnya kakak pasti akan menjawabnya ucap zidan kepada Maya.
"Semalam Mas surya tampak bahagia Tetapi ketika Mas Surya mendapat sambungan telepon seluler dari kakak, wajah mas Surya menjadi tidak bersahabat. Bahkan seolah-olah mas Surya tidak bahagia dengan pernikahan ini.
"Sebenarnya apa yang terjadi ka?" tolong beritahu kepada Maya.
"Kakak juga tidak mengetahuinya, Tetapi yang Kakak dengar rencana pernikahan kalian direstui oleh Mami Yolanda, itu karena unsur terpaksa. Kalau dari hati mami Yolanda yang paling dalam, ia tidak ingin kamu Dan Bintang masuk ke kehidupan putranya.
Tiga hari sudah berlalu setelah rencana pernikahan antara Bu Nurhayati dengan Alberto rencana pernikahan itu dilaksanakan secara sederhana. Hanya dihadiri oleh beberapa kerabat dekat dan juga penghulu.
setelah selesai mengucapkan ijab Kabul Pak Alberto dan Bu Nurhayati sah menjadi suami istri. dan Maya sangat bahagia telah memiliki keluarga yang lengkap.
Tetapi Mami Yolanda sama sekali tidak mengetahui pernikahan itu. Ia pun tidak menyangka Ibu Nurhayati sudah pindah ke kediaman Pak Alberto. Begitu juga dengan Maya dan juga bintang. Ketika Mami Yolanda berniat pergi ke kediaman Bu Nurhayati. Ia pun bertanya kepada salah satu penghuni kos milik Bu Nurhayati .Dan penghuni kos itu memberi tahu kepada Mami Yolanda kalau Bu Nurhayati Maya dan Bintang sudah tidak tinggal di sana lagi. Bahkan rumah utama itu sudah dijadikan menjadi hunian tempat kos.
"Maaf apa kalian tahu Bu Nurhayati, Maya dan Bintang tinggal di mana?
__ADS_1
"Maaf Tante kami tidak mengetahui!"
mendengar jawaban dari penghuni kos kitu mami Yolanda bertanya-tanya dalam hati. Mengapa adik iparnya telah pindah dan ia pun penasaran ke mana Bu Nurhayati pindah rumah.
"Kemana mereka? tanya Mami Yolanda dalam hati ."
ia pun menghubungi surya yang tak kunjung pulang ke rumah. Padahal rencana acara pernikahan Surya sudah tinggal menghitung hari membuat Mami Yolanda sedikit khawatir.
"Apa yang ada di dalam pikiran kamu Nak? Mengapa kamu tidak pulang pulang ke rumah padahal Mami sudah merestui hubungan kalian?" gumam Mami Yolanda sembari menekan nomor ponsel milik Surya.
Tetapi ketika Mami Yolanda menghubungi nomor ponsel milik Surya, tetapi Surya tak kunjung mengangkat membuat anda semakin kesal.
"apa sih maunya ini anak?'
"lihat aja nanti kalau kamu sudah menikah dengan Maya, Aku akan membuat perhitungan kepada Maya! umpat mama Yolanda.
Di tempat lain Zidan menemui Aliando,untuk sekedar menghantar undangan pernikahan Surya dengan Maya. Ketika Zidan berada di sebuah restoran bersama Aliando, Zidan memberikan sebuah undangan kepada Aliando membuat Aliando sedikit heran.
"Kakak Mau nikah?
"Bukan saya yang menikah!" tapi Maya Wulandari dan Surya dirgantara.
"Mendengar hal itu jantung Aliando langsung berdegup kencang.
__ADS_1
Bersambung.....
hai Hai readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏