Mama Muda

Mama Muda
PERTEMUAN PERTAMA


__ADS_3

Yuli langsung menghubungi Arsen sang pemilik bengkel di daerah situ. Ketika Yuli meminta arsen untuk datang memeriksa mobil Zidan. Dalam jangka lima menit Arsen pun tiba di sana. Bersama 2 orang anggota bengkelnya. ketika arsen sudah tiba di sana hati Zidan sedikit lega


"Sen!" lo periksa deh mobil Mas ini, tapi Mas ini mau ada meeting dulu, entar sore dia jemput ke bengkel Lo. sekarang mendingan lokasi deh kartu nama lo sama Mas ini karna bentar lagi dia ada meeting." ucap Yuli kepada Arsen sang pemilik bengkel yang kebetulan lokasi bengkelnya, tidak jauh dari lokasi tempat mobil Zidan mogok.


"Sudah Mas, tidak apa-apa mobilnya ditinggal saja saya yang tanggung jawab." ujar Arsen kepada Zidan


"Iya mas tidak apa-apa dia teman saya kok bengkelnya di ujung sana. ucap Yuli sambil langsung memberikan kartu nama Arsen kepada Zidane.


"Ya sudah naik Mas daripada Mas terlambat nanti.


Dengan sedikit ragu, Zidan menaiki motor matic milik Yuli kemudian Yuli langsung melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Beberapa menit kemudian Zidan dan Yuli tiba di restoran tempat zidan mengadakan meeting yang ternyata Yuli juga bekerja di sana.


"loh mas meetingnya di sini?


"Iya! Memangnya kenapa Mbak?


"Saya juga kerja di sini loh!


"Wah kok bisa kebetulan banget ya?


Yuli mengangkat bahunya pertanda dia tidak mengetahui kalau Zidan juga mengadakan meeting di sana bersama Clientnya.


"Terima kasih ya Mbak atas tumpangannya Kalau tidak ada mbak Mungkin saya sudah telat.


"Sama-sama Mas!"ucap Yuli sambil berlalu dari hadapan Zidan


"Eh mbak tunggu sebentar," panggil Zidan setengah berteriak Maaf kita belum kenalan nama saya Zidan. ucap Zidan sambil mengulurkan tangannya kepada Yuli.


"Saya Yuli!"sahut Yuli sambil menerima uluran tangan Zidan


"Oh ini kartu nama saya siapa tahu Mbak membutuhkan bantuan dari saya, silakan hubungi saya." ucap Zidan kepada Yuli.


"Terima kasih Mas, Yuli pamit dulu jam kerja Yuli sudah mulai."ucap Yuli sambil langsung pergi meninggalkan Zidan. Zidan pun mencari keberadaan Client yang ingin Ia temui. Yang ternyata Client itu sudah menunggunya 10 menit yang lalu.


"Maaf saya datang terlambat!"


"Tidak apa-apa kok, lagian kami belum terlalu lama paling sekitar 10 menit.


Setelah memesan makanan yang ingin mereka santap, Zidan dan Clientnya pun membahas proyek yang akan mereka tangani.


Yang akhirnya Client Zidan setuju bekerjasama dengan perusahaan Dirgantara.


"Terima kasih Pak Zidan semoga kerjasama kita ini berjalan dengan lancar."ucap client yang berdarah Eropa itu kepada Zidan sambil menjabat tangan Zidan .

__ADS_1


"Kalau begitu saya pamit dulu Pak Zidan. ucap Client itu sembari langsung berpamitan kepada Zidan dan berlalu dari sana.


Tiba-tiba Zidan teringat dengan sosok wanita yang menolongnya siang itu. Ia pun bertanya ke salah satu pramusaji yang bekerja di restoran itu.


"Maaf mbak, apa mbak mengenal wanita yang bernama Yuli?


"Oh Mbak Yuli, dia ada di dapur sedang bekerja."


"Boleh saya bertemu dengannya?


"Kalau itu saya tidak bisa pastikan, karena ini masih jam kerja takutnya Bos akan marah kepadanya jika anda menemui nya sekarang juga.


" Apa saya bisa bertemu dengan bosnya,


"itu juga saya tidak bisa pastikan Pak. kalau masalah itu lebih baik Bapak langsung saja ke ruangannya di sebelah sana."ujar pramusaji itu sembari menunjuk arah ruangan pemilik restoran.


Zidan pun berlalu dari hadapan pramusaji itu menuju ruang pemilik restoran.


Tok


took


toook


"Masuk....." suara familiar yang dapat didengar Zidan dari luar.


Zidan pun membuka pintu ruangan itu dan langsung masuk. Alangkah terkejutnya Zidan melihat pemilik restoran itu yang Ternyata wanita yang pernah ada di masa lalu Zidan.


"Kamu?


"Kamu? wanita itu tidak kalah terkejutnya melihat kehadiran Zidan di sana.


"Ada angin apa kamu datang ke sini?


"Dan Apa tujuan kamu datang kesini?


"Maaf saya mengganggu pekerjaan kamu, tapi saya datang kemari ingin meminta izin untuk memberikan cuti kepada Yuli.


"Yuli tukang cuci piring?


"Entahlah Apa pekerjaan nya di sini yang pasti aku ingin kamu memberikan dirinya cuti dulu hari ini. Biarkan besok dia bekerja kembali.


"Ada urusan apa kamu dengan Yuli?

__ADS_1


"Saya ada urusan penting dengannya, berkat dia saya berhasil mendapatkan proyek besar. Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya dan saya tipe orang yang tidak mau berhutang Budi kepada orang lain.


"Memangnya Apa yang dilakukan kepadamu?


"Yang pasti wanita itu berhati baik dan mulia. Berkat dia hari ini aku memiliki keuntungan besar.


"Saya kira kamu datang kemari untuk menemui saya, Apakah kamu tidak merindukanku."ucap wanita yang berbodi seksi dan cantik itu.


kalau umurnya yang pasti, lebih tua dari Yuli. Tetapi kalau masalah kecantikan wanita itu tidak kalah dari Yuli.


"Maaf saya tidak mengetahui keberadaan mu disini sehingga saya datang kemari untuk meminta izin Agar pemilik restoran ini memberikan izin kepada Yuli. Eh ternyata kamu itu bosnya disini.


"Ayolah aku tahu kamu masih mencintaiku.


"Maaf kamu salah paham,


saya datang kemari hanya ingin menemui Yuli." ucap Zidan sambil berlalu dari hadapan wanita itu membuat wanita itu sedikit kesal terhadapnya. Zidan pun berlalu ke dapur setelah meminta izin dari wanita itu walaupun wanita itu tidak mengatakan iya kepada Zidan


"Yul.... ikut aku." ucap Zidan yang tiba-tiba masuk ke dapur sembari menarik tangan Yuli.


"Tapi Mas, Yuli masih kerja lo,


"Kamu tenang saja, saya sudah meminta izin kepada bos kamu.


"Serius?


"Iya, Mas serius sekarang buka tuh slemek jelek kelihatannya.ucap Zidan . Yuli cemberut ketika Zidan mengatakan dirinya jelek memakai slemek yang ia gunakan untuk mencuci piring.


"Ya sudah deh tunggu di sini saja Mas, Yuli ganti baju dulu." ucap Yuli sambil berlalu dari hadapan Zidan dan dalam hitungan menit pun segera datang menghampiri Zidan kembali.


"Ayo mas Yuni Sudah siap." ucap Yuni sembari berjalan menuju parkiran dan Yuni pun mengeluarkan motor matic miliknya.


"Sini biar saya aja yang boncengin kamu. Tidak enak dilihat orang jika kamu yang boncengin saya." ucap Zidan kepada Yuni.


Bersambung.......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


sambil nunggu karya emak yang ini up yuk mampir kekarya baru emak


"Terjerat cinta duda arogant"


__ADS_1


__ADS_2