
Sekitar 2 jam kemudian Surya sudah tiba di bandara. Jet pribadi milik Mami Yolanda sudah dipersiapkan oleh asisten Surya.
"Apakah saya sudah bisa berangkat sekarang? tanya Surya.
"Pesawat sudah siap Tuan, Sekarang juga kita bisa berangkat sahut pilot kepada surya dan menuntun Surya naik ke dalam pesawat jet pribadi milik Mami Yolanda.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 2 jam melalui jalur udara, Surya Dirgantara di Bandara Changi Singapura. Tanpa menunggu lama Surya langsung menuju rumah sakit ia tidak mengetahui kalau Maya tidak ada di sana saat ini. Karena menemani Bintang dan Jupiter istirahat di rumah keluarga dirgantara yang ada di kota Changi.
Setelah tiba di rumah sakit Surya langsung bertanya kepada bagian resepsionis di mana ruang perawat inap Pak Alberto berada.
"Sorry, may I know where is Mr. Alberto's inpatient room?
"Mr. Alberto's inpatient room is in the VVIP room over there.sahut resepsionis itu kepada Surya.
Thank you Miss." ucap Surya sambil meninggalkan resepsionis berjalan menuju ruang rawat inap yang diberitahu resepsionis itu kepada Surya. Setelah tiba di sana Surya Dirgantara sudah melihat Mami Yolanda dan ibu Nurhayati terlihat dengan setia menemani Pak Alberto di sana.
Tetapi Surya tidak melihat keberadaan Maya di sana bersama putra-putrinya.
"Sore mi!"
"Sore bu!" sapa Surya sambil langsung memberi salam kepada Mami Yolanda dan juga Ibu Nurhayati. Surya melihat Pak Alberto sedang tertidur pulas.
Sehingga Surya enggan untuk membangunkan Pak Alberto. hingga dirinya memilih untuk duduk di dekat mami Yolanda dan bertanya kepada Mami Yolanda keberadaan Maya dan putra-putrinya di mana.
"Oh iya mom, Maya dan anak-anak surya di mana ya?" Tanya Surya kepada Mami Yolanda.
"Mereka baru saja kembali ke rumah kasihan Jupiter dia sudah terlihat gelisah di sini mungkin Jupiter ingin istirahat.
__ADS_1
"Oh.... Surya kira Mereka ada di sini juga. Bagaimana kondisi Papi saat ini apa ada perkembangan?" tanya Surya kepada Mami Yolanda.
"Alhamdulillah kondisi Pak Alberto saat ini sudah semakin membaik. Dan dokter mengatakan kalau Pak Alberto bisa sembuh jika pak Alberto rajin memeriksakan kesehatannya dan memakan obat yang diberikan dokter kepadanya." ucap Mami Yolanda sembari mengembangkan senyumnya.
Sementara Bu Nurhayati hanya terdiam menatap suaminya yang masih tertidur pulas akibat baru memakan obat yang diberikan dokter kepada pak Alberto
"lihat Mas menantu kita sudah datang menjenguk mu jauh-jauh dari Jakarta. Kamu harus segera sembuh kami sangat menyayangimu. Jadi Nur mohon cepat sembuh ya sayang." ucap Ibu Nurhayati sembari mengecup kening Pak Alberto.
Kecupan hangat dari ibu Nurhayati membuat Pak Alberto sedikit terganggu hingga Ia pun terbangun dari tidurnya.
" Ma....maaf mas sudah mengganggu tidurmu ucap Ibu Nurhayati kepada Pak Alberto.
"Sudah tidak apa-apa, jangan merasa bersalah seperti itu. Lagian mas senang kok Kamu sangat perhatian kepada mas selama ini. Terima kasih kamu sudah setia menemani Mas di rumah sakit ini. Mas tidak tahu harus bagaimana jika kamu tidak ada di samping mas." ucap pak Alberto sembari menggenggam tangan Ibu Nurhayati dengan erat.
Tiba-tiba netra Pak Alberto menemukan sosok Surya berada di ruang rawat inapnya.
"Surya sangat mengkhawatirkan papa selama ini. Bagaimana kondisi Papa saat ini Apa sudah baikan?
"Alhamdulillah saat ini kondisi Papa sudah mulai stabil dan tidak terlalu sakit lagi. Semua ini berkat kalian yang menyayangi Papa." ucap pak Alberto sambil berusaha mengembangkan senyumnya kepada Surya.
Surya langsung memeluk Pak Alberto. Sosok lelaki yang sangat dihargai dan disegani oleh Surya saat ini. lelaki yang menghadirkan seorang wanita yang membuat hidup Surya semakin berwarna.
"Maya sepertinya sudah pulang ke rumah kasihan cucu papa sepertinya cucu Papa sudah merasa bosan di sini dan ingin istirahat." ucap pak Alberto kepada Surya Dirgantara. Sambil berusaha mengembangkan senyumnya mengingat suara tangis Jupiter saat berada di ruang rawat inap Pak Alberto.
Setelah berbicara panjang lebar dengan Pak Alberto, Mami Yolanda, dan ibu Nurhayati Surya memutuskan untuk menemui Maya di rumah keluarga besar dirgantara yang berada di kota changi. Ketika Surya sudah tiba di rumah, Maya sangat terkejut melihat kehadiran Surya di sana.
Maya tidak menyangka kalau Surya akan menyusul mereka ke Singapura mengingat tugas dan tanggung jawab Surya berada di Jakarta saat ini sangat padat. Di samping menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di perusahaan Dirgantara group, dia juga harus menjalankan perusahaan milik pak Alberto.
__ADS_1
"Mas ada di sini?
"Kapan mas sampai?
"Kira-kira jam 04.00 sore tadi. Tetapi mas langsung ke rumah sakit, karena mas mengira kalau kalian berada di rumah sakit bersama Papi, mami dan ibu Nurhayati." ucap Surya sambil langsung memeluk Maya wanita yang sangat ia rindukan.
"Mas sangat merindukanmu sayang." ucap Surya sambil langsung mengecup bibir manis Maya.
"Maya juga sangat merindukan mas."sahut Maya sambil membalas kecupan dari Surya.
"Di mana anak-anak kita sayang mas sangat merindukan mereka.
Mereka lagi istirahat di dalam kamar. Kasihan mereka sepertinya mereka berdua saat ini kelelahan. Hingga setelah sampai di rumah Bintang dan Jupiter Langsung tertidur pulas.
sabar ya sayang, mungkin sebentar lagi mereka akan bangun. Kasihan kalau harus dibangun kan." ucap Maya sambil kembali memeluk suaminya yang sangat ia rindukan.
"Oh iya mas mau minum apa biar Maya buatin?
"Memangnya harus kamu yang buat sayang? emang tidak ada asisten rumah tangga?"
"Ada mas, tapi Maya ingin melayani suami ku yang paling tampan ini." ucap Maya sambil kembali mengecup wajah tampan suaminya.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya.jangan lupa like coment vote dan hadiahnya ya . Trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
sambil menunggu novel ini up, yuk mampir ke karya teman emak
__ADS_1