Mama Muda

Mama Muda
BINTANG NGELEDEK


__ADS_3

"Jaga omongan kamu David, kamu jangan menuduh orang tua kamu dengan sembarangan."bentak Ibu Canada kepada David.


"David hanya mengatakan yang sebenarnya. tolong bang mulai saat ini berubah lah menjadi lebih baik.


Jujur David juga sudah mendapat ganjarannya ketika David selalu menyakiti hati wanita. Mami juga lihat apa yang David rasakan saat ini. Mami tidak merasa kasihan dengan Papi yang umurnya sudah sepuh? ucap David kepada Ibu Canada.


"Kamu tidak tau apa apa, jadi kamu harus segera bebaskan kami dari sini. Bila penting kau bayar pengacara terkenal. Untuk membebaskan kami dari sini." ucap ibu Canada kepada David.


"Maaf mi, tapi tak ada seorangpun yang mau membantu mami dan papi. menangani kasus yang ini." ucap David kepada Ibu Canada, membuat ibu Canada semakin emosi kepada David. Padahal niat David datang menjenguk Ibu Canada dan Pak Burhan berniat untuk berbicara kepada Ibu Canada. mengenai kebenaran kasus yang dijalani kedua orang tuanya.


"Kalau kamu datang ke sini tidak dapat membantu mami dan Papi bebas dari sini Untuk apa kamu datang kemari? lebih baik kamu pulang saja dan jangan pernah kamu temui kami lagi."amarah Ibu Kanada membuat David semakin percaya kalau ibu Canada lah benar-benar pelaku pembunuhan itu.


David yang tidak mau ribut di kantor polisi, Ia pun memilih meninggalkan Ibu Canada dan Pak Burhan di sana sembari meninggalkan makanan yang sudah David bawa sebelumnya.


Ketika David meninggalkan kedua orang tuanya di sana, hatinya begitu perih melihat kedua orang tuanya harus menanggung kesalahan yang sudah mereka lakukan 20 tahun silam."Ia tidak menyangka kalau kedua orang tuanya mampu melakukan hal sekejam itu.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit David tiba di rumah iya melihat Laura sedang beberes di rumah. Karena para asisten rumah tangga satu persatu mengundurkan diri.


"Kamu sudah pulang? tanya Laura sembari menghampiri David. Ia kebingungan melihat wajah David yang kusut dan tak karuan.


"Kamu kenapa?


David hanya terdiam Ia tidak mampu menjawab apa-apa. Karena ia pun sangat shock dengan tingkah laku ibunya yang sangat kasar kepada David. Seolah ibu Canada memiliki kepribadian ganda. Padahal Selama ini Ibu kan ada selalu tidak pernah marah kepada David. Membuat David menjadi bingung dengan sikap ibu Canada terhadapnya.


Di tempat lain, terlihat Maya sedang mengurus baby Jupiter dibantu dengan baby sister yang selama ini menjaga baby Jupiter. Bintang sangat antusias, untuk menemani Maya bermain dengan baby Jupiter. Bintang seolah tidak ingin jauh dari baby Jupiter.

__ADS_1


tawa dan canda Maya dan Bintang terdengar jelas di telinga Surya.


Hal itu membuat Surya langsung menghampiri ketiganya. Orang yang begitu berarti di kehidupannya.


"Hai kalian lagi apa sih Kok ketawanya sampai terdengar ke ruang tamu?


"Eh Dede Jupiter lihat tuh papi datang." ucap Bintang berniat memberitahu kepada Jupiter kalau Surya sang ayah datang menghampiri mereka. Berniat untuk ikut bermain dengan Jupiter.


"Ih putra papi Tampan bangat sih!"


"Ia dong papi!" kan papinya juga tampan." puji Maya membuat Surya langsung tertawa ngakak.


"Kok tertawa sih?


"Iya dong mas!" makanya Maya jatuh cinta kepada mas." ucap Maya sembari langsung mengecup wajah tampan suaminya.


Hal itu membuat bintang langsung ngeledek Surya dan Maya.


"Ih mami cium papi, seperti mencium Dede Jupiter dan Bintang." ledek Bintang membuat mereka langsung tertawa ngakak dengan ocehan Bintang yang membuat Surya dan Maya semakin gemes melihat tingkah Bintang.


Sepertinya Putra kita sudah ngantuk sayang. lebih baik kamu tidurkan saja dulu. Habis itu temui Mas di ruang kerja mas."ucap Surya kepada Maya dibalas angkutan dari Maya.


"Ya sudah Mas tinggal dulu ya sayang, Bintang juga sudah bisa istirahat ini sudah pukul 09.00 malam lho. ucap Surya kepada Bintang.


Bintang mengangguk menurut."ia memberikan tubuhnya di atas ranjang empuk yang biasa Bintang tempati. Bintang terlihat sangat bahagia semenjak kehadiran baby Jupiter di tengah-tengah keluarga mereka. Ia juga sudah semakin mandiri.

__ADS_1


Setelah Bintang dan Jupiter sudah tertidur pulas. Maya berniat untuk menghampiri surya di ruang kerjanya. Ia bingung Mengapa Surya memintanya untuk menemui surya di ruang kerjanya. Padahal Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 malam.


"Ada apa mas kok mas meminta Maya menemui mas di sini? tanya Maya kepada Surya karena dirinya sangat penasaran apa yang ingin dibicarakan suaminya kepadanya.


"Duduk saja dulu Sayang!" belum juga duduk kamu sudah menyerang mas dengan pertanyaanmu itu.


"Maya sudah duduk mas. Jadi tolong katakan Mengapa mas meminta Maya menemui mas di sini?"


Surya pun menceritakan mengenai kasus yang menimpa keluarga Zidan 20 tahun yang lalu. Yang ternyata pembunuh orang tua Zidan dan Avena adalah orang tua angkat dokter Avena.


Hal membuat Maya langsung terkejut akan apa yang diberitahu oleh Surya kepadanya. Ia tidak menyangka kalau ibu Canada mampu melakukan hal sekejam itu kepada keluarga Zidan dan Dokter Avena.


"Bagaimana jadinya Mas?


"Ibu Canada dan suaminya sudah dijebloskan ke dalam penjara. Tinggal mencari orang yang diperintahkan oleh ibu Canada membantu mereka memuluskan rencana pembunuhan itu."ucap Surya kepada maya.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.


jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.


Trims.


__ADS_1


__ADS_2