
"Sandra berjanji dan akan bertobat jika Sandra bebas dari sini. Sandra akan menuruti semua keinginan ayah dan ibu.
"Baiklah, Ayah akan berusaha semaksimal mungkin untuk membujuk Maya agar kamu bebas.
Setelah selesai berbicara dengan Pak Anggara yang merupakan ayah kandung dari Sandra, Sandra memutuskan sambungan telepon selulernya. Berhubung karena waktu yang diberikan oleh polisi kepadanya sudah habis. sehingga Sandra harus kembali kekurangannya.
Pak Anggara menemui istrinya Amora yang sedang berada di taman untuk membicarakan perihal permintaan Sandra.
"Mami....."Panggil Pak Anggara kepada Ibu Amora yang sedang menyiram tanaman.
"Ada apa yah?
"Barusan Putri kita menghubungi ayah dan ia meminta dan memohon kepada ayah untuk membebaskannya dari balik jeruji besi. putri kita merasa sudah tidak tahan tinggal di sana ia merasa tersiksa.
"Bagaimana kita bisa membebaskan Putri Kita. Sementara kepolisian dan juga Surya memiliki bukti yang kuat bahkan Sandra sudah divonis hukuman penjara selama lima tahun." ucap Ibu Amora kepada Pak Anggara.
"Sandra meminta kita untuk menemui Maya. dan memohon maaf kepadanya,agar bersedia membantu kita untuk membujuk surya dan juga Zidan untuk mencabut gugatannya. Putri Kita percaya kalau Maya mampu membujuk Surya dan Zidan, maka Zidan dan Surya akan luluh jika Maya yang sudah memintanya.
"Ya sudah tidak apa-apa yah, Lebih baik kita coba Mami juga sangat kasihan melihat kondisi putri kita ada di balik jeruji besi. mami sudah tidak sanggup melihat keadaan Putri kita di sana. Mami tahu kalau Putri kita sangat menderita dan tertekan di sana.
"Kalau begitu kita segera menemui Maya sekarang juga. Siapa tahu maya mau membantu kita untuk membebaskan Sandra.
Sementara di tempat lain, tepatnya di rumah sakit milik keluarga Dirgantara. Mami Yolanda sudah lega karena sudah melihat Putra semata wayangnya masih hidup. Hatinya bahagia ketika Surya berada di hadapannya.
"Bagaimana keadaan Mami saya dokter?
"Alhamdulillah keadaan nyonya Yolanda sudah mulai stabil, dan besok sudah bisa pulang. tetapi harus tetap rutin ya Nyonya." ujar dokter yang bertugas menangani Mami Yolanda.
__ADS_1
"Terima kasih dokter." ucap Mami Yolanda dan juga Surya. Tiba-tiba Maya merasa mual dan memuntahkan seluruh isi perutnya di kamar mandi.
"Sayang kamu kenapa?
"Entahlah Mas, perut Maya terasa mual dan ingin muntah terus. Mungkin Maya masuk angin." ucap Maya kepada Surya.
"Jangan dibawa main sayang, lebih baik kita periksa ke dokter." ujar Surya kepada istrinya sembari langsung membopong istrinya.
"Apa anak kita menyakitimu sayang?
"Tidak Mas, tapi Maya sedikit mual dan pusing.
Surya memanggil dokter untuk memeriksa kondisi istrinya. Surya sangat mengkhawatirkan kondisi kesehatan Maya dan juga kandungan Maya.
"Dokter, istri saya dari tadi muntah-muntah istri saya merasa kalau dirinya sangat pusing dan mual." ucap Surya kepada dokter.
"Sebentar Tuan Surya, kami akan segera memeriksa istri anda Semoga hasilnya baik-baik saja, Dan tidak mengkhawatirkan." ucap dokter kepada Surya
"Apa ada obat meringankan mual dan pusing istri saya dokter?tanya Surya kepada dokter
"Sebentar Pak saya akan memberikan resep dan vitamin untuk menguatkan kandungan dan mengurangi mual yang dirasakan oleh Nyonya Maya. ucap dokter sambil langsung memberikan resep yang kepada Surya.
****
"Sayang kamu lagi apa?
"Loh Mas sudah bangun?
__ADS_1
"Kok kamu langsung ninggalin masih tanpa membangunkan mas terlebih dahulu?
"Maaf Mas tapi tadi Nur melihat Mas masih tertidur pulas. Sehingga Nur tidak tega untuk membangunkan Mas. apa ada rapat penting hari ini?
"Iya ada, tapi masih ada beberapa jam lagi kok waktunya." ucap Pak Alberto kepada Ibu Nurhayati.
"Apa kamu mau mendampingi Mas untuk menemui client bisnis Mas?
"Mas serius mau ngajak Nur menemui client Mas?
"Serius sayang, mas sangat serius masa Mas bercanda sama istri mas yang cantik ini." ucap Alberto. Hal itu membuat wajah cantik wanita paruh baya itu merah merona.
"Sudah jangan malu memang kamu cantik kok walau umur kita tidak semuda Maya lagi." tukas pak Alberto.
Bu Nurhayati mengembangkan senyumnya ia sangat bahagia telah menikah dengan lelaki yang sangat sayang dan cinta kepadanya. walaupun Pak Alberto bukan yang pertama baginya. Melainkan suami keduanya setelah almarhum suaminya meninggal. Dan Bu Nurhayati menjalani kehidupannya 5 tahun menjanda.
"Iya Mas serius, lagian kan kamu pasti bosan di rumah terus menerus." Ucap pak Alberto kepada Ibu Nurhayati.
"Tapi bagaimana dengan cucu kita Bintang siapa yang akan menjaganya?
"Kalau masalah Bintang, itu tidak perlu kamu pikirkan kan ada Maya dan juga Surya ucap pak Alberto.
"Tapi mereka masih berada di Rumah Sakit mas!"
"Sebentar lagi mereka juga pasti akan pulang.
"Ya sudah terserah Mas aja deh, Nur ngikut aja apa kata Mas." ucap Bu Nurhayati kepada Alberto sambil mengebangkan senyumnya
__ADS_1
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏