Mama Muda

Mama Muda
AKAD NIKAH


__ADS_3

Hal itu membuat ibu Canada dan juga suaminya begitu terpukul. Apalagi Mereka melihat kalau David tidak berusaha untuk membela mereka. Bukannya David tidak ingin membela kedua orangtuanya. Tetapi David berusaha mencari kuasa hukum yang mau membantu kasus yang dijalani oleh Ibu Canada. Tapi tak satupun yang bersedia memberikan bantuan kepada Ibu Canada untuk memberikan sedikit dukungan atau meringankan hukuman ibu Canada.


"Saya tidak terima ini!". Dasar anak tidak tau Diri anak tidak tau diuntung." teriak ibu Canada sambil menatap dokter Avena dengan tatapan tajam. Padahal dokter Avena sudah berusaha memberikan pembelaan terhadap kedua orang tua angkatnya.


Tetapi ibu Canada beranggapan kalau Dokter Avena sengaja melakukan itu untuk mencari perhatian dari orang orang yang hadir di Persidangan. Padahal dokter Avena melakukannya agar hakim ketua meringankan hukuman yang mereka jalani.


"Setelah pihak kepolisian membawa Ibu Canada dan juga suaminya kembali ke balik jeruji besi. Dokter Avena dan surga. Begitu juga dengan kuasa hukum mereka. Mereka kembali ke rumah mereka masing-masing tak lupa David dan Laura menghampiri dokter Avena sebelum mereka kembali ke rumah.


"Maafkan Avena Ya Kak!" Avena berusaha agar hukuman Papi dan Mami di ringankan. Tapi hanya itu yang dapat Avena lakukan kepada papi dan mami.


"Tidak apa-apa tidak perlu kamu pikirkan. Tapi dan Mami sudah bersalah sudah otomatis. mereka harus dihukum agar mereka menyadari kesalahan yang mereka lakukan selama ini. Bahkan mereka menutupinya rapat-rapat dari kita semua." ucap kepada Laura dan juga dokter Avena.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 35 menit David dan Laura tiba di rumah.


"Sayang apa kamu capek?" tanya David kepada laura


"Tidak apa-apa Mas!" Lagian sudah lama juga Laura tidak pernah keluar rumah jadi hitung-hitung Laura sedang healing menghadiri persidangan tante Canada dan juga Om." ucap Laura sembari mengembangkan sebelumnya.


****


Beberapa hari kemudian acara pernikahan Washington dan juga Aira pun berlangsung Tak lupa Surya sudah mengatur jadwalnya agar dirinya dapat menghadiri pesta pernikahan Washington dan juga Aira. Apalagi Nyonya Yolanda meminta kepada Surya agar dirinya juga ikut ke Menado. Tanah kelahiran Aira sendiri.


Ketika Mami Yolanda dan Surya sudah Tiba di Manado tentunya Zidanlah yang mengatur jadwal perjalanan Surya dengan Nyonya Yolanda. "Mami jika ingin jalan-jalan di daerah Kota Manado lebih baik mami beri tahu kepada Surya Kalau Mami ingin ke mana-mana . Mami beritahu saja kepada Surya tidak perlu sungkan." ucap Surya kepada Mami Yolanda.


"Sudahlah lebih baik kita langsung ke lokasi pernikahan Aira Dan juga Washington. Nanti keburu kita terlambat." ucap Mami Yolanda kepada Surya.


Ketika Surya dan Mami Yolanda sudah tiba di lokasi resepsi pernikahan Aira dan Washington. Tampak surya dan Mami Yolanda disambut oleh salah satu anggota keluarga Aira. Karena sebelumnya Aira sudah memberitahu kepada keluarga agar menyambut kedatangan bos besar mereka dari Jakarta. Aira dan Washington tidak menyangka kalau Mami Yolanda juga ikut bersama Surya menghadiri pesta pernikahan Mereka.

__ADS_1


"Selamat datang tuan surya yang terhormat!" sapa salah satu anggota keluarga Aira yang ditugaskan Aira dan Washington menyambut kedatangan Surya dan mami Yolanda.


"Iya terima trimakasih !" sahut Surya sambil mengembangkan senyumnya membuat orang-orang yang di sana menjadi terpesona melihat ketampanan surya yang begitu menawan.


Washington langsung berlari menghampiri surya dan Mami Yolanda. Surya memberikan peluang hangat kepada asistennya itu. Washington memberi salam kepada mami Yolanda dia sudah menganggap keluarga Surya sudah menjadi seperti keluarganya sendiri. Sama halnya hubungan Zidan dengan Surya begitu juga hubungan Washington dengan. Tetapi zidanlah yang lebih dekat dengan Surya dan juga mami Yolanda.


Walau hubungan ketiganya sama sama dekat.


"Tante Yolanda." ucap Washington sambil memberikan salam kepada Mami yolanda.


"Maaf sudah membuat kalian menunggu. Apa acarnya sudah dimulai?


"Belum pak bos! pak penghulu juga baru datang. Makanya caranya belum dimulai juga." sahut Washington.


Beberapa menit kemudian setelah kedatangan Mami Yolanda dengan Surya, acara akad nikah pun segera dimulai oleh Pak penghulu dan juga kedua orang tua Aira.


"Sudah pak!"


"Aira keluar dari kamar yang sudah terlihat anggun dan menawan dibaluti gaun kebaya cantik dan polesan make up yang natural, membuat aura kecantikan Aira semakin terpancar.


"Wah Aira cantik sekali!".gumam salah satu undangan yang turut hadir disana. Tetapi pada tamu undangan bertanya tanya mengapa Aira baru melangsungkan acara pernikahan padahal Aira sudah melahirkan seorang bayi.


"Ibu ibu tetangga sekitar pun berbisik bisik mengenai akad nikah yang sedang berlangsung.


"Berarti Aira hamil diluar nikah." ucap salah satu ibu yang turut hadir disana kedua orangtua Aira mendengar apa yang menjadi bahan gosip ibu ibu yang ada di sana.


Sejujurnya kedua orangtua Aira sudah merasa malu sudah menjadi bahan gosip di daerah komplek mereka. Tetapi mau bagaimana lagi

__ADS_1


semuanya sudah terjadi. Tidak ada yang dapat disesalkan lagi."


Pak penghulu memulai acara akad nikahnya.


"Saya nikahkan dan kawinkan Ananda Aira binti Alton dengan seperangkat alat sholat dan emas sebesar lima puluh gram dibayar tunai.


"Saya terima nikah dan kawinnya Aira binti Alton dengan mas kawin tersebut tunai."


"Bagaimana para saksi sah?


"Sah!"


"Sah!"


Aira mencium tangan Washington setelah Washington memasangkan cincin pernikahan mereka di jadi Manis Aira. Washington mengecup kening Aira dengan penuh cinta setelah Aira memasangkan cincin di manis Washington.


Terlihat orang orang yang hadir disana.bwetwlik tangan dan memberikan selamat kepada Aira dan juga Washington yang baru sah menjadi suami istri. walau mereka menjadi bahan gosip tetangga. Aira mencoba untuk tetap tenang tanpa perduli dengan omongan orang lain. Yang ia pikirkan hanya masa depannya dan juga anaknya kelak.


Acara resepsi pernikahan Aira dan Washington dilakukan sederhana saja. Sesuai dengan permintaan Aira. Aira tidak ingin menghamburkan uang hanya karena untuk acara resepsi pernikahan mereka. Ia hanya berpikir bagaimana kelanjutan hidup putranya dan dirinya. apalagi Aira beberapa bulan ini sudah tidak memiliki penghasilan. yang ia harapkan adalah gaji dari Washington yang dikirimkan oleh Surya kepada suaminya.


Aira benar-benar bersyukur memiliki Washington yang mau menerima dirinya apa adanya. Ia tidak menyangka kalau Washington benar-benar melakukan seperti yang ia katakan sebelumnya. Awalnya Aira tidak percaya kalau Washington sangat mencintainya. Tetapi Ketika Washington memberikan perhatian penuh dan menjelaskan kepada Aira, membuat Aira yakin kalau Washington adalah lelaki yang dikirimkan Allah Untuk menjadi pendamping hidupnya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏


jangan lupa mampir ke karyaku siapa tau suka dengan ceritanya.

__ADS_1



__ADS_2