Mama Muda

Mama Muda
MAYA KWATIR


__ADS_3

Mendengar apa pendapat Kanit Reskrim itu, Surya meminta kepada pihak kepolisian agar melakukan penyelidikan lebih lanjut. Surya tidak ingin salah menduga. Surya ingin bukti yang kuat mengarah kepada pak Adrian, jika pak Adrian yang membayar Meraka yang melakukan perencanaan penganiayaan David.


Sejujurnya Surya Dirgantara juga tidak yakin kalau otak yang penganiayaan David, bukanlah Pak Adrian. Karena Surya mengetahui kalau selama ini Pak Adrian selalu menegakkan hukum negara. Walaupun seseorang ingin membayarnya dengan bayaran tinggi, jika seseorang yang meminta bantuan kepadanya benar-benar bersalah maka Pak Adrian tidak pernah menerima membantu orang yang bersalah.


Hal itulah yang membuat nama pak Adrian melambung sebagai pengacara kondang di kota ini. Setiap kali ada kasus yang ia tangani, walaupun yang ia hadapi merupakan salah satu orang terpandang di kota ini, melawan yang tidak sebanding dengan mereka. Ia selalu membantu yang tidak mampu jika dirinya menganggap seseorang itu tidak bersalah. Walaupun dirinya tidak mendapat bayaran.


Hal itu yang membuat Surya Dirgantara dengan Washington bingung, Siapa pelaku penganiayaan David. Hingga David sekarang berbaring lemah di rumah sakit. Hati Laura saat ini begitu kacau. Laura tidak dapat melakukan apa-apa untuk membantu pemulihan David. Yang dapat ia lakukan hanyalah memohon kepada Allah subhanahu wa ta'ala agar David disembuhkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.


Laura duduk di sebelah David sambil mengelus wajah David yang masih terlihat lebam dan membiru. Membuat hati Laura bagai tertusuk duri tajam. Ia tidak sanggup menatap calon suaminya itu berbaring lemah di atas branker yang disediakan oleh pihak rumah sakit.


Biasanya David selalu memberikan perhatian lebih kepada Laura. Ia selalu mengingatkan Laura agar tidak terlambat makan dan minum susu ibu hamil. Supaya kondisi kesehatan Laura dan bayi yang ada di dalam kandungannya baik-baik saja.


David selalu mengingatkan Laura agar tidak terlalu kelelahan, ia tidak ingin terjadi sesuatu kepada Laura dan bayi yang ada di dalam kandungannya. Perhatian yang diberikan David selama ini kepada Laura, membuat Laura semakin sayang dan cinta kepada David.


Tetapi untuk saat ini Laura tidak mendapat perhatian itu dari David. Karena David masih berbaring di atas Branker diruang rawat inap di rumah sakit Dirgantara akibat penganiayaan orang yang berniat jahat kepada David.


Dokter Avena melihat Laura yang terus menangis sesenggukan merasa tidak tega melihatnya. Ia pun berusaha untuk menenangkan Laura. Kalau David pasti akan segera sembuh dan dapat pulih seperti semula. Rencana pernikahan Laura dengan David tidak akan lama lagi.


Karena menurut apa yang dikatakan David kepada Laura, setelah Laura melahirkan mereka akan langsung melaksanakan pernikahan. Sebenarnya David tidak ingin menunda-nunda pernikahan mereka.


Tetapi karena menurut ajaran agama yang mereka anut, jika mempelai wanita sedang hamil maka tidak dapat berlangsungkan pernikahan. Sehingga David harus menunggu Laura terlebih dahulu melakukan persalinan baru David dapat menikahi Laura secara resmi di depan hukum dan agama.


Rasa Cinta Laura kepada David membuat Laura lebih memilih David dibandingkan Antonio walaupun anak yang ada di dalam kandungan Laura saat ini merupakan darah daging Antonio. Sejujurnya awalnya David bukanlah lelaki yang baik. Tetapi seiring berjalannya waktu, David sudah berubah menjadi lelaki yang lebih baik.


Perubahan itu dilihat oleh Dokter Avena sehingga Dokter Avena yang selalu mendukung David. Kekurangan kasih sayang sepenuhnya dari kedua orang tua David, membuat dirinya hidup dengan pergaulan bebas.

__ADS_1


"Mas bangun Sayang, ini Laura apa mas tidak sayang lagi sama Laura? ucap Laura sembari mengecup kening David. Ia terus menangis menatap wajah David


"Sayang bangun kamu masih sayang kan sama lau? Mas sudah berjanji kepada Laura kalau kita akan segera melangsungkan pernikahan jika Laura sudah lahiran.


"Mas harus menepati janji Mas." ucap Laura sembari terus menangis.Ia memeluk David yang yang berbaring di atas branker dilengkapi dengan selang dan alat-alat medis lainnya untuk membantu pemulihan David


Rasanya Laura tidak tega melihat lelaki yang ia cintai berbaring lemah di sana. Laura dengan setia tetap menjaga David di rumah sakit. Tak ada terbersit di hatinya untuk meninggalkan David sendiri walaupun dokter Avena mengatakan kepada Laura, agar Laura harus istirahat. Tetapi ia tidak ingin meninggalkan David setitikpun. Sehingga ia memilih tetap berada di sana.


Di rumah utama keluarga Dirgantara Maya sangat gelisah karena suaminya tak kunjung pulang ke rumah. Padahal hari sudah malam. Tidak biasanya Surya Dirgantara pulang sampai selarut itu. Maya tidak mengetahui apa yang terjadi kepada David saat ini. Karena Surya Dirgantara belum memberitahu kepada Maya mengenai kejadian yang menimpa David.


Surya Dirgantara dan Washington malam itu berniat membantu pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus yang menimpa David . "Sepertinya ada seseorang yang tidak senang kepada David saat ini." Sama halnya seperti yang dikatakan oleh Kanit Reskrim dari pihak kepolisian, bahwa pelaku utama penganiayaan David bukanlah Pak Adrian.


Sehingga kuasa hukum Surya Dirgantara dan juga Surya melakukan penyelidikan ke tempat kejadian perkara. Mereka berharap mendapatkan petunjuk dari sana. Tetapi ketika mereka pergi ke tempat kejadian perkara mereka tidak menemukan apa-apa di sana.


"Ada apa ini? sepertinya pihak kepolisian sedikit kewalahan untuk mencari tahu siapa pelaku penganiayaan itu sungguh rapi, karna di lokasi kejadian mereka tidak mendapatkan bukti-bukti yang kuat untuk memberatkan Pak Adrian. Hingga Surya Dirgantara dan Washington pun merasa tidak yakin kalau Pak Adrian yang membayar keempat orang yang menganiaya David.


Ia pun melihat di layar ponselnya kalau yang menghubunginya merupakan istrinya sendiri. Maya Wulandari sudah sangat gelisah menunggu kepulangan suaminya apalagi baby Jupiter sedikit rewel membuat Maya khawatir akan kondisi Surya saat ini.


Surya langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya. Agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Maya Wulandari, Istri yang sangat ia cintai. Karena ia tidak ingin membuat Maya Wulandari gelisah karena mengkhawatirkannya.


"Ya Assalamualaikum Sayang!" sahu Surya Dirgantara dari ujung telepon sambil berusaha menenangkan nada suaranya.


" Waalaikumsalam Mas, kamu di mana kok sampai jam segini belum pulang kerumah? tanya Maya penasaran melihat suaminya tak kunjung pulang.


Padahal sudah pukul 22.00 malam "Maafkan mas Sayang, ada pekerjaan Mas yang mendadak sehingga Mas telat pulang hari ini. Kamu jangan khawatir Mas Tidak apa-apa kok." sahut Surya

__ADS_1


"Urusan sepenting apa sih Mas hingga sampai selarut ini, mas tidak pulang?" tanya Maya Wulandari karena dirinya sangat mengkhawatirkan suaminya.


"Ceritanya panjang Sayang, nanti akan Mas jelasin di rumah. Lebih baik kamu istirahat jangan terlalu mengkhawatirkan Mas sayang. mas pasti mas baik-baik saja di sini bersama Washington." sahut Surya Dirgantara berusaha menenangkan hati istrinya.


"Ada apa ya? Ada urusan apa mas Surya sehingga Mas Surya sampai selarut ini belum pulang ke rumah. Tidak biasanya mas Surya seperti ini?gumam Maya Wulandari dalam hati. Setelah sambungan telepon selulernya terputus dengan Surya Dirgantara Ia pun menatap layar ponselnya dengan kebingungan.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih


Ada kabar gembira buat para readears nih, emak mengadakan give away untuk karya emak yang berjudul "SUAMIKU RACUN DUNIA" akan ada pulsa 100k bagi setiap pemenang.


Syarat: follow outhor Morata, dan beri like, coment, vote dan hadiah.bagi rating teratas akan memenangkan hadiahnya.


pemenang pertama. 50k


pemenang kedua . 20k


pemenang ketiga .10k


komentar menarik 20k


Penilaian berakhir tgl 15 Agustus


Trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


salam outhor Morata


__ADS_2