Mama Muda

Mama Muda
PERMOHONAN ALBERTO


__ADS_3

Riska bernapas lega yang ternyata hukuman untuknya tidak seberat yang dirasakan oleh Ibu Maria. Tetapi di satu sisi Ia juga kasihan melihat Ibu Maria yang harus mendekam di penjara selama 10 tahun. Hal itulah yang membuat Riska untuk bertekad berusaha meringankan hukuman Ibu Maria. dan meminta kuasa hukum mereka untuk mengajukan banding.


Dokter Robert menatap Surya dengan tatapan tajam. Seolah-olah dia ingin menelan Surya dengan hidup-hidup. Robert tidak terima putusan hakim yang menjatuhi nya 20 tahun hukum penjara. Dokter Robert berteriak dan menuduh itu semua fitnah belaka. Tetapi hakim tetap dengan keputusannya. Karena bukti-bukti yang diterima oleh hakim dari pihak kepolisian dan juga Zidan yang akurat.


Sedangkan Ibu Maria hanya menangis sesunggukan ketika hakim memutuskan menjatuhi nya hukuman 10 tahun penjara. Setelah persidangan selesai keluarga Alberto meninggalkan lokasi persidangan. Mereka memilih untuk kembali ke rumah setelah ketegangan persidangan yang mereka lewati.


Surya pada hari itu memilih tidak masuk ke kantor. Untuk menghadiri persidangan yang dijalani oleh dokter Robert, Ibu Maria, dan Riska. Surya ingin memastikan langsung bahwa proses persidangan berjalan dengan lancar.


"Mas, sebenarnya Maya kasihan kepada Ibu Maria dan Riska. Tapi harus bagaimana lagi, kesalahan mereka cukup fatal membuat saya belum bisa memaafkan mereka.


"Sudah Sayang, lebih baik kita pulang. Tidak perlu memikirkan manusia seperti mereka. Mereka tidak layak untuk dikasihani. Karena mereka benar-benar tidak memiliki kasih kepada orang lain.


Pak Alberto meminta kepada surya dan juga Mami Yolanda agar mereka terlebih dahulu kembali ke kediaman Pak Alberto. Karena Pak Alberto ingin berbicara sesuatu hal penting kepada Surya. Pak Alberto ingin membicarakan mengenai perusahaan miliknya.


Pak Alberto ingin meminta Surya menjalankan perusahaannya. Surya bukan tidak mau, tetapi Surya juga sudah kewalahan menjalankan perusahaan milik keluarganya. Karena hanya dialah satu-satunya pewaris tunggal Dirgantara Group.


Di kediaman Pak Alberto. Setelah mereka tiba di sana, Pak Alberto pun meminta Surya mempertimbangkan apa yang dikatakan pak Alberto saat di mobil.

__ADS_1


"Bukan Surya tidak mau pi," tetapi Papi tahu sendiri kalau Surya juga menangani beberapa perusahaan milik almarhum Papa. Itu pun Surya sudah dibantu dengan Zidan. Makanya Surya tidak terlalu kelabakan lagi." ucap Surya kepada Pak Alberto. Pak Alberto memahami situasi menantunya. Sehingga Pak Alberto tidak memaksakan kehendaknya.


"Papi Tenang saja pelan-pelan Maya akan mempelajari semuanya. Siapa tahu Maya bisa membantu papa di perusahaan Papa." ucap Maya kepada Pak Alberto. Pak Alberto langsung mengembangkan senyumnya,karna mendapat respon positif dari putrinya. Jawaban seperti itulah yang diinginkan Pak Alberto dari Maya. Sehingga Pak Alberto langsung memeluknya seketika.


"Terima kasih sayang, Papa sangat senang mendengarnya. Jika kamu bersedia membantu papa di perusahaan kita,Karena bagaimanapun perusahaan itu pasti akan jatuh ke tangan mu sayang. Papi berharap kamu dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabmu sebagai ahli waris perusahaan Papa nantinya.


"Papi Tenang saja, Maya akan belajar untuk menjalankan perusahaan milik papa. Jadi mulai besok saya akan ke kantor bersama papa. Tetapi sebelumnya, Maya harus meminta izin dulu kepada suami Maya Karena bagaimanapun Maya sudah istri sah mas Surya.


"Bagaimana Apa kamu mengijinkan Maya membantu Papa di kantor nak?


"Surya setuju aja," Tapi asalkan Maya dapat membagi waktunya. Karena Surya tidak ingin kalau bintang Sampai kekurangan kasih sayang dari Maya dan juga Surya.


"Kalau kamu memang benar-benar bisa membagi waktu kamu, Mas setuju saja sayang." ucap Surya kepada Maya.


Sementara Mami Yolanda kurang setuju, jika Maya harus bekerja di perusahaan milik Pak Alberto. Karena Mami Yolanda ingin sekali Maya istirahat total di rumah. Mami Yolanda sudah sangat menginginkan cucu darah daging dari Surya.


Satu bulan setelah Maya sudah mulai membantu Pak Alberto di perusahaan pemilik papanya, Maya sudah terlihat sibuk sehingga waktunya banyak tersita di kantor. Hal itu membuat Mami Yolanda sedikit khawatir jika Maya terlalu sibuk di kantor maka mereka tidak akan memiliki waktu untuk memikirkan apa yang diinginkan oleh Mami Yolanda.

__ADS_1


Mami Yolanda sengaja mendatangi Maya ke Kantor milik Pak Alberto ia ingin sekali berbicara empat mata dengan Maya mengenai keinginannya.


melihat kedatangan Mami Yolanda ke kantor Maya sangat terkejut.


"Mami...."


"Iya Sayang," apa Mami mengganggu kamu?


"Tidak mom masuklah!"ujar Maya agar Mami ollanda segera masuk ke ruangannya.


"Silakan duduk mom," ucap Maya sembari berdiri dari tempat duduknya menuju sofa dan mempersilahkan Mami Yolanda duduk di sana.


"Ada apa mom kok Mami tiba-tiba menghampiri Maya sampai ke kantor?


"Ada sesuatu yang ingin membicarakan kepada kamu tapi tolong Kamu jangan tersinggung."ujar Mami Yolanda kepada Maya.


"Ada apa mom? cerita saja sama Maya.

__ADS_1


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2