
Tolong lepaskan aku!" teriak Maya. Tapi Riska tidak perduli akan teriakan Maya yang meminta tolong dilepaskan. Justru Riska semakin bringas Dan berikan goresan luka diwajah cantik Maya, karna Riska menginginkan wajah Maya yang cantik berubah menjadi buruk setelah Riska memberikan luka di wajah Maya.
Maya berteriak sekencang kencangnya karna merasakan sakit yang amat perih diwajah Maya karna sayatan pisau kecil yang dilakuan oleh Riska terhadapnya.
"Ayo teriak sebisa Mu. Tidak akan ada orang yang mendengar mu di sini. Dan tidak ada yang akan menolong Mu. Kau dan bayi mu akan mati di tanganku."tawa Riska menggema di ruangan bangunan tua itu.
Riska kembali menampar wajah cantik Maya berulang kali. Sampai akhirnya Maya kembali jatuh pingsan. Aku akan membuatmu menghilang tanpa jejak. Agar Surya dan papi Alberto dapat merasa sakit, sama yang aku rasakan saat ini. Aku mendekam di penjara bersama ibuku karena kalian. Go to the hell. tawa Riska membuat anak buahnya bergidik ngeri karena tawa Riska seperti nenek lampir.
Sementara di tempat lain Zidan sudah mencari tahu keberadaan melalui jaringan CCTV mall tempat Maya berbelanja. Tetapi ketika CCTV mengarah ke arah jalan raya setelah Maya selesai berbelanja, Maya terlihat di hampiri dua orang lelaki yang bertubuh besar dan langsung memasukkan Maya ke dalam mobil. Untungnya CCTV dapat merekam nomor plat mobil yang digunakan oleh anak buah Riska untuk menculik Maya.
Zidan langsung memberitahu kepada Surya bahwa besar dugaan kalau Maya diculik. Tanpa mendapat perintah dari Surya Zidan langsung memberikan laporan kepada pihak kepolisian dengan bekal memberikan rekaman CCTV itu kepada pihak kepolisian agar pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk mencari tahu keberadaan Maya.
Surya sangat mengkhawatirkan kondisi Maya. Apalagi Maya saat ini sedang hamil tujuh bulan. Hal itu yang membuat Surya semakin sangat khawatir. Pak Alberto Ibu Nurhayati dan juga Mami Yolanda yang mendapat kabar Kalau Maya diculik seseorang pun langsung menangis histeris.
Pak Alberto langsung mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari tahu keberadaan Maya. Dengan gerak cepat anak buah Pak Alberto mendapat titik terang ketika sambungan telepon seluler terakhir aktif milik Maya terdeteksi oleh anak buah Pak Alberto.
__ADS_1
Yang lokasinya tepat berada di pinggiran kota Jakarta. Pihak kepolisian membantu anak buah Pak Albert untuk menyisir lokasi tempat Maya di sekap Riska.
"Aku tidak akan mengampuni siapa pelaku penculikan istriku. Jika terjadi sesuatu kepada istri dan anakku."surya yang sangat khawatir dan juga emosi langsung meminta pihak kepolisian untuk tidak memberikan ampunan kepada pelaku.
Setelah 1O jam dalam pencarian, lokasi tempat Maya disekap pun ditemukan.
Dengan berhati-hati, anak buah Tuan Alberto dan Surya sudah bersiap untuk menyelamatkan Maya. Maya yang keadaannya cukup tragis dan tidak berdaya pun sudah tergeletak begitu saja dengan tangan terikat, mulut ditutup dengan kain hitam membuat Maya semakin tak berdaya.
Riska yang sudah mengetahui lokasi tempat dirinya menyekap Maya sudah dikepung oleh pihak kepolisian dan juga anak buah Alberto dengan gerak cepat ia berniat melarikan diri.
"Kami tidak pernah memberitahu siapapun bos
"Terus Mengapa mereka mengetahui lokasi tempat kita berada?" ucap Riska sembari langsung menusuk sebelah pisau kepada anak buah yang dicurigai menghianatinya.
lalu Riska berlari keluar untuk melarikan diri. Tetapi saat Priska berniat melarikan diri beberapa anggota kepolisian sudah dapat meringkusnya. Zidan dan Surya langsung masuk ke dalam gedung tua itu dan melihat kondisi Maya yang begitu memprihatinkan. tangis surya menggema di ruangan gedung tua.
__ADS_1
"Sayang bangun.......
"Sayang bangun.....
"kau pasti bisa bertahan sayang."tangis Surya sembari langsung menggendong tubuh Maya masuk ke dalam mobil dan melarikan Maya ke rumah sakit terdekat.
Setelah tiba di rumah sakit Maya langsung diperiksa oleh tim dokter.
dokter meminta persetujuan kepada Surya agar segera dilakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi Maya yang ada didalam kandungannya agar nyawa Maya dapat tertolong.
"Maaf Tuan Surya, sepertinya bayi yang ada di dalam kandungan Maya harus segera dikeluarkan. Tetapi dalam tindakan operasi ini anda perlu ketahui dengan berat hati kami akan memberitahu kalau di antara mereka, ada yang tidak bisa tertolong.
Tetapi percayalah kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan keduanya. Karena kondisi Nyonya Maya saat ini cukup memprihatinkan. dan juga membutuhkan donor darah agar operasinya dapat dilakukan sekarang juga.
Bersambung......
__ADS_1
hai hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏