Mama Muda

Mama Muda
BABY AHSAN


__ADS_3

Ketika David mendengar suara bayi dari ruang bersalin, Ia pun mengembangkan senyumnya pertanda persalinan itu berjalan dengan lancar. Dokter Avena memberitahu kepada David kalau persalinannya berjalan dengan lancar. Setelah melewati rasa sakit yang dirasakan Laura sebelum bayi yang ada di dalam kandungan Laura lahir ke dunia.


David merasa bahagia mendengar kalau persalinan Laura berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang mereka inginkan. sungguh kebahagiaan yang tidak dapat terukur harganya dapat ingin langsung berlari masuk menemui Laura yang berada di ruang bersalin. avena mengembangkan senyumnya melihat David sudah tidak ingin sabar menemui Laura.


Kak nanti saja dulu sayang-sayangnya.Lebih baik kakak Adzanin dulu bayi Kak Laura." ucap Avena meminta kepada David agar segera mengadzani Putra Laura yang baru beberapa menit yang lalu, terlahir ke dunia ini. David mengembangkan senyumnya. Sambil meraih tubuh baby mungil itu kepelukannya dan David pun mengadzani bayi Laura di telinga kanan dan telinga kiri baby mungil itu.


Ada kebahagiaan tersendiri di hati Laura ternyata David benar-benar melakukan tugasnya sebagai lelaki yang ingin menjadi Ayah sambung baby mungil itu.


Setelah mengadzani baby mungil itu, David memberikan kecupan hangat di kening Laura karena ia bahagia Laura dapat melahirkan secara normal dan berjalan dengan lancar. "Jujur Mas sangat bersyukur, persalinan Kamu berjalan dengan lancar dan Putra kita juga sehat dan tampan seperti Mas." ucap David membuat Laura langsung mengembangkan senyumnya ketika David mengatakan kalau Putranya tampan seperti David.


Laura merasa kalau hidupnya benar-benar lengkap, Walaupun yang ada di samping Laura saat ini bukanlah Antonio. Melainkan David yang ingin menjadi Ayah sambung putranya. Kemudian dokter Avena dan suster yang bertugas menangani persalinan Laura datang menghampiri Laura. Mereka ingin langsung memindahkan Laura ke ruang rawat inap yang ada di rumah sakit Dirgantara.


Tiba-tiba Avena teringat ingin memberi kabar kepada Surya Dirgantara dan juga Maya kalau saat ini Laura sudah melakukan persalinan dan persalinannya berjalan dengan lancar. Ketika dokter Avena menghubungi Surya Dirgantara, Surya merasa lega karena persalinan yang dijalani Laura berjalan dengan lancar.


Kemudian Avena juga mengingatkan kepada Laura agar segera mengabari Pak Hasan orang tua kandung Laura. agar pak Hasan dan keluarga mengetahui kalau Laura saat ini sudah melahirkan bayi laki-laki. Bayi yang selama ini ditunggu kelahirannya oleh David dan seluruh anggota keluarga.


Ketika Avena mengingatkan Laura agar Laura menghubungi Pak Hasan untuk memberitahu kalau Laura saat ini sudah melahirkan bayi laki-laki. Laura meminta ponselnya yang sebelumnya di titipnya kepada David. Ia melihat nomor kontak milik Pak Hasan.


Ketika Laura sudah menemukan nomor kontak Pak Hasan, ia langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya berharap sambungan telepon seluler Laura dengan Pak Hasan dapat tersambung.

__ADS_1


kring .....


kring.....


kring....


Suara deringan ponsel milik Pak Hasan terdengar jelas di telinga Bambang Adik laki-laki Laura, yang selama ini Menemani pak Hasan mengelola bengkel kecil-kecilan Pak Hasan saat ini. Bambang melihat layar ponsel milik Pak Hasan. Ia melihat yang menghubungi nomor ponsel Pak Hasan merupakan nomor ponsel kakak kandungnya Laura.


Bambang langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponsel Pak Hasan, sambil memberikan ponsel itu kepada Pak Hasan agar sambungan telepon seluler Pak Hasan tersambung kepada Laura.


Setelah sambungan telepon Laura tersambung dengan nomor ponsel milik Pak Hasan, Laura memberitahu bahwasanya Laura sudah melahirkan secara normal dan bayinya anak laki-laki. Mendengar apa yang dikatakan Laura kepada Pak hasan, Pak Hasan sangat bahagia.


Sementara di bengkel Pak Hasan, Pak Hasan begitu bahagia dan tersenyum sumringah, membuat Bambang adik kandung Laura menghampiri Pak Hasan yang sedari tadi tersenyum bahagia. "Ada apa Ayah mengapa ayah begitu menerima telepon dari Kak Laura ayah begitu bahagia? tanya Bambang kepada Pak Hasan.


Pak Hasan pun memberitahu kepada Bambang kalau saat ini kakaknya Laura sudah melahirkan cucu laki-laki untuk Pak Hasan. Mendengar itu semua, Bambang ikut bahagia. ia sontak memeluk Pak Hasan. Mereka pun langsung menutup bengkel yang baru 2 bulan ini, mereka kelola setelah Laura memberikan modal membuka usaha bengkel kecil-kecilan untuk Pak Hasan.


"Ya sudah kamu beres-beres aja dulu,ayah mau mandi dan tutup saja bengkelnya sekarang kita harus segera pergi ke rumah sakit untuk melihat kondisi Kakak kamu." ujar Pak Hasan kepada Bambang. Sementara Lita yang baru datang ke bengkel begitu terkejut melihat Bambang yang Ingin menutup bengkel milik Pak Hasan.


Ia pun langsung menghampiri Bambang. "Kak, Kenapa bengkelnya ditutup sekarang? Padahal baru jam segini."ucap Lita sambil melirik jarum jam yang ada di pergelangan tangannya. Bambang pun mengembangkan senyumnya Ia pun memberitahu kepada Lita kalau saat ini Laura sudah melahirkan keponakan untuk mereka.

__ADS_1


Mendengar kabar Bahagia itu, lita bersorak ke gerangan. Ia pun ingin sekali langsung pergi ke rumah sakit untuk melihat keponakan yang mereka tunggu-tunggu selama ini. Setelah bersiap-siap Pak Hasan, Bambang dan juga Lita, berlalu meninggalkan bengkel menuju Rumah Sakit Dirgantara tempat Laura melakukan persalinan.


Setelah mereka tiba di rumah sakit Dirgantara Pak Hasan, langsung masuk ke ruang rawat inap Laura. ia sudah melihat Laura sedang asyik berbicara kepada dokter Avena dan juga David. Sementara bayi yang diberi nama Ahsan yang artinya yang terbaik. masih berada di ruang bayi.


Pak Hasan langsung berlari memeluk Laura ia begitu bersyukur melihat kondisi laura saat ini baik-baik saja, setelah melewati persalinan mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan baby Ahsan cucu yang sudah ditunggu-tunggu oleh keluarga.


"Alhamdulillah Kamu dapat melahirkan secara normal dan berjalan dengan lancar. Semua ini karena kuasa Allah subhanahu wa ta'ala." ucap Pak Hasan kepada Laura sambil terus memeluk Laura dengan erat.


" Iya Ayah, semua ini berkat doa-doa Ayah juga sehingga Laura dapat melewati ini semua." ucap Laura sambil mengembangkan senyumnya membalas pelukan Pak Hasan


Sementara David yang melihat interaksi antara ayah dan anak itu pun mengembangkan senyumnya.


David bahagia melihat Pak Hasan begitu menyayangi Laura. Hal itu membuat David sedikit teringat masa lalunya ketika hidup bersama kedua orang tuanya. yang tidak pernah melakukan hal-hal kecil yang dapat membahagiakan David selama ini. Justru kedua orang tua David karena keserakahan mereka, mereka harus mendekam di penjara.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓


sambil menunggu novel ini up yuk mampir ke karya baru emak

__ADS_1



__ADS_2