Mama Muda

Mama Muda
AKAD NIKAH YULI DAN ZIDAN


__ADS_3

"Bu dokter tenang saja saya pasti menjaga dan merawat bayi yang ada di dalam kandungan saya. Dan pekerjaan saya juga di sana tidak terlalu berat hanya merangkai bunga saja. Jadi bu dokter tidak perlu khawatir." ucap Laura kepada dokter Avena. David merasa kesal karena Laura sama sekali tidak menjawab pertanyaannya tetapi pertanyaan dokter Avena selalu ia jawab dengan senyuman.


David semakin kesal Karna Laura SMA sekali tidak menjawab pertanyaan nya. Hingga David langsung menghentikan Avena berbicara.


" Kalian bisa hargain saya berbicara atau tidak? sedari tadi saya berbicara tidak pernah kalian dengar." gerutu David membuat kedua wanita yang ada dihadapannya sontak langsung terdiam.


"Kakak kenapa marah marah? kami kan sedang berbicara, gimana kami bisa menjawab pertanyaan kakak sementara mami sendiri masih berbicara." celetuk Avena membuat David langsung diam seribu bahasa karna diserang oleh dua wanita yang ada dihadapannya.


"Ya kalian sama sekali tidak menghargai saya di sini."


"Memangnya Kakak menghargai kak Laura?


"Maksud kamu apa? mengatakan seperti itu kepada kakak?


"Memangnya kakak menghargai kak Laura ketika kakak mengigau masih mencintai Aira dan ingin hidup bersama Aira dan juga anaknya?


"Tidak kan?


"Kalau kakak ingin dihargai orang lain? hargai orang lain terlebih dahulu baru kakak dihargai orang lain." ucap Avena.


Laura sama sekali tidak mengeluarkan suara. Laura hanya terdiam seribu bahasa. Yang ia harapkan bukan perdebatan yang ia harapkan kedamaian dirumah. Tetapi kekesalan David terhadap Laura karna laura sama sekali tidak menyahutinya membuat David kesal kepada Laura dan juga Avena.


"Sudah tidak perlu dibahas lagi, lebih baik kita langsung istirahat Karna besok kita memulai aktivitas kita lagi." ujar Laura sambil bangkit dari tempat duduknya dan berlalu masuk kekamar nya untuk sekedar istirahat..


David langsung menahan Laura "Sayang tunggu." teriak David sembari langsung menghampiri Laura.


"Maaf mas, Laura mau istirahat Laura ngantuk dan kalau mas ingin bicara besok saja." ucap Laura dan langsung berjalan masuk kedalam kamarnya.


David menggelengkan kepalanya sembari menatap kepergian Laura masuk kedalam kamarnya. Kemudian David kembali menghampiri Avena.

__ADS_1


"Maksud kamu apa tadi ?


"Apa benar kakak mengingau seperti yang kamu katakan tadi?" tanya David kepada Avena


"Ya, Laura mendengarnya sendiri." sahut Avena membuat David merasa kwatir Laura tidak akan memaafkannya.


Keesokan harinya acara pernikahan Zidan dan Yuli pun diselenggarakan. Setelah melakukan persiapan pernikahan yang mereka lakukan selama Dua minggu. Di kediaman keluarga Yuli tepatnya dirumah bibinya. Karena kedua orangtua Yuli sudah tiba di Jakarta dan menginap dirumah bibinya. Sudah tampak iring-iringan mobil yang datang dari pihak keluarga Dirgantara, Zidan dan Dokter Avena untuk menjemput Yuli dan keluarga karena acara akad nikah dan resepsi pernikahan mereka di adakan di hotel mewah bintang lima yang ada di Jakarta


Sementara Yuli yang berada di kamar dirias oleh para MUA yang sengaja diminta Dokter Avena untuk merias Yuli. Setelah para MUA selesai merias Yuli, tampak Yuli sangat anggun dan cantik dibaluti dengan gaun pengantin yang sudah didesain khusus oleh perancang ternama langganan mami Yolanda


"Wow cantik banget" gumam salah satu MUA yang bertugas merias Yuli. Karena iring-iringan mobil pengantin pria sudah tiba di kediaman Keluarga Yuli. Ibu Anjani pun berniat untuk melihat Yuli apakah persiapan Yuli sudah selesai atau belum. Ibu Anjani pun masuk ke ruang rias Yul. Ia melihat putrinya sangat cantik.


"Wow Putri Ibu sangat cantik sekali." ucap Ibu Anjani memuji kecantikan Yuli


"Iya Bu, Putri Anda memang sangat cantik sekali." Kata salah satu MUA yang bertugas merias Yuli. Hal itu membuat Yuli menjadi tersipu malu.


" Karena nak Zidan dan para kerabatnya sudah datang untuk melaksanakan menjemput kamu karna akan nikah akan segera di mulai dan pak penghulu pun sudah tiba di hotel." Ucap Ibu Anjani kepada Yuli agar segera bersiap untuk menemui Zidan dan keluarganya.


Lalu Yuli keluar dengan dibaluti gaun pengantin yang sangat cantik dan mewah. Rancangan dari perancang terkenal yang merupakan desainer handalan Nyonya Yolanda. Yuli keluar dari ruang riasnya dengan didampingi Ibu Anjani. Ia pun melihat kekasihnya Zidan sangat tampan.


Melihat kecantikan Yuli netra Zidan dan para kerabat yang ikut menjemput tidak berkedip. "Wah kak cantik sekali" ucap Avena tepat di telinga David


"Ia cantik bangat kakak ipar kamu." sahut Zidan setengah berbisik


kemudian Yuli dipersilahkan Zidan masuk kedalam mobil yang sudah disediakan khusus pengantin. seluruh keluarga iring-iringan berangkat ke hotel tempat dilaksanakan akad nikah dan resepsi pernikahan Yuli dan Zidan.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 25 menit mereka tiba di hotel itu. Terlihat para kerabat dan tamu undangan sudah banyak yang hadir di sana. ingin menyaksikan acara akad nikah dan resepsi pernikahan Zidan dan Yuli.


Pak penghulu sudah menunggu kehadiran Zidane dan Yuli Begitu juga dengan keluarga besar mereka. agar acara akad nikah segera dilaksanakan pagi itu juga. Tepat pukul 10.00 pagi acara akad nikah pun dilaksanakan.

__ADS_1


" Saudara Zidan saya nikahkan engkau dengan putri saya Yuli binti Arianto dengan seperangkat alat sholat, dan emas 250 gram dibayar tunai.


"Saya terima nikahnya Yuli binti Arianto dengan seperangkat alat sholat dan emas 250 gram dibayar tunai. Jawab Zidan dengan lantang tampa diulang sama sekali.


Dengan tarikan satu napas. Zidan pun merasa lega.


Bagaimana para saksi "sah?"


" Sah..." jawab para saksi dan undangan yang turut hadir disana.


Kemudian setelah acara akad nikah selesai dilaksanakan di lokasi ball room yang berbeda


Avena dan Mami Yolanda sangat antusias berperan dalam acara resepsi pernikahan Zidan dan Yuli. Avena tampak bersemangat dan senang sekali melihat pernikahan kakaknya


"Tante Avena bahagia banget, karna kak Zidan Akhirnya menikah dengan kak Yuli. Avena merasa lega akhirnya kak Zidan melepas masa lajangnya.


Sementara di tempat lain tepatnya di pelaminan tampak Maya, Surya, ibu Nurhayati dan pak Alberto mengucapkan selamat kepada Zidan dan Yuli atas pernikahan adik angkatnya


"Selamat ya bro, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah" ucap Surya sambil langsung memeluk Zidan


Maya tidak mau kalah dari suaminya, ia pun memberikan selamat kepada sahabatnya Yuli. dan memberikan kado yang sangat berkesan kepada sahabatnya yaitu paket bulan madu ke California. Maya dan Surya sudah merencanakan hadiah pernikahan Surya memberikan paket bukan madu kepada zidan dan Yuli.


" Trimakasih Maya kamu sahabatku yang luar biasa" ucap Yuli sambil memeluk Maya sahabat baiknya.


"Kamu juga sahabat baikku yang sangat luar biasa." sahut Maya sembari mengebangkan Senyumnya. Tiba tiba Aira dan Washington datang menghampiri mereka. Terdengar canda dan tawa mereka begitu bahagia hingga membuat orang orang yang hadir disana tersenyum melihat kedekatan ketiga sahabat itu.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2