Mama Muda

Mama Muda
SIAPA LAURA


__ADS_3

Laura terlihat kebingungan ketika dirinya terbangun dari tidurnya. Wanita yang lagi hamil 3 bulan itu menatap pantulan wajahnya di cermin yang ada didalam kamarnya. Apa yang harus aku lakukan disini? Apa Ibu dokter benar benar tulus menolong aku?" tanya Laura dalam hati sambil meratapi nasibnya yang ditinggal oleh lelaki yang sudah menghamilinya.


Kemudian Laura berlalu ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. setelah selesai membersihkan diri, Laura membuka lemari kecil yang ada didalam kamarnya. Yang ternyata disana sudah disediakan Dokter Avena baju baju ganti, untuk digunakan oleh Laura.


Laura sudah mulai mengambil satu persatu, pakaian yang akan digunakannya termasuk dalaman yang sudah disediakan oleh dokter Avena untuknya.


"Baik sekali dokter itu, mulia sekali hatinya Sudah cantik, baik hati, sempurna." gumam Laura dalam hati sambil berniat menggunakan pakaiannya.


Tiba tiba David masuk, ingin istirahat di kamar tamu. Karna ia malas Istirahat dikamarnya yang harus naik kelantai dua. Padahal David baru selesai berenang di kolam renang Yang ada dibawah. Kebetulan David belum mengetahui kehadiran Laura di sana. Sehingga David main masuk saja tanpa mengetuk pintu karena yang ia ketahui tidak ada yang menginap di kamar itu.


"Arghhhh"


Laura menjerit ketika tiba-tiba melihat sosok David sudah tiduran di ranjangnya. Membuat tidur David sedikit terganggu.


"Siapa kau? tanya Laura kepada David


David yang tidak kalah terkejutnya dari Laura menatap Laura dari ujung kaki hingga ujung rambut.


"Seharusnya saya yang bertanya. Kamu siapa dan mengapa kamu berada di rumahku? tanya David kepada Laura.


Laura terdiam ia menatap David dengan seksama.


"Kenapa kamu diam? jangan-jangan kamu maling ya? tuduh David


"Eh jangan menuduh orang sembarangan dong. gue di sini ini dibawa sama dokter cantik.


"Dokter cantik?

__ADS_1


"Adik gue Avena maksud lo?


"Ya dia yang membawa gue kemari.


"Tapi kenapa dia tidak ada ngomong apa-apa kepadaku?


"Mana gue tahu. Tanya aja langsung ke dia."ucapkan Laura cuek sambil langsung mengambil pakaiannya dan membawanya ke dalam kamar mandi. Ia memilih menggunakan pakaiannya di kamar mandi daripada harus menjadi tontonan gratis di hadapan lelaki yang tidak ia kenal.


"Tumben amat Avena membawa seorang wanita ke rumah ini? biasanya dia sangat takut membawa wanita ke rumah ini karena takut aku goda."guman David di dalam hati.


David yang sangat penasaran dengan sosok wanita yang ada di kamar tamu keluar dari kamar hendak bertanya kepada dokter Avena. Tetapi ketika David mencari keberadaan dokter Avena justru David tidak mengetahui di mana sang dokter.


"Kemana Avena Kenapa tidak ada di rumah? pertanyaan timbul di benak David kemudian ia menelisik seisi ruangan dan mencari Ibu Canada.


Ibu Canada juga tidak ada di rumah karena pergi bersama teman-teman arisannya. tampak rumah sangat sepi hanya ada Laura dan 2 orang asisten rumah tangga.


"Pada kemana sih orang? kok tidak ada di rumah? Padahal sebelum gue berenang Mami sama Avena masih ada di rumah." gumang David dalam hati. Kemudian ia berniat kembali ke dalam kamar tamu yang ditempati oleh Laura untuk sekedar bertanya kepada Laura.


"Untung kamu keluar di mana adikku dokter Avena? tanya David kepada Laura


"Maaf saya tidak mengetahuinya pergi ke mana. Tetapi sepertinya dia sudah tugas ke rumah sakit.


"Kamu kenal dekat dengan adikku?


"Tidak terlalu. Kami baru saling kenal." ucap Laura berterus terang kepada David.


"Tapi kenapa kamu langsung bisa dibawa Kerumah ini? atau jangan-jangan kamu memiliki niat terselubung di rumah ini?" tuduh David membuat Laura sedikit kesal kepada pria yang ada di hadapannya.

__ADS_1


"Maaf saya sudah katakan jangan sembarangan menuduh orang lain Saya kemarin hanya karena permintaan dari dokter cantik itu. Yang mau menolong saya.


"Memangnya kamu kenapa?


"Kamu sakit? sepertinya wajah kamu juga pucat. Kamu sakit apa? tanya David sok perhatian


"Itu bukan urusan anda. Saya hanya memiliki urusan dengan dokter cantik itu.


"Kamu tinggal di rumah keluarga saya sudah otomatis kamu menjadi urusan saya. Karna jika terjadi sesuatu kepada kamu pasti saya yang ikut repot karena saya yang berada di rumah."jawab David membuat Laura langsung terdiam.


"Oh iya kita belum berkenalan, perkenalkan nama saya David kakaknya dokter Avena." ucap David sembari mengulurkan tangannya kepada Laura. Laura menyambut tangan David dengan senyuman. Saya Laura."sahutnya singkat dan tiba-tiba Laura merasa mual yang hebat sehingga dirinya langsung berlari ke kamar mandi untuk mengeluarkan seluruh isi perutnya. Karena rasa mual yang ia rasakan.


"Apa yang terjadi kepada wanita itu? Mengapa dia begitu pucat dan langsung berlari ke kamar mandi?" gumam David dalam hati.


Merasa penasaran Apa yang dirasakan wanita misterius yang ada di rumahnya. David pun menghampiri Laura ke kamar mandi. Ia menatap Laura dengan seksama.


"Kau kenapa? dan kenapa kamu muntah-muntah seperti ini? tanya David kepada Laura.


"Aku tidak apa-apa Kamu jangan kuatir pergilah jika ada sesuatu yang ingin kamu kerjakan. Jangan hiraukan aku." ujar Laura sembari berusaha bangkit dari duduknya. Tubuh Laura begitu bergetar seolah ingin tumbang ketika dirinya berdiri. Keringat membasahi wajah cantik wanita itu. Membuat David merasa tidak tega melihatnya. Padahal jarang sekali dapat melakukan hal manis seperti itu kepada wanita.


Tetapi entah mengapa ketika melihat Laura yang begitu lemah ia merasa tidak tega dan berniat membantunya.


"Maaf jika kamu tidak sanggup untuk berdiri jangan dipaksakan ucap David sembari berniat menggendong tubuh Laura masuk kembali ke dalam kamar.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


jangan lupa like coment dan votenya ya


trimakasih


__ADS_2