
Sore harinya surya sudah menyelesaikan pekerjaannya. Mereka berniat singgah ke rumah utama untuk menemui Mami Yolanda sebelum mereka kembali kerumah. Tetapi ketika mereka berada di lobby kantor Dirgantara group, Maya dikejutkan dengan keberadaan Aira di sana.
Sejujurnya Maya ingin sekali tidak melihat sosok Aira kembali di kehidupannya. Karena Aira lah salah satu yang membuat Maya menderita beberapa tahun ini. Bahkan nyaris kehilangan Bintang dan juga nyawanya sendiri.
"Maya...."teriak Aira memanggil Maya
Maya menghentikan langkahnya sembari menoleh kearah Aira.
"Siapa dia sayang? tanya Surya pura-pura tidak mengetahuinya padahal Surya sudah menyelidiki Aira ketika Maya menceritakan perihal kejadian yang menimpa Maya.
"Dia Aira!"
"Aira iya kamu bilang menjebak kamu sama Aliando?
Maya menganggukkan kepalanya. Sementara Aira berlari ingin menghampiri maya
"Ada apa?
"Apa Kamu memanggil saya?
"Apa kamu mengenal saya? tanya Maya kepada Aira membuat Aira tiba-tiba menghentikan langkahnya.
"Maya maafin gue."
"Untuk apa lo mau minta maaf sama gue?
"Maaf kalau gue selama ini sudah menghina lo dan sudah jahat sama lo" ucap Aira sembari menundukkan kepalanya.
"Maaf sepertinya Lo salah orang, dan gue tidak mengenal siapa Lo." ucap Maya sembari langsung menarik tangan Surya pergi dari hadapan Aira.
Surya yang mengerti perasaan istrinya langsung mengikuti Maya pergi dari hadapan Aira.
"Sayang tunggu dong." ucap Surya sambil berusaha mengimbangi Langkah Maya. Maya yang sangat emosi melihat Aira sok baik di hadapannya, langsung melangkahkan kakinya dengan secepat mungkin.
Ketika Maya berada di dalam mobil milik Surya, Surya pun berusaha menenangkan hati Maya. Agar dirinya tidak mengingat masa lalunya yang membuat hidupnya berantakan.
"Kamu tidak apa-apa sayang?
"Tidak apa-apa Mas,"Maya baik-baik saja."
"Bisa mas menjalankan mobilnya?"
"Kok nanya Maya sih Mas? ucap Maya sambil mengembangkan senyumnya kepada Surya.
Surya sedikit lega karena istrinya sudah bisa tersenyum setelah pertemuannya dengan Aira.
__ADS_1
"Benaran kamu tidak apa-apa sayang?
"Iya mas!" selagi mas masih ada disamping Maya, Maya pasti tidak akan kenapa-kenapa."ucap Maya sembari langsung mengecup wajah tampan suami.
Mendapat kejutan mendadak dari Maya, Surya pun langsung mengembangkan senyum dan kembali membalas kecupan dari Maya.
"Mas tidak salah memilih kamu menjadi istri mas. Mas, merasa beruntung memiliki istri seperti kamu Sayang." ucap Surya kepada Maya dan kembali mengecup bibir manis Maya."
"Sudah Mas malu diliatin orang."
"Emangnya siapa yang melihat kita di sini sayang?
"Tuh orang banyak lewat."
"Mereka tidak bisa melihat kita sayang," tapi kita yang bisa melihat mereka." ucap Surya kepada Maya. Sembari kembali langsung mencium bibir manis Maya seolah-olah bibir Maya bagai candu baginya.
"I love you my husband" Bisik Maya tepatnya di telinga Surya membuat Surya merasa merinding.
"Kamu sudah mulai pintar iya Sayang!" kalau ini tidak di dalam mobil sudah Mas lahab kamu habis-habisan ucap Surya.
"Memangnya Maya makanan mas main di lahap saja?"
"lebih dari makanan sayang!"kamu itu bagai candu bagi Mas.
"I love you my wife." ucap Surya sambil mengembangkan senyumnya dan langsung melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah utama keluarga Dirgantara.
"Mas apa Mami sudah benar-benar menerima Maya sebagai menantu di keluarga Mas? tanya Maya kepada Surya.
"Sepertinya sih begitu sayang. Karena sebenarnya Mami Tidak sembarangan memberikan perhiasan turun-temurun keluarga Dirgantara kepada siapa pun. Kalau menurutnya itu tidak pantas baginya. Buktinya sewaktu mas bersama mantan istri mas, Mami sama sekali tidak memberikannya. Padahal Mami yang menjodohkan Mas kepadanya
"Mas serius?
"Iya sayang mana mungkin Mas mau bohong sama istri mas yang cantik ini." ucap Surya
"Tidak perlu lebay gitu mas."
"Awas kalau ada wanita lain lagi di hatimu ya mas!"
"Tidak akan saya maafkan? ancam Maya
"Siapa juga yang mau wanita lain, mas sudah dapat permata seperti kamu dan Bintang kok."
Karena keasyikan ngobrol, tanpa terasa Mereka pun sudah tiba di di rumah utama keluarga Dirgantara. security yang bertugas menjaga keamanan rumah utama keluarga Dirgantara pun langsung membuka pagar yang menjulang tinggi. Agar mobil yang dikendarai surya dapat masuk dengan leluasa. Mami Yolanda yang mendengar suara seruan mobil milik putranya pun langsung keluar dari kamar berniat untuk menyambut kedatangan Putra dan menantunya.
"Kalian sudah datang nak?
__ADS_1
"ya mom!" sahut Maya sembari memberi salam kepada Mami Yolanda dan mencium punggung tangan Mami Yolanda. Sifat sopan santun Maya yang membuat mami Yolanda semakin merasa bersalah kepada Maya. Padahal selama ini mami yolanda sudah menghina Maya dan mengatakan Maya sebagai wanita murahan. padahal Mami Yolanda sama sekali belum mengetahui sosok maya. sebenarnya.
"Kalian sudah pada makan belum? tanya Mami Yolanda kepada surya dan juga Maya.
"Belum mam."
"Kebetulan sekali Mami sudah masak sop buntut kesukaan kamu nak."
"Serius Mama yang masak?
"Serius dong ma!" tanya itu Bibi kalau tidak percaya."ucap Mami Yolanda
"Aduh Surya jadi tidak sabaran nih ingin langsung memakan sop buntut buatan mami.
"Ya sudah kalau begitu kita langsung makan aja yuk." ajak Mami Yolanda
Maya, surya, dan Mami Yolanda pun berlalu dari ruang tamu, menuju ruang makan. Disana Sudah tertata rapi berbagai macam makanan termasuk sop buntut kesukaan Surya.
Dengan telaten Maya melayani suaminya seperti halnya yang dilakukan ibu kandung Maya sewaktu Ibu Anjani masih hidup.
Ketika Maya mencicipi sop buntut buatan mami yolanda, Maya langsung meneteskan air matanya.
"Sayang kamu kenapa menangis? tanya Surya karena dirinya penasaran Mengapa istrinya tiba-tiba menangis.
"Masakan ini mengingatkan Maya dengan ibu kandung Maya yang sudah lama pergi meninggalkan Maya untuk selamanya."
"Memangnya kenapa dengan masakan mami nak?tanya mami Yolanda
"Rasanya Sama persis dengan masakan ibu."
"Benarkah? padahal resep ini hanya beberapa orang saja kami yang mengetahui saat kami duduk di bangku SMA. Kami mendapatkan resep ini dari salah satu guru sekolah kami. pada saat itu Mami dan ke-3 orang teman Mami yang mempelajarinya. Tetapi sayangnya teman-teman Mami sudah lost contact kepada mami.
"Maaf kalau pertanyaan mami ini menyinggung perasaan kamu.
"Kalau boleh tahu nama ibu kandung kamu siapa nak?" tanya Mami Yolanda kepada Maya.
"Ibu Anjani Aguilera."jawab Maya singkat tetapi mata Maya tidak bisa membendung air matanya.
Mendengar nama yang diberitahu oleh Maya, mami Yolanda langsung sontak berdiri memeluk Maya.
"Kamu benar anak Anjani Aguilera?
"Iya mom ,"Ibu saya bernama Anjani Aguilera dan sekarang dia sudah pergi untuk selamanya .
Mami Yolanda Langsung menangis histeris membuat surya dan Maya pun merasa heran mengapa mami Yolanda tiba-tiba menangis ketika mendengar nama ibu kandung Maya bernama Anjani Aguilera
__ADS_1
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏