Mama Muda

Mama Muda
LAURA BERUBAH


__ADS_3

Sebelumnya Maya pernah cerita kepada dokter Avena kalau awalnya Nyonya Yolanda tidak setuju dengan pernikahan Surya dengan Maya. Karna maya memiliki Bintang dan mami Yolanda menganggap kalau Maya sama dengan perempuan yang mampu menjajakan tubuhnya hanya untuk kenikmatan sesaat.


Nyonya Yolanda pada saat itu belum mengetahui sama sekali mengenai kehamilan Maya disebabkan karna apa.Hingga Nyonya Yolanda sangat membenci Maya Wulandari. Wanita yang sangat disayangi Surya Dirgantara. Hal itu yang membuat Avena dengan terpaksa berbohong didepan nyonya Yolanda dan dihadapan keluarga Surya.


Setelah makan siang telah usai, Zidan dan juga Yuli berniat ingin Langsung istirahat mengingat aktivitas mereka mulai semalam dan hari ini cukup menguras tenaga tentunya setelah keluarga Surya Dirgantara langsung berpamitan kepada Zidan dan juga Yuli untuk segera kembali ke rumah mereka masing-masing.


Begitu juga dengan dokter Avena dan Laura setelah membersihkan rumah dan merapikannya kembali setelah sepeninggalan keluarga besar Dirgantara dan Pak Alberto Mereka pun berniat untuk kembali ke rumah keluarga David.


Yang mana selama ini Dokter Avena dan Laura masih tetap tinggal di di rumah keluarga David. Walaupun dokter Avena sudah memiliki rumah sendiri hasil keringatnya sendiri semenjak bekerja menjadi seorang dokter kandungan.


"Kak kami pamit dulu ya soalnya ada pekerjaan yang harus Avena kerjakan hari ini dan itu tidak bisa Avena tinggal." ucap dokter Avena kepada Zidan dan juga Yuli.


"Terima kasih kamu sudah banyak membantu Kakak mulai dari rencana resepsi pernikahan Kakak sampai membereskan rumah baru ini ."


ucap Zidan sambil langsung memeluk dokter Avena.


Ketika dokter Avena dan juga Laura sudah berpamitan kepada Zidan dan juga Yuli. Yuli langsung memeluk dokter Avena ia sangat bersyukur memiliki adik ipar sebaik dokter Avena yang bersedia mengurus segala keperluan acara akad nikah dan resepsi pernikahan mereka.


"Terima kasih atas segala yang kamu perbuat untuk kami. Jujur saya tidak bisa mengatakan apa-apa lagi selain hanya mengucapkan terima kasih kepadamu." ucap Yuli sambil mengembangkan senyumnya.


"Sudah sewajarnya Avena yang berperan di sini Kak karena Kakak itu adalah kakak kandungku." ucap dokter Avena sambil mengembangkan senyumnya menatap Zidan dan juga Yuli.


Tiba tiba deringan ponsel milik dokter Avena terdengar jelas di telinga Avena. Avena meraih ponselnya yang ada di tas sandang miliknya. Yang ternyata panggilan darurat itu adalah dari rumah sakit Dirgantara.

__ADS_1


Dokter Avena langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada orang yang menghubungi dirinya.


"Maaf Kak saya harus segera berangkat ke rumah sakit karena ada pasien yang membutuhkan penanganan yang serius dari Avena." ucap dokter Avena setelah menerima sambungan telepon seluler dari rumah sakit Dirgantara.


"Ya sudah lebih baik kamu berangkat sekarang karena tugas kamu sebagai seorang dokter harus menyelamatkan nyawa pasien ucap Zidan.


sedangkan Laura memilih untuk pulang sendiri ke rumah keluarga David dengan menggunakan jasa taksi online yang sudah ia pesan sebelumnya.


Sejujurnya Zidan sudah menawarkan kepada Laura agar Zidan yang menghantarkan Laura ke rumah keluarga David mengingat Laura saat ini sedang hamil. Zidan dan Yuli takut terjadi sesuatu kepada Laura. Tetapi Laura tidak ingin merepotkan siapapun sehingga dirinya memilih untuk menaiki taksi online. Dan menolak tawaran Zidan dan Yuli dengan senyuman


Beberapa menit kemudian sepeninggalan dokter Avena taksi online pesanan Laura pun tiba di rumah Zidan. Laura langsung menaiki taksi online itu setelah berpamitan kepada Yuli dan juga Zidan. Di perjalanan Laura hanya terdiam dan menatap keluar jendela taksi online untuk menikmati keindahan ibukota.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 25 menit Laura tiba di rumah keluarga David dan ia pun langsung turun dari taksi online Laura memberikan satu lembar uang pecahan Lina puluh ribu kepada driver taksi online tersebut setelah Laura turun dari dalam taksi. Kemudian Ia pun langsung berlalu masuk ke rumah keluarga David.


" Sayang kok Kamu pulang sendirian di mana Avena?" tanya David kepada Laura karna tidak melihat sosok Laura pulang bersama laura. Padahal sebelumnya Laura pergi bersama dokter Avena. Tetapi ketika Laura pulang, ia hanya pulang sendirian membuat David sedikit kwatir.


"Bu dokter sedang ada panggilan tugas ke rumah sakit karena ada pasien gawat darurat yang ingin segera ia tangani jadi saya memilih naik taksi online sendiri pulang ke rumah. Daripada harus menunggu dokter di rumah sakit." ucap Laura sembari melangkah masuk ke dalam rumah.


"Kenapa kamu tidak menghubungi mas saja sayang?"


"Laura tidak ingin merepotkan siapa pun."sahut Laura.


"Sayang kenapa kamu tiba-tiba berubah kepada mas? ada apa sayang? apa karna kamu sudah bertemu lagi dengan Antonio ayah dari bayi yang kamu kandung?" tanya David bertubi tubi karena melihat perubahan sikap Laura terhadapnya.

__ADS_1


Laura hanya terdiam dan menatap Saida dengan tatapan tajam.


"Jawab sayang, apa kamu masih mengharapkan Antonio untuk hidup bersama mu? tanya David kepada Laura. Tetapi Laura hanya menatap David dengan sekilas tanpa menjawab pertanyaan David sama sekali.


"Mas Laura capek ingin segera istirahat." sahut Laura sembari langsung masuk ke kamar dan berniat untuk membersihkan diri. Karna Laura tidak ingin berdebat dengan David. Ia benar-benar ingin istirahat setelah satu harian beraktivitas di rumah baru David.


David sedikit kesal dengan sikap acuh Laura kepadanya. Padahal David ingin sekali dekat dengan Laura. David yang tidak terima di tinggal begitu saja oleh Laura, mengikuti Laura masuk kekamar untuk menghampiri Laura.


Ketika Laura berada di dalam kamar mandi, David sudah merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dan menutup seluruh tubuhnya dengan menggunakan selimut tebal yang ada di atas tempat tidur Laura. Setelah selesai melakukan ritual mandinya Laura yang belum sadar dengan keberadaan David di kamarnya, ia keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk kecil yang dililitkan ditubuhnya.


Laura langsung menuju lemari pakaian miliknya, berniat untuk mengambil pakainya tetapi ketika Laura merasa heran melihat selimutnya sudah tidak rapi lagi seolah membuat Laura penasaran dan Laura membuka selimut itu.


"Clup ba......"ucap David sambil tertawa ngakak membuat Laura sangat terhentak sampai Laura hampir terjatuh.


Tetapi David dengan sigap menangkap Laura hingga Laura jatuh ke pelukan David.


"Kamu mas buat Laura terkejut saja."pekik Laura karena Laura kesal melihat David tiba tiba ada di kamarnya.


"Habis kamu tinggalin mas begitu saja. Mas tidak ingin kamu cuek sama mas sayang." ucap David sambil langsung mengecup bibir manis Laura.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2